Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - Cara Membangun Kesan Baik Pada Pekerjaan Baru

Cara Membangun Kesan Baik Pada Pekerjaan Baru


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Sep 18, 2018

Tentunya, akan ada begitu banyak hal yang Anda pikirkan saat Anda memulai pekerjaan baru Anda. Pada kenyataannya, mungkin saja Anda sudah membuat segudang daftar panduan untuk membangun kesan yang begitu menarik di kantor baru Anda dan mungkin itu akan membuat Anda sedikit canggung. Tapi, ada satu jurus yang sangat ampuh dan sangat penting yang akan saya bongkar dalam artikel ini: Berlatih untuk melakukan perkenalan. 
 
Yap, benar sekali. Mungkin hal tersebut adalah suatu hal yang bisa membuat Anda menjadi tidak percaya diri bahkan malu untuk melakukannya. Walau tanpa Anda sadari sebenarnya Anda sudah melakukan perkenalan diri selama bertahun-tahun. Tetapi, saat Anda harus memperkenalkan diri Anda di depan rekan-rekan di kantor baru Anda, mungkin Anda memerlukan catatan kecil untuk melakukannya. Hal itu terjadi karena hari pertama akan menjadi hal yang sangat menegangkan dan dapat dikatakan itu adalah sebuah pertemuan yang sangat penting. 
 
“Hal yang paling terpenting dalam pekerjaan Anda adalah mampu untuk memperkenalkan diri Anda sendiri sehingga perkenalan pertama Anda itu akan membekas dalam ingatan rekan-rekan kerja Anda,” ini adalah yang dikatakan oleh BG Coach Joko. Tentunya, jangan berharap bahwa hal ini adalah hal yang mudah. 
 
Menurut Joko, “Para karyawan mungkin tidak mengerti bagaimana caranya membuat karyawan baru merasa aman dan nyaman,” 
 
Jadi, Anda harus memikirkan terlebih dahulu hal-hal penting apa yang akan Anda bagikan kepada rekan-rekan kerja baru Anda, “karena jika tidak, mereka juga akan bingung untuk memberikan pertanyaan selanjutnya kepada Anda” 
 
Berita baiknya, Anda adalah orang yang mengkontrol perkenalan tersebut sehingga Anda dapat mengendalikan alur percakapan tersebut. Dan hanya dengan persiapan yang singkat, Anda dapat menjadikannya lebih panjang. 
 
Dalam arti lain, ini mungkin akan menjadi salah satu hal yang mempunyai dampak yang besar pada awal pekerjaan Anda. 
 
“Apa yang akan Anda katakan secara singkat tentang pengalaman kerja Anda sebelumnya?” tanya Joko. Lalu, apa judul pertama yang akan Anda ceritakan kepada rekan-rekan kerja baru Anda yang dapat membantu mereka lebih mudah untuk mengenal Anda, tetapi juga dapat mengarahkan pembicaraan ke arah yang membuat Anda tidak lagi canggung. 
 
Mungkin Anda ingin membicarakan tentang satu atau dua hal tentang pekerjaan Anda di kantor yang sebelumnya dan menceritakan secara singkat tentang hobi atau ketertarikan Anda pada suatu bidang. Atau mungkin juga Anda ingin bercerita kepada mereka tentang lingkungan tempat tinggal Anda sekarang. 
 
Anda harus memiliki keahlian dalam membaca suasana apakah Anda harus menceritakan pengalaman kerja Anda terdahulu dengan gaya yang kaku atau menceritakannya dengan cara yang menarik dan lucu. 
 
Cara membedakannya adalah jika kantor baru Anda sangat formal dengan lingkungan korporat, yang harus kamu lakukan adalah menjelaskan secara singkat tentang kontribusi apa yang akan Anda berikan pada kantor baru Anda dan proyek apa yang Anda ingin sangat kerjakan. 
 
Tapi, jika kantor baru Anda mempunyai lingkungan yang lebih kasual, maka Anda dapat menceritakan rekan-rekan kerja Anda tentang bagaimana Anda begitu tekun dan bersemangat saat berpartisipasi di kegiatan olahraga, membuat kerajinan pada waktu luang atau menceritakan bagaimana Anda begitu bahagia saat menemukan eskrim dengan rasa yang paling terbaik di kota tempat Anda tinggal (bahkan Anda juga dapat memberikan beberapa referensi kepada mereka lhoo!)
 
Contohnya, jika saja saya dapat kembali ke beberapa bulan yang lalu dan dapat mempraktekkan dialog perkenalan yang ingin saya ceritakan sebelum memulai pekerjaan baru saya di perusahaan XYZ – sebuah perusahaan yang saya tahu mereka sangat mendorong para karyawannya untuk bekerja dengan sepenuh hati – saya mungkin dapat berbagi cerita bahwa saya datang dari Newsweek, dimana saya bekerja sebagai penulis yang melingkup segalanya seperti berita nasional, budaya serta penelitian. 
 
Mungkin saya dapat mengatakan bahwa saya begitu bersemangat untuk memulai pekerjaan di perusahaan XYZ  dan berkecimpung langsung dalam penulisan dan mengedit cerita tentang karir dan perusahaan-perusahaan. Atau mungkin juga saya dapat melontarkan fakta bahwa saya adalah seseorang yang lugu dan culun yang sangat suka menonton pertunjukkan. 
 
Hal yang paling terpenting adalah Anda merasa sangat siap dan nyaman untuk berbagi cerita pada perkenalan pertama Anda. Jadi, Anda tidak terlalu memikirkan tentang pendapat apa yang akan mereka sampaikan kepada Anda. Sehingga, Anda langsung dapat mempraktekkan strategi perkenalan Anda ini dengan teman-teman dekat atau keluarga Anda.  
 
Hal ini akan menjadi sangat mudah daripada Anda berpikir secara tiba-tiba saat waktu perkenalan sedang berlangsung dan sudah dapat dipastikan saat itu pikiran Anda sudah tidak karuan dan tegang. 
 
Selain itu, kesan pertama sangatlah penting untuk membangun kesan yang baik pada rekan-rekan kerja baru Anda, dan mungkin juga itu menjadi proses awal mereka berpindah status dari seorang rekan kerja menjadi seorang teman yang akrab untuk Anda. 
Featured Career Advices
Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

7 Rahasia Menjadi Tangguh di Dunia Kerja

7 Rahasia Menjadi Tangguh di Dunia Kerja

10 Cara Membawa Rasa Bahagia di dalam Tim Kerja

10 Cara Membawa Rasa Bahagia di dalam Tim Kerja

4 Cara Menuju Pensiunan Dini di Umur 40 Tahun

4 Cara Menuju Pensiunan Dini di Umur 40 Tahun