Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - Tips Menjawab Pertanyaan “Ceritakan tentang Diri Anda

Tips Menjawab Pertanyaan “Ceritakan tentang Diri Anda"


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Mar 09, 2019

 
“Ceritakan tentang diri Anda”, adalah salah satu pertanyaan yang paling sering ditanyakan dalam sebuah wawancara. Bahkan, biasanya yang pertama. Kunci untuk menjawabnya dengan baik adalah membuat  jawaban yang ringkas tetapi informatif. Jawablah kurang lebih 60 detik dan fokuslah pada keterampilan dan kepribadian Anda terkait dengan posisi yang Anda tuju.
 
Lakukan pendekatan seolah-olah Anda baru saja menulis autobiografi dan Anda harus meringkasnya dalam empat kalimat. Fokuslah pada hal-hal penting: Bicarakan tentang asal Anda, sasaran utama dan tujuan Anda di masa depan. Kemudian tambahkan kalimat di bagian akhir yang menjelaskan faktor yang mendorong Anda menghadiri wawancara dan faktor yang membuat Anda sangat cocok untuk posisi tersebut.
 
Berikut adalah cara-cara yang dapat Anda lakukan:
 
1. Ceritakan tentang latar belakangmu.
Cara menjawab pertanyaan ini dengan baik adalah dengan tidak menyebutkan kemampuan atau pengalaman yang Anda miliki saja. Tetapi juga dengan menghubungkan setiap pengalaman Anda dengan konteks kehidupan Anda. Di awal menjawab, Anda harus menjelaskan daerah asal Anda, sekolah asal Anda dan juga jurusan Anda.

2. Jelaskan tentang minat yang Anda miliki.
Selanjutnya, jelaskanlah tentang minat yang Anda miliki dan alasan Anda melamar sebagai posisi tertentu di sebuah perusahaan. Contohnya, jika Anda tertarik dengan bidang jurnalistik, jelaskanlah hal-hal yang membuat Anda tertarik untuk bekerja di bidang tersebut dan alasan Anda ingin menjadi bagian dari tim di bidang tersebut. 
 
3. Sebutkan pengalaman masa lalu Anda.
Setelah Anda menjelaskan minat yang Anda miliki, jelaskan juga pengalaman magang atau pengalaman kerja Anda sebelumnya, serta faktor yang membuat Anda untuk memutuskan melamar pekerjaan yang Anda tuju. Jika Anda tidak memiliki pengalaman sebelumnya di bidang lain (atau yang terkait), Anda dapat menyampaikan kursus atau pelatihan yang berkaitan dengan posisi yang Anda lamar, yang pernah Anda ikuti, seperti pelatihan keterampilan atau ekstrakurikuler.

4. Jelaskan faktor yang membuat Anda menyukai peluang ini.
Akhiri jawaban Anda dengan satu kalimat yang menjelaskan bahwa Anda senang dengan peluang ini. Pastikan untuk menyebutkan sesuatu yang Anda kagumi tentang posisi atau perusahaan, dan hubungkan kembali ke tujuan Anda.
 
Katakan sesuatu seperti: “Saya berasal dari Jakarta dan saya telah lulus dari salah satu universitas ternama di Jakarta. Saya memutuskan untuk belajar bahasa Inggris karena saya selalu suka membaca, menulis dan juga mempelajari sastra secara umum. Saya sekarang ingin mendapatkan pengalaman di dunia jurnalistik, bidang yang saya sukai karena bidang tersebut dapat menginformasikan sesuatu hal atau bahkan melibatkan pembaca. Saya telah menulis secara ekstensif untuk surat kabar di kampus saya, melaporkan berita dan meliput acara-acara kampus, dan saya bersemangat untuk mendapatkan pengalaman pada bidang jurnalistik yang lebih berharga dengan mengerjakan lebih banyak jenis-jenis tulisan yang diterbitkan oleh perusahaan Anda.”
 
Setelah Anda merasa mantap dengan jawaban Anda, latihlah untuk mengucapkannya berulang kali di cermin. Hal ini akan membantu Anda merasa nyaman dengan semua poin yang ingin Anda tekankan dan akan memastikan bahwa Anda terdengar percaya diri, tetapi tidak kaku.
 
Itulah tips yang dapat Anda ikuti, semoga sukses, rekan pembaca.
 
Menjawab "Ceritakan tentang diri Anda sendiri" adalah langkah pertama yang menghubungkan Anda dengan pewawancara dan ini adalah sebuah peluang besar untuk membedakan diri Anda dari kandidat-kandidat lain yang mungkin masih meraba-raba jawaban mereka. Jadi, berlatihlah dan buatlah jawaban Anda menjadi jawaban yang penuh dengan inspirasi. Ingat, rincilah respon-respon yang akan Anda berikan pada saat interview. Ingatlah juga untuk melakukannya dengan percaya diri dan berikan yang terbaik.  
Featured Career Advices
3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Cara Meredakan Amarah

4 Cara Meredakan Amarah

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

6 Tips Bekerja dengan Rekan yang Tidak Memiliki Kesadaran Diri

6 Tips Bekerja dengan Rekan yang Tidak Memiliki Kesadaran Diri

9 Cara Mendapatkan Kebahagiaan

9 Cara Mendapatkan Kebahagiaan

Apa yang dimaksud inovatif dalam Bisnis? 5 Cara Ini Dapat Membantu.

Apa yang dimaksud inovatif dalam Bisnis? 5 Cara Ini Dapat Membantu.