Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - Ingin Mencapai Karir Cemerlang? Ini caranya

Ingin Mencapai Karir Cemerlang? Ini caranya


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Dec 14, 2018

 
Dalam pekerjaan, tentunya Anda memiliki sebuah tujuan yang ingin Anda capai di kemudian hari. Tujuan ini adalah tuntutan Anda dalam melangkah. Ketika Anda bekerja sesuai dengan tuntunan tujuan Anda tersebut, Anda akan mendapatkan hasil yang lebih besar daripada yang Anda inginkan. Namun, saat Anda menetapkan juga mencapai tujuan karir yang lebih bermakna, ada tiga unsur penting yang harus menjadi bahan pertimbangan Anda yaitu: kepuasan kerja yang meningkat, harga diri yang lebih tinggi, dan peningkatan kualitas hidup Anda.
 
Tetapi bagaimana Anda mampu untuk membentuk ukuran tujuan yang tepat dan yang ambisius, tetapi tidak menguasai diri Anda secara berlebihan? Berikut adalah beberapa kiat untuk membantu Anda benar-benar memahami cara mencapai tujuan karir Anda.
 
1. Buatlah tujuan karir yang jelas
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa Anda memiliki kemungkinan untuk berhasil lebih besar ketika Anda memiliki tujuan karir yang spesifik. Jadi, mulailah melihat gambaran diri Anda di masa depan dan ciptakanlah visi untuk diri dan karir Anda yang ideal. Hal apa yang akan terlihat seperti dalam satu, tiga, atau lima tahun?
 
Bertanyalah kepada diri Anda: Seperti apa pekerjaan Anda? Keterampilan dan tanggung jawab apa yang akan Anda miliki? Siapa bos Anda, dan seperti apa pekerjaan Anda? Hal apa yang benar-benar mengagumkan dari Anda? Anda akan berada di dalam tim yang seperti apa?
 
Ketika Anda telah memvisualisasikan hasil yang Anda harapkan dengan jelas, Anda mulai melihat peluang keberhasilan dalam mencapainya. Anda pun dapat mulai mengambil langkah-langkah untuk membangun rencana Anda selanjutnya.
 
2. Buatlah tujuan yang menantang tetapi tetap realistis
Jika Anda seorang lulusan akuntansi publik, dan tujuan Anda adalah menjadi seorang kepala bagian keuangan di sebuah perusahaan besar pada tahun depan, Anda boleh berbesar kepala. Anda memiliki peluang untuk mencapai mimpi tersebut. Namun, Anda masih memiliki jalan panjang di depan Anda sebelum Anda menjadi seorang kepala bagian keuangan di salah satu perusahaan besar. Anda harus benar-benar menjadi seseorang yang realistis. Anda harus memperoleh lebih banyak pengetahuan dan keterampilan tambahan. Lakukanlah penelitian, bangunlah relasi dengan orang-orang yang memiliki pekerjaan serupa, dan ikutilah beberapa kursus tambahan atau Anda juga bisa menjadi sukarelawan sebagai staff keuangan paruh waktu dari sebuah organisasi nirlaba kecil. Anda bisa mulai memperoleh keterampilan dan pengetahuan untuk mencapai tujuan Anda nantinya. Dalam hal ini, Anda membuat tujuan anda menjadi lebih realistis.

3. Milikilah komitmen
Begitu banyak orang berkata, “Saya membenci pekerjaan saya dan perlu melakukan perubahan.” Tetapi mereka tidak melakukan tindakan apa pun untuk membuat perubahan itu terjadi. Mereka akan memberi seratus alasan yang membuat mereka tidak mengejar perubahan itu, tetapi Anda dapat menyimpulkan satu hal: Mereka tidak memiliki komitmen terhadap tujuan itu.
 
Jika Anda memiliki keyakinan bahwa tujuan Anda merupakan hal yang penting dan dapat dicapai, Anda memiliki peluang yang lebih besar untuk berhasil. Ketika Anda berkomitmen pada tujuan yang telah Anda tetapkan, Anda akan mengadopsi pola pikir yang akan membuat Anda sukses. Anda hanya akan dapat berkomitmen ketika Anda yakin bahwa tujuan Anda itu penting dan juga dapat dicapai.
 
4. Mintalah umpan balik, hal ini sangat Anda perlukan
Saat Anda menetapkan tujuan Anda dan melangkah di dalam tujuan tersebut, umpan balik adalah hal penting yang dapat menunjang kesuksesan Anda. Anda dapat memiliki satu percakapan setiap minggunya dengan seorang yang bekerja dalam peran dan industri yang Anda impikan. Anda juga dapat membuat pertemuan dengan mentor atau atasan Anda untuk meninjau hasil kerja Anda selama ini. Tujuannya adalah untuk membuat Anda menjadi lebih peka terhadap hal-hal yang masih harus diperbaiki dan hal-hal baik yang menjadi kekuatan Anda. 
 
Untuk mendapatkan umpan balik yang signifikan, Anda harus memiliki waktu untuk bertukar pikiran dengan orang lain yang memiliki wawasan yang lebih luas dari Anda.  Hal ini membantu Anda mempelajari kehidupan orang lain dalam membuat perubahan pada langkah-langkah dan tindakannya berdasarkan hal yang dipelajari dan alami. Ketika Anda mendapatkan umpan balik dari orang lain, Anda akan tetap termotivasi, tetap di jalur, dan merasakan pencapaian di seluruh proses.
 
5. Ciptakanlah kondisi yang tepat
Agar Anda dapat mencapai tujuan dengan berhasil, Anda membutuhkan dua hal: waktu dan latihan. Ketika Anda telah menetapkan tujuan, buatlah rencana per-minggu yang akan Anda lakukan. Sehingga Anda dapat memantau dari minggu ke minggu setiap hal yang telah Anda lakukan. Bisa saja Anda akan merasa sangat bersemangat di minggu pertama, namun pada minggu kedua Anda mungkin akan tertinggal, menjadi kecil hati, dan mungkin bahkan menyerah.
 
Untuk menghindari kehabisan semangat dan berhenti pada tujuan yang tidak realistis, buatlah tujuan di tengah-tengah perjalanan Anda. Sehingga Anda memiliki waktu yang cukup untuk menyelesaikannya, dan tetap berkomitmen dengan tujuan Anda yang telah ditetapkan sejak awal.
 
Kemudian, berlatihlah! Berlatih adalah hal yang sangat penting untuk setiap langkah karir yang Anda buat. Anda juga dapat mendapatkan praktik langsung dalam membuat laporan keuangan dengan tepat. Dengan berlatih, Anda memberikan diri Anda waktu untuk belajar, bereksperimen, dan gagal dalam lingkungan yang aman, sekalipun Anda terus bergerak maju  menuju rencana karir Anda.
 
Saya sangat yakin Anda akan mencapai tujuan karir yang telah Anda tetapkan untuk diri Anda sendiri. Dan ketika Anda melakukannya, itu akan menjadi sebuah kemenangan besar bagi Anda. Bukan hanya karena Anda akan mencapai hasil yang diinginkan, tetapi juga karena Anda telah membangun pengalaman yang berisi setiap kemenangan yang luar biasa dalam pengaturan dan pencapaian tujuan akhir dalam setiap langkah demi langkah.
Featured Career Advices
5 Cara Menangani Kasus Nepotisme di Tempat Kerja

5 Cara Menangani Kasus Nepotisme di Tempat Kerja

10 Frasa Pasif-Agresif yang Dapat Menghancurkan Bisnis

10 Frasa Pasif-Agresif yang Dapat Menghancurkan Bisnis

3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Cara Meredakan Amarah

4 Cara Meredakan Amarah

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

6 Tips Bekerja dengan Rekan yang Tidak Memiliki Kesadaran Diri

6 Tips Bekerja dengan Rekan yang Tidak Memiliki Kesadaran Diri