Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - Karakteristik Karyawan Generasi Y

Karakteristik Karyawan Generasi Y


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Feb 28, 2019

 
Apakah rekan-rekan Career Advice termasuk ke dalam bagian generasi Y? atau mungkin generasi baby boomers? Seperti yang kita ketahui bahwa setiap generasi pastinya memiliki ciri khas mereka masing-masing. Semua generasi memiliki kekuatan dan kekurangannya masing-masing.
 
Penelitian mengatakan bahwa kebanyakan generasi Y menghadapi kesulitan dalam beradaptasi dengan pekerjaan mereka. Meskipun begitu, mereka juga memiliki kemampuan luar biasa, yang patut ditiru oleh generasi lainnya. 
 
Nah, pada artikel kali ini kita akan membahas tentang karakteristik dari para karyawan yang datang dari generasi Y. Kira-kira apa saja ya kelebihan dan kekurangan yang mereka miliki? 
 
Kelebihan dari Karyawan Generasi Y
1. Generasi Y sangat paham dan ahli pada teknologi. 
Wah, kalau soal ini sepertinya sudah tidak mengejutkan lagi, ya. Teknologi seperti sudah mendarah daging pada semua karyawan generasi Y. Bagaimana tidak, mereka tumbuh dengan teknologi, sehingga mereka dapat mengerjakan pekerjaan mereka dengan jauh lebih baik dan cepat. Bersatunya teknologi dengan elektronik, membuat hampir semua pekerjaan berat menjadi lebih ringan. Tidak hanya itu, kita menjadi semakin mudah untuk terhubung dengan orang lain, baik jauh maupun dekat. Kehadiran ponsel, laptop dan gadget lainnya membuat generasi Y dapat terhubung dalam 24 jam setiap harinya dan mereka dapat bekerja dari jarak jauh. 

2. Generasi Y sangat mencintai keluarga.
Yap, ini dia salah satu kelebihan yang dimiliki oleh generasi Y. Mereka ini adalah orang-orang yang rela untuk menerima gaji yang tidak terlalu tinggi, namun bisa memiliki waktu yang cukup untuk dapat berkumpul dengan keluarga. Bagi generasi Y, keluarga itu sangat berharga, bekerja keras memang diperlukan, tapi bukan berarti kita harus menggadaikan waktu kita untuk tidak berkumpul dengan orang-orang tersayang. Mereka ini sangat menjunjung tinggi keseimbangan antara kehidupan karier dan kehidupan pribadi. Dalam kata lain, mereka tidak ingin dikontrol dengan pekerjaan, apalagi sampai tidak memiliki kehidupan pribadi yang wajar, ga banget deh bagi mereka.

3. Generasi Y sangat ambisius dalam mengejar tujuan hidup. 
Jika Generasi Y sudah menetapkan sebuah tujuan hidup, pasti mereka akan mengejarnya sampai dapat, meski harus pergi ke ujung dunia sekalipun. Generasi Y adalah orang-orang yang memiliki kepercayaan diri yang sangat baik serta memiliki harapan yang tinggi kepada para pemimpin mereka. Bahkan, mereka tidak takut loh untuk mempertanyakan otoritas para pemimpinnya. Hal ini mereka lakukan dengan tujuan untuk memiliki pekerjaan yang benar-benar bermakna bagi kehidupan mereka. Itulah mengapa mereka tidak ingin membuang-buang waktu untuk pekerjaan yang tidak bernilai tinggi bagi mereka. Dan, ini ada kaitannya dengan poin sebelumnya, mereka tidak pernah lupa meluangkan waktu untuk keluarga. 
 
4. Generasi Y adalah anggota tim yang hebat. 
Dari kecil, para generasi Y ini sudah terbiasa untuk bergabung dengan sebuah kelompok dan berpartisipasi aktif di dalamnya. Inilah yang membuat mereka berhasil menjadi anggota tim yang unggul dan membentuk kerja tim yang kuat dan kompak. Hal ini juga telah membuat mereka sangat menghargai pendapat orang lain, bahkan mencari umpan balik dari setiap pekerjaan yang mereka selesaikan. Mereka juga tidak takut untuk mendapatkan umpan balik yang negatif loh, keren kan?

5. Generasi Y sangat mudah bergaul.
Sayangnya, karyawan generasi Y ini seringkali tidak bertahan lama pada sebuah perusahaan. Ya, mungkin hanya sekitar dua sampai tiga tahun saja. Ini mungkin terlihat seperti sebuah kekurangan. Nyatanya, karena mereka sering berpindah-pindah dari satu perusahaan ke perusahaan lainnya, hal ini malah membuat mereka menjadi lebih mudah bergaul dengan banyak orang dari berbagai kalangan. 
 
Ketika mereka berpindah ke perusahaan lain, keadaan akan menuntut mereka untuk lebih bertoleransi dengan orang lain yang memiliki latar belakang yang berbeda dengan mereka. Nah, inilah sebabnya mereka sangat mudah bergaul. 
 
Setelah kita mengetahui beberapa kelebihan yang dimiliki oleh karyawan Generasi Y, sekarang mari kita simak poin-poin apa saja yang menjadi kelemahan generasi Y.
 
Kelemahan dari Karyawan Generasi Y
1. Generasi Y menganggap diri mereka paling cerdas dan terbaik dari yang lain. 
Dengan beberapa kelebihan yang generasi Y miliki, itu membawa mereka ke dalam ego yang tinggi. Hasilnya, mereka sering menganggap diri mereka sebagai orang-orang yang paling cerdas dan generasi yang paling terbaik dari generasi-generasi sebelumnya. Pola asuh yang diberikan oleh orang tua kepada generasi Y sedari kecil, yang mana saat mereka mendapatkan nilai yang kurang baik, para orang tua tetap membanggakan pencapaian anaknya. 
 
Akibatnya, anak-anak yang tumbuh dengan pola asuh yang seperti ini akan menjadi ‘besar kepala’ dan tidak siap menghadapi segala rintangan hidup yang berat. 
 
Saat mereka mulai memasuki dunia kerja, mereka tidak siap menerima peraturan kantor yang ketat atau penilaian dengan standar yang tinggi. Seperti yang kita ketahui bahwa tidak ada jalur karier yang mulus tanpa ada rintangan apapun.

2. Generasi Y ingin semua hal datang dengan jalan yang mudah. 
Poin kedua ini masih berkaitan dengan poin sebelumnya, yang mana generasi Y beranggapan bahwa dengan kepandaian yang mereka miliki, seharusnya segala hal yang mereka inginkan di dalam hidup dapat datang kepada mereka dengan sangat mudah. Akibatnya, mereka yang menganggap segalanya akan berjalan dengan mudah, ketika berhadapan dengan tantangan besar dalam karier, mereka cenderung cepat menyerah. 
 
3. Generasi Y cenderung menginginkan hasil yang instan. 
Lebih cepat, maka lebih baik. Pernyataan ini mungkin ada benarnya juga. Tapi, jika kita mengeksekusi sesuatu dengan cepat, namun tidak tepat, apakah hasilnya akan baik? Lagipun, hidup selalu memerlukan proses. Tidak ada hasil yang instan. Kalaupun ada, pasti hasilnya tidak akan bertahan lama, ya instan juga atau cepat menghilang. 
 
Ini terjadi pada para generasi Y, yang mana mereka menganggap bahwa mereka berhak untuk mendapatkan pemasukan yang tinggi, promosi yang cepat serta kenikmatan karier lainnya yang dapat diraih dengan sekedip mata. 
 
Yap, itu dia karakteristik yang dimiliki oleh para karyawan generasi Y, artikel ini bisa membantu kita dalam memahami kelebihan dan kekurangan mereka, sehingga akan lebih mudah untuk kita mengenal diri kita sendiri (jika kita bagian dari generasi Y) dan lebih mudah untuk bekerja sama dengan para kolega yang berasal dari generasi Y.
Featured Career Advices
5 Cara Menangani Kasus Nepotisme di Tempat Kerja

5 Cara Menangani Kasus Nepotisme di Tempat Kerja

10 Frasa Pasif-Agresif yang Dapat Menghancurkan Bisnis

10 Frasa Pasif-Agresif yang Dapat Menghancurkan Bisnis

3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Cara Meredakan Amarah

4 Cara Meredakan Amarah

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

6 Tips Bekerja dengan Rekan yang Tidak Memiliki Kesadaran Diri

6 Tips Bekerja dengan Rekan yang Tidak Memiliki Kesadaran Diri