Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 9 Cara Mengatasi Kecemasan dan Meningkatkan Kepuasan Kerja

9 Cara Mengatasi Kecemasan dan Meningkatkan Kepuasan Kerja


STUDILMU Users
by Studilmu Editor

Halo rekan pembaca Career Advice, apakah Anda selalu merasa cemas dalam pekerjaan? Seberapapun kita mencintai pekerjaan, perusahaan dan kehidupan, kecemasan adalah hal yang tak terhindarkan. Semakin ketatnya persaingan, para pemberi kerja semakin menaikkan standar kualitas yang diinginkan. Banyak orang berusaha dengan keras untuk mencapai keseimbangan hidup yang sesungguhnya. Ketika berhasil mencapai keseimbangan hidup, kita akan mendapatkan kepuasan kerja. Namun, jika membiarkan kecemasan menguasai dan mengendalikan, kita tidak akan mampu untuk menghasilkan produktivitas yang tinggi. Hasilnya kita hanya akan menunda pekerjaan dan tidak pernah benar-benar menyelesaikannya. Tentu saja, ini dapat membuat kita mengalami kemandekan bahkan kemunduran karier.
 
Wah, ini terdengar sangat buruk sekali, bukan? Pastinya tidak ada satupun di antara kita yang ingin mengalami kemandekan bahkan kemunduran. Nah, kali ini, kita akan membahas 9 cara mengatasi kecemasan dan meningkatkan kepuasan kerja. Dengan begitu, kita tidak akan lagi merasa sulit untuk menjalani hari-hari yang dimiliki. 
 
1. Mengerjakan apa yang dicintai.
Tidak ada hal yang lebih menyenangkan dibandingkan mengerjakan apa yang dicintai setiap harinya. Inilah yang dapat membantu kita mengurangi kecemasan dan meningkatkan kepuasan kerja. Sudahkah rekan pembaca melakukan hal yang dicintai setiap hari? Sangatlah perlu untuk menemukan hal, sekalipun itu kecil, yang kita cintai dalam pekerjaan. Dengan begitu, kita dapat memasukkan hal ini dalam daftar rutinitas pekerjaan. Lalu, bagaimana jika tidak ada hal yang dicintai dalam pekerjaan kita? Temukan satu kegiatan diluar kerja yang dapat kita lakukan setiap hari. Dengan begitu, setelah menjalani satu hari kerja, kita dapat melepaskan lelah dan mengurangi kecemasan yang ada dengan melakukan hal tersebut.

2. Mengerjakan hal yang dikuasai setiap hari. 
Selain melakukan hal yang dicintai, melakukan hal yang dikuasai setiap harinya juga dapat mengatasi kecemasan dan meningkatkan kepuasan kerja. Jadi, hal apa yang sangat kita kuasai? Lakukanlah hal tersebut setiap hari. 
 
Keahlian tersebut akan memberikan kita rasa senang dan meningkatkan kepuasan kerja. Jika dilakukan setiap hari, kita dapat menambah tingkat kepercayaan diri dan rasa hormat terhadap diri sendiri.

3. Bersosialisasi dengan rekan kerja yang positif. 
Berada disekitar orang-orang yang negatif hanya akan menambah tingkat kecemasan. Lagipula, jika kita mengetahui bahwa rekan tersebut adalah orang yang negatif, mengapa harus membuang banyak waktu dengannya? Jadi, pastikan bahwa kita mengelilingi diri dengan rekan kerja yang positif. Rekan kerja yang positif akan membantu kita untuk menjadi positif juga. Kita juga akan mampu untuk melihat setiap hal dengan cara yang lebih baik. Nah, setiap kali ada rekan yang berusaha untuk menjatuhkan dan mendatangkan perasaan negatif, jauhi saja, ya.
 
4. Mengonsumsi makanan yang penuh gizi.
Makanan juga memiliki pengaruh besar dalam menentukan suasana hati. Makanan yang terlalu berat hanya membuat kita merasa lelah dan ngantuk. Kita juga tidak dapat berkonsentrasi secara penuh dalam menyelesaikan pekerjaan yang ada. Cobalah untuk memerhatikan menu makan siang dan camilan mulai saat ini. Pastikan bahwa kita mengonsumsi makanan sehat yang penuh gizi, seperti sayur-sayuran dan buah-buahan. Dengan begitu, kita akan tetap sehat dan memiliki energi yang memampukan diri menjadi produktif.
 
5. Memiliki hubungan baik dengan atasan.
Kita bertanggung jawab untuk menjalin hubungan baik dengan atasan karena atasan dapat membantu kita mencapai kesuksesan. Atasan juga tidak akan dapat mencapai tujuan yang dimiliki tanpa bantuan kita. Jadi, sangatlah penting untuk menjalin kerjasama baik dengan atasan.
 
Jika kita tidak menyelesaikan pekerjaan dengan baik, ini juga dapat menghasilkan citra yang buruk bagi atasan. Jadi, daripada melakukan hal buruk, cobalah untuk meminta umpan balik dan mencari jawaban atas hal-hal yang tidak diketahui. Dengan begitu, kita mendapatkan saran dan masukan yang dapat meningkatkan kinerja dan menghasilkan kepuasan kerja.
 
6. Menghindari penundaan.
Salah satu hal yang memicu kecemasan dan mengurangi kepuasan kerja adalah penundaan. Jika tidak dihadapi, penundaan akan terus melekat dan mendorong kita untuk tidak menyelesaikan pekerjaan. Jadi, hindari setiap alasan apapun yang menghalangi kita dan pastikan bahwa selalu mengerjakan setiap tanggung jawab dengan tuntas.
 
7. Beristirahat sejenak.
Cobalah untuk melakukan peregangan, melakukan latihan sederhana atau berjalan di sekitar kantor, beristirahatlah sejenak dari layar komputer. Saat melakukan peregangan, tarik napas dalam-dalam agar kita dapat berpikir jernih dan membuat perencanaan. 
 
Menekan-nekan bola kecil dengan tangan juga dapat membuat kita rileks dan melemaskan jari-jari yang kelelahan mengetik. Berjalan dan berceritalah secara singkat dengan rekan kerja lainnya. Ini juga akan membuat kita merasa lebih baik dan siap untuk melakukan aktivitas selanjutnya. 
 
8. Tetapkan satu pencapaian setiap hari.
Saat berhasil melakukan pencapaian, kita akan memiliki perasaan senang dan puas. Jadi, ada baiknya kita memecah tujuan besar menjadi hal-hal kecil yang lebih mudah tercapai setiap harinya. Ini akan membantu kita dapat melakukan pencapaian setiap hari. Kita layak untuk merasa berhasil dan telah memberikan kontribusi setiap harinya. Jadi, pastikan bahwa ada satu hal yang dapat kita capai setiap harinya. 
 
9. Menciptakan suasana kerja yang menyenangkan.
Kecemasan memang tak terhindarkan. Namun, kita memiliki kendali penuh untuk menciptakan suasana kerja yang membuat nyaman dan senang. Nah, mengapa kita tidak mencobanya? Masukan humor atau cerita-cerita lucu yang dapat menghadirkan tawa. Dengan begitu, setiap orang dapat merasa senang. Cobalah juga untuk bergabung dengan kegiatan kantor yang menyenangkan, misalnya olahraga bersama, happy hour sepulang jam kerja. Nah, kegiatan tersebut dapat membantu kita menghilangkan kecemasan dan memiliki perasaan yang lebih menyenangkan. 
 
Itulah 9 cara mengatasi kecemasan dan meningkatkan kepuasan kerja. Ingatlah, bahwa kecemasan dapat membuat kemandekan bahkan kemunduran karier. Jadi, jangan biarkan rasa cemas menguasai kita terus menerus. Semoga artikel ini dapat membantu rekan pembaca dalam mengatasi kecemasan dan kepuasan kerja, sehingga membuat rekan pembaca dapat tetap menjadi produktif dan membuat kemajuan yang signifikan.
Featured Career Advice
Mengapa Anak-Anak Harus Diajarkan Pola Pikir Kewirausahaan?

Entrepreneurship

Mengapa Anak-Anak Harus Diajarkan Pola Pikir Kewirausahaan?

4 Cara Membangun Merek yang Menarik Perhatian Gen Z dan Milenial

Marketing & Sales

4 Cara Membangun Merek yang Menarik Perhatian Gen Z dan Milenial

Bagaimana Rasa Syukur dapat Memperbaiki Kondisi Finansial Anda?

Self Improvement

Bagaimana Rasa Syukur dapat Memperbaiki Kondisi Finansial Anda?

10 Cara Sederhana untuk Mencintai Pekerjaan yang Kita Miliki

Self Improvement

10 Cara Sederhana untuk Mencintai Pekerjaan yang Kita Miliki

7 Cara untuk Meningkatkan Motivasi Karyawan

Motivation

7 Cara untuk Meningkatkan Motivasi Karyawan

Bagaimana Cara Tetap Merasa Bahagia Walau Tanpa Uang Banyak?

Happiness

Bagaimana Cara Tetap Merasa Bahagia Walau Tanpa Uang Banyak?

5 Ide Bisnis Rumahan yang Cocok untuk Pensiunan

Entrepreneurship

5 Ide Bisnis Rumahan yang Cocok untuk Pensiunan

4 Cara Bertanggung Jawab terhadap Hidup yang Kita Miliki

Self Improvement

4 Cara Bertanggung Jawab terhadap Hidup yang Kita Miliki

Pengertian Creative Thinking dan Contoh Keterampilannya

Innovation

Pengertian Creative Thinking dan Contoh Keterampilannya

5 Tanda Bisnis Anda Memerlukan Staf Human Resource

Leadership

5 Tanda Bisnis Anda Memerlukan Staf Human Resource

5 Cara Merangkul Konsumen Generasi Millennial melalui Instagram

Generation Millennials & Z

5 Cara Merangkul Konsumen Generasi Millennial melalui Instagram

13 Tips Ampuh untuk Merekrut Karyawan yang Berkualitas Tinggi

Resume & Interviewing

13 Tips Ampuh untuk Merekrut Karyawan yang Berkualitas Tinggi

4 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menjadi Penulis Freelance

Self Improvement

4 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menjadi Penulis Freelance

4 Pertanyaan Penting dalam Memilih Ide Bisnis yang Tepat

Entrepreneurship

4 Pertanyaan Penting dalam Memilih Ide Bisnis yang Tepat

4 Tren Teratas Bidang Human Resource di Tahun 2020

Leadership

4 Tren Teratas Bidang Human Resource di Tahun 2020

3 Cara Memastikan Ide Bisnis Rumahan Kita adalah yang Terbaik

Entrepreneurship

3 Cara Memastikan Ide Bisnis Rumahan Kita adalah yang Terbaik

5 Alasan Pentingnya Rencana Bisnis Ketika Memulai Usaha

Entrepreneurship

5 Alasan Pentingnya Rencana Bisnis Ketika Memulai Usaha

8 Tips untuk Menyewa Kantor Anda Pertama Kalinya

Productivity

8 Tips untuk Menyewa Kantor Anda Pertama Kalinya

3 Hal yang Diperlukan untuk Customer Service yang Berkelanjutan

Customer Service

3 Hal yang Diperlukan untuk Customer Service yang Berkelanjutan

4 Cara Meningkatkan Creative Thinking untuk Meraih Kesuksesan

Innovation

4 Cara Meningkatkan Creative Thinking untuk Meraih Kesuksesan

8 Kecerdasan Emosional yang Membantu Kita Melupakan Masa Lalu

Emotional Intelligence

8 Kecerdasan Emosional yang Membantu Kita Melupakan Masa Lalu

7 Cara Membuat Presentasi Penjualan yang Hebat

Marketing & Sales

7 Cara Membuat Presentasi Penjualan yang Hebat

3 Cara Meraih Kebahagiaan dengan Menerima Diri Sendiri Apa Adanya

Happiness

3 Cara Meraih Kebahagiaan dengan Menerima Diri Sendiri Apa Adanya

7 Cara Menjadi Lebih Percaya Diri Ketika Bertemu Klien

Self Improvement

7 Cara Menjadi Lebih Percaya Diri Ketika Bertemu Klien

12 Pengembangan Diri Menjadi Pemimpin dan Individu yang Lebih Baik

Self Improvement

12 Pengembangan Diri Menjadi Pemimpin dan Individu yang Lebih Baik

15 Cara yang Perlu Dikuasai untuk Membangun Kredibilitas di Kantor

Self Improvement

15 Cara yang Perlu Dikuasai untuk Membangun Kredibilitas di Kantor

10 Kebiasaan yang Membantu Staf Human Resource Menjadi Sukses

Self Improvement

10 Kebiasaan yang Membantu Staf Human Resource Menjadi Sukses

10 Kebiasaan Milenial yang Berbeda dengan Baby Boomers

Generation Millennials & Z

10 Kebiasaan Milenial yang Berbeda dengan Baby Boomers

4 Pertanyaan yang Meyakinkan Pentingnya Inovasi bagi Bisnis Anda

Innovation

4 Pertanyaan yang Meyakinkan Pentingnya Inovasi bagi Bisnis Anda

7 Hal Penting yang Perlu Dipahami Ketika Bekerja dengan Gen Z

Generation Millennials & Z

7 Hal Penting yang Perlu Dipahami Ketika Bekerja dengan Gen Z

10 Alat SEO yang Sangat Berguna untuk Bisnis Anda

Entrepreneurship