Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 4 Langkah Menentukan Tujuan Karir Jangka Panjang

4 Langkah Menentukan Tujuan Karir Jangka Panjang


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Dec 10, 2018

 
Menentukan tujuan selalu terdengar hebat dalam teori. Anda bahkan tidak dapat menghitung berapa kali Anda berkata, "Saya akan memulai kembali blog saya bulan ini", "Saya ingin menjadi lebih baik dalam berolahraga tahun ini" atau, "Saya berjanji akan segera mendaftar untuk pelajaran bahasa Inggris”. Tapi mungkin Anda tidak pernah benar-benar melakukan hal-hal itu. Itu karena menentukan tujuan bukanlah sekedar tentang membicarakan hal yang ingin Anda lakukan, namun juga tentang menempuhnya. Rahasia suksesnya adalah membuat rencana nyata untuk menyelesaikan pekerjaan dan melangkah di dalam rencana yang telah anda buat.
 
Hal yang dapat membuat Anda menjadi lebih mudah dalam mencapai tujuan Anda adalah dengan membuat tujuan jangka pendek. Jika Anda menentukannya dengan tenggat waktu, Anda akan menyelesaikannya dengan tepat waktu. Contohnya, jika Anda memasukkan "cek email setiap pagi" pada daftar tugas harian Anda, Anda pasti akan melakukannya setiap pagi.
Tetapi bagaimana dengan tujuan jangka panjang, seperti mengukir jalur karir Anda? Bagaimana Anda merencanakan dan melaksanakan sesuatu yang sangat jauh di masa depan dan pasti Anda akan dihadapkan dengan banyak perubahan?
 
Ketika kita berbicara tentang menentukan dan mencapai sasaran karir jangka panjang, ini berarti hal pertama yang harus dilakukan adalah mendefinisikan mereka, kemudian mencari tahu cara yang harus Anda lakukan untuk mencapainya dan jangka waktu yang dibutuhkan, dan akhirnya Anda harus memutuskan untuk meninjau hal-hal yang telah Anda lakukan beserta faktor-faktor yang mengalami perubahan dari waktu ke waktu. 
 
Mungkin ini terdengar seperti banyak pekerjaan. Lalu, mengapa hal ini penting untuk dilakukan? Yang pertama adalah karena hal tersebut dapat memotivasi. Kedua, hal itu membantu Anda mempersempit prioritas Anda. Sangatlah mudah bagi Anda untuk melakukan semuanya, tetapi ketika Anda tahu arah yang sedang Anda tuju, Anda akan dapat lebih mudah untuk fokus pada peluang yang akan menghasilkan keuntungan jangka panjang.
 
Jika Anda ingin melakukan hal yang sama dengan sasaran Anda sendiri, inilah metode yang dapat Anda gunakan. 
 
Langkah 1
Lakukan Pencarian Internal
Satu-satunya cara Anda tahu arah yang Anda ingin tuju dan hal yang ingin Anda lakukan adalah dengan memikirkan hal-hal yang sudah Anda ketahui (dan tidak tahu). Jadi, tanyakan pada diri Anda pertanyaan-pertanyaan berikut (dan tuliskan jawabannya):
 
Pekerjaan apa yang menarik bagi Anda? Perusahaan apa yang terdengar menarik bagi Anda? Mengapa Anda tertarik pada perusahaan tersebut?
Pekerjaan atau perusahaan apa yang tidak menarik bagi Anda? Mengapa?
Apa yang ingin Anda lakukan dalam peran pekerjaan Anda saat ini? Apa yang tidak ingin Anda lakukan?
Apa yang Anda suka lakukan di masa lalu? Apa yang tidak ingin Anda lakukan lagi sekarang ini?
Keterampilan apa yang Anda miliki? Keterampilan apa yang tidak Anda miliki namun Anda ingin untuk menguasainya?
Prestasi apa yang Anda banggakan? Apa yang ingin Anda capai dan hal yang belum Anda miliki?
Lingkungan kerja seperti apa yang ingin Anda tingkatkan?
Gaya manajemen seperti apa yang paling membuat Anda termotivasi?
 
Ketika Anda memulai dengan pertanyaan-pertanyaan ini, Anda memikirkan kembali semua yang telah Anda lakukan dan peran yang telah Anda temui selama bertahun-tahun, juga mencatat pengamatan saya.
 
Mungkin Anda adalah seorang yang suka mengedit dan menulis, tetapi tidak menyukai gagasan mengedit dan menulis jenis konten tertentu. Anda suka menghadiri rapat dan mengelola orang, tetapi tidak ingin itu menjadi bagian terbesar dari pekerjaan Anda. Anda suka bekerja di tim kecil dalam organisasi kecil, tetapi terbuka untuk bergabung dengan perusahaan yang lebih besar.
 
Yang terpenting adalah Anda mampu meyakinkan diri Anda terlebih dahulu akan hal-hal yang ingin dicapai sebelum Anda melangkah lebih jauh.
 
Langkah 2 
Lakukan Pencarian Eksternal
Setiap peneliti yang hebat mendukung hipotesis mereka dengan data nyata. Hal ini bertujuan agar kondisi nyata di lapangan tidak berbeda dengan tujuan Anda. 
 
Misalnya, Anda mungkin ingin menjadi programmer, tetapi apakah Anda benar-benar memiliki keterampilan (apakah Anda tahu cara membuat kode?), sumber daya (dapatkah Anda memberi waktu dan uang untuk belajar kode?), dan semangat (apakah Anda suka gagasan pengkodean sepanjang hari?) untuk melakukannya?
 
Pencarian eksternal datang dalam dua bentuk: jaringan dan riset online.
Jaringan berarti Anda pergi keluar dan berbicara dengan orang-orang. Orang-orang tersebut bisa saja orang-orang yang berada di perusahaan yang Anda daftarkan, orang-orang dengan pengalaman yang sama, orang-orang yang Anda percayai untuk menilai Anda dengan jujur. 
 
Riset online adalah tugas yang lebih mudah tetapi tidak terlalu bermanfaat. Jaringan memungkinkan Anda untuk mempersempit sasaran dan membangun hubungan yang dapat mengarah pada peluang, sementara riset tidak.
 
Siapa yang Anda temui ketika Anda melakukan pencarian eksternal? Apa yang Anda pelajari? Buat daftar nama mereka, informasi kontak mereka, dan apa pun yang berharga dari obrolan Anda sehingga Anda dapat menghubungi mereka kembali di kemudian hari.
 
Langkah 3
Buatlah catatan
Dalam membuat catatan, Anda dapat mengaturnya dengan bebas. Mungkin Anda dapat menggunakan bantuan dari aplikasi di komputer Anda atau membuatnya dengan catatan biasa. 
 
Jika Anda memiliki seorang atasan yang mendukung tujuan jangka panjang Anda, undang mereka untuk memeriksa catatan Anda dan diskusikan cara yang dapat Anda lakukan untuk terus meningkatkan diri Anda. 
 
Ketika Anda menguasai banyak hal, hal-hal tersebut bisa dibuat agar menjadi lebih baik lagi. Ini bukan hanya untuk meningkatkan peran Anda saat ini, tetapi untuk akhirnya pindah ke peran yang lebih senior di tempat lain. Sebagai contoh, tujuan Anda di masa depan adalah untuk menjadi seorang editor profesional. Anda tahu bahwa untuk menjadi editor senior, Anda harus, dengan baik, dapat mengedit dengan sangat baik. Jadi, buatlah catatan dan uraikan hal-hal yang harus Anda kuasai, hal-hal yang telah Anda kuasai dan juga hal-hal yang belum Anda kuasai. Sehingga, Anda dapat mempersiapkan diri Anda dengan beberapa cara seperti mengikuti pelatihan atau kursus dalam enam bulan ke depan. Ini bukan hanya bermanfaat untuk peran Anda sebagai seorang editor di masa depan, namun ini akan mempersiapkan Anda untuk menjadi seorang editor hebat di perusahaan yang lebih besar daripada perusahaan Anda sekarang ini.
 
Dan ingat: Tidak ada hal yang permanen. Bukanlah sebuah masalah jika Anda memutuskan bahwa tujuan yang dibuat sebelumnya tidak lagi relevan atau layak dikejar. Namun, pastikan Anda mengganti tujuan itu dengan sesuatu yang layak untuk dilakukan. Ketika Anda memiliki suatu hal yang ingin Anda capai, maka Anda akan mendorong karir Anda ke depan dan memberikan makna yang lebih besar untuk pekerjaan yang Anda lakukan setiap hari.
 
Langkah 4
Melaksanakan setiap hal yang telah disusun
Langkah terakhir, tentu saja, adalah benar-benar menindaklanjuti tujuan Anda dan meninjaunya. Jadi, masukkan tanggal di kalender Anda (ya, sekarang juga) tiga hingga enam bulan dari sekarang untuk meninjau hal-hal yang telah Anda lakukan, hal-hal yang Anda lewatkan, dan hal-hal yang harus Anda ubah atau pikirkan lagi.
 
Demikianlah langkah-langkah yang dapat Anda tempuh untuk menentukan dan mencapai tujuan Anda di masa depan. Ingatlah bahwa kesuksesan membutuhkan persiapan dan juga pengorbanan. Tidak ada hal hebat yang dapat dicapai tanpa persiapan yang matang dan langkah yang nyata.
 
Jika ingin menyelenggarakan training tentang Karir, silakan menghubungi kami di:
021 29578599 (Hunting)
021 29578602 (Hunting)
0821 1199 7750 (Mobile)
0813 8337 7577 (Mobile)
info@studilmu.com
Featured Career Advices
4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Cara Meredakan Amarah

4 Cara Meredakan Amarah

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

6 Tips Bekerja dengan Rekan yang Tidak Memiliki Kesadaran Diri

6 Tips Bekerja dengan Rekan yang Tidak Memiliki Kesadaran Diri

9 Cara Mendapatkan Kebahagiaan

9 Cara Mendapatkan Kebahagiaan

Apa yang dimaksud inovatif dalam Bisnis? 5 Cara Ini Dapat Membantu.

Apa yang dimaksud inovatif dalam Bisnis? 5 Cara Ini Dapat Membantu.

10 Cara Menjadi Kaya Raya ala Generasi Milenial

10 Cara Menjadi Kaya Raya ala Generasi Milenial

5 Faktor Internal yang Menghambat Kesuksesan Bisnis

5 Faktor Internal yang Menghambat Kesuksesan Bisnis