Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 5 Cara Meningkatkan Harga Diri

5 Cara Meningkatkan Harga Diri


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on May 27, 2019

Untuk mengindikasikan seseorang memiliki kepercayaan diri atau tidak, sebenarnya susah-susah gampang. Terkadang, orang-orang sangat pintar dalam menyembunyikan rasa cemas yang sedang mereka rasakan. Bahkan, orang yang paling heboh di suatu ruangan bisa tiba-tiba minder loh saat sedang merasa cemas, seakan kehilangan rasa percaya diri. Di dalam dunia psikologi sendiri, harga diri selalu digunakan untuk menggambarkan keseluruhan rasa harga diri seseorang untuk menilai diri mereka. Harga diri meliputi keyakinan, penampilan, emosi serta perilaku orang itu sendiri. Dari semua keyakinan yang dirasakan ini akan membentuk sebuah kepercayaan diri bahwa kita adalah pribadi yang sangat berharga. Dan, harga diri ini sangat berpengaruh dalam mengatur hubungan kita dengan orang lain, terutama di dalam karier kita. 
 
Bagaimana jika seseorang tidak memiliki keyakinan terhadap kemampuannya sendiri? Ini merupakan hal yang cukup berbahaya, karena untuk meningkatkan harga diri kita memerlukan rasa kepercayaan yang kuat terhadap diri sendiri. Mungkin tanpa kita sadari, hilangnya rasa kepercayaan diri disebabkan oleh rasa tidak aman oleh lingkungan sekitar. Dan tentunya, ini sangat berpengaruh loh! Bagaimana kita memandang diri sendiri di dalam suatu lingkungan akan sangat memengaruhi kepercayaan diri dan harga diri yang kita miliki.
 
Lantas, bagaimana sih caranya agar kita merasa aman dan nyaman dengan lingkungan kita, sehingga harga diri kita selalu terjaga? Nah pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang cara menghilangkan rasa tidak aman, sehingga semua rekan-rekan Career Advice bisa meningkatkan harga diri di dalam pribadi masing-masing. 
 
1. Jangan Membandingkan Kelebihan Orang Lain dengan Kelemahan Diri Sendiri.
Kenapa kami menempatkan poin ini di awal? Karena ini merupakan hal yang paling sering dilakukan oleh banyak orang. Terkadang kami merasa gregetan dengan mereka yang selalu merendahkan diri sendiri, hanya karena membandingkan kelemahan dirinya dengan kelebihan yang orang lain miliki. 
 
Tindakan seperti ini hanya akan membuat diri kita tidak tenang. Setiap harinya selalu dihantui rasa sedih dan perasaan tidak adil, “mengapa Tuhan tidak memberikan saya kelebihan seperti si dia ya?” atau “mengapa saya dianugerahi kelemahan yang seperti ini ya? Kenapa harus ada kekurangan dalam diri saya?” dan lain sebagainya. 
 
Tidak sampai disitu saja, dengan selalu membandingkan diri sendiri dengan orang lain, kita akan selalu merasa ‘kecil’ dihadapan mereka. Padahal, belum tentu mereka menganggap remeh diri kita. Hasilnya? kita merasakan ketidaknyamanan dan rasa tidak damai di dalam diri sendiri, dan ini mungkin terjadi setiap harinya. Mau sampai kapan kan? 
 
Selain itu, tidak adil rasanya membandingkan kelemahan kita dengan kelebihan orang lain. Mereka yang rekan pembaca agung-agungkan, pastinya juga memiliki kelemahan seperti Anda. Jadi, sangat tidak seimbang jika kita membandingkan kelemahan kita dengan kelebihan orang lain. Percayalah, harga diri kita tidak akan turun hanya karena kelemahan yang ada di dalam diri. 

2. Jadikan Rasa Tidak Aman untuk Keuntungan Diri Kita.
Apabila rekan-rekan Career Advice merasa tidak nyaman dengan lingkungan sekitar karena memiliki kemampuan dan kualitas diri yang tidak sepadan dengan yang lainnya, ini menandakan bahwa kita harus menggunakan rasa tidak aman tersebut untuk mengasah kemampuan kita. Bagaimana caranya untuk menjadikan hal ini sebagai sebuah keuntungan bagi diri kita? Pertama, kita perlu menenangkan diri, kalau bisa menjauhkan diri dari lingkungan kita untuk sementara. Setelah diri kita sudah tenang, coba bertanya di dalam hati kita “bagaimana caranya agar kita bisa melakukan pekerjaan dengan baik?” dan “apa hal yang dapat membuat saya merasa bersemangat, puas dan merasa dicintai?”.
 
Untuk pertanyaan pertama, pastikan bahwa kita mengetahui kelemahan dan kelebihan diri sendiri, sehingga kita bisa mengasah kelebihan yang dimiliki dan kekurangan kita dapat disamarkan. 
 
Pertanyaan kedua, pastikan kita juga mengenal diri sendiri dengan sangat baik. Jika berbagi kebahagiaan bersama anak-anak yatim adalah cara kita untuk mendapatkan rasa kebahagiaan, lakukanlah! Hanya saya yang paling mengerti diri saya sendiri, begitu juga dengan semua rekan-rekan Career Advice. Jadikan rasa ketidaknyamanan yang kita rasakan sebagai dorongan ampuh untuk meningkatkan harga diri kita. 

3. Tidak Perlu Khawatir tentang Apa yang Orang Lain Pikirkan Terhadap Kita.
Terlalu khawatir tentang omongan orang lain terhadap kita adalah salah satu alasan lain mengapa kita selalu merendahkan harga diri kita. Setiap kita ingin beraksi untuk meraih impian hidup yang kita miliki, selalu saja ada satu kalimat menakutkan yang menghambat pergerakan kita. Apa itu? “kalau saya melakukan ini, nanti orang lain bakalan ngomongin saya tidak ya?” pertanyaan ini terus saja berputar-putar di dalam otak dan pikiran kita, sehingga kita takut melakukan apapun, takut mengejar mimpi kita. Hasilnya? tidak ada kemajuan apapun di dalam kehidupan kita dan inilah yang membuat kita merendahkan harga diri sendiri. 
 
Solusinya? Bersikap masa bodoh dengan omongan orang lain. Tidak perlu khawatir tentang pendapat mereka terhadap mimpi-mimpi kita, lakukan apa yang kita inginkan, apa yang kita suka, selagi itu tidak merugikan orang lain, maka lanjutkanlah!
 
4. Selalu Berpikir bahwa Orang Lain Mengenal Diri Kita Lebih Baik. 
Faktor lain yang menghambat keyakinan diri dan merusak harga diri kita sendiri adalah anggapan bahwa orang lain jauh lebih mengerti kita daripada diri kita sendiri. Waduh, pikiran ini sangat berbahaya karena nyatanya tidak ada yang lebih mengerti kita, selain diri kita sendiri. 
 
Analoginya, apakah orang lain mengetahui isi hati kita yang sebenarnya? Tentunya tidak. Ketika kita berbicara di dalam hati, hanya kita yang dapat mendengarkan suara hati diri sendiri, tidak ada satupun orang yang dapat mendengarnya. Begitu juga dengan segala yang ada pada diri kita, hanya kitalah yang mampu mengenal diri sendiri lebih dalam. 
 
Cara meningkatkan harga diri dalam situasi seperti ini, kita harus meyakini diri sendiri bahwa kita adalah aktor utama dalam kehidupan kita dan orang lain hanya aktor tambahan yang tidak mengetahui skrip kehidupan kita sama sekali.
 
5. Tingkatkan Harga Diri dari Sekarang!
Setelah memahami empat poin di atas, sekarang waktunya untuk bertindak meningkatkan kepercayaan diri dan harga diri yang kita miliki. Tidak perlu menunda-nunda waktu lagi. Yakini diri sendiri bahwa Tuhan sudah menciptakan kita dengan sebaik mungkin, tingkatkan harga diri kita mulai dari sekarang karena kita begitu berharga. 
 
Itulah 5 cara meningkatkan harga diri di dalam pribadi masing-masing. Kami sangat berharap bahwa rekan-rekan Career Advice sangat menyayangi diri Anda sehingga tidak pernah meremehkan diri sendiri lagi. Selamat mencoba 5 cara di atas ya, dan raih harga diri tertinggi Anda, OK!
Featured Career Advices
5 Mindset untuk Menjadi Pengusaha Kaya

5 Mindset untuk Menjadi Pengusaha Kaya

4 Kesalahan Branding Produk dari Bisnis Startup

4 Kesalahan Branding Produk dari Bisnis Startup

5 Alasan Musuh Terbesar adalah Diri Sendiri

5 Alasan Musuh Terbesar adalah Diri Sendiri

Benarkah Kebahagiaan adalah Mendapatkan Pekerjaan Impian?

Benarkah Kebahagiaan adalah Mendapatkan Pekerjaan Impian?

Strategi Pemasaran E-mail untuk Generasi Milenial

Strategi Pemasaran E-mail untuk Generasi Milenial

5 Strategi Pemasaran melalui E-mail

5 Strategi Pemasaran melalui E-mail

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang