Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 3 Faktor Penghambat Karir

3 Faktor Penghambat Karir


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Nov 19, 2018

 
Apa yang Anda lakukan jika Anda tidak lagi belajar dalam pekerjaan Anda saat ini? Ini adalah pertanyaan yang mungkin Anda tanyakan kepada diri sendiri sepanjang karir Anda. Dan mungkin akan ada jawaban yang berbeda setiap kali Anda menjelajahi pekerjaan dan lingkungan kerja yang berbeda.
 
Seperti yang kita semua ketahui, saat Anda bekerja Anda sedang belajar untuk pertumbuhan karir Anda. Jika Anda tidak tumbuh secara profesional, Anda mungkin tidak akan mendekati tujuan karir Anda.
 
Tetapi sebelum Anda merenungkan hal yang harus dilakukan, Anda perlu bertanya pada diri sendiri akan hal yang membuat Anda tidak lagi belajar. Untuk membantu Anda menemukan jawabannya, ada tiga faktor yang mungkin menghambat pertumbuhan karir Anda, yaitu: perusahaan Anda, manajer Anda, atau diri Anda sendiri.
 
1. Jika ini perusahaan Anda.
Cara mencari tahu:
Sudah jelaskah jalur karir yang Anda miliki dengan tujuan Anda? Apakah Anda tahu jika perusahaan Anda adalah perusahaan yang mempromosikan kemajuan karyawan? Apakah ada umpan balik yang jelas di perusahaan Anda?
 
Jika jawabannya tidak:
Terhubunglah dengan HR atau manajer Anda untuk mendapatkan lebih banyak wawasan tentang rencana mereka seputar pertumbuhan karir untuk posisi Anda, serta pembelajaran dan pengembangan yang ditawarkan perusahaan. Anda bahkan dapat melihat ketersediaan anggaran yang dialokasikan untuk investasi pengembangan professional karyawan.
 
Jika percakapan Anda tidak mengarah ke mana pun, jawabannya mungkin Anda harus berpindah dari perusahaan dan mencari perusahaan yang dapat memenuhi hal yang Anda inginkan berikutnya. Apakah Anda ingin mengambil peran serupa di perusahaan lain yang berinvestasi dalam pertumbuhan karyawan mereka, atau apakah Anda tertarik pada posisi yang berbeda sepenuhnya? Cari tahu hal yang Anda prioritaskan dalam karir Anda, dan kemudian mulai aktif mencarinya.
 
2. Jika ini manajer Anda/bos Anda.
Cara mencari tahu:
Apakah Anda termotivasi dalam posisi Anda saat ini? Apakah Anda merasa didukung dan ditantang dengan pekerjaan Anda? Apakah manajer Anda benar-benar mendukung tujuan karir Anda dan menemukan peluang untuk mengembangkannya?
 
Jika jawabannya tidak:
Atasan Anda bisa saja merupakan seseorang yang berada dalam peran manajemen pertama mereka dan ia kewalahan dengan tugas sehari-hari mereka. Ia juga tidak bisa dihilangkan dari jalur manajemen. Arah sebaliknya, seharusnya manajemen tidak merugikan Anda. Adakan percakapan singkat tentang pekerjaan Anda baru-baru ini. Jika Anda berdua belum mengadakan pertemuan tatap muka mingguan atau dua mingguan, Anda harus berbicara.
 
Sederhana saja, Anda perlu mengatakan: “Saya memiliki kesempatan untuk mencapai banyak hal di sini dan saya sangat menikmati peluang yang telah diberikan. Saya ingin terus berkontribusi dan tumbuh di tim ini. Belakangan ini, saya tidak merasakan dukungan yang saya rasa mungkin saya butuhkan. Saya telah melakukan beberapa penjelajahan diri tentang beberapa keadaan yang mungkin terjadi, tetapi saya berharap untuk memiliki kesempatan dalam mengembangkan karir saya dan juga memperluas wawasan”.
 
Manajer atau bos Anda mungkin akan mengejutkan Anda dengan saran yang mereka berikan setelah Anda menyampaikan kemauan Anda. Ini juga akan menjadi peringatan bagi mereka untuk lebih memperhatikan dan mendukung Anda juga orang lain dalam tim. Dan bagaimana jika manajer Anda tidak responsif? Itu adalah tanda bagi Anda untuk tidak melanjutkan karir Anda di perusahaan tersebut.
 
3. Jika ini Anda
Cara mencari tahu:
Apakah perusahaan dan manajer Anda menyediakan alat, dukungan, dan waktu yang Anda butuhkan untuk belajar dan tumbuh, namun Anda masih merasa mandek? Apakah Anda merasa terlalu nyaman dengan tanggung jawab Anda? Apakah Anda tidak lagi bersemangat dengan pekerjaan yang Anda lakukan? Apakah mempelajari soal industri perusahaan Anda membuat Anda tertidur?
 
Jika jawabannya ya ...
Tidak apa-apa! Beri diri Anda waktu untuk mengeksplorasi hal-hal baru dalam karir Anda. Cari tahulah hal yang membuat Anda tidak bersemangat lagi. Cobalah untuk mengubah hal-hal tersebut agar Anda mampu untuk menjadi lebih bersemangat. Apapun situasinya, Anda harus selalu berinisiatif.
 
Jika perusahaan Anda tidak menawarkan kesempatan untuk belajar, jadilah proaktif. Temukan cara untuk memperluas tanggung jawab Anda. Paksalah diri Anda untuk mencoba hal-hal yang tidak Anda kenal, atau kerjakan tugas yang sedikit berbeda dari keahlian Anda.
 
Jika tidak ada kemungkinan untuk belajar secara internal, carilah kesempatan untuk belajar di luar kantor. Mungkin Anda dapat mencoba untuk mendaftar kelas online. Atau, temukan pertemuan, acara, atau sebuah program perusahaan yang keren. Orang-orang yang terhubung dengan Anda dan informasi yang Anda serap pada acara-acara tersebut dapat menuntun Anda ke jalur baru yang menyediakan Anda lebih banyak ruang untuk pertumbuhan. Hal ini juga dapat menginspirasi Anda untuk membuat beberapa perubahan dalam peran pekerjaan Anda saat ini.
Featured Career Advices
Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

7 Rahasia Menjadi Tangguh di Dunia Kerja

7 Rahasia Menjadi Tangguh di Dunia Kerja

10 Cara Membawa Rasa Bahagia di dalam Tim Kerja

10 Cara Membawa Rasa Bahagia di dalam Tim Kerja

4 Cara Menuju Pensiunan Dini di Umur 40 Tahun

4 Cara Menuju Pensiunan Dini di Umur 40 Tahun

5 Cara Meningkatkan Etika Kerja di Perusahaan Indonesia

5 Cara Meningkatkan Etika Kerja di Perusahaan Indonesia

5 Strategi untuk Menang dalam Presentasi Bisnis

5 Strategi untuk Menang dalam Presentasi Bisnis

3 Tingkat Kesadaran Diri

3 Tingkat Kesadaran Diri

10 Cara untuk Mulai Mengasah Strategi Pemasaran

10 Cara untuk Mulai Mengasah Strategi Pemasaran

3 Pertanyaan Sebelum Memulai Bisnis dan Menjadi Pengusaha

3 Pertanyaan Sebelum Memulai Bisnis dan Menjadi Pengusaha

5 Karakter Buruk Generasi Milenial yang Diperlukan dalam Bisnis

5 Karakter Buruk Generasi Milenial yang Diperlukan dalam Bisnis

11 Fakta Mengejutkan tentang Kepribadian Manusia

11 Fakta Mengejutkan tentang Kepribadian Manusia

35 Karakteristik Wirausaha

35 Karakteristik Wirausaha

5 Manajemen Krisis untuk Mengubahnya Menjadi Peluang

5 Manajemen Krisis untuk Mengubahnya Menjadi Peluang

7 Cara Mendapatkan Investor untuk Bisnis Startup

7 Cara Mendapatkan Investor untuk Bisnis Startup

9 Pelajaran Hidup yang Tidak Didapatkan dari Sekolah Bisnis

9 Pelajaran Hidup yang Tidak Didapatkan dari Sekolah Bisnis

10 Cara Orang Sukses Menjadi Semakin Kaya

10 Cara Orang Sukses Menjadi Semakin Kaya