Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 6 Pertanyaan Umum Dalam Wawancara Penjualan

6 Pertanyaan Umum Dalam Wawancara Penjualan


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Nov 12, 2018

 
Bagi banyak wiraniaga, menjual produk atau layanan adalah hal yang kedua. Namun, berhasil diterima dan menandatangani kesepakatan kerja saat wawancara merupakan hal yang lebih penting dan terkadang terasa seperti hal yang sulit. Untungnya, beberapa keterampilan yang diperlukan untuk menjadi tenaga penjual yang sukses dapat membantu Anda menjadi kandidat pekerja yang sempurna. Diantara ketrampilan itu, kesiapan Anda dalam menghadapi wawancara adalah yang utama. Anda harus mengetahui pertanyaan wawancara yang mungkin datang kepada Anda.
 
Jadi, untuk membantu Anda berhasil diterima dan menandatangani kesepakatan saat wawancara tersebut, berikut adalah beberapa pertanyaan wawancara penjualan yang paling umum. Bacalah dengan seksama dan siapkan diri Anda untuk menguasai hal-hal tersebut.

1. Ceritakan Pengalaman ketika Anda Kehilangan Penjualan.
Setiap penjual pasti pernah kehilangan penjualan. Itu tidak bisa dihindari. Tetapi, yang penting adalah Anda dapat dengan mudah mengakui hal ini dan menceritakan kerugian dengan optimism dibandingkan harus menyalahkan orang lain. Pewawancara ingin tahu penyebab Anda kehilangan penjualan Anda dan hal yang dapat Anda pelajari dari kejadian tersebut. Seseorang yang dapat mengubah penjualan yang hilang menjadi peluang pembelajaran adalah kandidat yang ideal. Mereka yang menyalahkan hal lain atau orang lain justru tidak diperhitungkan sebagai tenaga penjual yang hebat. 
Tips: Pertanyaan ini bertujuan untuk melihat kekurangan Anda dan cara Anda mengatasinya. Jawaban yang bagus mungkin, “Saya tidak sepenuhnya memahami keluhan para pelanggan. Sekarang, saya selalu menanyakan keluhan mereka sehingga saya lebih mampu memenuhi kebutuhan pelanggan. "

2. Bagaiman Akhirnya Anda Berhasil Mendapatkan Pelanggan?
Ini bukan waktunya membicarakan tentang penjualan yang mudah. Pewawancara ingin melihat metode seorang kandidat dalam menghadapi proses penjualan yang rumit dan mengatasi tantangan. 
Pilihlah penjualan yang membutuhkan sedikit perjuangan namun dengan pemecahan masalah yang cerdik. Dan itu seharusnya bukan tentang Anda, Anda, Anda.
Tips: "Saya menawarkan diskon" bukanlah akhir dari kisah penjualan Anda. Pewawancara ingin tahu cara Anda meningkatkan nilai suatu produk, bukan cara untuk meyakinkan pelanggan dengan meremehkan mereka.
 
3. Apa Target Anda?
Penjualan adalah permainan angka. Calon penjualan harus bisa mengeluarkan kuota, tujuan, dan angka terakhir mereka. Semua orang mencari tenaga penjualan hari ini, dan semua orang menginginkan hasil yang maksimal. Sebagai tenaga penjual, angka Anda dapat berpotensi membantu Anda bersinar.
Tips: Pewawancara mencari tenaga penjual yang kompetitif, dan mampu bekerja dalam tim. Banyak tenaga penjual yang perlu belajar menyeimbangkan daya saing dan kerja tim. Menyebutkan latar belakang pengalaman Anda bersama tim akan membantu Anda untuk merasa “klik” dengan pewawancara Anda.

4. Berapa Besar Komisi yang Anda Harapkan?
Beberapa perusahaan menawarkan komisi tinggi, namun gaji yang rendah. Perusahaan lain melakukan yang sebaliknya. Ada juga yang memiliki sistem pembagian hasil dan banyak opsi lainnya. Jawaban yang tepat untuk pertanyaan ini bukan tentang memberi tahu perekrut tentang hal yang harus dilakukannya. Ini tentang menunjukkan bahwa Anda mendapatkan sasaran dan prioritas perusahaan dan perusahaan juga sejalan dengan Anda. Ini adalah kesempatan bagi para kandidat untuk menunjukkan pemahaman tentang skenario “win-win”, dan apresiasi bahwa struktur komisi tidak hanya harus mencerminkan kinerja mereka, tetapi juga terikat pada tujuan perusahaan yang lebih luas.
Tips: Sebagian besar perusahaan mencari tenaga penjual yang dapat membantu mengembangkan perusahaan, bukan tentara bayaran yang mencapai target dengan biaya berapa pun. Ini akan membuat perekrut kewalahan ketika kandidat berbicara tentang komisi hanya dengan memikirkannya sendiri. Hindari itu, dan Anda akan berada di posisi terdepan.

5. Bagaimana Anda Mengatur Hari Anda?
Jawaban yang benar akan terdengar sedikit membosankan. Pekerjaan penjualan memiliki banyak kegembiraan, tetapi juga ada pekerjaan harian untuk pekerjaan itu. Dibutuhkan keterampilan dan ketahanan organisasi untuk sampai ke momen yang mendebarkan. Pewawancara ingin tahu besarnya keinginan kandidat untuk bekerja keras. 
Tips: Tidak apa-apa untuk mengakui bahwa ini adalah tugas yang monoton. Yang penting adalah Anda tetap melakukannya, dan keberhasilan Anda menutup penjualan akan menjadi hal yang berharga.

6. Jelaskanlan Tentang Diri Saya dan Perusahaan Saya
Oke, ini bukan pertanyaan langsung yang mungkin ditanyakan oleh pewawancara. Namun, ini adalah sesuatu yang mereka inginkan untuk penelitian mereka. Pelajari semua hal tentang perusahaan dan produk, dan setiap pengetahuan Anda untuk dibawa dalam sesi wawancara.
Tips: Cari tahu juga informasi tentang pewawancara. Perhatikan almamater atau orang lain yang Anda kenal yang berasal dari kota asalnya. Ini bukanlah sebuah latihan untuk menyanjung orang lain. Ini merupakan hal yang menunjukkan kepada pewawancara bahwa Anda mempersiapkan diri Anda dengan baik untuk menghadapi wawancara di bidang penjualan.
 
Pada akhirnya, wawancara hanyalah sebuah pertemuan. Kandidat adalah produk, dan pewawancara adalah pelanggan. Perlakukan itu seperti itu, dan bersiaplah untuk pertanyaan-pertanyaan ini agar Anda akan berhasil mengakhiri wawancara dengan sebuah kesepakatan.
Featured Career Advices
Hubungan Pengaturan Waktu dan Produktivitas Kerja

Hubungan Pengaturan Waktu dan Produktivitas Kerja

5 Ciri-ciri Kepemimpinan yang Baik dan Menginspirasi

5 Ciri-ciri Kepemimpinan yang Baik dan Menginspirasi

5 Cara Menangani Kasus Nepotisme di Tempat Kerja

5 Cara Menangani Kasus Nepotisme di Tempat Kerja

10 Frasa Pasif-Agresif yang Dapat Menghancurkan Bisnis

10 Frasa Pasif-Agresif yang Dapat Menghancurkan Bisnis

3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Cara Meredakan Amarah

4 Cara Meredakan Amarah

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal