Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 4 Cara Menunjukkan Integritas Diri

4 Cara Menunjukkan Integritas Diri


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on May 05, 2019

 
Integritas adalah salah satu nilai mendasar yang dicari pemberi kerja pada karyawan yang mereka pekerjakan. Ini adalah ciri khas seseorang yang menunjukkan prinsip-prinsip moral dan etika yang sehat di tempat kerja. Integritas adalah dasar dalam membangun hubungan, kepercayaan, dan hubungan interpersonal yang efektif. Seseorang yang memiliki integritas diri yang kuat, menghayati nilai-nilainya dalam hubungan dengan rekan kerja, pelanggan, dan bahkan dengan para pemegang saham. 
 
Kejujuran, kepercayaan dan kehormatan adalah inti dari integritas diri. Orang yang menunjukkan integritas diri akan mudah menarik orang lain karena mereka dapat dipercaya dan dapat diandalkan. Mereka berprinsip untuk berperilaku terhormat bahkan ketika tidak ada yang melihat atau mengetahui kinerja mereka. Mereka adalah tenaga kerja yang unggul.
 
Seperti apakah bentuk integritas diri yang dapat kita tunjukkan di tempat kerja? Mari kita simak 4 skenario yang menunjukkan integritas diri ditempat kerja.
- Brenda pergi ke toilet wanita dan menghabiskan banyak tisu. Dia tidak langsung meninggalkan toilet dengan tisu yang kosong. Dia mengisi ulang tisu tersebut terlebih dahulu sehingga orang selanjutnya tetap dapat memakai tisu. Ini memang menghabiskan 5 menit dari waktunya, tetapi integritas diri yang dimilikinya membuatnya merasa bertanggung jawab dan tidak ingin membuat orang setelahnya kesusahan.
 
- Helen bertanggung jawab untuk membuat laporan mingguan yang berisi tentang laporan rencana kerja dua departemen di minggu selanjutnya. Ia harus membuatnya setiap Jumat. Helen berencana akan mengambil cuti di Jumat berikutnya. Ia membuat laporan itu selesai sebelum ia melaksanakan cutinya. 
 
- Seorang klien bertanya pada Marko apakah perangkat lunak yang ditawarkan akan menampilkan fungsi-fungsi yang dibutuhkan klien tersebut. Jawaban Marko merupakan penentu apakah klien tersebut akan membeli produk yang dijualnya atau tidak. Marko tahu bahwa perangkat lunak tersebut dapat melakukan fungsi-fungsi yang dibutuhkan oleh klien sehingga ia menjawabnya demikian. Ia juga mengatakan bahwa ia tidak yakin sepenuhnya, sehingga ia meminta waktu untuk bertanya kepada pengembang perangkat lunak tersebut dan memberitahu jawabannya kepada klien. Setelah bertanya, Marko diberitahu bahwa ada satu fungsi yang tidak dapat dilakukan oleh perangkat tersebut. Marko kembali kepada kliennya dan mengatakan hal tersebut. Klien tersebut tetap membeli produknya karena itulah produk terbaik yang dapat memenuhi kebutuhannya.
 
- Dua rekan kerja sedang membicarakan kegagalan presentasi yang dilakukan satu rekan lainnya. Mereka memberikan kritikan dan mengatakan bahwa rekan kerja tersebut tidak memiliki keterampilan dan imajinasi yang cukup baik. Lalu, Citra masuk dalam pembicaraan dan mendengarkan sejenak. Kemudian ia bertanya kepada dua rekannya tersebut, apakah mereka telah membahas kritik dan masukan tersebut dengan rekan yang gagal melakukan presentasi? 
 
Sekarang, kita memiliki gambaran yang jelas tentang bagaimana kita dapat menunjukkan integritas diri di tempat kerja. Integritas diri haruslah ditunjukkan dalam setiap hal dan kepada siapa saja. Terkadang, kita menjumpai beberapa kejadian yang menunjukkan kurangnya integritas diri yang dimiliki seseorang. Sangatlah penting untuk mempertahankan integritas setiap saat. Bagaimanakah kita dapat menunjukkan integritas diri di tempat kerja? Berikut adalah 4 cara untuk menunjukkan integritas diri di tempat kerja.
 
1. Bawa nilai-nilai yang dimiliki ke tempat kerja. Kita harus membawa nilai-nilai pribadi dan mencerminkan nilai-nilai tersebut dalam pekerjaan kita. Gunakan nilai-nilai yang rekan pembaca miliki dalam bekerja dan kapanpun Anda ingin mengambil keputusan. Ini akan menunjukkan bahwa Anda adalah seorang yang bersungguh-sungguh. Tentunya, nilai-nilai baik yang diterapkan dalam pekerjaan akan membantu Anda memiliki hubungan yang baik dengan rekan kerja, atasan dan bahkan klien.
 
2. Bersikap transparan. Memiliki transparansi adalah hal yang tidak boleh diabaikan. Dengan sikap transparan, orang lain akan dapat lebih menerima kita. Bahkan, sekalipun kita harus mengambil keputusan yang tersulit, orang lain akan mampu memahami jika kita memiliki transparansi. Jadi, katakan apa yang harus dikatakan dan lakukan apa yang harus dilakukan. Dengan menjadi transparan, Anda membantu diri sendiri untuk lebih mudah dipahami oleh orang lain. Inilah yang menunjukkan integritas diri seseorang.
 
3. Memberikan kesempatan orang lain untuk berpendapat. Setiap orang memiliki ide-ide yang cemerlang untuk dibagikan. Untuk itu, biarkan orang lain memiliki kesempatan untuk berbicara. Diskusi kreatif harus bersifat jujur dan kritis, namun kita harus berpikiran terbuka dan menghormati perspektif orang lain. Memberitahu seseorang bahwa ide buruk yang mereka sampaikan adalah hal yang hebat, kemudian melupakannya secara diam-diam bukanlah tanda integritas. Setiap orang memiliki kebebasan yang sama dalam membagikan ide. Belajarlah untuk memberi dan menerima kritik yang membangun dengan cara yang tepat. Ini akan lebih meningkatkan integritas diri  dan memunculkan banyak ide kreatif.
 
4. Jangan kompromi. Apa visi dan misi yang Anda miliki? Jika Anda ingin selalu memberikan kejujuran dalam pekerjaan, maka jangan pernah berkompromi dengan orang atau hal yang meminta Anda tidak jujur. Berpeganglah teguh terhadap prinsip yang Anda miliki. Ini mungkin akan membuat beberapa orang menganggap bahwa rekan pembaca adalah seorang yang angkuh. Tetapi, nantinya mereka akan tahu bahwa Anda memiliki integritas diri yang kuat. 
 
Itulah 4 cara menunjukkan integritas diri di tempat kerja. Kita harus konsisten dengan integritas diri yang dimiliki. Integritas diri tidak hanya diperlukan di tempat kerja saja, ini juga dibutuhkan di luar tempat kerja. Berbicara dengan bebas, memperlakukan orang dengan setara dan tidak berkompromi dengan kepercayaan Anda, merupakan hal penting yang harus kita jalankan sekalipun kita telah meninggalkan tempat kerja kita. Kunci integritas adalah tetap menjadi orang yang sama di mana pun Anda berada.
Featured Career Advices
Benarkah Kebahagiaan adalah Mendapatkan Pekerjaan Impian?

Benarkah Kebahagiaan adalah Mendapatkan Pekerjaan Impian?

Strategi Pemasaran E-mail untuk Generasi Milenial

Strategi Pemasaran E-mail untuk Generasi Milenial

5 Strategi Pemasaran melalui E-mail

5 Strategi Pemasaran melalui E-mail

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis