Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 4 Sikap Tidak Profesional Saat Wawancara

4 Sikap Tidak Profesional Saat Wawancara


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Oct 17, 2018

 
Saya yakin bahwa Anda sudah cukup dewasa untuk menghadapi sesi wawancara dengan sebaik mungkin. Tentunya, saya juga sangat yakin bahwa alamat email Anda bukan seperti alamat email anak kecil atau anak baru besar seperti, lovescats@g**.com atau sweetgirl@y**.co.id. Memiliki alamat email yang kekanak-kanakan seperti itu, atau datang ke sesi wawancara dengan terlambat adalah hal yang sangat buruk. Saya begitu berharap bahwa Anda tidak melakukan kesalahan-kesalahan seperti di atas karena itu sama sekali tidak membuat Anda terlihat seperti seseorang yang profesional. 
 
Namun disadari atau tidak, ada beberapa sikap lain yang dapat membuat Anda terlihat tidak profesional saat sesi wawancara berlangsung. Berikut adalah beberapa sikap yang salah yang disadari atau tanpa disadari Anda lakukan saat menghadiri sesi wawancara:

1. Menutupi sifat asli Anda
Oh ya! Tentu saja ini adalah hal yang sangat fatal. Meskipun Anda menginginkan pewawancara tertarik dan mengetahui sisi positif Anda sehingga mereka merekrut Anda namun, Anda tetap harus ingat bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Jadilah diri Anda sendiri dan jangan takut untuk menceritakan apa saja hal-hal yang menjadi kekurangan serta kelebihan Anda. Percayalah, semua perekrut menginginkan kandidat yang jujur dalam hal ini.

2. Anda gugup dalam menjawab pertanyaan dari pewawancara
Sangatlah penting untuk Anda sebelum menghadiri sesi wawancara untuk benar-benar mempersiapkan diri. Terutama dalam mempersiapkan diri untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mungkin akan diberikan oleh pewawancara. Jangan sampai Anda gugup saat menjawab setiap pertanyaan yang diberikan karena ini membuat posisi Anda berbahaya. Sebelum Anda menghadiri sesi wawancara, pastikan Anda juga telah mencari tahu serta membaca segala informasi yang berhubungan dengan perusahaan atau institusi yang Anda daftar. Karena bagaimana Anda dapat menjadi karyawan dari perusahaan tersebut jika Anda saja tidak mengenal baik perusahaan tersebut seperti apa?

3. Anda terlihat seperti orang yang putus asa
Ini adalah salah satu kesalahan yang mungkin sering terjadi dimana Anda sangat terlihat putus asa. Saya sangat mengerti bahwa mencari pekerjaan di zaman sekarang sangatlah sulit dan mungkin Anda tidak dapat menutupi isi hati Anda bahwa Anda benar-bener memerlukan pekerjaan ini kepada pewawancara. Namun, ternyata sikap ini kurang baik bahkan membuat Anda terlihat tidak profesional. 
Pada sesi wawancara, Anda harus memastikan bahwa Anda memiliki rasa kepercayaan diri yang mantap dan mengetahui kesempatan untuk menceritakan apa saja yang menjadi kelebihan Anda dan mampu untuk menjelaskan mengapa Anda adalah kandidat yang paling cocok untuk perusahaan tersebut. 
 
4. Berhati-hati dalam menggunakan media sosial
Pada zaman yang sudah sangat canggih seperti sekarang, Anda harus hati-hati dalam menggunakan media sosial. Anda harus benar-benar memperhatikan apa saja yang Anda unggah di dalam media sosial karena bisa jadi itu menjadi ancaman bagi Anda dalam mencari pekerjaan
Semua orang dapat mencari Anda di dalam google dan media sosial yang Anda miliki dan mungkin mereka akan mulai untuk memiliki persepsi yang baik atau buruk berdasarkan apa yang Anda unggah di sana. 
Berhati-hatilah jika Anda pernah menjelek-jelekkan perusahaan atau institusi Anda sebelumnya, atau saat Anda tidak menyukai manajer atau tim Anda sebelumnya. Perekrut mungkin akan berpikir jika Anda direkrut oleh mereka dan suatu saat terjadi suatu permasalahan, bukan tidak mungkin kalau Anda juga akan membuat kesan yang buruk terhadap perusahaan mereka bukan?
 
Demikianlah empat sikap yang benar-benar harus Anda jauhi saat wawancara. Dan semoga Anda berhasil mendapatkan pekerjaan impian Anda!
Featured Career Advices
Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

7 Rahasia Menjadi Tangguh di Dunia Kerja

7 Rahasia Menjadi Tangguh di Dunia Kerja

10 Cara Membawa Rasa Bahagia di dalam Tim Kerja

10 Cara Membawa Rasa Bahagia di dalam Tim Kerja

4 Cara Menuju Pensiunan Dini di Umur 40 Tahun

4 Cara Menuju Pensiunan Dini di Umur 40 Tahun

5 Cara Meningkatkan Etika Kerja di Perusahaan Indonesia

5 Cara Meningkatkan Etika Kerja di Perusahaan Indonesia

5 Strategi untuk Menang dalam Presentasi Bisnis

5 Strategi untuk Menang dalam Presentasi Bisnis

3 Tingkat Kesadaran Diri

3 Tingkat Kesadaran Diri