Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 7 Cara Mengatur Waktu

7 Cara Mengatur Waktu


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Feb 11, 2019

 
Halo pembaca Career Advice. Apakah hari ini Anda berhasil mengatur waktu dengan baik? Saya percaya bahwa setiap kita memiliki beban kerjanya masing-masing. Kita perlu menjadi produktif dan mengatur waktu dengan sebaik mungkin agar setiap tugas dan tanggung jawab dapat terselesaikan dengan tuntas.
 
Seringkali, manajemen waktu adalah hal yang sulit dilakukan. Kita merasa bahwa kita kekurangan waktu. Bahkan, pengaturan waktu yang tidak tepat justru membuat segalanya terbengkalai. Terdengar sangat buruk, bukan?
 
Manajemen waktu adalah suatu keahlian yang dibutuhkan untuk membuat seseorang produktif dalam mengerjakan tugas-tugas. Manajemen waktu yang baik membuat seseorang menjadi lebih terorganisir dan mampu menyelesaikan setiap tanggung jawabnya dengan baik juga. Terkadang saat kita telah berusaha mengatur waktu, eh ada saja hal yang membuat kita beralih dan ujung-ujungnya kita harus bekerja sampai larut. Tentu ini tidak baik. Anda justru akan kehabisan tenaga dan menjadi sangat lelah. Sehingga Anda memiliki semangat yang berkurang dalam menjalani hari berikutnya.
 
Untuk itu, artikel ini akan memberikan 7 cara agar para pembaca Career Advice dapat menggunakan waktu dengan baik dan menjadi lebih produktif. Apa sajakah caranya? Yuk kita simak 7 cara di bawah ini agar kita dapat mengatur waktu dengan baik. 

1. Dahulukan tugas yang paling penting. 
Jika Anda memiliki beberapa tugas yang harus diselesaikan sekaligus. Anda pasti akan mengerjakan semuanya dengan melompat-lompat sedikit demi sedikit. Berhenti. Berhenti saja. Cara ini memaksa otak Anda untuk memulai dan berhenti tanpa benar-benar fokus. Anda hanya dapat bekerja secara produktif ketika Anda fokus pada satu pekerjaan dalam satu waktu.
 
Prioritaskan daftar pekerjaan Anda sesuai dengan tenggat waktu. Mulailah dengan yang paling mendesak dan jangan beralih ke pekerjaan yang lain sebelum Anda menyelesaikannya.
 
2. Anda harus berani untuk mengatakan ‘tidak’.
Godaan untuk mengatakan ‘ya’ dalam setiap hal yang Anda lakukan pasti selalu ada. Saya tahu, setiap orang ingin menghasilkan banyak hal. Namun, Anda sering tidak menjadi realistis tentang hal yang benar-benar dapat Anda kelola. Anda justru mengambil lebih banyak dari yang bisa Anda lakukan.
 
Begini masalahnya: Anda hanya punya beberapa jam setiap harinya. Jika Anda ragu untuk dapat memenuhi tuntutan pekerjaan baru, maka cobalah untuk bernegosiasi. Katakan dengan jujur bahwa Anda tidak dapat menyelesaikan tugas itu dengan jumlah waktu yang tak masuk akal. Anda mungkin kehilangan kesempatan itu, tetapi Anda setidaknya akan dapat menyelesaikan tugas-tugas Anda dengan baik. Bukankah kualitas itu jauh lebih penting?

3. Tutup semua akses gangguan.
Ini memang sulit, tetapi Anda harus melakukannya. Matikan telepon Anda, tutup browser Anda. Temukan tempat yang tenang tanpa gangguan. Jika Anda tidak bisa melakukan ini saat di rumah, pergi ke kedai kopi. Anda harus membenamkan diri dalam proyek yang sedang Anda tangani, jika Anda ingin menyelesaikannya dengan cepat.
 
Matikan semua pemberitahuan media sosial yang akan mengganggu Anda dan membawa Anda asik dalam hal tersebut. Pastikan bahwa hanya ada Anda dan tugas-tugas yang harus diselesaikan. Tentunya, ketika telah selesai, Anda dapat berselancar kembali di media sosial.
 
4. Periksa waktu yang dihabiskan untuk hal-hal yang tidak produktif.
Anda bahkan mungkin tidak menyadari banyaknya waktu yang Anda habiskan untuk Facebook, bermain game, atau menonton TV. Periksalah hal ini selama seminggu. Anda mungkin kagum dengan berapa banyak waktu yang Anda habiskan untuk kegiatan ini.
 
Ketika Anda telah mengetahui berapa banyak waktu yang hilang, kembalilah dan tentukan jadwal Anda sendiri. Blokir waktu-waktu tertentu untuk istirahat ketika Anda akan memiliki 'waktu henti' Anda, dan patuhi itu. Pertimbangkan hal-hal ini sebagai imbalan ketika Anda berhasil menyelesaikan pekerjaan Anda. 
 
5. Biarkan hal rinci berada di akhir. 
Anda mungkin adalah seorang yang perfeksionis dan itu sah-sah saja. Tetapi, untuk mencoba mencapai kesempurnaan saat Anda mengerjakan tugas atau proyek justru akan memperlambat Anda. Kerjakanlah pekerjaan Anda sampai selesai terlebih dahulu. Kemudian, tinjau kembali dan lihatlah secara rinci. Berhentilah memeriksa setiap langkah saat Anda sedang mengerjakannya. Tunggu sampai Anda benar-benar menyelesaikannya. Anda selalu memiliki waktu untuk memperbaikinya, bukan?
 
6. Beristirahat di antara tugas-tugas.
Anda tidak dapat berpindah dari satu tugas ke tugas berikutnya tanpa istirahat. Setiap kali Anda menyelesaikan sebuah pekerjaan, menjauhlah dari ruang kerja Anda. Mainkan video game kesukaan Anda, berjejaring di media sosial atau bahkan berjalan-jalan. Tujuannya adalah menjernihkan pikiran Anda. Eitts, jangan sampai Anda lupa kalau ini bertujuan untuk menjernihkan pikiran ya, jadi jangan sampai berlarut-larut. Manfaatkan saja 10-15 menit untuk beristirahat. 

7. Berhentilah memikirkan semua hal dalam daftar.
Anda mungkin selalu membuat daftar pekerjaan yang menjadi tanggung jawab Anda. Dan daftarnya terlihat luar biasa, banyak hal yang harus diselesaikan. Jadi, fokuslah hanya pada satu tugas yang ada dihadapan Anda saat ini. Jika berhasil menyelesaikannya, coretlah hal tersebut dari daftar. Ini perasaan yang luar biasa! Jadi berhentilah memikirkan semuanya, kerjakan saja satu persatu dan Anda akan puas dengan itu. 
 
Manajemen waktu yang baik akan menghasilkan produktivitas yang tinggi. Gunakan ketujuh cara ini agar setiap pembaca Career Advice mengatur waktu dengan baik. Selamat menerapkannya dan tetap semangat, ya. 
 
 
Jika ingin menyelenggarakan training manajemen waktu (time management), silakan menghubungi kami di:
021 29578599 (Hunting)
021 29578602 (Hunting)
0821 1199 7750 (Mobile)
0813 8337 7577 (Mobile)
info@studilmu.com
Featured Career Advices
Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

7 Rahasia Menjadi Tangguh di Dunia Kerja

7 Rahasia Menjadi Tangguh di Dunia Kerja

10 Cara Membawa Rasa Bahagia di dalam Tim Kerja

10 Cara Membawa Rasa Bahagia di dalam Tim Kerja

4 Cara Menuju Pensiunan Dini di Umur 40 Tahun

4 Cara Menuju Pensiunan Dini di Umur 40 Tahun

5 Cara Meningkatkan Etika Kerja di Perusahaan Indonesia

5 Cara Meningkatkan Etika Kerja di Perusahaan Indonesia

5 Strategi untuk Menang dalam Presentasi Bisnis

5 Strategi untuk Menang dalam Presentasi Bisnis

3 Tingkat Kesadaran Diri

3 Tingkat Kesadaran Diri