Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi


STUDILMU Users
by Studilmu Editor

Kreativitas dan inovasi adalah dua hal yang dibutuhkan untuk meningkatkan karier kita. Kreativitas dan inovasi bukanlah hal yang diwariskan begitu saja. Kreativitas dan inovasi juga bukanlah hal yang hanya dimiliki oleh seniman, penulis, desainer, pembuat film. 
 
Semua orang dapat memiliki kreativitas dan inovasi. Kreativitas dan inovasi dapat dimunculkan jika kita memiliki sikap ingin tahu. Keingintahuan kita mendorong kita untuk mencoba banyak hal, terutama hal-hal baru. Ini mendorong kita untuk mencoba banyak hal, berbicara dengan banyak orang dan lainnya. Jika kita memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, kita adalah orang-orang kreatif.
 
Begitu juga dalam dunia pekerjaan, Tidak masalah apa pun jenis perusahaan yang kita miliki, baik itu firma hukum, restoran, akuntansi, perbankan, atau perusahaan aplikasi seluler. Kita semua memiliki kreativitas di dalam organisasi. Yang sering kali membedakannya adalah, apakah kita benar-benar menumbuhkan kreativitas dan inovasi di tempat kerja? 
 
Dunia bisnis bergerak terlalu cepat dalam segala hal, teknologi dan produk serta layanan baru. Inilah yang dapat mengganggu industri dan menciptakan banyak masalah setiap hari. cara kita memecahkan masalah membutuhkan kreativitas dan inovasi. Semakin kita kreatif dan inovatif, maka semakin kita menemukan cara pemecahan masalah yang tepat
 
Kali ini, kita kan membahas 6 cara menumbuhkan kreativitas dan inovasi. Sehingga, kita akan mampu meningkatkan karier dan mendorong kita untuk maju mencapai tujuan kita. Inilah 6 cara yang dapat kita lakukan agar memiliki pola pikir yang terbuka terhadap kreativitas dan inovasi.

1. Lebih sering mengamati. 
Apakah kita benar-benar menaruh perhatian pada setiap hal yang ada di tempat kerja? Cobalah untuk mengamati lebih sering. Kreativitas dan inovasi timbul dari pengamatan yang kita lakukan. Amati lebih banyak dan biarlah pikiran kita mengalir secara natural saat kita mengamati sesuatu. 
 
Cobalah untuk mengamati benda-benda yang ada di kantor, rekan kerja dan hal yang mereka lakukan atau hal lain yang berkaitan dengan pekerjaan kita. lakukan juga pengamatan di luar tempat kerja. Kapan terakhir kali kita mengambil rute yang berbeda saat menuju dan pulang dari kantor, atau kapan terakhir kali kita mengunjungi tempat yang belum pernah dikunjungi sebelumnya?
 
Jika diperlukan, catatlah hasil pengamatan yang kita lakukan. Perhatikan warna, bau, dan suara yang kita dengar.
 
2. Menghubungkan diri dengan pemikiran yang baru.
Kapan terakhir kali kita membaca buku yang tidak berkaitan dengan karier kita? atau, kapan terakhir kali kita menghadiri seminar atau acara lain yang dapat menunjang kemajuan karier kita? cobalah untuk melakukan hal baru dan mempelajari keterampilan baru.
 
Ingat, semakin kita memiliki keingintahuan yang tinggi, semakin besar peluang kita untuk memiliki kreativitas dan inovasi. Temukan pengetahuan baru atau keterampilan baru yang dapat dipelajari. Misalnya, mengambil kelas belajar bahasa asing, mengambil kelas pemrograman atau kelas  lainnya.
 
3. Berbicara dengan rekan kerja atau atasan.
Kapan terakhir kali kita berdiskusi dengan rekan kerja atau atasan untuk saling bertukar pikiran dan mendapatkan wawasan baru? Memiliki percakapan dengan orang lain merupakan cara yang baik untuk menumbuhkan kreativitas dan inovasi kita. Ini juga melatih kita untuk lebih memiliki empati.
 
Ini juga dapat dilakukan di luar kerja. Misalnya, saat menghadiri seminar atau saat berada di sebuah pelatihan. Jangan ragu untuk memulai percakapan dan membahas hal-hal luar biasa yang dapat membuka wawasan kita. Jadi, milikilah waktu rutin untuk dapat berdiskusi dan bertukar wawasan dengan orang lain. 
 
4. Selalu bertanya ‘mengapa’.
Ketika kita bertemu dengan orang-orang dan mencari untuk membantu mereka memecahkan masalah, apakah kita membentuk pendapat sendiri dengan cepat dan mengajukan banyak pertanyaan, kemungkinan untuk mengonfirmasi pendapat itu, atau apakah kita bertanya "mengapa" untuk berusaha menemukan jawaban, atau hanya sekedar mendengarkan saja? 
 
Bertanya ‘mengapa’ akan membantu kita untuk memiliki pemikiran yang jauh lebih kritis. Berpikir kritis merupakan jembatan yang menghubungkan kita dengan kreativitas dan inovasi. Jadi, bertanyalah mengapa, dengarkan penjelasannya dan munculkan pertanyaan-pertanyaan dalam pemikiran kita. Kemudian, temukan jawaban atas pertanyaan tersebut.
 
5. Mengatur ulang sudut pandang terhadap tantangan yang kita hadapi.
Ketika kita menutup diri terhadap tantangan yang kita hadapi, atur ulang tantangan tersebut. jangan melihat tantangan sebagai penghalang kita untuk mencapai tujuan. Ganti perspektif tersebut.
 
Lihatlah tantangan sebagai kesempatan untuk meningkatkan kemampuan diri kita dan kesempatan untuk mencoba hal-hal terbaik yang bisa kita lakukan. Jika gagal, jangan menyerah dan berputus asa. Lakukan lagi sampai kita benar-benar berhasil.
 
6. Membangun koneksi.
Langkah terakhir untuk menumbuhkan kreativitas dan inovasi adalah dengan membangun jaringan. Coba rekan pembaca melihat kembali, dengan siapakah Anda bergaul di tempat kerja atau dalam kehidupan sehari-hari? Lingkungan adalah faktor pembentuk kita.
 
Jika kita menempatkan diri dalam lingkungan yang penuh dengan orang-orang yang kreatif dan inovatif, kita juga akan menjadi orang kreatif dan inovatif. Jadi, pastikan kita juga memilih lingkungan pergaulan yang tepat, yang mampu mendorong kita untuk menumbuhkan kreativitas dan inovasi.
 
Itulah 6 cara menumbuhkan kreativitas dan inovasi. Setiap kita dilahirkan dengan rasa keingintahuan. Kembangkan rasa ingin tahu tersebut agar kita juga dapat mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam kehidupan kita. 
 
Jadi, jangan ragu untuk terus mengasah kreativitas dan inovasi yang Anda miliki ya, rekan pembaca. Ini akan membawa kita mengalami peningkatan jenjang karier yang lebih baik atau bahkan memulai bisnis baru.
Featured Career Advice
6 Gaya Kepemimpinan dalam Menjadi Manajer yang Efektif

Leadership

6 Gaya Kepemimpinan dalam Menjadi Manajer yang Efektif

Mengapa Anak-Anak Harus Diajarkan Pola Pikir Kewirausahaan?

Entrepreneurship

Mengapa Anak-Anak Harus Diajarkan Pola Pikir Kewirausahaan?

4 Cara Membangun Merek yang Menarik Perhatian Gen Z dan Milenial

Marketing & Sales

4 Cara Membangun Merek yang Menarik Perhatian Gen Z dan Milenial

Bagaimana Rasa Syukur dapat Memperbaiki Kondisi Finansial Anda?

Self Improvement

Bagaimana Rasa Syukur dapat Memperbaiki Kondisi Finansial Anda?

10 Cara Sederhana untuk Mencintai Pekerjaan yang Kita Miliki

Self Improvement

10 Cara Sederhana untuk Mencintai Pekerjaan yang Kita Miliki

7 Cara untuk Meningkatkan Motivasi Karyawan

Motivation

7 Cara untuk Meningkatkan Motivasi Karyawan

Bagaimana Cara Tetap Merasa Bahagia Walau Tanpa Uang Banyak?

Happiness

Bagaimana Cara Tetap Merasa Bahagia Walau Tanpa Uang Banyak?

5 Ide Bisnis Rumahan yang Cocok untuk Pensiunan

Entrepreneurship

5 Ide Bisnis Rumahan yang Cocok untuk Pensiunan

4 Cara Bertanggung Jawab terhadap Hidup yang Kita Miliki

Self Improvement

4 Cara Bertanggung Jawab terhadap Hidup yang Kita Miliki

Pengertian Creative Thinking dan Contoh Keterampilannya

Innovation

Pengertian Creative Thinking dan Contoh Keterampilannya

5 Tanda Bisnis Anda Memerlukan Staf Human Resource

Leadership

5 Tanda Bisnis Anda Memerlukan Staf Human Resource

5 Cara Merangkul Konsumen Generasi Millennial melalui Instagram

Generation Millennials & Z

5 Cara Merangkul Konsumen Generasi Millennial melalui Instagram

13 Tips Ampuh untuk Merekrut Karyawan yang Berkualitas Tinggi

Resume & Interviewing

13 Tips Ampuh untuk Merekrut Karyawan yang Berkualitas Tinggi

4 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menjadi Penulis Freelance

Self Improvement

4 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menjadi Penulis Freelance

4 Pertanyaan Penting dalam Memilih Ide Bisnis yang Tepat

Entrepreneurship

4 Pertanyaan Penting dalam Memilih Ide Bisnis yang Tepat

4 Tren Teratas Bidang Human Resource di Tahun 2020

Leadership

4 Tren Teratas Bidang Human Resource di Tahun 2020

3 Cara Memastikan Ide Bisnis Rumahan Kita adalah yang Terbaik

Entrepreneurship

3 Cara Memastikan Ide Bisnis Rumahan Kita adalah yang Terbaik

5 Alasan Pentingnya Rencana Bisnis Ketika Memulai Usaha

Entrepreneurship

5 Alasan Pentingnya Rencana Bisnis Ketika Memulai Usaha

8 Tips untuk Menyewa Kantor Anda Pertama Kalinya

Productivity

8 Tips untuk Menyewa Kantor Anda Pertama Kalinya

3 Hal yang Diperlukan untuk Customer Service yang Berkelanjutan

Customer Service

3 Hal yang Diperlukan untuk Customer Service yang Berkelanjutan

4 Cara Meningkatkan Creative Thinking untuk Meraih Kesuksesan

Innovation

4 Cara Meningkatkan Creative Thinking untuk Meraih Kesuksesan

8 Kecerdasan Emosional yang Membantu Kita Melupakan Masa Lalu

Emotional Intelligence

8 Kecerdasan Emosional yang Membantu Kita Melupakan Masa Lalu

7 Cara Membuat Presentasi Penjualan yang Hebat

Marketing & Sales

7 Cara Membuat Presentasi Penjualan yang Hebat

3 Cara Meraih Kebahagiaan dengan Menerima Diri Sendiri Apa Adanya

Happiness

3 Cara Meraih Kebahagiaan dengan Menerima Diri Sendiri Apa Adanya

7 Cara Menjadi Lebih Percaya Diri Ketika Bertemu Klien

Self Improvement

7 Cara Menjadi Lebih Percaya Diri Ketika Bertemu Klien

12 Pengembangan Diri Menjadi Pemimpin dan Individu yang Lebih Baik

Self Improvement

12 Pengembangan Diri Menjadi Pemimpin dan Individu yang Lebih Baik

15 Cara yang Perlu Dikuasai untuk Membangun Kredibilitas di Kantor

Self Improvement

15 Cara yang Perlu Dikuasai untuk Membangun Kredibilitas di Kantor

10 Kebiasaan yang Membantu Staf Human Resource Menjadi Sukses

Self Improvement

10 Kebiasaan yang Membantu Staf Human Resource Menjadi Sukses

10 Kebiasaan Milenial yang Berbeda dengan Baby Boomers

Generation Millennials & Z

10 Kebiasaan Milenial yang Berbeda dengan Baby Boomers

4 Pertanyaan yang Meyakinkan Pentingnya Inovasi bagi Bisnis Anda

Innovation

4 Pertanyaan yang Meyakinkan Pentingnya Inovasi bagi Bisnis Anda

7 Hal Penting yang Perlu Dipahami Ketika Bekerja dengan Gen Z

Generation Millennials & Z

7 Hal Penting yang Perlu Dipahami Ketika Bekerja dengan Gen Z