Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 4 Cara Agar Email Cepat Mendapat Tanggapan

4 Cara Agar Email Cepat Mendapat Tanggapan


STUDILMU Users
by Studilmu Editor

 
Pernahkah Anda berkali-kali mengecek kotak email namun belum mendapatkan balasan apapun? Padahal email yang Anda tujukan tersebut sangat penting. Tetapi, tetap saja email yang Anda tunggu tak kunjung dibalas. Kecenderungan pertama mungkin kita akan berpikir orang tersebut tidak dapat diajak bekerja sama atau tidak responsive. Dan, dalam beberapa kasus, Anda mungkin benar. Namun, jika email yang Anda kirimkan memiliki format yang sangat berantakan, mungkin inilah penyebab Anda tidak kunjung mendapatkan balasan email. 
 
Membuat email yang efektif melibatkan lebih dari sekadar membuat pengingat yang mengganggu hari demi hari. Jika Anda benar-benar ingin membuat kesan yang baik (jika Anda belum menerima tanggapan apapun), Anda perlu menerapkan empat kiat-kiat yang akan kami bahas pada artikel ini. 
 
1. Pertimbangkan Waktu Anda dan Penerima Email
Ya, waktu adalah salah satu hal yang penting untuk Anda pertimbangkan saat mengirim email. Jika Anda benar-benar memerlukan tanggapan yang cepat, maka jangan mengirim email di waktu jam kerja akan berakhir atau jangan mengirim email di hari Jum’at sore, karena mungkin Anda tidak akan mendapatkan balasan email yang cepat. Para penerima email akan cenderung membalas email mereka di hari Senin pagi saat mereka menerima email di Jumat sore. 
 
Selain itu, sesuatu yang Anda anggap sangat penting, belum tentu bagi orang lain juga sama seperti itu. Mungkin bagi penerima email Anda, itu hanya tugas kecil yang dapat dilakukan dengan cepat, sehingga tidak perlu segera memberi tanggapan.  
 
Pengaturan waktu sangatlah penting ketika mencoba untuk menindaklanjuti. Jika masalah Anda begitu mendesak, kami menyarankan Anda untuk tidak menggunakan email sebagai media komunikasi, Anda mungkin dapat menghubungi orang yang bersangkutan melalui telepon kantor atau ponsel pintar. 
 
Demikian pula, Anda harus mempertimbangkan tentang jadwal penerima email Anda. Apakah dia sedang banyak pekerjaan yang tidak dapat ditinggalkan atau mungkin sedang bercuti. Dalam hal tersebut, tindak lanjut Anda tidak akan efektif, terlepas dari cara penyusunan email yang sempurna.
 
2. Tulis Subjek Email yang Terperinci
Kita semua cenderung menulis subjek email yang terlalu umum. Dalam hal ini, kami menyarankan Anda untuk menulis subjek email dengan spesifik mungkin. Buat penerima email merasa sangat penting untuk segera mengecek dan merespon email Anda, dan membuat mereka benar-benar mengerti bahwa email tersebut benar-benar penting. 
 
Anda juga dapat menyertakan tenggat waktu di dalam baris subjek email Anda untuk menanamkan rasa urgensi yang lebih besar pada penerima email. Sebagai contoh, “Umpan balik diperlukan pada laporan penjualan triwulanan besok.” Bahkan, survei yang dilakukan pada tahun 2014 menyatakan bahwa email yang menggunakan kata keterangan "besok" di baris subjek emailnya, 10% lebih banyak dibuka oleh penerima email daripada yang tidak menyertakan.
 
3. Tegaskan Kembali Tanggapan Apa yang Anda Butuhkan dari Penerima Email
Dari setiap email yang Anda kirim, Anda harus menegaskan kembali tanggapan apa yang benar-benar Anda perlukan dari penerima email tersebut. 
 
Jadi, hindari pesan-pesan pendek yang penuh basa-basi dan sertakan pernyataan yang jelas, tegas, namun tetap sopan agar apa yang Anda butuhkan dapat diselesaikan segera oleh yang bersangkutan. Konten email yang semakin jelas, akan semakin baik.
 
4. Sertakan Informasi Tambahan Jika Memang Diperlukan 
Menambahkan informasi tambahan sangat dianjurkan untuk Anda sertakan di konten email Anda. Hal ini bertujuan agar penerima email dapat mengerti maksud dan pesan email Anda dengan cepat tanpa harus membaca keseluruhan email. Dengan mengetahui pesan email secara cepat, penerima email dapat tahu bahwa hal ini benar-benar urgensi dan Anda sangat memerlukan tanggapan email dengan cepat. Pesan yang singkat memang baik, namun belum tentu efektif. Pastikan bahwa Anda memberikan informasi yang cukup bagi penerima email. 
 
Sebagai contoh, “Hai Ratna, saya masih menunggu balasan email Anda tentang laporan penjualan triwulanan ini. Kami harus menyelesaikannya pada hari Jumat, 23 November 2018, dan saya sangat suka masukan Anda tentang statistik yang termasuk di halaman empat. Terima kasih."
 
Ini singkat, manis, dan langsung kepada poin yang dituju, tetapi juga memberikan informasi yang cukup bagi penerima email untuk segera bertindak dalam membalas email yang bersangkutan. 
 
Pastikan Anda menggunakan lima kiat utama ini, dan Anda yakin untuk meningkatkan peluang Anda mendapatkan tanggapan email yang lebih cepat dari sebelumnya. Selamat mencoba!
Featured Career Advice
7 Cara untuk Meningkatkan Motivasi Karyawan

Motivation

7 Cara untuk Meningkatkan Motivasi Karyawan

Bagaimana Cara Tetap Merasa Bahagia Walau Tanpa Uang Banyak?

Happiness

Bagaimana Cara Tetap Merasa Bahagia Walau Tanpa Uang Banyak?

5 Ide Bisnis Rumahan yang Cocok untuk Pensiunan

Entrepreneurship

5 Ide Bisnis Rumahan yang Cocok untuk Pensiunan

4 Cara Bertanggung Jawab terhadap Hidup yang Kita Miliki

Self Improvement

4 Cara Bertanggung Jawab terhadap Hidup yang Kita Miliki

Pengertian Creative Thinking dan Contoh Keterampilannya

Innovation

Pengertian Creative Thinking dan Contoh Keterampilannya

5 Tanda Bisnis Anda Memerlukan Staf Human Resource

Leadership

5 Tanda Bisnis Anda Memerlukan Staf Human Resource

5 Cara Merangkul Konsumen Generasi Millennial melalui Instagram

Generation Millennials & Z

5 Cara Merangkul Konsumen Generasi Millennial melalui Instagram

13 Tips Ampuh untuk Merekrut Karyawan yang Berkualitas Tinggi

Resume & Interviewing

13 Tips Ampuh untuk Merekrut Karyawan yang Berkualitas Tinggi

4 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menjadi Penulis Freelance

Self Improvement

4 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menjadi Penulis Freelance

4 Pertanyaan Penting dalam Memilih Ide Bisnis yang Tepat

Entrepreneurship

4 Pertanyaan Penting dalam Memilih Ide Bisnis yang Tepat

4 Tren Teratas Bidang Human Resource di Tahun 2020

Leadership

4 Tren Teratas Bidang Human Resource di Tahun 2020

3 Cara Memastikan Ide Bisnis Rumahan Kita adalah yang Terbaik

Entrepreneurship

3 Cara Memastikan Ide Bisnis Rumahan Kita adalah yang Terbaik

5 Alasan Pentingnya Rencana Bisnis Ketika Memulai Usaha

Entrepreneurship

5 Alasan Pentingnya Rencana Bisnis Ketika Memulai Usaha

8 Tips untuk Menyewa Kantor Anda Pertama Kalinya

Productivity

8 Tips untuk Menyewa Kantor Anda Pertama Kalinya

3 Hal yang Diperlukan untuk Customer Service yang Berkelanjutan

Customer Service

3 Hal yang Diperlukan untuk Customer Service yang Berkelanjutan

4 Cara Meningkatkan Creative Thinking untuk Meraih Kesuksesan

Innovation

4 Cara Meningkatkan Creative Thinking untuk Meraih Kesuksesan

8 Kecerdasan Emosional yang Membantu Kita Melupakan Masa Lalu

Emotional Intelligence

8 Kecerdasan Emosional yang Membantu Kita Melupakan Masa Lalu

7 Cara Membuat Presentasi Penjualan yang Hebat

Marketing & Sales

7 Cara Membuat Presentasi Penjualan yang Hebat

3 Cara Meraih Kebahagiaan dengan Menerima Diri Sendiri Apa Adanya

Happiness

3 Cara Meraih Kebahagiaan dengan Menerima Diri Sendiri Apa Adanya

7 Cara Menjadi Lebih Percaya Diri Ketika Bertemu Klien

Self Improvement

7 Cara Menjadi Lebih Percaya Diri Ketika Bertemu Klien

12 Pengembangan Diri Menjadi Pemimpin dan Individu yang Lebih Baik

Self Improvement

12 Pengembangan Diri Menjadi Pemimpin dan Individu yang Lebih Baik

15 Cara yang Perlu Dikuasai untuk Membangun Kredibilitas di Kantor

Self Improvement

15 Cara yang Perlu Dikuasai untuk Membangun Kredibilitas di Kantor

10 Kebiasaan yang Membantu Staf Human Resource Menjadi Sukses

Self Improvement

10 Kebiasaan yang Membantu Staf Human Resource Menjadi Sukses

10 Kebiasaan Milenial yang Berbeda dengan Baby Boomers

Generation Millennials & Z

10 Kebiasaan Milenial yang Berbeda dengan Baby Boomers

4 Pertanyaan yang Meyakinkan Pentingnya Inovasi bagi Bisnis Anda

Innovation

4 Pertanyaan yang Meyakinkan Pentingnya Inovasi bagi Bisnis Anda

7 Hal Penting yang Perlu Dipahami Ketika Bekerja dengan Gen Z

Generation Millennials & Z

7 Hal Penting yang Perlu Dipahami Ketika Bekerja dengan Gen Z

10 Alat SEO yang Sangat Berguna untuk Bisnis Anda

Entrepreneurship

10 Alat SEO yang Sangat Berguna untuk Bisnis Anda

6 Hal yang Mengganggu Produktivitas Karyawan dan Solusinya

Productivity

6 Hal yang Mengganggu Produktivitas Karyawan dan Solusinya

4 Tren Marketing dari Kebiasaan Milenial yang Perlu Diterapkan

Marketing & Sales

4 Tren Marketing dari Kebiasaan Milenial yang Perlu Diterapkan

5 Cara Meningkatkan Kebahagiaan dalam Waktu 15 Menit

Happiness

5 Cara Meningkatkan Kebahagiaan dalam Waktu 15 Menit

4 Jenis Customer Service dan Cara Memaksimalkannya

Customer Service

4 Jenis Customer Service dan Cara Memaksimalkannya

4 Keterampilan Komunikasi untuk Mengikat Hati Milenial di Perusahaan

Communication

4 Keterampilan Komunikasi untuk Mengikat Hati Milenial di Perusahaan

Pengertian dan 4 Langkah Dasar Proses Pemecahan Masalah

Leadership

Pengertian dan 4 Langkah Dasar Proses Pemecahan Masalah

5 Tips Presentasi Hebat ala Steve Jobs

Communication

5 Tips Presentasi Hebat ala Steve Jobs

7 Tips Hebat Public Speaking ala Simon Sinek (TED Talks)

Communication

7 Tips Hebat Public Speaking ala Simon Sinek (TED Talks)

15 Tips Manajemen Waktu yang Baik untuk Meraih Tujuan Hidup

Self Improvement

15 Tips Manajemen Waktu yang Baik untuk Meraih Tujuan Hidup

6 Keterampilan Komunikasi yang Harus Dikembangkan Para Pengusaha

Communication

6 Keterampilan Komunikasi yang Harus Dikembangkan Para Pengusaha

6 Cara Penyampaian yang Baik dalam Public Speaking

Communication

6 Cara Penyampaian yang Baik dalam Public Speaking

6 Langkah Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Bisnis

Communication