Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - Meningkatkan Kemampuan Executive Presence

Meningkatkan Kemampuan Executive Presence


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Apr 01, 2019

 
Halo rekan pembaca Career Advice, apakah Anda pernah mendengar istilah executive presence sebelumnya? Apakah yang dimaksud dengan executive presence? Dan apakah kita memerlukannya? Pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang executive presence dan cara untuk meningkatkan kemampuan tersebut. 

Apakah yang dimaksud dengan executive presence?
executive presence adalah kemampuan untuk menumbuhkan kepercayaan terhadap bawahan Anda bahwa Anda adalah pemimpin yang patut ditiru, menumbuhkan kepercayaan terhadap rekan-rekan kerja bahwa Anda adalah seseorang yang dapat diandalkan dan menumbuhkan kepercayaan terhadap para pemimpin senior bahwa Anda memiliki potensi besar.  
 
Bagaimana Anda dapat meningkatkan kemampuan ini? Berikut adalah cara yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan executive presence.
 
1. Perhatikan penampilan Anda.
Apakah Anda mengenakan pakaian yang tepat untuk sebuah pertemuan rapat atau bertemu dengan orang baru? Jika Anda mengenakan pakaian yang terlalu santai dan tidak rapi, orang akan berpikir bahwa Anda adalah seorang pemalas atau Anda tidak memiliki kecakapan yang sesuai dengan jabatan Anda.
 
2. Perhatikan cara Anda berkomunikasi dan nada suara Anda.
Jadilah seorang yang jelas, hadir, tegas dan berorientasi pada tindakan. daripada Anda harus menggunakan frasa ‘Saya mencoba mencari tahu’ atau ‘Mungkin saja,’ gunakanlah frasa ‘Saya percaya’ atau ‘Rencana saya adalah …’
 
3. Perhatikan energi Anda.
Ketika Anda memasuki sebuah ruangan, apakah Anda berada dalam posisi berdiri yang tegap dengan energi yang baik? Dan apakah Anda berusaha untuk membangun interaksi? Pastikan Anda memerhatikan orang disekitar Anda dan mereka juga akan memerhatikan Anda. Karena jika Anda tidak memberikan mereka perhatian, mereka juga tidak akan memerhatikan Anda. Mereka juga akan memiliki pandangan dan kesan yang buruk tentang Anda. Kontak mata, jabat tangan yang tegas, senyum, perkataan awal dan akhir yang Anda berikan adalah kesan pertama yang Anda berikan. 
 
4. Pertimbangkan faktor yang membuat Anda berbeda. 
Apa yang membuat Anda spesial dan bagaimana Anda membuat orang lain menyadarinya? Anda mungkin adalah seorang pelari hebat atau seorang yang ahli dalam sistem pengkodean. Buatlah blog yang membahas tentang hal spesial tersebut sehingga banyak orang dapat membacanya. Atau Anda dapat mengadakan sebuah seminar pelatihan untuk mengajari keahlian tersebut kepada orang lain. Menjadi seorang ahli mengajarkan Anda cara untuk merangkul keahlian Anda dan membagikannya kepada orang lain. Berbagi dengan orang lain akan membuat Anda mengambil peran pemimpin, menciptakan jaringan baru dan bahkan menciptakan kesempatan bagi diri Anda.
 
executive presence adalah tentang cara Anda mengendalikan sebuah ruangan, kesan yang Anda buat dan bagaimana Anda memengaruhi orang-orang disekitar. Ini adalah cara Anda berkomunikasi secara verbal juga melalui penampilan fisik Anda. Ini bukan hanya sekedar penampilan yang Anda tampilkan saja, ini lebih tentang cara Anda berkomunikasi dengan orang lain dalam menyampaikan tujuan. Ini bukanlah tentang ‘Apakah Anda supermodel?’ Tetapi tentang ‘Apakah Anda berpakaian dengan tepat, apakah Anda terlihat memiliki kekuatan dan apakah Anda mengenakan pakaian yang biasa atau pakaian yang menunjukkan kekuatan dan kehadiran Anda?’ Jika Anda memiliki kemampuan executive presence yang baik, orang-orang masih akan dapat merasakan apa yang Anda bagikan setelah Anda meninggalkan ruangan. 
 
Mengapa anda perlu meningkatkan kemampuan executive presence?
Membuat kesan bukanlah pilihan, itu adalah sebuah keharusan. Sadar atau tidak, setiap mata akan menatap Anda dan Anda tidak tahu persis siapa saja yang menatap Anda. Anda dapat membuat kesan yang hebat, buruk atau biasa saja. Acara sosial merupakan kesempatan untuk memiliki koneksi baru. Jika Anda tidak berusaha, Anda akan kehilangan kesempatan tersebut. Tentunya Anda juga selalu memiliki kesempatan untuk membuat kesan pertama yang hebat dan membuat orang-orang tau cara bersikap di hadapan Anda.
 
Dalam situasi yang baru, Anda dapat menawarkan kesempatan untuk memperkenalkan seseorang terhadap yang lainnya. Ini akan membantu mereka untuk merasa lebih mudah. Anda juga membuat orang lain merasa dihargai, dan nantinya Anda juga akan dihargai. Orang-orang dalam ruangan akan mengagumi dan menghargai Anda bahkan tetap mengingat Anda sekalipun Anda telah pergi. Setiap orang dapat mempelajari executive presence, ini lebih dari sekedar memiliki kesadaran diri.

Bagaimana seseorang dapat mengembangkan kemampuan executive presence?
Kemampuan executive presence adalah kemampuan yang Anda miliki untuk mendapatkan kepercayaan orang lain dan Anda mampu untuk mengambil alih kepercayaan tersebut. tetapi ini bukan berarti bahwa Anda harus menjadi seorang yang superpower. Anda akan menguasai beberapa hal dengan baik tetapi Anda juga membutuhkan waktu untuk terus berlatih dalam beberapa hal. Misalnya, saya bukanlah seorang yang ahli dengan angka. Pada saat itu, saya baru saja bekerja dan saya memimpin departemen yang terdiri dari 70 orang. Mereka memanggil saya dan mengatakan semua hal yang harus saya lakukan, termasuk anggaran. Saya mengatakan bahwa itu tidak masalah. 
 
Tetapi, setelah saya meninggalkan ruang pertemuan dan menaiki tangga, saya merasa sesak dan sulit bernapas. Saya memikirkan semua hal yang dapat saya lakukan dengan kemampuan yang saya miliki dan memfokuskan diri pada satu hal yang membuat saya tidak nyaman. Saya menangis dan menjadi sangat lemah. 
 
Kemudian saya menenangkan diri saya dan menemui seorang asisten. Lalu saya menanyakan siapa yang biasanya mengurusi laporan pengeluaran. Saya menemui orang tersebut dan bertanya apakah dia sering bekerja dengan biaya-biaya, dan ia menjawab iya. Saya memintanya untuk menghabiskan waktu esok hari dan membahas anggaran. Dia setuju. 
 
Terkadang dalam suatu waktu, kita merasa seperti seorang penipu. Kita bertindak seolah-olah kita menguasainya. Tidak ada seorang pun yang ingin merasa dihakimi atas ketidak bisaan yang dimiliki. Kemampuan executive presence membuat orang lain yakin bahwa Anda benar-benar dapat melakukan banyak hal dan Anda memiliki kemampuan serta kecerdasan untuk mengurusi hal-hal yang tidak diketahui sekalipun. Untuk menanganinya, Anda dapat mencari tahu terlebih dahulu dan meminta bantuan untuk mengatasinya. 
 
Itulah pengertian dan cara yang dapat rekan pembaca lakukan untuk meningkatkan executive presence Anda. Hal lain yang perlu dipertimbangkan saat Anda hendak mengembangkan kemampuan executive presence adalah komunikasi. Apakah Anda menatap mata mereka? Apakah ada kehangatan yang Anda berikan? Apakah Anda mengatakan hal yang menguntungkan dan menginspirasi mereka? Atau Anda hanya menatap pundak mereka untuk melihat apakah ada seseorang yang lebih baik yang dapat berbicara dengan Anda? 
 
Ini juga membawa kita pada sebuah ide akan gravitas. Bayangkanlah seekor angsa, sebuah makhluk yang elegan, tenang dan mengalir dengan lembut. Tetapi, di dalam air terdapat kaki yang kecil dan berselaput yang terus mengayuh dengan kuat. Ketika Anda berada dalam sebuah kendali, Anda tidak perlu menunjukkan kaki yang mengayuh itu. Itulah yang dinamakan dengan gravitas dan setiap pemimpin harus memiliki gravitas ini. Memadukan kehangatan dan kempetensi yang Anda miliki akan membawa Anda pada kemampuan executive presence. Orang akan mempercayai Anda, menyukai Anda dan mengikuti Anda. 
Featured Career Advices
5 Mindset untuk Menjadi Pengusaha Kaya

5 Mindset untuk Menjadi Pengusaha Kaya

4 Kesalahan Branding Produk dari Bisnis Startup

4 Kesalahan Branding Produk dari Bisnis Startup

5 Alasan Musuh Terbesar adalah Diri Sendiri

5 Alasan Musuh Terbesar adalah Diri Sendiri

Benarkah Kebahagiaan adalah Mendapatkan Pekerjaan Impian?

Benarkah Kebahagiaan adalah Mendapatkan Pekerjaan Impian?

Strategi Pemasaran E-mail untuk Generasi Milenial

Strategi Pemasaran E-mail untuk Generasi Milenial

5 Strategi Pemasaran melalui E-mail

5 Strategi Pemasaran melalui E-mail

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang