Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 4 Tips Perubahan Untuk Meningkatkan Motivasi

4 Tips Perubahan Untuk Meningkatkan Motivasi


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Jan 17, 2019

 
Sebelum Anda membaca artikel ini lebih jauh, saya ingin mengajukan sedikit pertanyaan. “Apakah Anda pernah merasa lelah yang berkepanjangan?” rasa lelah yang Anda rasakan ini membuat Anda seperti ingin mematikan bunyi deringan alarm di jam weker, dengan pukulan yang keras seperti smash yang dilakukan oleh Jonatan Christie. Seakan-akan Anda sangat merasa kesal dan tidak bersemangat untuk memulai hari dan bekerja. 
 
Jika jawabannya “Ya”, ini menandakan Anda sedang merasa kurang energi dan motivasi. Namun, penting untuk menyadari bahwa kita memiliki pekerjaan yang perlu dilakukan meskipun kita benar-benar merasa tidak mampu untuk bekerja keras sepanjang hari.
 
Jangan khawatir karena pada artikel ini kami akan membahas beberapa cara yang dapat memulihkan energi dan membangkitkan motivasi yang sempat hilang. 
 
Dikarenakan tubuh kita adalah makhluk holistik, maka perubahan di satu area (sekecil apapun itu) akan memengaruhi sebagian besar perubahan di area lainnya. Karena itulah perubahan ini akan membuat Anda merasa lebih energik dan termotivasi untuk menciptakan hari-hari yang lebih produktif
 
Perubahan memengaruhi satu dari empat kategori penting dari setiap orang, yaitu: Fisik, emosional, intelektual dan rohani. 
Jadi, mari kita mulai membuat perubahan ini jika kita merasa kekurangan energi dan motivasi.
 
1. Perubahan Secara Fisik
 
Berjalan Selama 10-30 Menit
Sebagian besar dari kita melakukan pekerjaan yang mengharuskan kita duduk lama di kursi yang tidak nyaman, terutama bagi Anda yang bekerja dari Senin-Jumat di kantor. Perlu kita ketahui bahwa tubuh manusia tidak dirancang untuk itu. Jadi untuk mengatasi hal ini, kita perlu mengambil 10-30 menit setiap hari dan berjalan-jalan saja. Tentunya, ini akan membantu tubuh kita tetap sehat.
 
Namun, jika kita tetap tidak memiliki waktu untuk itu karena banyaknya pekerjaan yang harus segera diselesaikan di dalam laptop, mungkin kita dapat mengajak rekan-rekan kerja lain untuk berjalan kaki menuju kantin saat makan siang. Setidaknya, tubuh Anda dapat berdiri dan berjalan kaki sebentar, tidak hanya duduk di depan komputer terus-menerus. Aktivitas ini cukup ringan, mudah, dan hanya memerlukan durasi yang pendek, sehingga tidak akan mengganggu pekerjaan Anda. 
 
Tidur Siang
Ini dia praktik yang sudah banyak diterapkan oleh banyak perusahaan ternama di luar negeri. Bahkan beberapa dari mereka juga menyediakan fasilitas khusus agar para karyawan dapat tidur siang untuk sebentar di jam istirahat mereka. Fakta membuktikan bahwa tidur siang dengan durasi 20-30 menit akan membantu meningkatkan fokus Anda, ini juga akan membantu otak Anda kembali fokus untuk melakukan pekerjaan selanjutnya. 
 
Semua pemain terbesar dalam sejarah tidur siang karena pekerjaan mereka membutuhkan sejumlah besar fokus kognitif yang menghabiskan energi Anda. Itu sebabnya tidur siang itu penting.
 
Meregangkan Otot Tubuh 
Terkadang, yang kita perlukan hanyalah meregangkan tubuh selama dua menit, ketika tubuh mulai terasa kaku di atas kursi. Sangatlah penting untuk meregangkan otot-otot tubuh dan membiarkan aliran energi yang tidak terganggu di seluruh bagian tubuh. Apa sih manfaatnya? 
 
ini akan membuat aliran darah menjadi lebih baik, terutama mengalir ke kepala sehingga dapat lebih fokus pada tugas-tugas kognitif. Jadi, berdirilah dari kursi Anda dan regangkan tubuh Anda karena itu akan membuat Anda lebih bersemangat. 
 

2. Perubahan Secara Emosional

Jangan Makan dan Minum Sembarangan
Kita sering menyepelekan hal ini, dan selalu beranggapan bahwa “yang penting makan”, “yang penting perut kenyang”, tanpa memikirkan apakah makanan dan minuman tersebut baik untuk perut dan otak kita? Ya, Otak. Makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh memiliki hubungan emosional untuk otak dan mood kita juga.
 
Sebagai contoh, makanan jenuh yang kaya gula membuat kita bersemangat pada saat itu tetapi saat kadar glukosa di dalam tubuh kembali rendah, maka kita akan kehilangan semua energi untuk melakukan apapun pada jam 11 pagi, dan ini sangat tidak masuk akal. Pilihlah makanan yang berserat tinggi dan protein yang tidak hanya mengisi perut namun juga otak kita. 
 
Coba Telepon Sahabat atau Orang yang Kita Cintai
Pelajaran sejarah mengatakan bahwa manusia adalah makhluk sosial, dan ini memang benar. Ini mengindikasikan kita tidak dapat hidup sendirian. 
 
Hubungan memainkan peran utama dalam kehidupan kita. Mereka adalah sumber utama kebahagiaan kita. Jadi ketika kita merasa tidak berenergi dan termotivasi, salah satu pemicu energi terbaik sebenarnya masuk ke lingkungan sosial dan bersenang-senang dengan orang yang kita cintai. Lingkaran sosial cenderung untuk memompa energi kembali ke kita bahkan ketika kita berpikir kita tidak memiliki energi yang tersisa untuk melakukan apapun. Cobalah untuk menelpon orang tersayang di jam istirahat Anda. 
 

3. Perubahan Secara Intelektual
 
Memutar Lagu Kesukaan 
Tidak ada salahnya untuk memutar lagu kesukaan kita untuk membangkitkan semangat diri. Sangat disarankan untuk memilih lagu yang bersemangat, bukan lagu yang memiliki music yang lambat, karena dikhawatirkan akan membuat kita mengantuk dan lebih tidak bersemangat. 
 
Kita adalah orang yang paling tahu, lagu dan jenis musik apa yang paling cocok untuk membangkitkan semangat dari diri kita sendiri.
 
Membaca Buku
Selain mendengarkan lagu kesukaan, kita juga dapat membaca buku untuk mempertajam fokus dan membangkitkan motivasi kembali. Stimulus yang diberikan oleh buku membantu kita mendapatkan kembali fokus untuk periode waktu yang lebih lama. 
Pada awalnya, kita mungkin akan mengantuk saat membaca beberapa halaman buku. Tidak apa-apa karena otak kita sedang menyesuaikan kembali dengan fokus yang diperlukan untuk membaca puluhan halaman buku.
 
Setelah kita terbiasa dengan hal ini, maka otak kita akan lebih tajam dan fokus untuk periode yang lebih lama.
 
Mengubah perspektif
Perspektif juga sangat memengaruhi pembawaan kita dalam mengerjakan tugas-tugas kerja. Ketika kita menghadapi masalah atau tantangan yang membuat kita berhenti bahkan sebelum memulai segala sesuatu, yang harus kita pikirkan adalah bagaimana perspektif kita dalam menghadapi permasalahan tersebut. Saat sesuatu menurunkan energi kita, cobalah untuk melihatnya dari sudut pandang yang berbeda. 
 
 
4. Perubahan Secara Rohani

Meditasi
Meditasi telah digunakan selama ribuan tahun sebagai penghilang stres, pembawa kebahagiaan, dan penambah energi. Jika Anda bekerja di kantor, temukan waktu tenang dan sendirian untuk bermeditasi dan Anda akan melihat perbedaan besar dalam tingkat energi dan motivasi. Misalnya, Anda dapat mengambil waktu 5-10 menit dari jam istirahat makan siang untuk melakukan meditasi. 
 
Jika kita hanya membaca semua poin-poin di atas, maka tidak akan ada perubahan apapun di dalam hidup kita. Kita perlu mempraktikkannya juga, dan ini sangat penting untuk dilakukan. Semakin cepat kita mulai mengerjakannya, semakin cepat kita akan melihat hasilnya dalam tingkat energi dan motivasi yang lebih besar.
 
Lalu, apa lagi yang kamu tunggu? Ayo segera mempraktikkannya dan membuat perubahan di dalam hidup kita!
Featured Career Advices
Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

7 Rahasia Menjadi Tangguh di Dunia Kerja

7 Rahasia Menjadi Tangguh di Dunia Kerja

10 Cara Membawa Rasa Bahagia di dalam Tim Kerja

10 Cara Membawa Rasa Bahagia di dalam Tim Kerja

4 Cara Menuju Pensiunan Dini di Umur 40 Tahun

4 Cara Menuju Pensiunan Dini di Umur 40 Tahun