Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 3 Kiat Meraih Istana Impian Anda. Kiat ke-3 Terpenting.

3 Kiat Meraih Istana Impian Anda. Kiat ke-3 Terpenting.


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Dec 23, 2018

 
Apakah Anda pernah merasa kepala Anda penuh dengan tujuan yang tampaknya bertentangan dalam hidup dan karier Anda?
Anda tidak sendirian.
 
Anda mungkin bertanya-tanya layakkah jika Anda meluangkan waktu untuk menuliskan semua tujuan Anda dalam suatu daftar. Menuliskan tujuan dan impian Anda dalam sebuah daftar dapat memberikan kejelasan, namun Anda harus mengambil langkah-langkah nyata. Tetapi dengan menulis semuanya, merefleksikan, dan mengaturnya Anda telah berada dalam setengah pertempuran.
 
Lalu, apa yang separuhnya lagi? Berikut adalah tiga panduan praktis untuk memastikan bahwa hal-hal yang Anda lakukan setiap harinya menyiapkan diri Anda untuk mencapai semua impian terliar Anda.
 
1. Telitilah Hal Logis yang Tumpang Tindih 
Cara pertama yang dapat Anda lakukan adalah memotong daftar Anda. Periksalah kembali setiap tujuan yang sudah Anda buat. Identifikasilah keterkaitan tujuan Anda. Beberapa tujuan mungkin akan saling melengkapi satu sama lain, dan sinergi ini akan membantu Anda untuk mewujudkan banyak tujuan dalam satu waktu.
 
Misalnya, Anda ingin memulai blog pribadi dan menjadi penulis yang lebih baik. Jika Anda menggunakan blog Anda sebagai alat untuk memajukan tulisan Anda, Anda juga sedang memajukan karir Anda. Ini akan melatih Anda untuk unggul dalam berkomunikasi. Keterampilan komunikasi yang unggul akan membantu Anda, baik dalam karier dan ambisi pribadi Anda.
 
Waktu yang Anda habiskan di situs web pribadi Anda juga membantu Anda untuk mencapai banyak tujuan lain, dari memulai pekerjaan baru hingga meningkatkan keterampilan teknologi Anda.
 
Tentu saja, ada beberapa tujuan yang mungkin terasa seperti konflik yang tidak dapat diselesaikan (contohnya: berkeliling dunia dan hidup dekat dengan keluarga Anda). Dalam hal ini, penting untuk mengambil setiap mimpi dan bertanya pada diri sendiri, "Mengapa saya ingin melakukan ini?" Lalu, tuliskan jawaban Anda di sampingnya.
 
Dengan menggunakan nilai-nilai, Anda membantu diri Anda sendiri untuk memunculkan motivasi Anda dan Anda akan mudah untuk menentukan hal yang menjadi prioritas Anda. Misalnya, Anda mungkin menemukan bahwa ini adalah saat yang penting bagi Anda untuk berada di dekat keluarga Anda, tetapi dalam beberapa bulan, Anda akan mempertimbangkan pekerjaan yang mencakup lebih banyak perjalanan. Anda tetap bisa mewujudkan semuanya, namun lihatlah kembali tujuan yang menjadi prioritas Anda. 
 
2. Ambillah Waktu
Kepanikan yang mengelilingi Anda untuk mencapai impian adalah diri Anda sendiri: Anda mengatakan kepada diri sendiri bahwa Anda tidak memiliki cukup waktu. Ya, waktu memang terbatas, tetapi hal terbaik yang dapat Anda lakukan dalam menghadapi waktu yang terbatas adalah dengan mulai berpikir bahwa waktu adalah sumber daya yang berlimpah dan menyatakannya sebagai sesuatu yang ada dalam kendali Anda.
 
Sebagai permulaan, ganti frasa "punya waktu" dengan "waktu luang." Mengatakan, “Saya tidak punya waktu untuk belajar untuk Photoshop” tetap tidak akan membuat Anda lebih dekat untuk mencapai tujuan Anda. Sebaliknya, coba opsi yang lebih sadar diri seperti: "Saya tidak meluangkan waktu untuk belajar Photoshop." 
 
Pergunakanlah waktu Anda dengan baik untuk memulai hal-hal penting yang dapat membantu Anda mewujudkan setiap tujuan Anda. 
 
3. Hindari Perencanaan yang Berlebihan 
Apapun yang Anda lakukan, jangan menarik garis waktu dari semua impian Anda. Anda mungkin terbiasa dengan menuliskan "dua tahun" atau "10 bulan" di samping setiap daftar tujuan Anda. Mencoba menghitung dengan tepat lamanya waktu yang Anda perlukan untuk mencapai tujuan Anda akan membuat Anda gila! Ini akan menghalangi Anda menjalani kehidupan Anda. Bersikap terbuka terhadap setiap peluang justru akan membuat Anda jauh lebih bahagia dalam jangka panjang.
 
Sebagai pengganti perencanaan yang berlebihan, buatlah satu langkah nyata untuk setiap item pada daftar impian Anda. Misalnya, jika Anda ingin pindah ke China dalam tahun berikutnya, ganti item daftar yang berjudul "Pindah ke China: 12 bulan" dengan langkah Anda berikutnya. Anda dapat menggantinya dengan tindakan nyata yang dapat Anda lakukan seperti mengirim email ke setiap kontak yang Anda miliki di Cina atau mengatur pertemuan dengan bos Anda untuk mendiskusikan lowongan di kantor Shanghai. Langkah-langkah praktis ini akan membawa Anda ke arah yang benar, tanpa membuat Anda merasa kewalahan oleh garis waktu tertentu.
 
Ketika Anda menemukan diri Anda berjuang untuk melakukan segalanya, buatlah daftar impian Anda dan tegaskan kembali diri Anda dan ide-ide itu. Periksa kembali setiap hal yang menjadi prioritas Anda, dan jika mereka masih sama seperti terakhir kali Anda menulisnya, ingatkan diri Anda bahwa ini masih sangat penting bagi Anda dan Anda akan mencapainya pada waktunya. Kunjungi kembali “langkah selanjutnya,” dan lihatlah daftar yang perlu diperbaharui. Selama Anda terus menganggap diri Anda bertanggung jawab atas impian Anda, Anda akan tetap memegang kendali.
Featured Career Advices
5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

7 Rahasia Menjadi Tangguh di Dunia Kerja

7 Rahasia Menjadi Tangguh di Dunia Kerja

10 Cara Membawa Rasa Bahagia di dalam Tim Kerja

10 Cara Membawa Rasa Bahagia di dalam Tim Kerja

4 Cara Menuju Pensiunan Dini di Umur 40 Tahun

4 Cara Menuju Pensiunan Dini di Umur 40 Tahun

5 Cara Meningkatkan Etika Kerja di Perusahaan Indonesia

5 Cara Meningkatkan Etika Kerja di Perusahaan Indonesia

5 Strategi untuk Menang dalam Presentasi Bisnis

5 Strategi untuk Menang dalam Presentasi Bisnis

3 Tingkat Kesadaran Diri

3 Tingkat Kesadaran Diri

10 Cara untuk Mulai Mengasah Strategi Pemasaran

10 Cara untuk Mulai Mengasah Strategi Pemasaran

3 Pertanyaan Sebelum Memulai Bisnis dan Menjadi Pengusaha

3 Pertanyaan Sebelum Memulai Bisnis dan Menjadi Pengusaha

5 Karakter Buruk Generasi Milenial yang Diperlukan dalam Bisnis

5 Karakter Buruk Generasi Milenial yang Diperlukan dalam Bisnis

11 Fakta Mengejutkan tentang Kepribadian Manusia

11 Fakta Mengejutkan tentang Kepribadian Manusia

35 Karakteristik Wirausaha

35 Karakteristik Wirausaha

5 Manajemen Krisis untuk Mengubahnya Menjadi Peluang

5 Manajemen Krisis untuk Mengubahnya Menjadi Peluang