Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 3 Kemampuan Interpersonal Menunjang Perkembangan Karir

3 Kemampuan Interpersonal Menunjang Perkembangan Karir


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Oct 29, 2018

 
Kemampuan interpersonal atau yang lebih dikenal dengan soft skills merupakan hal penting yang dapat membuat perbedaan antara mendapatkan promosi dan tetap melakukan pekerjaan Anda sebagai mana biasanya. Atau mungkin bisa saja membawa Anda menyelesaikan peran yang tidak Anda sukai.
 
Pertanyaannya adalah, soft skills seperti apa yang paling tepat untuk menunjang perkembangan karir Anda?
 
Jika Anda adalah seseorang yang baru saja memasuki dunia kerja, berikut adalah kemampuan interpersonal yang biasa disepelekan namun akan membantu Anda di mana pun Anda pergi dalam karir Anda:
 
1. Fokus
Ketika Anda dapat memiliki fokus yang berlangsung secara berkelanjutan, Anda dapat merasakan manfaat dari kemampuan fokus yang Anda miliki ketika Anda benar-benar dilanda tugas. Fokus merupakan keterampilan yang sangat berharga. Pertama, ketika Anda mengerahkan diri Anda untuk fokus, Anda sedang memusatkan semua perhatian anda dan itu memungkinkan Anda menghasilkan hal yang lebih dari biasanya. Kedua, kebanyakan orang tertarik pada pekerjaan yang lebih mudah (memeriksa email) dibandingkan tugas yang sulit dan memuaskan (proyek besar yang Anda tunda), padahal proyek besarlah yang akan membantu Anda untuk dilihat oleh banyak orang. Ketiga, fokus akan memaksimalkan penggunaan keterampilan dan bakat yang Anda miliki dan membuat pekerjaan Anda lebih bermakna juga memberikan kepuasan yang lebih.  

Bagaimana cara mengembangkan fokus Anda?
Sangatlah tidak mungkin untuk melatih fokus Anda jika Anda terus-menerus terganggu oleh rapat yang harus Anda hadiri. Anda dapat memperbaiki hal ini dengan mengidentifikasi kegiatan-kegiatan yang biasa Anda lakukan dalam satu hari dan menghentikan diri anda dari rapat apa pun. Carilah slot waktu dua jam untuk Anda dapat berpikir dan bekerja, lalu tandai sebagai "sibuk" di kalender Anda.
 
Selanjutnya, siapkan lingkungan Anda sehingga Anda dapat fokus pada tugas-tugas sulit tanpa godaan. Tempatkan ponsel Anda dalam mode pesawat. Matikan pemberitahuan di komputer Anda. Jika Anda bekerja, Anda dapat meminta waktu kepada tim anda untuk tidak diganggu.  
 
Semakin banyak waktu yang Anda buat untuk melatih fokus Anda dalam pekerjaan, semakin Anda siap untuk menangani proyek-proyek besar yang akan muncul.

2. Terbuka terhadap umpan balik
Tidak masalah seberapa baik umpan balik yang anda dapatkan. Namun, jika Anda tidak mau mendengarkan kritik tentang karya Anda sendiri, Anda tidak akan pernah tumbuh dan juga Anda akan membuat diri Anda sangat tak dapat didekati. Orang tidak hanya cenderung kurang suka untuk bekerja dengan Anda, tetapi mereka juga dapat mengabaikan saran Anda. Misalnya, ketika Anda mendengar kritik yang membangun, Anda sering menanggapi dengan berkata, "Anda salah." Anda menjadikan diri Anda defensif dan ini tidak akan membantu Anda untuk tumbuh.
 
Bagaimana cara mengembangkan keterbukaan Anda akan umpan balik yang diberikan?
Daripada bersikeras bahwa orang lain salah, lihatlah hal ini secara berbeda. Anda dapat bertanya dengan hal yang lebih spesifik, seperti “Terimakasih atas tanggapan Anda. Itu merupakan hal yang menarik. Saya ingin mendengar pendapat lain yang Anda miliki tentang saya.” Dengan menanyakan hal-hal spesifik, Anda bisa mendapatkan akar persoalan yang membuat seseorang tersebut memberikan penilaiannya terhadap diri Anda.
 
Saat Anda mengatakan hal tersebut dan kemudian benar-benar mendengarkan, Anda akan mengesankan rekan kerja. Karena Anda menunjukkan kemampuan Anda dalam mendengar dan menerima masukkan umpan balik mereka.
 
3. Akuntabilitas
Akuntabilias adalah satu hal yang berkaitan dengan rasa antusias untuk menjadi sukarelawan di sebuah proyek baru. Terkadang Anda menggigit lebih banyak daripada yang dapat Anda kunyah. Dengn kata lain, Anda mengambil bagian pekerjaan yang lebih besar daripada kesanggupan yang Anda miliki untuk menyelesaikannya. Hal ini dapat saja Anda lakukan, tetapi Anda tidak harus membuatnya menjadi kebiasaan. Menurut sebuah penelitian, komitmen yang berlebihan akan membuat Anda sulit untuk mengetahui tugas-tugas yang akan Anda miliki di masa depan. 
 
Bagaimana cara mengembangkan akuntabilitas Anda?
Berhentilah menjadwalkan hari Anda berdasarkan segala sesuatu yang terjadi dengan benar. Karena terkadang ketika Anda menyelesaikan setiap pekerjaan sesuai dengan jadwal yang Anda  buat, Anda malah melewatkan tenggat waktu dari beberapa pekerjaan. Atau Anda merasa bahwa tenggat waktu yang diberikan tidak cukup untuk menyelesaikan pekerjaan Anda.
 
 Lebih baik lagi, buatlah perencanaan ini dengan menyisihkan blok waktu secara ketat untuk hal-hal yang tak terduga. Misalnya, dalam tiga atau empat hari seminggu, saya membangun blok waktu 45 menit hanya untuk mengejar tugas acak yang tidak saya antisipasi. Dengan cara ini, Anda membangun diri Anda dalam kemungkinan sehingga Anda dapat  memenuhi tenggat waktu dari setiap pekerjaan anda dan Anda juga dilihat sebagai seseorang yang 100% dapat diandalkan.
 
Sama seperti keterampilan lainnya yang ada di surat lamaran Anda, Anda tidak dapat menguasai ini dalam waktu seminggu atau bahkan sebulan. Ini akan membutuhkan sebuah latihan yang konsisten; Namun, dengan Anda mempelajari keterampilan-keterampilan interpersonal diatas, Anda akan terus menemukan cara yang pasti untuk terus tumbuh dan tampil menonjol di tempat kerja.
Featured Career Advices
Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

7 Rahasia Menjadi Tangguh di Dunia Kerja

7 Rahasia Menjadi Tangguh di Dunia Kerja

10 Cara Membawa Rasa Bahagia di dalam Tim Kerja

10 Cara Membawa Rasa Bahagia di dalam Tim Kerja

4 Cara Menuju Pensiunan Dini di Umur 40 Tahun

4 Cara Menuju Pensiunan Dini di Umur 40 Tahun

5 Cara Meningkatkan Etika Kerja di Perusahaan Indonesia

5 Cara Meningkatkan Etika Kerja di Perusahaan Indonesia

5 Strategi untuk Menang dalam Presentasi Bisnis

5 Strategi untuk Menang dalam Presentasi Bisnis

3 Tingkat Kesadaran Diri

3 Tingkat Kesadaran Diri

10 Cara untuk Mulai Mengasah Strategi Pemasaran

10 Cara untuk Mulai Mengasah Strategi Pemasaran

3 Pertanyaan Sebelum Memulai Bisnis dan Menjadi Pengusaha

3 Pertanyaan Sebelum Memulai Bisnis dan Menjadi Pengusaha

5 Karakter Buruk Generasi Milenial yang Diperlukan dalam Bisnis

5 Karakter Buruk Generasi Milenial yang Diperlukan dalam Bisnis

11 Fakta Mengejutkan tentang Kepribadian Manusia

11 Fakta Mengejutkan tentang Kepribadian Manusia

35 Karakteristik Wirausaha

35 Karakteristik Wirausaha

5 Manajemen Krisis untuk Mengubahnya Menjadi Peluang

5 Manajemen Krisis untuk Mengubahnya Menjadi Peluang

7 Cara Mendapatkan Investor untuk Bisnis Startup

7 Cara Mendapatkan Investor untuk Bisnis Startup

9 Pelajaran Hidup yang Tidak Didapatkan dari Sekolah Bisnis

9 Pelajaran Hidup yang Tidak Didapatkan dari Sekolah Bisnis

10 Cara Orang Sukses Menjadi Semakin Kaya

10 Cara Orang Sukses Menjadi Semakin Kaya