Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 3 Cara Mengetahui Kelebihan Anda

3 Cara Mengetahui Kelebihan Anda


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Nov 30, 2018

 
Mungkin Anda sudah sering mendapatkan pertanyaan “Apa Kelebihan atau Kekuatan terbesar Anda?” di setiap sesi wawancara. Tidak dapat dipungkiri bahwa pertanyaan seperti itu terdengar seperti sebuah jebakan. Anda dapat merasa dilema, apakah Anda harus menjawab dengan mempromosikan diri Anda yang mungkin akan terdengar sedikit sombong, atau berpura-pura seakan Anda belum mengetahui tentang kelebihan yang Anda miliki. Padahal sebenarnya, perekrut tidak terlalu peduli jika Anda hebat di bidang ini dan itu. Tetapi, yang mereka pedulikan adalah bagaimana keterampilan, kepribadian serta pengalaman yang pernah Anda hadapi untuk membantu perusahaan sebelumnya. 
 
Pada kesempatan ini, saya akan mencoba untuk menceritakan pengalaman saya dalam melatih kepercayaan diri klien saya saat menghadapi sesi wawancara dan bagaimana sikap yang benar bagi seorang pelamar untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. 
 
Untuk menjawab pertanyaan seperti ini, Anda harus fokus pada pencapaian Anda.
 
Dalam menjelaskan keterampilan yang Anda miliki, Anda juga harus memilih kalimat yang positif, jujur dan nyata. Bukan hanya sekedar membanggakan diri namun sebenarnya ilmu Anda tidak pernah diterapkan untuk kontribusi kepada perusahaan. 
 
Itulah mengapa saya tidak menyarankan Anda untuk berkata, "Saya adalah seorang perancang grafis yang hebat" atau bahkan "Saya adalah seorang ahli komputer yang paling terhebat di dunia".
Ya ampun, berlebihan sekali bukan? Semua kelebihan yang Anda miliki tersebut tidak berarti apa-apa jika Anda tidak membantu perusahaan dengan tantangan yang dihadapinya setiap hari.
 
Untuk menjawab pertanyaan yang mudah namun sulit ini, saya membagi tiga bagian waktu yang dapat Anda jelaskan saat Anda ingin membicarakan kelebihan yang Anda miliki yaitu, prestasi di masa lalu, masa sekarang dan masa depan. 
 
1. Prestasi di Masa Lalu
Sebelum mencatat kelebihan-kelebihan yang Anda miliki, cobalah untuk menanyakan diri Anda dengan beberapa pertanyaan di bawah ini:  
“Apa yang benar-benar Anda kuasai dalam pekerjaan sebelumnya?” “Keterampilan dan pengalaman apa yang Anda andalkan setiap kali Anda menghadapi tantangan dalam kehidupan pribadi dan profesional Anda?” “Peristiwa apa yang tidak dapat Anda lupa di masa lalu yang telah membentuk Anda menjadi seorang yang hebat seperti sekarang?”

2. Prestasi di Masa Sekarang
Untuk memperkuat pernyataan tentang kelebihan yang Anda miliki, Anda juga dapat melihat prestasi serta kontribusi apa saja yang telah Anda berikan di masa sekarang dengan menanyakan beberapa pertanyaan berikut kepada diri Anda. 
Pujian apa yang sering Anda terima dari rekan-rekan kerja? Hal apa yang benar-benar Anda sukai? Kegiatan apa yang dapat membuat Anda lupa dengan waktu saat bergabung di dalamnya? Yang mungkin dapat dikatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan passion Anda. 

3. Prestasi di Masa Depan
Terlepas dari apa yang telah dilakukan di masa lalu dan apa yang sedang Anda jalani pada masa sekarang, perancangan masa depan juga tidak kalah penting dari kedua waktu tersebut. 
Kelebihan seseorang dapat terlihat dari bagaimana dia menatap masa depannya. Seorang yang hebat akan selalu optimis bahwa dia akan memiliki masa depan yang cemerlang dan benar-benar berusaha untuk menggapai mimpi-mimpinya. 
Sebagai contoh, Anda dapat melihat catatan di bawah ini sebagai panduan.
 
Prestasi, Kegiatan atau Kontribusi di Masa Lalu:
- Mengikuti beberapa organisasi besar di kampus.
- Membuat jaringan seluas mungkin dengan berkenalan dengan orang-orang hebat di dalam dan di luar kampus. 
- Lulus kuliah dengan predikat mahasiswa terbaik. 
- Bekerja di salah satu perusahaan swasta dan berhasil menyelesaikan beberapa proyek besar yang ditawarkan. 
 
Prestasi, Kegiatan atau Kontribusi di Masa Sekarang:
- Mengembangkan diri saya dan mengasah kemampuan lain dengan mengikuti les Bahasa Mandarin. 
- Memperluas serta mempertahankan jaringan yang saya miliki sebelumnya.
 
Prestasi, Kegiatan atau Kontribusi yang akan dilakukan di Masa Depan:
- Membangun perusahaan yang maju
- Menyediakan fasilitas pendidikan yang gratis untuk anak Bangsa, dan seterusnya. 
 
Catatan di atas hanyalah panduan tentang bagaimana Anda mengkategorikan prestasi, kontribusi serta kegiatan apa saja yang telah Anda lakukan di masa lalu, masa sekarang dan masa depan. Dengan membuat daftar prestasi dan kontribusi seperti di atas, Anda akan lebih mudah mengingat apa saja tindakan nyata yang benar-benar sudah Anda kerjakan. Daripada hanya membangga-banggakan kemampuan Anda namun tidak ada kontribusi apapun yang pernah Anda sumbangkan. 
 
Jika Anda memiliki jadwal untuk mengikuti sesi wawancara dalam waktu dekat ini, tidak perlu risau. Cukup ambil nafas yang panjang dan mulailah untuk merangkai panduan seperti di atas. Hal ini tidak hanya membantu Anda dalam menjawab pertanyaan “Apa Kelebihan atau Kekuatan terbesar Anda?” namun Anda juga dapat menjadikan daftar prestasi dan kontribusi tersebut untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan lainnya yang dapat meyakinkan perekrut bahwa Anda adalah orang yang benar-benar mereka cari. Selamat mencoba!
Featured Career Advices
7 Cara Meningkatkan Fokus di Tempat Kerja

7 Cara Meningkatkan Fokus di Tempat Kerja

Ingin Pelanggan Tetap Setia? Coba 4 Strategi Ini!

Ingin Pelanggan Tetap Setia? Coba 4 Strategi Ini!

Kompetitif adalah Sikap yang Perlu Dipertahankan

Kompetitif adalah Sikap yang Perlu Dipertahankan

9 Cara Mengatasi Kecemasan dan Meningkatkan Kepuasan Kerja

9 Cara Mengatasi Kecemasan dan Meningkatkan Kepuasan Kerja

5 Cara Mengarahkan Bisnis Keluarga Menuju Sukses

5 Cara Mengarahkan Bisnis Keluarga Menuju Sukses

7 Cara Agar Pemasaran Produk Menjadi Lebih Sukses

7 Cara Agar Pemasaran Produk Menjadi Lebih Sukses

Peranan Pola Pikir Growth Mindset bagi Karier dan Kehidupan

Peranan Pola Pikir Growth Mindset bagi Karier dan Kehidupan

6 Cara Menggali Potensi Diri

6 Cara Menggali Potensi Diri

9 Rahasia Meraih Kepuasan Pelanggan dengan Layanan Kelas Dunia

9 Rahasia Meraih Kepuasan Pelanggan dengan Layanan Kelas Dunia

3 Langkah Mengajarkan Orang Lain Cara Kerja yang Baik dengan Bisnis Kita

3 Langkah Mengajarkan Orang Lain Cara Kerja yang Baik dengan Bisnis Kita

8 Strategi Pelayanan dalam Menangani Keluhan Pelanggan yang Marah

8 Strategi Pelayanan dalam Menangani Keluhan Pelanggan yang Marah

Cara Menghilangkan Sifat Egois dalam Diri

Cara Menghilangkan Sifat Egois dalam Diri

Inisiatif

Inisiatif

Kunci Utama Produktivitas Kerja

Kunci Utama Produktivitas Kerja

7 Hal yang Dapat Disampaikan dalam Penilaian Kinerja

7 Hal yang Dapat Disampaikan dalam Penilaian Kinerja

9 Strategi Pemasaran melalui Aplikasi YouTube

9 Strategi Pemasaran melalui Aplikasi YouTube

6 Manfaat Menulis Jurnal Harian

6 Manfaat Menulis Jurnal Harian

7 Cara Menggunakan Video sebagai Strategi Pemasaran

7 Cara Menggunakan Video sebagai Strategi Pemasaran

3 Langkah Membuat Konten Video di Media Sosial yang Keren

3 Langkah Membuat Konten Video di Media Sosial yang Keren

5 Cara Menghadapi Rekan Kerja yang Lebih Muda

5 Cara Menghadapi Rekan Kerja yang Lebih Muda

8 Tips Membangun Hubungan yang Baik dengan Klien

8 Tips Membangun Hubungan yang Baik dengan Klien

5 Cara Memanfaatkan Waktu Makan Siang

5 Cara Memanfaatkan Waktu Makan Siang

10 Strategi Pemasaran Media Sosial untuk Mengembangkan Bisnis

10 Strategi Pemasaran Media Sosial untuk Mengembangkan Bisnis

Lingkungan Kerja Multigenerasi

Lingkungan Kerja Multigenerasi

6 Fakta Strategi Pemasaran di Media Sosial yang Harus Diketahui

6 Fakta Strategi Pemasaran di Media Sosial yang Harus Diketahui

Podcast adalah Cara Terbaru Memperluas Jaringan Bisnis

Podcast adalah Cara Terbaru Memperluas Jaringan Bisnis

5 Strategi Pemasaran di Instagram yang Perlu Dilakukan

5 Strategi Pemasaran di Instagram yang Perlu Dilakukan

6 Cara Membangun Budaya Kerja yang Hebat untuk Tim

6 Cara Membangun Budaya Kerja yang Hebat untuk Tim

9 Tipe Kepribadian Manusia yang Menyebalkan dan Cara Menghadapinya

9 Tipe Kepribadian Manusia yang Menyebalkan dan Cara Menghadapinya

Mengapa Kita Memerlukan Kecerdasan Emosional dalam Pekerjaan?

Mengapa Kita Memerlukan Kecerdasan Emosional dalam Pekerjaan?