Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - Panduan Memecahkan Masalah Secara Efisien

Panduan Memecahkan Masalah Secara Efisien


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Mar 01, 2019

 
Sebelum pembaca Career Advice membaca lebih lanjut artikel ini, saya ingin mengajukan sebuah pertanyaan, “Apakah rekan-rekan Career Advice memerlukan waktu yang lama untuk menyelesaikan masalah karier, bisnis atau pekerjaan lainnya?”
 
Jika jawabannya adalah “ya”, jangan khawatir, karena pada artikel kali ini kita akan membahas panduan efektif dalam memecahkan suatu permasalahan yang digembar-gemborkan oleh Sakichi, seorang industrialis Jepang dan sebagai pendiri perusahaan Toyota. Pastinya pembaca Career Advice sudah sangat akrab dengan nama merk Toyota ini kan? 
 
Panduan penyelesaian masalah yang dirangkum oleh Sakichi adalah dengan memanfaatkan teknik 5 ‘mengapa’. Maksudnya adalah memecahkan masalah dengan mengajukan lima pertanyaan mengapa untuk permasalahan tersebut. Uniknya, teknik ini juga digunakan untuk jalur perakitan Toyota, namun kita dapat menerapkannya pada sebagian besar masalah yang kita hadapi.
 
Dengan menerapkan teknik ini, kita harus mengajukan 5 pertanyaan. Teknik ini sebenarnya tidak rumit, namun kita memerlukan waktu untuk dapat terbiasa dengan teknik yang diciptakan oleh Sakichi ini. 
 
Jadi, setiap kali pembaca Career Advice sedang menghadapi masalah, coba deh tanyakan pada diri kita sendiri, kira-kira hal apa yang dapat membantu kita menyelesaikan permasalahan tersebut? bertanya sebanyak 5 kali atau sampai kita menemukan akar permasalahan yang ada.
 
Lalu, Bagaimana Cara Mengajukan 5 Pertanyaan Ini Secara Efisien?
 
Agar mendapatkan jawaban yang terbaik, rekan-rekan Career Advice perlu memiliki persiapan yang matang dalam menanyakan 5 hal pada setiap permasalahan. Beberapa persiapan yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut: 

1. Mencari Informasi Sebanyak-banyaknya
Saat kita mendapatkan sebuah permasalahan, jangan langsung gegabah menanyakan lima hal. Pertama-tama, kita perlu mencari informasi yang berkaitan dengan masalah yang kita hadapi sebanyak-banyaknya. Dengan perkembangan zaman seperti sekarang ini, kita dapat mencari informasi dari berbagai sumber. Bisa melalui buku, internet, podcast, koran, artikel, jurnal dan lain-lain. 
 
Tidak hanya itu, kita juga perlu mengelilingi diri kita dengan orang-orang yang ahli dalam bidang yang ingin Anda telusuri. Sehingga, rekan pembaca tidak akan merasa kesepian dalam memecahkan masalah tersebut. 

2. Coba untuk Memahami Permasalahan 
Langkah kedua adalah memahami masalah apa yang rekan pembaca ingin selesaikan. Hal ini bertujuan untuk menghindari solusi yang tidak relevan sama sekali dengan permasalahan yang rekan pembaca miliki.
 
Dengan memahami permasalahan yang ada, ini juga akan menghindari kebingungan saat kita bekerja sama dengan tim dalam memecahkan masalah. 

3. Mulai untuk Mengajukan 5 Pertanyaan Pertama Anda
Nah, setelah rekan-rekan pembaca sudah mempersiapkan diri dengan mencari informasi sebanyak-banyaknya dan memahami permasalahan, kini saatnya rekan pembaca untuk mengajukan pertanyaan yang pertama. Eits, tapi sebelum kita menjawab pertanyaan, akankah lebih baik jika kita bertukar pikiran dengan orang-orang terdekat kita, daripada mencoba menjawab pertanyaan dengan cepat.
 
Ilmu manusia itu terbatas. Saat kita dilabelkan sebagai seorang yang pintar dan cerdas, ada lebih banyak orang yang jauh lebih hebat dari kita. Inilah fungsi dari saling bertukar pikiran. Sehingga, kita dapat mengetahui jawaban mana yang akan memberikan nilai paling besar untuk memecahkan masalah.
 
Jangan lupa aturan awal dari teknik ini ya, teruslah bertanya pada diri kita sendiri sampai kita benar-benar menemukan akar penyebab yang potensial. Jika dirasa perlu untuk mengajukan lebih dari lima pertanyaan, lakukanlah.
 
4. Cari Terus Akar Permasalahannya 
Tujuan utama menggunakan teknik ini adalah untuk mendapatkan akar penyebab masalah yang kita hadapi. Saat kita berhasil mendapatkan akar permasalahan yang sesungguhnya, maka kita tidak hanya dapat menyelesaikan permasalahan kecil, namun juga permasalahan yang berat sekalipun. 
 
Contoh Penerapan Teknik 5 Pertanyaan
Setiap teknik tidak akan lengkap tanpa sebuah contoh, bukan? jadi untuk memudahkan pembaca Career Advice, berikut adalah beberapa contoh yang dapat kita gunakan sebagai templat ketika kita memecahkan masalah di dunia nyata:
 
Contoh masalah: Saya melamar pekerjaan, namun perekrut dari perusahaan tersebut belum menelepon saya kembali untuk wawancara selama 3 bulan terakhir
 
Sekarang kita sudah memiliki sebuah masalah. Selanjutnya, anggap saja dalam situasi ini rekan pembaca sudah melakukan beberapa persiapan yang diperlukan seperti, mencari informasi yang berkaitan sebanyak-banyaknya dan mencoba untuk memahami permasalahan yang ada. Sekarang, mari kita ajukan pertanyaan. 
- Pertanyaan ke-1: Mengapa surat lamaran saya tidak menarik perhatian perekrut? Jawabannya mungkin adalah karena isi surat lamaran kita terlalu umum dan tidak menunjukkan keahlian khusus yang berkaitan dengan posisi yang kita lamar. 

- Pertanyaan ke-2: Lalu, mengapa surat lamaran yang saya buat terlalu umum? Jawabannya mungkin adalah karena saya ingin mendapatkan penawaran dari banyak jenis profesi, sehingga saya terlihat cocok dengan persyaratan yang mereka cantumkan. 
 
- Pertanyaan ke-3: Mengapa saya ingin melamar ke banyak profesi? Bisa jadi, ini karena saya ingin meningkatkan peluang untuk mendapat pekerjaan.
 
- Pertanyaan ke-4: Mengapa melamar ke beberapa profesi dapat meningkatkan peluang saya untuk mendapatkan pekerjaan? Karena saya tidak akan membatasi diri pada lowongan pekerjaan yang tersedia di satu profesi tertentu.
 
- Pertanyaan ke-5: Mengapa saya membatasi diri pada lowongan pekerjaan yang tersedia? Karena ada permintaan tinggi untuk profesi saya.
 
Nah, dalam skenario ini kita berhenti pada pertanyaan ke-5 karena kita telah menemukan akar penyebab yang sangat potensial.
 
Dikarenakan banyaknya persaingan yang terjadi pada industri yang kita geluti, kita perlu membuat surat lamaran yang menonjol dari kandidat lainnya. 
 
Setiap kali kita memiliki masalah, coba luangkan waktu untuk melakukan brainstorming pertanyaan-pertanyaan terbaik yang perlu kita tanyakan pada diri sendiri, demi mendapatkan jawaban yang berkualitas, sampai akhirnya kita menemukan akar permasalahan yang potensial. 
 
Nah, itu dia teknik penyelesaian masalah yang diciptakan oleh Sakichi yang dapat diterapkan para pembaca Career Advice dalam memecahkan permasalahan kecil maupun besar. Jangan lupa untuk mempersiapkan diri dengan mencari informasi yang relevan sebanyak-banyaknya, memahami permasalahan, mengajukan minimal lima pertanyaan yang berkualitas demi mendapatkan jawaban yang tepat, yang akan mengarahkan rekan-rekan Career Advice kepada akar permasalahan yang paling potensial. Selamat mencoba ya, rekan-rekan. 
 
Jika ingin menyelenggarakan training Pemecahan Masalah, silakan menghubungi kami di:
021 29578599 (Hunting)
021 29578602 (Hunting)
0821 1199 7750 (Mobile)
0813 8337 7577 (Mobile)
info@studilmu.com
Featured Career Advices
Benarkah Kebahagiaan adalah Mendapatkan Pekerjaan Impian?

Benarkah Kebahagiaan adalah Mendapatkan Pekerjaan Impian?

Strategi Pemasaran E-mail untuk Generasi Milenial

Strategi Pemasaran E-mail untuk Generasi Milenial

5 Strategi Pemasaran melalui E-mail

5 Strategi Pemasaran melalui E-mail

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis