STUDILMU Career Advice - 7 Tips Sukses pada Masa Probation untuk Fresh Graduated

7 Tips Sukses pada Masa Probation untuk Fresh Graduated


by Lastri Ani
Posted on Aug 08, 2018

Setelah Euforia wisuda selesai saatnya fresh graduate mulai memasuki dunia pekerjaan. Berduyun-duyun mengikuti Career Expo atau sebar lamaran di berbagai situs pencarian kerja. Bila beruntung tahap selanjutnya dipanggil pihak perusahaan untuk mengikuti serangkaian test maupun interview. Bila berjodoh dan diterima kerja alangkah senangnya perasaan hati saat itu, namun ternyata perjuangannya tidak cukup sampai disitu saja. Karena masih ada proses yang harus dilewati setelah diterima bekerja, yaitu masa probation (masa percobaan). Masa probation adalah masa penjajakan antara karyawan baru dan perusahaan. Dimana perusahaan akan menilai performa karyawan baru apakah cocok untuk bekerja di tempat tersebut. Begitu pula sebaliknya karyawan akan menimbang apakah merasa nyaman dan dapat mengikuti ritme kerja diperusahaan tersebut atau tidak. Periode masa probation berdasarkan UU Ketenagakerjaan paling lama 3 bulan tetapi tergantung kebijakan masing-masing perusahaan. 
 
Sebagai fresh graduated yang belum punya pengalaman kerja dan mungkin belum punya gambaran bagaimana agar bisa sukses melewati masa probation. Disini akan kami ulas 7 tips sukses melewati masa probation. 
 
1. Kenali Lingkungan kerja dan budayanya. 
Ada pepatah yang mengatakan dimana bumi dipijak disana langit dijunjung artinya kita sebaiknya mengikuti kebiasaan dan budaya dimana tempat kita berada termasuk di lingkungan kerja. Setiap perusahaan/kantor memiliki kebiasaan dan budayanya masing-masing untuk bisa diterima kita harus dapat menyesuaikan dengan kondisi atau lingkungan yang ada. Misalnya tidak menggunakan hp saat meeting, merayakan sesuatu dengan makan bersama, mengumpulkan uang untuk membelikan makanan bersama, mematikan lampu kamar mandi setelah digunakan, dll. Kenali budayanya dan belajarlah menyesuaikan diri dilingkungan kerjamu yang baru.

2. Bersikap ramah 
Meskipun masih karyawan baru jangan segan-segan untuk menyapa, mengucapkan selamat pagi  atau sekedar memberikan senyuman. Bersikaplah ramah kepada semua rekan kerja agar tercipta lingkungan kerja yang positif dan nyaman. Carilah teman dan galilah informasi sebanyak-banyaknya mengenai budaya atau kebiasaan dilingkungan tersebut. Tanyakan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan untuk dapat menghindari kesalahan yang seharusnya tidak perlu dilakukan. Cari teman yang membuatmu nyaman dan sharinglah bersamanya mengenai pengalaman-pengalamannya selama di perusahaan tersebut. Jadilah pendengar yang baik dan ambillah pelajaran dari setiap pembicaraan kalian. 
 
3. Menjadi Pribadi yang Bersemangat dan Proaktif
Perusahaan tentu senang bila memiliki karyawan yang bersemangat dan proaktif ketika bekerja. Sebagai karyawan baru kita harus terlihat antusias ketika bekerja hal itu menunjukkan bahwa kita senang melakukan apa yang kita kerjakan. Menjadi pribadi yang proaktif yaitu kita tidak hanya menunggu bola tetapi menjemput bola. Artinya kita punya inisiatif yang tinggi ketika menemukan sesuatu yang harus kita lakukan tanpa harus diminta. Orang yang proaktif juga senang berkontribusi ketika ada masalah dengan memberikan alternatif, ide maupun solusi untuk permasalahan yang ada. Ketika kamu dapat memberikan kontribusi kepada perusahaan maka itu akan menjadi salah satu nilai tambah buat kamu. 
 
4. Terbuka dengan Feedback
Selama proses itu kamu sebagai fresh graduate yang belum berpengalaman di dunia kerja mungkin dapat melakukan beberapa kesalahan yang tidak kamu sadari. Mungkin kamu akan menerima teguran/feedback dari atasan maupun rekan kerja kamu. Namun jangan patah semangat, tanamkan dalam mindset kamu bahwa feedback is a gift. Terbukalah dengan feedback dan tanggapilah secara positif. Karena melalui feedback tersebut kamu dapat memperbaiki diri sehingga kamu dapat berubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi. 
 
5. Datang Lebih Awal
Untuk memberikan kesan yang baik sebagai karyawan baru kamu sebaiknya datang tepat waktu atau bila perlu datang lebih awal. Karena itu dapat menunjukkan antusiasmu dalam bekerja. Dengan datang lebih pagi kamu lebih dapat mempersiapkan dirimu untuk mulai bekerja. Seperti menyeduh teh atau kopi, sarapan, merapikan dandananmu yang mungkin sudah acak-acakan di perjalanan. Datang lebih pagi juga membuatmu memiliki waktu untuk dapat berinteraksi dengan rekan kerja yang lain seperti menyapa atau bercerita ringan tentang film terbaru atau skor bola tadi malam. Selain waktu hadir ke kantor hal yang perlu kamu perhatikan juga adalah datang tepat waktu ketika ada pertemuan. Datanglah lebih awal dari jadwal janjian jangan biarkan atasan atau rekanmu menunggu lebih dulu. 
 
Hal ini mungkin sering diabaikan bagi kebanyakan orang padahal jangan salah, penampilan bisa berkontribusi  besar dalam karier kamu seperti yang diungkapkan oleh Maya Arvini penulis buku Career First yang mendapatkan penghargaan menjadi Young Women Future Business Leader. Ingat saat kamu pertama melakukan melakukan interview, bagaimana penampilanmu? Pasti kamu menampilkan penampilan terbaik agar kamu mendapat kesan yang baik dihadapan interviewer. Demikian juga pada saat menjalani masa probation kamu harus tetap menjaga penampilan. Karena secara sadar maupun tidak sadar kita dinilai dan diperlakukan sesuai dengan penampilan kita. Jika kamu berpenampilan rapi dan sopan maka kamu juga akan mendapat kesan yang baik dan lebih dihargai. Selain untuk mendapatkan kesan yang baik dari orang lain menjaga penampilan juga berdampak bagi dirimu sendiri. Ketika penampilan kamu baik maka itu akan dapat menambah rasa percaya dirimu ketika berhadapan dengan atasan atau rekan kerja. Sesuaikanlah penampilan kamu sesuai dengan tempat kerjamu, usahakan memilih busana dan dandanan yang membuatmu terlihat profesional. Seperti menggunakan blazer/jas, kemeja, batik atau seragam sesuai yang berlaku ditempat kerjamu, pastikan kamu tidak salah kostum. 
 
7. Do the Best
Last but not least, do the best dari poin-poin diatas. Jika kamu dapat melakukan yang terbaik kenapa harus melakukan sekedarnya. Pada masa probation inilah kamu harus menunjukkan potensi terbaikmu sehingga kamu dapat dilirik dan dipinang perusahaan menjadi karyawan seutuhnya. 
 
Selamat menjalani masa probationmu dengan penuh optimisme, semangat dan energi tinggi. Jangan takut salah tetapi teruslah belajar dari setiap hal baik maupun buruk maka kamu akan terus berkembang. 

Tinggalkan Komentar Anda

Featured Career Advices

Cara Menghilangkan Stres Secara Sehat dan Tidak Sehat

7 Alasan Kuat Dalam Meraih Mimpi

Budaya Kerja dan 3 Cara Mendemonstrasikannya

Pengertian Afirmasi dan 10 Afirmasi Positif

5 Cara Tampil Menarik Dalam Wawancara Kerja

3 Cara Menghilangkan Kebiasaan Buruk

7 Pertanyaan Interview Kerja

5 Cara Menghargai Diri Sendiri

Sikap Negatif dan Cara Mengubahnya

7 Kunci Kesuksesan dan Kepuasan Kerja

10 Kemampuan Soft Skill Dalam Dunia Kerja

10 Cara Membangun Hubungan Kerja Yang Positif

Cara Mengendalikan Diri

4 Jenis Komunikasi

7 Cara Mengatasi Stres Kerja

Etos Kerja

6 Cara Membangun Kreativitas Tim

Karakteristik Generasi Z

3 Kondisi Kerja yang Menekan dan Cara Menghadapinya

15 Ciri Komunikasi Efektif

Komunikasi Efektif Dalam Pengembangan Karier

Cara Menulis Surat Lamaran Kerja

12 Bahasa Tubuh Yang Dihindari Pada Wawancara Kerja

3 Cara Menjadi Diri Sendiri

Cara Kerja di Perusahaan Baru

3 Tips Merespon Pekerjaan Tambahan

Ingin Hasil Kerja Lebih Baik? Lakukan 8 Hal ini.

Pengalaman Interview Seseorang

4 Cara Negosiasi Yang Efektif

Menjaga Komitmen Kerja