STUDILMU Career Advice - Apa itu Proaktif dan Reaktif?

Apa itu Proaktif dan Reaktif?


by Studilmu Editor
Posted on May 02, 2018

Pernah mengejutkan rekan dengan semburan cola yang dikocok sebelum dibuka? Atau mungkin anda sendiri yang pernah basah kuyub menjadi korban cola kocok? Yang manapun posisi Anda, hasil yang Anda lihat pasti sama, a mess. Raut kuyub berantakan, yang sangat mungkin disertai makian singkat. Belum termasuk hal lain yang ikut terkena imbas berkepanjangan. Analogi ini mirip dengan akibat yang akan anda dapatkan, dengan menjadi sosok yang reaktif.

Reaktif merupakan reaksi negatif seseorang terhadap lingkungan. Orang reaktif sering merasa menjadi korban. Mereka tidak bisa mengambil peluang yang ada, belum sepenuhnya sadar akan tanggung jawabnya, dan suka menyalahkan orang lain. Tidak memiliki visi ke depan, tidak aktif, dan tidak memiliki keinginan untuk meningkatkan kualitas kehidupannya. Sikap reaktif dipengaruhi dan digerakkan oleh lingkungan fisik mereka, perasaan, dan masa lalu. Bahasa orang reaktif membebaskan dari tanggung jawab. Biasanya, orang reaktif menggunakan bahasa reaktif seperti “Saya tidak bisa..”, “Seandainya..”. Orang reaktif percaya bahwa mereka tidak bertanggung jawab atas apa yang mereka katakan dan lakukan, karena mereka merasa tidak punya pilihan.

Ciri-ciri orang yang reaktif antara lain:

  • Sangat mudah tersinggung
  • Cenderung menyalahkan orang lain
  • Cepat marah (lalu menyesal)
  • Selalu merasa menjadi korban atas situasi yang menimpa dirinya
  • Berubah hanya kalau perlu


Sedangkan kebalikan dari sikap reaktif adalah sikap proaktif. Kata proaktif berarti lebih daripada sekedar mengambil inisiatif. Kata ini mengandung arti, bahwa sebagai manusia, kita bertanggung jawab atas hidup kita sendiri. Perilaku kita adalah fungsi dari keputusan kita, bukan kondisi kita. Orang yang sangat proaktif mengenali tanggung jawab. Mereka tidak menyalahkan keadaan, masa lalu, dan kondisi. Perilaku mereka adalah produk dari pilihan sadar mereka, yang berdasar nilai, dan bukan produk dari kondisi mereka yang berdasar perasaan dan masa lalu mereka.

Sikap proaktif sangat penting sekali dalam berbisnis, karena seseorang mampu menangkap peluang yang ada, memiliki visi yang jelas kedepan, selalu aktif dan memikirkan apa yang dapat mereka lakukan untuk meningkatkan kualitas kehidupannya. Sikap proaktif telah disebutkan sebagai salah satu dari 7 kebiasaan manusia yang sangat efektif dalam buku The 7 Habits Of Highly Effective People, “Jadilah proaktif”. Proaktif berkaitan dengan mengambil tanggung jawab untuk hidup Anda. Anda tidak bisa terus menyalahkan segala sesuatu pada lingkungan atau orang lain. Orang proaktif sadar bahwa mereka mampu merespon sesuai keinginannya.

Ciri-ciri sikap proaktif :

  • Tidak mudah tersinggung pada apa yang membuat pada sesuatu yang tidak sesuai
  • Bertanggung jawab terhadap tindakannya sendiri dan memilih berfikir sebelum bertindak.
  • Orang-orang proaktif adalah pelaku-pelaku perubahan dan memilih untuk tidak menjadi korban, untuk tidak bersikap reaktif, untuk tidak menyalahkan orang lain.
  • Fokus pada hal-hal yang bisa mereka ubah dan tidak mengkhawatirkan hal-hal yang tidak bisa mereka ubah.
  • Tidak menyalahkan keadaan ataupun kondisi lingkungan jika seandainya ada yang tidak sesuai dengan keinginannya.
  • Mampu mengambil keputusan yang tepat walaupun pada situasi yang sangat sulit.
  • Orang proaktif biasanya menggunakan bahasa proaktif, seperti: “Saya bisa”, “Saya akan”, karena mereka berpikir positif pada setiap keadaaan.


Tidak ada bisnis apapun yang tidak menghadapi kompetisi, selalu ada persaingan. Untuk memenangkan persaingan itu diperlukan sikap proaktif. Orang proaktif cenderung mampu beradaptasi dengan segala kondisi, dan mampu memanfaatkan peluang untuk meraih kesuksesan. Sebaliknya, orang reaktif cenderung mengeluh terhadap segala masalah yang menimpa dirinya, dan sulit untuk maju. Pendekatan berpikir Proaktif yaitu dari dalam ke luar, artinya mulai dari diri sendiri, lebih menuntut diri sendiri dahulu daripada menuntut orang lain. Sedangkan pendekatan berpikir Reaktif adalah mulai dari luar ke dalam, artinya lebih menuntut orang lain dulu daripada menuntut diri sendiri, menyalahkan masa lalu dan menyalahkan keadaan

Sikap proaktif akan berdampak untuk kemajuan kelompok dan perkembangan pribadi yang bertanggung jawab (karena didasari oleh sistem nilai dan mengenal tanggung jawab masa depan), sedangkan sikap reaktif tidak akan pernah menyelesaikan masalah. Dampak dari sikap  reaktif hanya memperkeruh suasana, menghambat perkembangan diri dan kelompok. Seperti sebotol cola yang dikocok, saat tutupnya terbuka, air cola menyembur ke segala arah dan merusak hal-hal di dekatnya. Sikap reaktif bukan hal yang Anda butuhkan untuk menjadi seorang pemimpin yang baik. Menjadi Proaktif adalah bukti bahwa anda mampu mengendalikan, memimpin diri Anda sendiri. Dan jika anda tidak mampu memimpin diri Anda sendiri dengan bersikap Reaktif, anda sudah gagal sebelum mulai memimpin orang lain.

Jika ingin menyelenggarakan Program Pelatihan Tentang Proaktif, silakan menghubungi kami di:
021 29578599 (Hunting)
021 29578602 (Hunting)
0821 1199 7750 (Mobile)
0813 8337 7577 (Mobile)
info@studilmu.com  

Tinggalkan Komentar Anda

Respon Pengunjung

ALDY SEPTI SADEWO

Menambah wawasan kita dalam mengerti apa itu Proaktif dan Reaktif, sangat membantu untuk pengembangan diri. Proaktif, Disiplin, Reaktif, Atraktif.

Dec 26, 2018 at 02:45 AM
Featured Career Advices

4 Jenis Komunikasi Yang Efektif

7 Cara Mengatasi Stres Kerja

Etos Kerja

6 Cara Membangun Kreativitas Tim

Karakteristik Generasi Z

3 Kondisi Kerja yang Menekan dan Cara Menghadapinya

15 Ciri Komunikasi Efektif

Komunikasi Efektif Dalam Pengembangan Karier

Cara Menulis Surat Lamaran Kerja

12 Bahasa Tubuh Yang Dihindari Pada Wawancara Kerja

3 Cara Menjadi Diri Sendiri

Cara Kerja di Perusahaan Baru

3 Tips Merespon Pekerjaan Tambahan

Ingin Hasil Kerja Lebih Baik? Lakukan 8 Hal ini.

Pengalaman Interview Seseorang

4 Cara Negosiasi Yang Efektif

Menjaga Komitmen Kerja

6 Hal Menjadi Pribadi Yang Lebih Baik

40 Kata-Kata Motivasi Kerja

7 Strategi Manajemen Waktu

3 Cara Menghadapi Kesulitan

Wawancara Kerja: Hobi, Pengalaman dan Kesuksesan

4 Cara Meraih Kesuksesan Di Bidang Penjualan

3 Cara Utama Menjadi Wanita Karier Hebat Indonesia

Perbedaan Empati dan Simpati

8 Cara Menghadapi Lingkungan Kerja yang Sulit

2 Cara Keluar Dari Zona Nyaman

3 Cara Agar Sukses di Usia Muda

7 Cara Hidup Bahagia

15 Cara Agar Berhasil Melewati Wawancara Kerja