Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 3 Kiat Cara Berpakaian untuk Wawancara Kerja di Perusahaan Tradisional

3 Kiat Cara Berpakaian untuk Wawancara Kerja di Perusahaan Tradisional


STUDILMU Users
by Susanti Yahya
Posted on Jul 27, 2018

Jika anda memahami cara berpakaian untuk mengikuti wawancara kerja di perusahaan besar dapat menjadi hal yang mengintimidasi jika anda tidak pernah memiliki pengalaman kerja sebelumnya. Lagi pula, sebuah perusahaan biasanya sangat konservatif sehingga anda perlu mengarahkan diri anda dalam memilih pakaian dan tampak sedikit menantang pada awalnya. Namun, dengan sedikit riset, anda dapat memilih pakaian yang sempurna dan tetap merasa seperti diri anda sendiri.
 
Berikut adalah beberapa tips yang perlu diingat ketika anda ingin berpakaian untuk wawancara di sebuah perusahaan.
 
1. Kenakan sepatu yang tepat
Mengenakan alas kaki yang layak adalah suatu keharusan untuk semua wawancara di perusahaan manapun. Ini berarti memakai sepatu yang nyaman tetapi terlihat bagus, bersih dan profesional tetapi tidak berlebihan. 
Sepatu merupakan hal yang potensial untuk menggambarkan seseorang - apakah anda rapi dan rapi (digambarkan melalui sepatu yang bersih dan mengkilap), atau tidak rapi (digambarkan melalui sepatu yang kotor dan usang). Seringkali orang melihat alas kaki sebagai gambaran sekilas tentang siapa anda. Jadi pastikan anda bersih, tampak profesional, dan tetap merasa nyaman.
 
2. Tetap konservatif
Anda mungkin pernah mendengar tentang pakaian bisnis yang santai dan kasual, tetapi seperti apakah pakaian yang terlihat konservatif? Jika digambarkan dengan satu kata: jas. Jas harus berwarna netral, dengan kemeja berkancing beserta dasi untuk pria dan atasan yang bagus untuk wanita. Wanita juga bisa mengenakan gaun dengan blazer atau setelan rok jika mereka merasa lebih nyaman.
Jangan merasa khawatir jika anda kesulitan untu memilih pakaian yang tepat tambahkan aksesoris. Untuk pria, dapat berupa dasi warna-warni atau kaus kaki yang menyenangkan, dan untuk wanita berupa perhiasan atau syal. Jangan ragu untuk mencampur warna yang lebih cerah di antara nada yang lebih netral. Namun, pastikan untuk membuatnya tetap tidak mencolok.
 
3. Jangan takut untuk bertanya
Bahkan jika anda merasa nyaman dengan pakaian yang anda pilih pada saat wawancara, tidak ada salahnya untuk bertanya hanya untuk memastikan. Hubungi kontak perusahaan yang mengundang anda untuk wawancara, apakah itu manajer perekrutan atau staffnya. Anda dapat mengatakan sesuatu seperti, "Apakah anda memiliki pakaian khusus untuk sesi wawancara?" Karena mereka sering menghadapi pertanyaan ini, mereka akan memberi anda beberapa tips untuk menanpilkan hal terbaik pada diri anda ke depan dan memastikan bahwa anda kembali percaya diri dan berpakaian rapi pada hari wawancara anda.
 
Meskipun menghadapi wawancara di perusahaan besar dapat terasa menyulitkan, kenyataannya tidaklah sesulit itu.  Dengan memilih pakaian yang konservatif yang disesuaikan dengan gaya anda, anda akan dapat menetapkan nada yang tepat untuk wawancara dan merasa senang dengan hasil akhir yang diri anda peroleh.
Featured Career Advices
5 Cara Meningkatkan Harga Diri

5 Cara Meningkatkan Harga Diri

Kebahagiaan adalah Kunci Kesuksesan

Kebahagiaan adalah Kunci Kesuksesan

Hubungan Pengaturan Waktu dan Produktivitas Kerja

Hubungan Pengaturan Waktu dan Produktivitas Kerja

5 Ciri-ciri Kepemimpinan yang Baik dan Menginspirasi

5 Ciri-ciri Kepemimpinan yang Baik dan Menginspirasi

5 Cara Menangani Kasus Nepotisme di Tempat Kerja

5 Cara Menangani Kasus Nepotisme di Tempat Kerja

10 Frasa Pasif-Agresif yang Dapat Menghancurkan Bisnis

10 Frasa Pasif-Agresif yang Dapat Menghancurkan Bisnis

3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Cara Meredakan Amarah

4 Cara Meredakan Amarah

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal