Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 3 Persiapan Interview Tenaga Penjualan

3 Persiapan Interview Tenaga Penjualan


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Dec 04, 2018

 
Ketika Anda mengajukan surat lamaran untuk posisi penjualan, manajer perekrut tidak hanya mencari seseorang yang cocok dengan daftar kualifikasi. Mereka mencari seseorang yang dapat masuk dan menunjukkan mengapa mereka yang tepat untuk pekerjaan itu.
 
Rahasia terbesar adalah bahwa Anda perlu mendekati proses ini seperti sebuah pertemuan penjualan. Lagi pula, penjual produk yang paling mengerti produk adalah: Diri Anda!
 
Bagaimana Anda dapat melakukannya?
 
1. Buatlah Portofolio yang Berisi Prestasi Anda
Anda perlu menunjukkan kepada pewawancara bahwa Anda sudah siap untuk pertemuan ini karena Anda akan melakukan panggilan penjualan. Jadi setelah Anda mempersiapkan penelitian Anda, saatnya Anda untuk mengeluarkan portofolio Anda untuk memaparkan kesuksesan Anda. Ketika ditanya tentang pencapaian masa lalu Anda, beritahu pewawancara bahwa Anda mengumpulkan portofolio Anda untuk membantu menggambarkan hal yang akan Anda bicarakan. Sekarang, saya yakin Anda bertanya-tanya apa yang harus ada di sana. Nah, inilah beberapa ide untuk memulai dengan:
Portofolio ini berisi tentang peringkat hasil kerja Anda dibandingkan dengan rekan lainnya. Ini dapat berupa: 
- Catatan dari manajer dan rekan-rekan yang menunjukkan keterampilan kepemimpinan Anda dan kemampuan Anda untuk menjadi pemain tim. 
- Catatan dari klien yang berbicara tentang banyaknya pengaruh yang Anda berikan dalam membantu bisnis mereka. 
- Rencana bisnis yang Anda buat dan jalankan, plus hasilnya
- Penghargaan dan pengakuan apapun yang Anda terima
Jika Anda dapat membuktikan secara efektif, Anda dapat meningkatkan pendapatan melalui kompilasi ini dari pengalaman Anda, kemungkinan besar Anda adalah kandidat yang paling siap yang diwawancarai perusahaan sejauh ini.
 
2. Buktikan Bahwa Anda Berminat dan Memahami Posisi yang Anda Lamar
Berikut adalah situasinya: Manajer perekrut meminta Anda untuk berbicara tentang penjualan Anda baru-baru ini yang membanggakan. Cukup mudah, kan? Nah, selain menjawabnya, Anda juga harus menunjukkan riset Anda. “Seperti apa proses penjualannya? Adakah sesuatu yang unik atau berbeda tentang hal itu yang menurut Anda membuatnya sangat sukses? ” adalah kemungkinan pertanyaan yang dilontarkan terhadap Anda. Secara keseluruhan, sasarannya adalah memastikan jawaban yang Anda ajukan cukup relevan, tetapi juga cukup spesifik untuk menunjukkan seberapa tertarik Anda dalam seluk beluk peran tersebut.

3. Bertanyalah dan Buatlah Catatan 
Setelah mewawancarai sebagian besar kandidat, pertanyaan yang selalu muncul dalam benak perekrut adalah: "Mengapa Anda membawa folder atau buku jika Anda tidak akan membuat catatan?"
 
Jika Anda merasa tidak mendapatkan cukup informasi selama wawancara, ajukan pertanyaan yang akan memberikan detail untuk menindaklanjuti proses wawancara Anda. Seperti: "Apa pelatihan penjualan berikutnya yang akan Anda sampaikan ke tim Anda?" Pertanyaan ini memberikan Anda gambaran tentang seberapa banyak fokus pembelajaran dan pengembangan yang dimiliki perusahaan. 
 
Menjual diri sendiri tidak mudah dan itulah sebabnya penting untuk terus berlatih dalam melakukanya. Semakin banyak Anda melakukannya, semakin Anda dapat memasarkan diri Anda (yang merupakan produk Anda sendiri) dengan baik.
Featured Career Advices
Hubungan Pengaturan Waktu dan Produktivitas Kerja

Hubungan Pengaturan Waktu dan Produktivitas Kerja

5 Ciri-ciri Kepemimpinan yang Baik dan Menginspirasi

5 Ciri-ciri Kepemimpinan yang Baik dan Menginspirasi

5 Cara Menangani Kasus Nepotisme di Tempat Kerja

5 Cara Menangani Kasus Nepotisme di Tempat Kerja

10 Frasa Pasif-Agresif yang Dapat Menghancurkan Bisnis

10 Frasa Pasif-Agresif yang Dapat Menghancurkan Bisnis

3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Cara Meredakan Amarah

4 Cara Meredakan Amarah

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal