Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 3 Cara Mempengaruhi Orang Lain

3 Cara Mempengaruhi Orang Lain


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Nov 29, 2018

 
Persuasi adalah keterampilan untuk mempengaruhi orang lain dan berguna bagi pekerjaan Anda, apapun posisi Anda. Anda akan berhadapan dengan hal ini ketika Anda meminta departemen lain untuk mengerjakan proyek baru, meyakinkan atasan Anda untuk mempekerjakan Anda, Anda mengajak teman Anda untuk menemani Anda pergi ke suatu tempat. Anda meyakinkan orang lain untuk memberikan sesuatu yang Anda inginkan hampir setiap hari.
 
Tetapi tidak perlu menganggap diri Anda sebagai seorang penjual mobil bekas. Mempengaruhi orang lain tidak sama dengan memanipulasi orang. Namun, lebih kepada cara menggunakan kekuatan pikiran untuk mempengaruhi orang lain.
 
Berikut adalah beberapa tips untuk melakukan hal itu.

1. Perhatikan Bahasa Tubuh Anda
Anda mungkin berpikir persuasi adalah karisma yang dicampur dengan beberapa kata ajaib, tetapi sebenarnya semuanya berhubungan dengan ketulusan. Orang-orang lebih cenderung setuju dengan Anda atau membantu Anda jika mereka percaya Anda tulus.
 
Jadi, bagaimana orang-orang mencari tahu apakah Anda tulus atau tidak? Bahasa tubuh Anda, tentu saja. Misalnya: Anda berkata, "Saya sangat senang melihat Anda," tetapi ada sedikit cemberut di wajah Anda dan lengan Anda disilangkan, tidak ada orang yang akan mempercayai Anda. Anda akan mudah berbohong dengan kata-kata. Tetapi sulit untuk berbohong dengan bahasa tubuh. Orang-orang secara intuitif membaca bahasa tubuh dan memberi perhatian lebih.
 
Untungnya, sebenarnya tidak terlalu sulit untuk mengontrol bahasa tubuh Anda. Bahkan, tubuh Anda melakukan sebagian besar pekerjaan untuk Anda. Penelitian menunjukkan bahwa memaksakan diri untuk tersenyum benar-benar membuat Anda bahagia, dan ini akan membuat Anda merasa lebih percaya diri. Sebelum Anda melakukannya, asumsikan posisinya terlebih dahulu dan bahasa tubuh Anda harus benar-benar mewakili hal yang Anda katakan (ini bukan menipu, tetapi tentang ketulusan), sebuah kecocokan antara pesan verbal dan non verbal Anda membuat Anda jauh lebih meyakinkan.

2. Buatlah Orang Lain untuk Menjadi Konsisten
Orang-orang tentu menginginkan konsistensi. Ini berguna ketika Anda perlu bergantung pada orang lain untuk menyelesaikan pekerjaan Anda sendiri. Untuk menggunakan konsistensi secara strategis ketika Anda berkolaborasi dengan orang lain (atau bahkan ketika Anda benar-benar membutuhkan seseorang untuk melakukan sesuatu untuk Anda), temukan cara untuk membuat orang benar-benar menyatakan hal yang akan mereka lakukan daripada memberi tahu mereka hal yang harus dilakukan .
 
Anda dapat menentukan tenggat waktu untuk suatu proyek. Daripada Anda memberi mandat untuk tenggat waktu Anda. Lebih baik tanyakanlah kepada rekan Anda tentang pendapatnya akan tenggat waktu. Rekan Anda mungkin akan lebih menghargai tenggat waktu dengan cara ini. Hal yang sama berlaku untuk mengingatkan orang tentang tenggat waktu. Jangan benar-benar mengirimkan pengingat. Mintalah rekan Anda untuk mengingatkan Anda tentang tenggat waktu itu. Dan, meskipun ini mungkin bisa diperdebatkan, ini merupakan cara berkomunikasi yang baik. Dengan cara ini, Anda dijamin berada di halaman yang sama dengan rekan Anda.
 
3. Berpikir Seperti Tenaga Penjual
Ada banyak hal yang dapat dipelajari tentang persuasi dari tenaga penjual, bahkan jika Anda merasa tidak nyaman menggunakan trik penjualan untuk keuntungan Anda. Anda perlu menyesuaikan diri dan melibatkan orang lain untuk menyetujui permintaan tertentu. Disinilah Anda harus memusatkan diri Anda untuk mencari tahu bahwa hal yang dilakukan merupakan hal yang benar untuk dilakukan demi orang lain, lingkungan, masyarakat, dan sebagainya. Jika Anda ingin meyakinkan manajer Anda untuk membeli komputer baru untuk tim Anda. Anda dapat dengan mudah menunjukkan bahwa tim Anda benar-benar membutuhkannya dan lagi tim lain baru-baru ini membeli komputer baru untuk keperluan mereka. Ini berarti Anda berhasil mengerjakan pekerjaan yang sederhana sebelum melanjutkan ke tahap yang lebih dalam, tetapi hal ini pastinya akan meningkatkan peluang Anda untuk sukses.
 
Kiat dan trik ini semuanya baik, tetapi salah satu faktor terbesar untuk menjadi persuasif adalah usaha Anda saat mencoba meyakinkan orang lain dengan cara menggunakan kekuatan pikiran untuk mempengaruhi orang lain. Sanjungan memang diperlukan, tetapi lebih sering bersikap baik meningkatkan peluang Anda untuk sukses. Jadi, lakukanlah dengan percaya diri, tanyakan hal yang menjadi keinginan Anda, dan jangan lupakan trik penjualan tersebut. Tetapi di atas semua, bersikap baik adalah kunci utamanya.
Featured Career Advices
Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

7 Rahasia Menjadi Tangguh di Dunia Kerja

7 Rahasia Menjadi Tangguh di Dunia Kerja

10 Cara Membawa Rasa Bahagia di dalam Tim Kerja

10 Cara Membawa Rasa Bahagia di dalam Tim Kerja

4 Cara Menuju Pensiunan Dini di Umur 40 Tahun

4 Cara Menuju Pensiunan Dini di Umur 40 Tahun

5 Cara Meningkatkan Etika Kerja di Perusahaan Indonesia

5 Cara Meningkatkan Etika Kerja di Perusahaan Indonesia

5 Strategi untuk Menang dalam Presentasi Bisnis

5 Strategi untuk Menang dalam Presentasi Bisnis

3 Tingkat Kesadaran Diri

3 Tingkat Kesadaran Diri

10 Cara untuk Mulai Mengasah Strategi Pemasaran

10 Cara untuk Mulai Mengasah Strategi Pemasaran

3 Pertanyaan Sebelum Memulai Bisnis dan Menjadi Pengusaha

3 Pertanyaan Sebelum Memulai Bisnis dan Menjadi Pengusaha

5 Karakter Buruk Generasi Milenial yang Diperlukan dalam Bisnis

5 Karakter Buruk Generasi Milenial yang Diperlukan dalam Bisnis

11 Fakta Mengejutkan tentang Kepribadian Manusia

11 Fakta Mengejutkan tentang Kepribadian Manusia

35 Karakteristik Wirausaha

35 Karakteristik Wirausaha

5 Manajemen Krisis untuk Mengubahnya Menjadi Peluang

5 Manajemen Krisis untuk Mengubahnya Menjadi Peluang

7 Cara Mendapatkan Investor untuk Bisnis Startup

7 Cara Mendapatkan Investor untuk Bisnis Startup

9 Pelajaran Hidup yang Tidak Didapatkan dari Sekolah Bisnis

9 Pelajaran Hidup yang Tidak Didapatkan dari Sekolah Bisnis

10 Cara Orang Sukses Menjadi Semakin Kaya

10 Cara Orang Sukses Menjadi Semakin Kaya