Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 20 Soft Skills Terpenting di Dunia Kerja

20 Soft Skills Terpenting di Dunia Kerja


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Feb 06, 2019

 
Pernah ga sih pembaca Career Advice berpikir bahwa mencari pekerjaan di zaman sekarang itu sulitnya minta ampun? Ini terjadi bukan hanya karena permintaan pasar yang semakin meningkat, namun juga kompleksitas yang terjadi di kehidupan kita sehingga setiap orang dituntut untuk memiliki keterampilan tertentu yang membantu mereka unggul di dunia kerja. 
 
Keterampilan khusus ini biasa disebut sebagai ‘soft skills’, yang mana soft skills ini tidak sering diajarkan oleh pendidikan formal. Tetapi, pembaca Career Advice tidak perlu khawatir karena ini dapat dipelajari melalui pengalaman dan pelatihan secara terus-menerus. 
 
Jadi, “apa saja soft skills yang harus dipelajari dan dikembangkan demi meraih kesuksesan karier? Yuk, kita simak 20 soft skills yang perlu kita miliki di bawah ini. 
 
1. Kesadaran Diri
Ya, ini juga termasuk ke dalam sebuah soft skill. Tidak semua orang memiliki kesadaran diri, paham apa yang menjadi kekuatan dan kekurangannya. Coba pahami tentang umpan balik yang orang lain berikan kepada kita, karena saat kita memahami umpan balik yang diberikan, ini adalah kunci untuk kita melangkah lebih jauh ke tahap kesuksesan selanjutnya. Jika tidak, maka kita akan terus berlari di tempat.

2. Sopan Santun dan Sikap yang Baik
Tidak ada gunanya jika seseorang sangat pintar namun tidak memiliki kesantunan kepada orang lain. Memiliki adab yang baik jauh lebih penting daripada ilmu yang tinggi. Ada banyak orang yang memiliki gelar tinggi, namun tidak bisa menghargai orang lain seperti, orang yang lebih tua dari mereka. Sikap yang baik tidak hanya menentukan siapa kita sebagai pribadi, tetapi juga bagaimana kita dapat menangani tugas-tugas organisasi. Selain itu, orang yang memiliki sikap baik, secara tidak langsung mengizinkan diri mereka untuk belajar lebih banyak kepada orang lain, tidak sombong dan menutup diri dengan merasa bahwa mereka lebih pintar. 

3. Empati
Empati juga bisa dibilang soft skill paling penting yang dibutuhkan siapapun ketika memasuki dunia kerja. Bahkan empati diperlukan selama seumur hidup kita. Empati membantu kita membaca orang dan situasi, beradaptasi dengan lingkungan, membangun kepercayaan dan terhubung lebih efektif dengan orang lain.
 
4. Kecerdasan Emosional
Tidak hanya kecerdasan intelektual yang diperlukan di dalam dunia kerja, namun kecerdasan emosional juga sangat diperlukan. Itulah mengapa sekarang sudah banyak tes psikotes yang tidak hanya mengetes kecerdasan intelektual, tetapi para perekrut juga ingin tahu seberapa stabil emosi yang dimiliki para kandidat. 
 
5. Sifat Ingin Tahu dan Positif
Sebagai karyawan baru atau seseorang yang baru ingin terjun ke dalam dunia pekerjaan, ada banyak hal yang perlu kita pelajari dan pahami. Sebagai contoh, kita perlu mempelajari pekerjaan, perusahaan dan industri yang sedang digeluti sekarang. Sikap selalu ingin belajar sangat diperlukan dalam kehidupan karier kita, ini menandakan bahwa kita ingin terus berkembang menjadi baik. 
 
6. Mendengarkan secara aktif
Kebanyakan dari kita bukan pendengar yang aktif, tidak jarang kita hanya ingin orang lain yang mendengarkan apa yang kita bicarakan, namun tidak ingin mendengar apa yang mereka sampaikan. Pernahkah pembaca Career Advice mendengar kutipan “seringkali, kita mendengar untuk membalas omongan orang lain, bukan untuk mengerti apa yang mereka ucapkan”. Jika kita mendengarkan dengan baik, kita dapat mempelajari sesuatu dari orang lain. 
 
7. Kerendahan hati
Biasanya lulusan baru mudah terjebak ke dalam sikap yang angkuh untuk menandakan bahwa “Ini loh gue, sudah kerja sekarang”. Transisi lingkungan dari menjadi mahasiswa/i menjadi seorang karyawan, membuat mereka ingin diakui oleh orang-orang disekitar. Disinilah sikap kerendahan hati sangat diperlukan untuk semua kandidat baru yang terjun ke dalam dunia karier. Tanyakan pendapat orang lain sebelum kita memberikan pendapat. Cari tahu bagaimana kita dapat mendukung kesuksesan orang lain terlebih dahulu sebelum memikirkan kesuksesan diri sendiri.
 
Keahlian komunikasi profesional meliputi berbicara dengan bijaksana dan cerdas, mendengarkan dengan sungguh-sungguh, dan menjadi pemain tim dengan potensi kepemimpinan. Selain itu, jika lulusan baru dapat menunjukkan pemikiran yang kritis dan keterampilan dalam memecahkan masalah, ini akan menjadi nilai tambahan bagi mereka.
 
9. Pemecahan Masalah Kreatif
Masalah akan selalu hadir dimanapun juga. Sebagai seorang lulusan baru atau kandidat yang akan memasuki dunia kerja, penting untuk melihat masalah sebagai sebuah “peluang”. Tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan. Tunjukkan potensi ini kepada perekrut atau manajer, bahwa kita mampu untuk memecahkan masalah dengan baik bersama ide-ide kreatif. 
 
10. Ketahanan
Sebagai manusia biasa, sangatlah wajar jika kita sering tergoda dengan pilihan-pilihan karier lainnya yang lebih menarik atau bahkan terguncang dengan permasalahan yang ada. Poin pentingnya adalah kita perlu bertahan dan berkomitmen pada pendirian yang kita yakini. Jangan menyerah pada diri sendiri atau pada situasi yang tidak mendukung keinginan Anda. Selalu ada sesuatu untuk dipelajari dari setiap situasi, dan jika kita menyerah sebelum waktunya, kita akan kehilangan pelajaran yang berharga.

11. Kemampuan Untuk Mengkontekstualisasikan
Sebelum memasuki dunia kerja, kita perlu belajar menempatkan keputusan ke dalam konteks yang lebih luas dari strategi organisasi. Semakin cepat kita belajar untuk membuat keputusan yang kontekstual, semakin baik keputusan itu. Selain itu, kita juga dapat menciptakan nilai yang tidak dimiliki orang lain. 
 
12. Tidak Malu untuk Bertanya
Sebagai seorang yang baru masuk ke dalam dunia profesional. Ada banyak hal yang perlu kita pelajari dan fahami, dan untuk mendapatkan kefahaman itu, kita perlu menghilangkan rasa malu untuk bertanya kepada orang lain, terutama mereka yang memiliki pengalaman lebih dari kita.  
 
Jangan malu untuk bertanya, walau orang lain menganggap kita bodoh atau tidak mengerti apa pun. Semua orang yang ahli bermula dari seorang yang tidak tahu banyak hal. 

13. Keberanian untuk Membuat Rekomendasi
Selain tidak malu untuk bertanya, soft skill ini juga sangat diperlukan. Meskipun Anda terbilang masih sangat muda di dunia kerja, tetapi dengan berani memberikan rekomendasi, sebenarnya kita sedang berusaha berkontribusi untuk kebaikan perusahaan atau organisasi. Namun, jangan berkecil hati jika mereka tidak mempertimbangkan rekomendasi atau saran kita lebih lanjut. Luruskan niat kita untuk menjadi pemecah masalah dan mencari solusi, tanpa harus tersinggung dengan pilihan orang lain. 

14. Membangun Hubungan
Agar benar-benar sukses, seseorang harus belajar membangun hubungan. Kunci kesuksesan adalah menyelesaikan sesuatu bersama-sama dengan orang lain. Sayangnya, banyak para pemula di dunia kerja yang beranggapan bahwa mereka sudah memiliki banyak pengalaman di perguruan tinggi. Tanpa mereka sadari bahwa dunia pendidikan sangatlah berbeda dengan dunia kerja. Bangunlah hubungan yang baik di dunia kerja, agar kita dapat belajar lebih banyak lagi kepada mereka yang sudah berpengalaman sebelumnya dari kita. 

15. Keandalan
Dunia kerja sangat membutuhkan orang-orang yang dapat diandalkan akan apapun. Mereka tidak mudah menyerah, dan akan berusaha untuk memberikan kinerja terbaik mereka. Jika dalam pekerjaan saja kita sering menyelesaikan pekerjaan di luar tenggat waktu, bagaimana orang lain dapat mengandalkan kita? 
 
Keandalan juga akan mencakup dasar-dasar seperti muncul tepat waktu, memenuhi tenggat waktu dan menghasilkan pekerjaan yang berkualitas, miliki soft skill ini agar kita dapat unggul dalam karier.

16. Kerja Tim
Untuk mencapai tujuan yang besar, kita tidak dapat meraihnya sendirian. Diperlukan kerja tim yang baik dalam hal ini. Kita akan bekerja dengan individu yang mungkin tidak memiliki sudut pandang yang sama dengan kita. Selain itu, kerja tim ini juga melibatkan sikap saling menghormati, kemampuan untuk mendengarkan, bersahabat dengan orang lain, dan berjuang bersama-sama dalam mencapai tujuan besar perusahaan. Itulah mengapa kerja tim masuk ke dalam soft skill yang sangat diperlukan dalam dunia kerja dan bisnis.

17. Profesionalisme
Setiap organisasi pasti memiliki kode perilaku yang perlu diikuti oleh para karyawannya. Mungkin ini terdengar sangat umum. Namun, nyatanya tidak sedikit karyawan yang melanggar ini. Dari visi dan misi yang dimiliki oleh setiap perusahaan, perekrut dan pihak manajemen pasti menginginkan para karyawannya bersikap profesional dan memenuhi standar nilai-nilai yang ada. 
 
18. Kepemimpinan
Organisasi selalu menghormati dan menghargai individu yang membawa kualitas kepemimpinan. Kepemimpinan tidak selalu berarti mengelola sebuah tim. Langkah pertama yang penting untuk kita miliki adalah menjadi pemimpin atas diri kita sendiri, yang mana kita dapat bertanggung jawab atas segala tugas yang diberikan kepada kita. 
 
19. Inisiatif
Inisiatif adalah tentang berkontribusi lebih banyak tanpa harus diminta, dan berusaha menangani masalah sebelum terjadi sesuatu yang lebih rumit. Kedua hal tersebut adalah cara yang bagus untuk menunjukkan sikap inisiatif.
 
20. Mengerti Teknologi
Seperti yang kita ketahui bahwa teknologi sudah sangat merajalela. Bisa dikatakan hampir dalam segala hal dapat kita andalkan melalui teknologi. Itulah mengapa menguasai teknologi juga termasuk soft skill yang harus kita miliki untuk meraih kesuksesan karier. 
 
Tetapi itu tidak berarti bahwa kita harus mahir dalam pengkodean (kecuali itu pekerjaan kita), yang terpenting adalah kita harus memahami cara kerja perangkat lunak. Selain itu, penting juga untuk mengetahui bagaimana teknologi akan memengaruhi industri agar apa yang kita lakukan tetap relevan.
 
Saya yakin semua pembaca Career Advice memiliki keterampilan yang disebutkan di atas, setidaknya beberapa di antaranya sudah dimiliki. Intinya adalah jangan pernah menyerah dan berhenti untuk terus bekerja menuju pengembangan diri yang lebih baik. 
 
Jangan takut dengan umpan balik yang diberikan, baik eksternal maupun internal. Penting untuk terus-menerus mengevaluasi diri sendiri dan mencoba menjadi versi yang lebih baik dari diri kita setiap harinya. So, selamat mencoba rekan-rekan Career Advice.
Featured Career Advices
4 Cara Meredakan Amarah

4 Cara Meredakan Amarah

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

6 Tips Bekerja dengan Rekan yang Tidak Memiliki Kesadaran Diri

6 Tips Bekerja dengan Rekan yang Tidak Memiliki Kesadaran Diri

9 Cara Mendapatkan Kebahagiaan

9 Cara Mendapatkan Kebahagiaan

Apa yang dimaksud inovatif dalam Bisnis? 5 Cara Ini Dapat Membantu.

Apa yang dimaksud inovatif dalam Bisnis? 5 Cara Ini Dapat Membantu.

10 Cara Menjadi Kaya Raya ala Generasi Milenial

10 Cara Menjadi Kaya Raya ala Generasi Milenial

5 Faktor Internal yang Menghambat Kesuksesan Bisnis

5 Faktor Internal yang Menghambat Kesuksesan Bisnis

8 Cara Pintar Bernegosiasi yang Harus Dipelajari Para Pengusaha

8 Cara Pintar Bernegosiasi yang Harus Dipelajari Para Pengusaha

3 Cara Mencegah Burnout dalam Tim

3 Cara Mencegah Burnout dalam Tim

7 Hal dari Ilmu Psikologi untuk Menyusun Strategi Negosiasi

7 Hal dari Ilmu Psikologi untuk Menyusun Strategi Negosiasi

5 Dampak Positif Kemarahan

5 Dampak Positif Kemarahan