Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 5 Cara Untuk Meningkatkan Peran Pemimpin

5 Cara Untuk Meningkatkan Peran Pemimpin


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Feb 10, 2019

 
Tidak pernah ada waktu yang lebih tepat untuk mengembangkan keahlian kepemimpinan kita. Menurut survei yang dilakukan pada tahun 2014 dari Kementrian Tenaga Kerja, 75% angkatan kerja di era global akan terdiri dari para Millenials pada tahun 2025.
 
Jika kita memikirkan tentang statistik tersebut, setidaknya dalam 10 tahun mendatang, generasi Baby Boom akan menyerahkan semua tanggung jawab kepemimpinan kepada anggota Generasi X dan Y. Nah, jika kita tertarik untuk pindah posisi ke manajemen, sekarang adalah waktu yang ideal untuk memulai kepemimpinan.
 
Kenapa sekarang? Untuk mengantisipasi pergeseran demografi global ini, banyak perusahaan yang mengembangkan program-program berpotensi tinggi untuk mempercepat pengembangan para pemimpin mereka yang akan datang. CIMB, misalnya, memiliki program beasiswa untuk pascasarjana dan post-doktoral ke beberapa negara maju, dengan harapan di masa yang akan datang, para penerima beasiswa tersebut akan menjadi pemimpin yang cerdas dan bijaksana. 
 
Ada lima cara untuk menonjol dan diakui sebagai seseorang yang berpotensi tinggi. Bahkan jika perusahaan kita tidak memiliki program seperti yang diadakan oleh CIMB, dengan menggabungkan kiat-kiat ini ke dalam kehidupan kerja, ini akan menunjukkan kemampuan kita kepada orang-orang yang dapat membawa karier kita ke tingkat yang lebih tinggi.
 
1. Memberikan Kinerja yang Unggul
Penting untuk tidak hanya memenuhi standar ekspektasi namun juga memberikan sesuatu yang lebih setiap saat. Orang-orang yang memiliki potensial yang tinggi akan mengawali karier mereka dengan memberikan kinerja yang unggul. Mereka ini adalah orang-orang yang menunjukkan keinginan untuk beralih ke peran kepemimpinan teratas, berminat dalam memperluas perspektif mereka di seluruh aspek bisnis, dan memiliki komitmen yang kuat untuk mengembangkan diri dan orang lain. Selain itu, mereka biasanya juga memiliki rekam jejak kinerja yang kuat selama beberapa tahun. 
 
2. Membentuk Para Pengikut
Apakah Anda memiliki kemampuan untuk menginspirasi orang lain dalam berkolaborasi dan mengambil langkah ke depan? Jika ya, ini bermakna bahwa Anda sedang membentuk para pengikut Anda. Jika potensi kepemimpinan Anda ingin diakui di masa depan, maka penting untuk memiliki pengikut dari sekarang sebelum Anda melangkah jauh ke sana. 
 
Orang-orang akan mengikuti para pemimpin yang bertalenta. Hal ini dikarenakan, mereka ingin merasa terinspirasi dan termotivasi. Jadi, pelajari kualitas apa yang akan dihargai oleh orang lain dan mulailah mengembangkan kualitas tersebut. 

3. Memiliki Kesadaran Diri yang Tinggi
Apakah kita mengetahui produk perusahaan dengan sangat baik? Dengan kata lain, apakah kita menyadari dampak unik yang kita ciptakan di kantor? dan bagaimana orang lain memandang diri kita? Jika kita menginginkan posisi manajemen di masa depan, maka kita harus memperhatikan hal ini. 
 
Hal ini dikarenakan, para pemimpin di masa depan harus memiliki kesadaran diri yang kuat. Tidak hanya itu, kita juga harus memahami kekuatan diri sendiri dan bagaimana cara kita dapat memberikan dampak yang baik pada orang-orang sekitar.
Nah, bagaimana jika Anda belum menyadari kemampuan dan kekuatan diri Anda yang terpendam? cobalah mengambil survei umpan balik 360 derajat atau meminta umpan balik dari manajer, mentor, atau kolega yang dipercaya untuk menggambarkan bagaimana diri kita di mata orang lain. 
 
Cobalah dengarkan sifat-sifat positif yang mereka berikan kepada kita yang mungkin diberikan lebih dari satu kali oleh orang lain juga, dan kemudian carilah peluang untuk menerapkan kekuatan itu.
 
4. Berpikir Secara Strategis
Ya, sangatlah penting bagi kita untuk selalu berpikir secara luas dan lebih strategis. Kita harus berpikir tentang hal-hal apa yang dapat dilakukan agar perusahaan dapat menjadi lebih baik dan maju, tidak peduli apapun posisi kita di dalam perusahaan tersebut, berpikirlah secara strategis dan berikan kontribusi yang terbaik untuk perusahaan. 
 
5. Jadikan Orang yang Dikagumi Sebagai Mentor Pribadi 
Salah satu elemen yang sangat penting adalah kesempatan untuk belajar dan memperluas koneksi kita dengan orang lain. Kita mungkin dapat mengembangkan koneksi dengan orang-orang yang luar biasa dan mengesankan yang suatu hari nanti akan menjadi jaringan pemimpin bisnis yang kuat.
 
Sebagai contoh, kita dapat memulai untuk menjalin hubungan dengan para pemimpin yang dapat membimbing kita dari sekarang. Ketika kita bertemu seseorang yang sangat kita kagumi, tanyakan apakah dia memiliki waktu sebentar untuk mengobrol singkat yang berhubungan dengan karier. Jika tanggapannya positif, kita dapat menjadikan orang tersebut sebagai mentor baru untuk diri kita sendiri. 
 
Ingatlah bahwa jika kita memiliki kesempatan untuk memiliki peranan kepemimpinan, lakukan hal tersebut dengan semaksimal mungkin. Usahakan untuk tidak menjadi seseorang yang pasif sehingga, kita dapat berkembang menjadi pemimpin di masa yang akan datang.  
 
Jika ingin menyelenggarakan training Kepemimpinan, silakan menghubungi kami di:
021 29578599 (Hunting)
021 29578602 (Hunting)
0821 1199 7750 (Mobile)
0813 8337 7577 (Mobile)
info@studilmu.com
Featured Career Advices
Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

7 Rahasia Menjadi Tangguh di Dunia Kerja

7 Rahasia Menjadi Tangguh di Dunia Kerja

10 Cara Membawa Rasa Bahagia di dalam Tim Kerja

10 Cara Membawa Rasa Bahagia di dalam Tim Kerja

4 Cara Menuju Pensiunan Dini di Umur 40 Tahun

4 Cara Menuju Pensiunan Dini di Umur 40 Tahun