Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 4 Cara Agar Pemimpin Memaksimalkan Produktivitas Tim

4 Cara Agar Pemimpin Memaksimalkan Produktivitas Tim


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Jan 31, 2019

 
Sebuah tim pastinya terdiri dari anggota yang memiliki berbagai kemampuan yang beragam. Untuk menyatukan semua potensi tersebut, diperlukan pemimpin yang mampu memaksimalkan produktivitas para anggota timnya. Jika hal ini tidak dijalankan, maka potensi tim akan terbuang dengan sia-sia. Tidak hanya itu, waktu yang sangat berharga juga tidak dapat dibeli atau didatangkan kembali. 
 
Apabila banyak karyawan yang bingung, ceroboh, performa yang buruk dengan semangat kerja yang rendah, ini bukan hanya kesalahan anggota tim namun ini juga menandakan bahwa sebagai pemimpin, kita perlu bekerja sama dengan tim, dengan lebih baik lagi. 
 
Jadi, apakah para pembaca Career Advice ada yang berperan sebagai pemimpin di perusahaannya, atau setidaknya pemimpin tim bagi grupnya? Jika “ya”, Yuk kita simak empat cara unggulan di bawah ini agar produktivitas tim kita menjadi lebih maksimal
 
Sebagai seorang pemimpin, ada banyak cara untuk meningkatkan kinerja tim. Namun, jika produktivitas mereka kurang, hasil kita sebagai pemimpin juga akan kurang. Itulah sebabnya meningkatkan produktivitas tim harus menjadi prioritas terbesar di dalam bisnis. Sederhananya, ketika tim menjadi lebih produktif, maka kualitas kerja kita semua juga akan meningkat (tentunya, tidak hanya Anda sebagai seorang pemimpin).

1. Tetapkan Harapan yang Jelas
Sebelum memulai cara lain untuk meningkatkan produktivitas tim, kita perlu mengetahui lebih dalam tentang kejelasan yang dipahami oleh para karyawan. Bagaimana maksudnya? Coba tanyakan kepada tim, apakah mereka mengetahui dengan jelas tentang visi dan misi perusahaan? Apakah mereka memahami dengan jelas apa yang menjadi target setiap anggota tim dan keseluruhan tim?
 
Pertanyaan-pertanyaan di atas sangat penting untuk dicari tahu lebih dahulu jawabannya. Jangan-jangan selama ini mereka tidak dapat memberikan performa yang maksimal karena mereka sendiri tidak mendapatkan gambaran yang jelas pada apa yang diharapkan oleh perusahaan kepada mereka. 
 
Penting bagi kita untuk benar-benar membuat harapan menjadi sangat jelas. Ketika harapan yang karyawan pahami berbeda-beda, ini akan semakin mempersulit kinerja tim untuk ke arah yang lebih baik. Sebagai contoh, salah satu anggota tim mungkin tidak mencapai sasaran produktivitas hanya karena dia tidak tahu apa tujuan yang diharapkan.
 
2. Buat Proses Standar untuk Setiap Proyek
Yap! tidak dapat disangkal lagi bahwa proses proyek adalah investasi penting dalam sebuah produktivitas tim. 
 
Sebagai pemimpin, pastinya kita tidak ingin anggota tim menemukan masalah yang begitu besar, yang mungkin tidak dapat ditangani oleh mereka. Hal ini tidak hanya bahaya bagi produktivitas tim, namun juga kemungkinan bahwa proyek tidak akan berhasil akan semakin tinggi. 
 
Cobalah membuat template untuk proyek reguler tim Anda, dan jangan lupa untuk membuatnya se-detail mungkin karena ini sangat penting. 
 
Selain itu, meskipun kita memerlukan proses proyek yang pasti, sangat disarankan untuk menerima saran dari para anggota tim agar standar yang dimiliki semakin sempurna. Secara langsung, kita tidak hanya sedang meningkatkan produktivitas tim, namun juga kreativitas tim akan semakin terasah. 

3. Kenali dan Pelajari Kemampuan Setiap Anggota Tim
Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya bahwa setiap orang itu berbeda-beda. Tidak hanya pemikiran dan pendapat yang berbeda, namun juga keahlian serta kemampuan setiap manusia tidak dapat disamaratakan. Ini juga menandakan bahwa tidak ada dua orang yang memiliki kekuatan dan kelemahan yang sama persis, meskipun mereka kakak-adik. 
 
Alasan ini harus dipertimbangkan oleh para pemimpin yang sedang ingin meningkatkan produktivitas tim mereka. Daripada memperlakukan setiap karyawan dengan cara yang sama, berikan tugas kepada karyawan yang sesuai dengan minat dan keterampilan mereka masing-masing, sehingga tidak ada beban yang mereka rasakan saat menjalani pekerjaan.
 
Kita akan lebih mudah dalam mengatur waktu untuk meningkatkan produktivitas tim, jika kita berhasil mempelajari keahlian setiap anggota tim. Jika Anda adalah pimpinan baru yang belum mengenal anggota tim dengan baik, atau bahkan pemimpin lama yang sampai sekarang masih tidak mengetahui kekuatan anggota tim lebih dalam, inilah waktu yang tepat bagi Anda. 
 
Cobalah untuk membuat sebuah pertemuan kecil yang santai. Jangan terlalu formal, karena Anda harus menciptakan suasana yang nyaman bagi karyawan untuk dapat menceritakan apa saja yang mereka sukai dan yang tidak disukai. 
 
Tanyakan juga bagaimana cara mereka untuk mendapatkan ide-ide yang cemerlang, serta jangan lupa telusuri sejarah pekerjaan masa lalu mereka. Meskipun mungkin mereka sudah menceritakan pekerjaan mereka di perusahaan sebelumnya kepada Anda di sesi wawancara, namun tidak ada salahnya untuk menanyakannya kembali. Kita juga dapat berbicara dengan supervisor mereka untuk mengetahui keahlian masing-masing karyawan yang berada di bawah kepemimpinannya. 
 
4. Berikan Apresiasi
Pengakuan karyawan itu sangat penting karena ini merupakan sebuah apresiasi yang tidak ternilai bagi mereka. Bahkan, baru-baru ini sebuah penelitian mendukung hal ini dengan menyebut apresiasi sebagai "sebuah cara yang paling sederhana untuk meningkatkan moral."
 
Manusia adalah makhluk sosial dengan memiliki rasa ingin diakui kehadirannya, ini sangat manusiawi. Tidak akan ada orang yang suka seolah-olah upaya yang mereka kerjakan tidak dihargai oleh orang lain. Seorang karyawan yang tahu bahwa mereka dihargai juga akan merasa lebih aman dengan perusahaan dan lebih termotivasi untuk bekerja keras untuk itu.
 
Semakin produktif sebuah tim, maka akan semakin baik masa depan perusahaan dan karier para karyawan. Namun, jika tim memberikan kinerja yang buruk, pastikan mereka tahu apa harapan, visi dan misi perusahaan, buatlah dan tingkatkan proses standar untuk setiap proyek yang dijalani, pastikan kita mengetahui kekuatan setiap anggota tim dengan baik, dan selalu tunjukkan penghargaan Anda atas kerja yang baik dari para karyawan. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, segera para pembaca Career Advice terapkan. Selamat mencoba rekan-rekan!
Featured Career Advices
5 Cara Menangani Kasus Nepotisme di Tempat Kerja

5 Cara Menangani Kasus Nepotisme di Tempat Kerja

10 Frasa Pasif-Agresif yang Dapat Menghancurkan Bisnis

10 Frasa Pasif-Agresif yang Dapat Menghancurkan Bisnis

3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Cara Meredakan Amarah

4 Cara Meredakan Amarah

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

6 Tips Bekerja dengan Rekan yang Tidak Memiliki Kesadaran Diri

6 Tips Bekerja dengan Rekan yang Tidak Memiliki Kesadaran Diri