Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - Nilai Organisasi dan Nilai Pribadi

Nilai Organisasi dan Nilai Pribadi


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Feb 27, 2019

 
Halo pembaca Career Advice, bagaimana hari Anda? saya yakin bahwa setiap kita memiliki nilai-nilai yang kita anut dalam kehidupan pribadi. Begitu juga dengan perusahaan tempat kita bekerja, setiap organisasi pasti memiliki nilai-nilai. Ada tiga hal yang menghubungkan setiap orang dengan nilai yang dianut oleh sebuah organisasi. Berikut adalah 3 hal yang dapat menciptakan kondisi yang tepat dalam membina hubungan antara orang-orang dalam sebuah organisasi. :
 
- Nilai-nilai perlu dioperasionalkan.
Berapa banyak organisasi yang mengoperasionalkan nilai-nilai yang dimiliki? Jawabannya adalah tidak banyak. Organisasi seharusnya mengoperasionalkan nilai-nilai yang dimiliki agar membantu proses bisnis berjalan dengan lancar dan membantu organisasi dalam mengambil keputusan. Ini adalah cara untuk memastikan bahwa nilai-nilai yang dimiliki perusahaan terkandung dalam perbincangan sehari-hari. 

- Nilai-nilai perlu dijalani, dimulai dari pimpinan tertinggi.
Ini adalah cara paling tepat untuk menerapkan nilai-nilai yang tertulis di dinding sehingga nilai-nilai tersebut tidak hanya menggantung Indah di suatu sudut. Para pemimpin perlu menghayati nilai-nilai inti yang dimiliki organisasi dan menjalankannya dalam tindakan kecil sekalipun. Para pemimpin adalah acuan para anggota organisasi lainnya untuk menerapkan nilai-nilai sebuah organisasi. Jika seorang pemimpin tidak mampu untuk menjalani sebuah nilai, maka sulit bagi anggota organisasi lainnya untuk menjalankan nilai tersebut. 
 
- Nilai-nilai perlu dikomunikasikan.
Pin terakhir dalam membina hubungan antara orang-orang dengan nilai-nilai adalah mengkomunikasikan nilai-nilai secara efektif.  Salah satu cara ampuh untuk melakukannya adalah dengan membuat program pengakuan yang memberikan suatu waktu bagi setiap orang dalam organisasi menunjukkan nilai-nilai yang dimiliki oleh organisasi. 
 
Cara lain untuk melakukannya adalah dengan meminta setiap orang di organisasi menceritakan kisah mereka yang mewujudkan nilai-nilai yang dimiliki. 
 
Nilai-nilai yang dimiliki oleh organisasi haruslah mencerminkan hal-hal penting yang dimiliki oleh sebuah organisasi. Ketika nilai-nilai sebuah organisasi dijalankan, dihidupi dan dikomunikasikan, setiap orang dalam organisasi akan mengetahui hal yang membutuhkan perhatian khusus setiap orang dalam organisasi. Ini akan membantu mereka membuat keputusan yang lebih cepat. Mereka juga akan berkomitmen penuh dengan keputusan yang dibuat.
 
Ada suatu perkataan yang mengatakan bahwa perusahaan lebih bersemangat dalam membicarakan nilai-nilai yang dimilikinya dibanding nilai-nilai yang pribadi. Ini mungkin dikarenakan kata-kata ‘nilai-nilai pribadi’ akan memunculkan argumen bagi orang-orang yang memiliki nilai yang berbeda satu dengan yang lainnya. 
 
Definisi sederhana dari kata nilai adalah anggapan seseorang akan suatu hal yang menurutnya penting dalam kehidupan, itu saja. Apa nilai terpenting yang dimiliki oleh setiap pembaca Career Advice? Dalam sebuah riset yang dilakukan terhadap 3 mahasiswa, nilai yang terpenting bagi mereka adalah sebagai berikut:
- Mahasiswa 1: Keingintahuan, Kreativitas, Individualitas.
- Mahasiswa 2: Keberhasilan, Kemandirian, Kesuksesan.
- Mahasiswa 3: Pengajaran, Petualangan, Keunggulan.
 
Ketika mereka membagikan nilai-nilai yang mereka miliki, mereka merasa terkejut karena nilai-nilai itulah yang mencerminkan jenis pekerjaan yang mereka impikan, para mahasiswa ini mencari pekerjaan yang sesuai dengan nilai-nilai mereka. Mereka mengartikan nilai-nilai tersebut sebelum mereka melakukan pencarian. Mereka mempertimbangkan nilai-nilai tersebut dalam melihat peluang dan memilih pekerjaan mereka.
 
Pengambilan keputusan yang didasari oleh nilai-nilai yang dianut oleh setiap rekan pembaca akan lebih memungkinkan Anda untuk memiliki masa depan yang selaras dengan diri Anda sebenarnya. Ini menciptakan keaslian dan juga mengembangkan integritas diri Anda. Apakah rekan pembaca ingin menciptakan keaslian dan mengembangkan diri Anda sendiri? Cobalah lima langkah dibawah ini:

Langkah pertama.
Pikirkan hal ini:
Kenangan masa lalu kesukaan Anda.
Waktu ketika Anda membuat dan menjalankan sebuah keputusan yang sulit.
Pengalaman yang menantang dan cara Anda melewatinya.
Pekerjaan, proyek dan tim yang cocok dan selaras dengan Anda.
Waktu saat Anda berada dalam situasi paling marah.
Cobalah untuk merefleksikan masa lalu rekan pembaca dengan poin-poin ini, Anda juga dapat meminta rekan kerja untuk mendengarkan kisah Anda sehingga mereka juga dapat memberikan kesimpulan akan tema umum dari nilai-nilai yang Anda miliki. 

Langkah kedua.
Setelah Anda mengidentifikasi tema dari nilai-nilai Anda, carilah tiga hingga lima kata yang mencerminkan tema tersebut. Definisikan setiap kata tersebut bagi Anda.
 
Langkah ketiga.
Operasionalkan nilai-nilai Anda tersebut. Mulailah dengan kalimat ‘Jika saya menjalankan nilai-nilai ini, orang-orang akan melihat saya …’
 
Langkah keempat.
Jalani nilai-nilai tersebut dengan konsisten. Sebelum Anda mengambil keputusan, tanyakan diri Anda keterkaitan keputusan tersebut dengan nilai yang Anda miliki.
 
Langkah kelima.
Komunikasikan nilai-nilai Anda dengan nilai, definisi dan cara Anda menghidupi nilai-nilai tersebut bersama rekan kerja, teman-teman dan juga keluarga. Saat Anda membuat keputusan, bersikaplah transparan dengan nilai-nilai yang Anda miliki.
 
Dan jika rekan pembaca benar-benar ingin menerapkannya dan menjadi konsisten, mintalah orang lain untuk mengawasi, mengingatkan dan meminta pertanggung jawaban Anda ketika Anda tidak bertindak sesuai dengan nilai-nilai tersebut.
 
Nilai-nilai yang kita miliki adalah landasan kehidupan setiap kita sehingga tidak mengherankan jika nilai-nilai yang kita miliki pastinya berbeda dengan yang dimiliki orang lain. Nilai-nilai inilah yang menjadi acuan saat kita melakukan suatu pekerjaan. Organisasi yang membangun tempat kerja dengan berpusat pada hubungan antara setiap orang di dalamnya dengan nilai-nilai yang dianut, akan mengalami terobosan besar dan juga memiliki kekuatan yang besar. Organisasi ini pastinya siap membantu setiap orang didalamnya untuk mencapai potensi maksimal. 
Featured Career Advices
Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

7 Rahasia Menjadi Tangguh di Dunia Kerja

7 Rahasia Menjadi Tangguh di Dunia Kerja

10 Cara Membawa Rasa Bahagia di dalam Tim Kerja

10 Cara Membawa Rasa Bahagia di dalam Tim Kerja

4 Cara Menuju Pensiunan Dini di Umur 40 Tahun

4 Cara Menuju Pensiunan Dini di Umur 40 Tahun

5 Cara Meningkatkan Etika Kerja di Perusahaan Indonesia

5 Cara Meningkatkan Etika Kerja di Perusahaan Indonesia

5 Strategi untuk Menang dalam Presentasi Bisnis

5 Strategi untuk Menang dalam Presentasi Bisnis

3 Tingkat Kesadaran Diri

3 Tingkat Kesadaran Diri

10 Cara untuk Mulai Mengasah Strategi Pemasaran

10 Cara untuk Mulai Mengasah Strategi Pemasaran

3 Pertanyaan Sebelum Memulai Bisnis dan Menjadi Pengusaha

3 Pertanyaan Sebelum Memulai Bisnis dan Menjadi Pengusaha

5 Karakter Buruk Generasi Milenial yang Diperlukan dalam Bisnis

5 Karakter Buruk Generasi Milenial yang Diperlukan dalam Bisnis