Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 5 Tips Menghadapi Wawancara Melalui Telepon

5 Tips Menghadapi Wawancara Melalui Telepon


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Oct 24, 2018

 
Mungkin sudah banyak artikel yang memberitahu Anda trik jitu agar sukses menghadapi wawancara. Namun, bagaimana jika Anda harus menghadapi wawancara melalui telepon?  Anda tidak perlu khawatir karena pada artikel ini kami akan memberikan Anda beberapa trik agar Anda sukses dalam menjalani wawancara.
 
1. Miliki persiapan yang matang
Tentunya perekrut akan bertanya mengapa Anda tertarik untuk bekerja dengan perusahaan mereka. Sehingga, Anda perlu menyiapkan jawaban untuk beberapa poin di bawah ini:
 
- Jangan sampai Anda salah menyebut nama perusahaan yang Anda daftar serta alasan-alasan yang membuat Anda tertarik untuk bekerja di sana. 
- Jangan sampai Anda hanya mendaftar perusahaan tersebut tanpa mengetahui dengan jelas tugas serta tanggung jawab posisi yang Anda inginkan. Tulislah tanggung jawab Anda pada nota kecil yang dapat membantu Anda menjawab pertanyaan-pertanyaan saat wawancara. Hal ini penting agar perekrut dapat menilai apakah Anda adalah kandidat yang mereka cari atau bukan.
- Selalu ingat poin-poin penting apa saja yang Anda masukkan ke dalam resume Anda. Anda harus mengetahui titik temu mengapa kualifikasi yang Anda miliki cocok dengan posisi yang Anda inginkan di perusahaan mereka. 
 
Penting untuk Anda memiliki poin-poin di atas pada nota kecil Anda. Jadi, sewaktu-waktu perekrut mewawancarai Anda, Anda sudah siap untuk melakukan wawancara. 
 
2. Pastikan Anda memiliki waktu wawancara yang tepat
Jika Anda melakukan wawancara secara langsung tanpa melalui telepon, pastinya Anda akan melakukan sesi wawancara di dalam ruangan yang kondusif sehingga Anda akan memiliki ide-ide cemerlang untuk menjawab semua pertanyaan. Ya, walaupun Anda akan merasa canggung karena di dalam ruangan hanya ada Anda dan pewawancara. 
 
Hal ini berbeda jika Anda melakukan wawancara melalui telepon. Anda tidak akan menjawab pertanyaan-pertanyaan di dalam ruangan ber-AC yang kondusif. Inilah peran penting yang harus Anda ambil.
 
Jika perekrut menelepon Anda di saat yang tidak tepat, Anda mungkin dapat mengirimkan pesan singkat kepada perekrut dan menjelaskan bahwa Anda sedang tidak berada di tempat yang kondusif untuk melakukan wawancara. Pemilihan tempat yang tepat juga akan mempengaruhi jawaban Anda saat wawancara. Jika ruangannya kondusif, Anda akan lebih mudah berpikir dan jawaban Anda mungkin akan sangat cemerlang. 
 
3. Pesan singkat suara
Jika poin yang di atas terjadi, namun Anda tidak dapat mengirim pesan singkat kepada pewawancara melainkan pesan singkat suara, pastikan bahwa Anda menggunakan kata-kata yang sopan sehingga pewawancara dapat mengerti situasi Anda, mengapa Anda tidak dapat melakukan sesi wawancara saat mereka menelepon Anda. 

4. Bersikap sopan dengan tidak makan saat wawancara
Tahukah Anda bahwa saat seseorang sedang makan lalu berbicara ditelepon, suaranya akan sedikit berubah? Hindari makan atau mengunyah apapun saat sesi wawancara ditelepon berlangsung. Jangan berikan kesan yang buruk terhadap pewawancara Anda jika Anda benar-benar menginginkan pekerjaan tersebut. 

5. Pastikan Anda memiliki nama serta nomor telepon pewawancara
Sebelum Anda memulai sesi wawancara melalui telepon, pastikan bahwa Anda mengetahui siapa nama penelepon serta informasi singkat (seperti posisi) orang tersebut. Jangan tunggu sampai akhir wawancara Anda baru menanyakan hal tersebut. Mengapa demikian?  
 
Jika sesi wawancara sedang berlangsung di telepon lalu tiba-tiba telepon Anda mengalami masalah koneksi, Anda dapat menelepon mereka kembali dan berkata bahwa “Bapak A atau Ibu A tadi menelepon saya”. Sehingga, Anda dapat melanjutkan sesi wawancara kembali. 
 
Selain itu, dengan hal ini Anda dapat bertanya kepada perekrut tentang bagaimana kelanjutan hasil wawancara Anda kepada perekrut yang menelepon Anda. 
 
Cobalah untuk melakukan trik-trik di atas dan Anda akan merasa percaya diri dalam menghadapi sesi wawancara ditelepon. Selamat mencoba!
Featured Career Advices
Benarkah Kebahagiaan adalah Mendapatkan Pekerjaan Impian?

Benarkah Kebahagiaan adalah Mendapatkan Pekerjaan Impian?

Strategi Pemasaran E-mail untuk Generasi Milenial

Strategi Pemasaran E-mail untuk Generasi Milenial

5 Strategi Pemasaran melalui E-mail

5 Strategi Pemasaran melalui E-mail

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis