Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - Penampilan Menarik & Profesional Ketika Wawancara

Penampilan Menarik & Profesional Ketika Wawancara


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Feb 16, 2019

 
Profesionalitas adalah sebuah keterampilan yang dipelajari, bukan kualitas bawaan seseorang. Seringkali, perekrut dapat menentukan tingkat profesionalitas Anda dalam 5 menit pertama Anda berbicara. Mempelajari cara bertindak secara menarik dan profesional adalah sesuatu yang setiap orang harus lakukan pada titik tertentu dan sangat penting dalam dunia bisnis saat ini.
 
Orang berpakaian dan berperilaku berbeda dalam konteks yang berbeda. Anda pun juga akan bertindak jauh berbeda dalam mengenakan pakaian Anda saat berada di lapangan ataupun saat Anda berada di sebuah kantor untuk wawancara kerja. Anda tidak akan menunjukkan kesombongan kepada pewawancara, Anda akan menyambutnya dengan jabat tangan yang erat. Sama halnya ketika Anda berhasil mendapatkan pekerjaan yang Anda lamar, Anda tidak akan melakukan tarian kemenangan di kantor sang manajer (meskipun hal ini dapat diterima untuk dilakukan di rumah). Lingkungan yang profesional diatur oleh aturan dan kode etik dengan perilaku tertentu. Sama seperti permainan atletik, penyambutan bayi, dan bahkan pesta di malam hari yang juga memiliki aturan dan tema pakaian yang harus dikenakan dalam pelaksanaannya. Mampu untuk menyesuaikan diri dengan setiap situasi dan kondisi, adalah salah satu hal yang dapat menjadi penilaian atas keprofesionalitasan yang Anda miliki. Tentunya saat Anda tidak tampil sesuai dengan ketentuan, Anda sedang tidak menunjukkan profesionalitas Anda. Anda terlihat sebagai orang yang aneh bagi komunitas Anda. 
 
Profesionalisme merupakan hal penting karena ini memengaruhi keputusan perekrutan, retensi, dan promosi. Ini tentang proses Anda beradaptasi dengan lingkungan Anda dan mengikuti aturan permainan. Menjadi menarik dan profesional adalah tentang memberikan penampilan yang terbaik dari diri Anda di lingkungan Anda masing-masing. Pencari kerja yang profesional dan selalu tampil ceria akan memiliki lebih banyak kesuksesan dalam pencarian pekerjaan daripada seseorang yang tidak memiliki profesionalitas dan selalu sedih, lelah, dan atau marah. Mereka lebih mungkin mempertahankan pekerjaan mereka dan menunggu untuk dipromosikan ketika mereka telah belajar untuk bertindak secara profesional di tempat kerja. 
 
Seseorang yang menarik dan profesional menganggap bahwa pekerja yang dimiliki merupakan hal yang serius, mereka dapat dipercaya dan memiliki tanggung jawab. Mereka juga dapat menghormati tempat mereka bekerja dan rekan kerja mereka. Mereka menjaga kehidupan pribadi dan pekerjaan mereka dengan seimbang. Mereka memakai pakaian yang bersih, rapi, dan sesuai untuk lingkungan kerja mereka, menjaga kontak mata yang baik saat berbicara, dan memiliki tutur bahasa yang sopan.
 
Saat Anda bertindak secara tidak profesional, Anda akan mendapatkan hambatan yang mampu menggagalkan karir Anda dan menghambat pencarian kerja Anda. Contohnya: Anda memakai pakaian yang tidak pantas, berbicara tentang topik diskusi yang tidak pantas, menggunakan ponsel Anda di tempat kerja atau selama wawancara, keterampilan komunikasi yang buruk, dan klien yang suka berbicara buruk atau pun rekan kerja Anda. Apa perilaku dan tingkah laku yang dapat Anda katakan tentang Anda? Pesan apa yang Anda berikan kepada orang lain dengan cara Anda bertindak, berbicara, dan berpakaian? Dan dalam hal pakaian yang sesuai, berusahalah untuk berpakaian satu tingkat di atas peraturan berpakaian dalam bekerja di sebuah perusahaan saat Anda menghadiri wawancara. Jika Anda pergi untuk wawancara untuk posisi kantor maka mengenakan jas akan membuat Anda tampil lebih bijaksana. Dan jika Anda akan menghadiri wawancara pekerjaan di sebuah restoran, maka mengenakan pakaian bisnis kasual adalah hal yang tepat. Selain berpakaian bagus, bertindak profesional selama wawancara sangat penting. Obrolan ringan bisa menjadi pembuka percakapan yang baik karena akan membantu untuk mengenal rekan kerja Anda, tetapi ada topik yang seharusnya terlarang. Topik yang harus dihindari saat Anda melakukan wawancara adalah yang berkaitan dengan politik, agama, dan penghasilan. Juga harus dikatakan bahwa urusan pribadi harus ditinggalkan di rumah, dan tidak berkeliaran di tempat kerja.
 
Setelah melatih dan mewawancarai banyak klien dalam karir professional, para perekrut mampu melihat kandidat yang kurang menarik dan tidak professional, tidak maju, dan juga tidak peduli. Sebagai contoh, saat seseorang menguraikan keterampilannya dengan sempurna; surat lamarannya adalah suplemen yang sempurna untuk aplikasi lamaran dengan menjelaskan alasan yang membuat dia menginginkan pekerjaan itu dan alasan yang membuat dia adalah kandidat terbaik. Seseorang mungkin mampu menunjukkan keahliannya dengan contoh-contoh yang relevan dan surat lamarannya merupakan contoh hebat dari kemampuan menulisnya, Profesionalitas adalah salah satu dari sekian banyak ketrampilan interpersonal yang dicari para perekrut ketika membuat keputusan dalam perekrutan dan promosi. Sesorang akan tampak hebat di atas kertas tetapi penilaian yang sesungguhnya adalah saat orang tersebut berbicara kepada perekrut secara langsung.  Bisa saja, dia tidak menjual dirinya dengan baik karena mungkin ia melakukan kecaman panjang tentang pemerintah, dan sikapnya lesu. Lalu, ketika perekrut mengemukakan ide untuk membantunya, dia malah menjadi sinis. Ini bukanlah kualitas seseorang yang profesional dan sikap yang seperti ini tidak akan memenangkan hati seorang manajer perekrutan. Sadarilah pola pikir Anda ketika Anda masuk untuk menemui perekrut ataupun klien. Secara mental, periksa diri Anda sendiri, apakah Anda menempatkan kaki terbaik Anda di depan? Apakah Anda menjadi diri Anda yang terbaik?
 
Semua bentuk perilaku yang tidak profesional atapun yang berbeda dari aturan yang berlaku akan menghadirkan hambatan dalam pengembangan keprofesionalitasan seseorang tetapi ada satu kesamaan yang dimiliki, Anda dapat mengendalikannya. Kemampuan untuk berkembang secara profesional ini melekat dalam diri setiap orang. Anda hanya harus mampu membuka diri Anda untuk mengikuti setiap pertumbuhan dan proses dalam menjadikan Anda seorang yang menarik dan profesional. Berusahalah untuk dapat menyesuaikan diri Anda dengan situasi dan aturan sebuah lingkungan, saat Anda mampu melakukan hal ini, Anda sedang membiarkan keprofesionalitasan bertumbuh dalam diri Anda. 
Featured Career Advices
3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Cara Meredakan Amarah

4 Cara Meredakan Amarah

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

6 Tips Bekerja dengan Rekan yang Tidak Memiliki Kesadaran Diri

6 Tips Bekerja dengan Rekan yang Tidak Memiliki Kesadaran Diri

9 Cara Mendapatkan Kebahagiaan

9 Cara Mendapatkan Kebahagiaan

Apa yang dimaksud inovatif dalam Bisnis? 5 Cara Ini Dapat Membantu.

Apa yang dimaksud inovatif dalam Bisnis? 5 Cara Ini Dapat Membantu.