Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - Bangun Hubungan

Bangun Hubungan


STUDILMU Users
by Berny Gomulya
Posted on Sep 04, 2018

 
Saya yakin sebagian besar di antara Anda sudah pernah dengar tentang blog. Atau bahkan beberapa di antara Anda sudah sering nge-blog. Dengan blog, kita bisa menuliskan apa saja yang ada di kepala kita. Dari bercerita, menuliskan ide, sebagai diary, sampai hanya sekadar curhat. Setelah ”curhat” dituliskan, kita bisa mengajak sahabat-sahabat untuk berpartisipasi, memberikan komentar, tanggapan, atau saran.
Blog berbeda dengan website yang dulu kita kenal. Website dulu bersifat statis dan pasif. Hanya sekedar mencari informasi tanpa bisa diajak berinteraksi dan ngobrol. Website dulu lebih bersifat one-way communications, sedang blog bersifat two-way communications. Internetpun bermetamorfosis: dari one-way communications menjadi two-way communications. Dari sekedar “informasi” menjadi “partisipasi.”
 
Media sekarangpun semakin memanjakan kebebasan individu. Lihat saja bagaimana YouTube, Facebook, Blog, dan Flickr memanjakan para penggunanya. Anda tinggal gunakan handycam, video Anda sudah bisa Anda upload ke YouTube. Anda tinggal potret dan ceritakan kegiatan Anda, Anda bisa langsug upload ke Facebook. Jika Anda ingin mejeng foto-foto Anda, Anda tinggal masukkan di Flickr. Anda mau curhat, Anda bisa langsung tulis di blog. Begitu selesai ditaruh, Anda tinggal berharap-harap cemas agar ada orang yang melihat dan memberi komentar.
 
Inilah jaman dimana semua orang bisa tampil. Semua orang bebas berekspresi. Semua orang ingin diperhatikan. Inilah dunia yang semakin narsis! (Saya pun juga jadi narsis karena punya blog http://bernygomulya.com). Karena dengan adanya media-media tersebut, orang semakin mudah menampilkan wajahnya, mengemukakan pendapatnya, menumpahkan emosinya, keluh kesahnya, dan... curhat!
 
Internet telah berubah wajah menjadi ”makhluk” yang sama sekali berbeda. Menjadi lebih partisipatif, lebih aspiratif, lebih interaktif, lebih ramah, lebih sosial, lebih fun, lebih cool, lebih keren, dan lebih emosional. Internet sekarang, dengan teknologi Web 2.0, telah mengubah manusia menjadi makhluk emosional. Bahkan, Thomas L. Friedman dalam bukunya The World is Flat menggambarkan bahwa hubungan antar manusia semakin flat (baca: connected, terhubung). Mengapa? Karena dengan perkembangan teknologi berbasis internet maka setiap individu semakin terhubung satu sama lainnya. Welcome to the whole new world!!!
 
Inilah jaman dimana orang bebas beraktualisasi diri. Bebas mengemukakan pendapat. Bebas berkomentar. Dulu, untuk sebuah tulisan, orang harus “mengemis-ngemis” kepada para penerbit koran dan majalah agar tulisannya dimuat. Sekarang, mereka tinggal tulis, langsung bisa dipublikasikan di blog mereka.
 
Apa arti semua kemajuan teknologi ini? Barangkali yang ingin digambarkan adalah bahwa untuk menjadi pemimpin yang sukses, Anda harus pandai membangun hubungan. Artinya, Anda harus lebih bersifat partisipatif, lebih aspiratif, lebih interaktif, lebih ramah, dan lebih ”human.” 
 
Hal ini mengingatkan saya tentang satu prinsip dasar dalam membangun dan memelihara hubungan. Prinsip itu dinamakan The Law of Indirect Effort. Hukum ini berkata bahwa Anda akan mendapatkan sesuatu dari seseorang lebih baik dengan pendekatan tidak langsung (indirect) dari pada pendekatan langsung (direct). Jika Anda ingin sukses bergaul di media yang ada sekarang ini, seperti YouTube, Facebook, Blog, dan Flickr, saran saya: terapkanlah The Law of Indirect Effort ini. Berikut ini adalah contohnya.
 
Jika Anda ingin berteman dengan seseorang di Facebook, cara langsung (direct way) adalah dengan Anda mencoba segala daya upaya agar orang tersebut menyukai Anda. Barangkali Anda menunjukkan kehebatan, prestasi-prestasi, dan siapa diri Anda. Barangkali Anda mencoba menunjukkan bahwa Anda orangnya asyik, nyambung, keren, gaul, dan cool. Hal ini kadang-kadang berhasil, tapi sangat jarang berhasil.
 
Cara lain yang lebih efektif adalah dengan pendekatan tidak langsung (indirect way). Cara ini lebih efektif, yaitu dengan Anda menunjukkan bahwa Anda kagum dengan kehebatan dan prestasi-prestasi orang itu. Bahwa dia orangnya asyik, nyambung, keren, gaul, dan cool. Semakin Anda menunjukkan bahwa Anda kagum kepada seseorang, maka Anda akan menemukan bahwa Anda adalah orang yang menggagumkan di mata orang lain. Semakin Anda menujukkan bahwa orang itu adalah orang yang asyik, nyambung, keren, gaul, dan cool, maka Anda menemukan bahwa Anda adalah orang yang asyik, nyambung, keren, gaul, dan cool di mata orang lain.
 
Cara tidak langsung untuk membuat orang menyukai Anda adalah dengan Anda menyukai mereka terlebih dahulu. Cara terbaik agar orang-orang menghormati Anda adalah dengan Anda menghormati mereka terlebih dahulu.
 
”Seorang pemimpin akan mendapatkan sesuatu dari seseorang lebih baik dengan pendekatan tidak langsung (indirect) dari pada pendekatan langsung (direct).”
Featured Career Advices
3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Cara Meredakan Amarah

4 Cara Meredakan Amarah

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

6 Tips Bekerja dengan Rekan yang Tidak Memiliki Kesadaran Diri

6 Tips Bekerja dengan Rekan yang Tidak Memiliki Kesadaran Diri

9 Cara Mendapatkan Kebahagiaan

9 Cara Mendapatkan Kebahagiaan

Apa yang dimaksud inovatif dalam Bisnis? 5 Cara Ini Dapat Membantu.

Apa yang dimaksud inovatif dalam Bisnis? 5 Cara Ini Dapat Membantu.