Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 7 Tips Move On dari Kegagalan

7 Tips Move On dari Kegagalan


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Apr 10, 2019

 
Halo rekan pembaca Career Advice, sudahkah Anda move on dari masa lalu? ‘Move on dunk’ merupakan kalimat yang akrab dengan telinga kita ketika kita sulit melupakan masa lalu, lebih lagi masa lalu yang menyakitkan. Tenang saja rekan pembaca, artikel ini bukan bertujuan untuk mengorek masa lalu Anda, tetapi kita akan membahas tips move on. Ya, cara yang dapat kita lakukan untuk move on dari masa lalu, terutama dari kegagalan.
 
Kegagalan itu dibutuhkan, mengapa? Karena kegagalan merupakan pintu terbuka yang memberi kita kesempatan juga pengajaran untuk melakukan suatu hal dengan lebih baik lagi. Tidak ada proses belajar tanpa kegagalan. Begitu juga kesuksesan, kesuksesan pastinya terjadi karena ada kegagalan. Pengusaha sukses sekalipun, pasti pernah mengalami kegagalan. Faktanya, kegagalan memang menyakitkan. Kegagalan dalam apapun memiliki satu rasa yang sama, pahit.
 
Tetapi, ketika kita mengalami kegagalan, bukan berarti kita harus menelan rasa pahit itu selamanya. Menurut berbagai penelitian ilmiah, kegagalan dapat memiliki dampak negatif pada otak kita. Kabar baiknya adalah banyak cara yang dapat kita lakukan untuk mengubah kandungan kimia dalam otak kita menjadi lebih fokus, lebih cerdas, lebih percaya diri dan lebih agresif. Sehingga kita dapat meraih kemenangan.
 
Kegagalan hanyalah bagian dari proses, proses perjalanan menuju kesuksesan yang dituju. Oleh karena itu, kita harus menerimanya dan memanfaatkannya. Nah, apa sajakah tips move on dari kegagalan agar kita bisa tetap fokus dan bersemangat dalam mencapai kesuksesan yang diimpikan? Mari kita simak 7 tips move on dari kegagalan dibawah ini.
 
Fase I (Mengakui dan memahami kegagalan yang terjadi.)
- Mengakui kegagalan yang Anda buat. 
Tips move on dari kegagalan yang pertama adalah mengakui kegagalan yang Anda buat. Ini sangat menyakitkan. Sungguh sangat manusiawi jika kita merasa terpukul, seakan semesta tidak mendukung kerja keras yang telah kita lakukan dalam mencapai kesuksesan. Ini bukanlah awal yang baik. Tetapi, jika kita tidak mengakui kegagalan tersebut, kita tidak akan mampu untuk memperbaiki diri. Jadi, terima saja. 
 
- Analisa penyebab kegagalan Anda. 
Tips move on dari kegagalan yang kedua adalah menganalisa penyebab kegagalan Anda. untuk menyembuhkan rasa sakit, kita harus mencari tahu penyebab kegagalan tersebut. dengan begini, kita akan menjadi lebih berhati-hati, lebih berani, lebih siap dan bahkan lebih terhubung. Mungkin itu bukanlah proses yang tepat. Mungkin juga itu terjadi pada waktu yang tidak tepat. 
 
Fase II (Mengatasi emosi dan mengembalikan kepercayaan diri.)
- Memahami diri dan mengetahui apa yang diinginkan.
Tips move on dari kegagalan yang ketiga adalah memahami diri dan mengetahui apa yang diinginkan. Cobalah untuk merenungkan beberapa pertanyaan dan temukan jawabannya. Haruskah saya sangat peduli? Haruskah saya coba lagi? Bagaimana kegagalan ini terkait dengan misi hidup saya? Bagaimana kegagalan ini berdampak pada perwujudan prioritas saya? Dimana posisi saya dalam kegagalan ini? Siapa saya dan pengaruh apa yang saya inginkan dari kegagalan ini bagi hidup saya?
 
- Memahami pencapaian yang telah Anda buat.
Tips move on dari kegagalan yang keempat adalah memahami pencapaian yang telah Anda buat. Anda adalah orang yang hebat. Anda mampu. Anda baru saja menemukan satu cara yang tidak berfungsi. Namun, sejauh ini, Anda telah melakukan pencapaian. Buatlah daftar semua hal yang merupakan kesuksesan Anda. Tetap berpikir positif. Terimalah bahwa menjadi seorang yang hebat bukan berarti harus menjadi yang sempurna. Tetap bersikap rendah hati. Lihatlah hidup dari sudut pandang lain dan gunakan kekuatan Anda.

- Mengakui ketakutan dan hambatan yang telah Anda atasi.
Tips move on dari kegagalan yang kelima adalah mengakui ketakutan dan hambatan yang telah Anda atasi. Saat Anda mengalami rasa sakit akan kegagalan, itu adalah bukti bahwa Anda telah mengalahkan apa yang disebut ‘takut gagal.' Anda telah membuat langkah maju dan beristirahat dengan fokus yang tak disadari untuk menghindari kegagalan di masa depan dan mengamankan kesuksesan Anda di masa depan. Anda telah mengambil tindakan dan membuat pilihan. Pada kali kedua, semua akan menjadi lebih mudah dan tujuan akhir Anda menjadi lebih dekat dengan Anda.
 
- Belajar dari pengalaman dan ketahui bahwa Anda telah menjadi lebih siap dari sebelumnya. 
Tips move on dari kegagalan yang keenam adalah belajar dari pengalaman dan ketahui bahwa Anda telah menjadi lebih siap dari sebelumnya. Lakukan apa yang harus Anda lakukan dan hindari apa yang perlu Anda hindari. Ubah apa pun yang perlu diubah. Hal yang terpenting adalah memastikan bahwa rasa sakit itu telah bertransformasi menjadi pelajaran yang positif. Inilah yang dapat mengubah Anda menjadi lebih bijak ataupun lebih lemah. Pilihlah menjadi bijak.

- Ketahui bahwa tidak ada kegagalan yang dapat mematikan Anda.
Tips move on dari kegagalan yang ketujuh adalah mengetahui bahwa tidak ada kegagalan yang dapat mematikan Anda. miliki paranoid terbalik, dimana Anda percaya bahwa dunia melakukan kebaikan bagi Anda. Itu seumpama seseorang yang berfokus pada keindahan bulan bukan pada bahaya kegelapan. Harapan yang baik akan mengarah pada hasil yang lebih baik. Gunakan pikiran Anda untuk memberikan pengaruh realitas yang positif, baik internal maupun eksternal. 
 
Itulah 7 tips move on dari kegagalan yang dapat rekan pembaca coba. Yuk, move on. Sudah waktunya bangkit dari kegagalan dan maju mencapai kesuksesan. Jadikan kegagalan sebagai pelajaran yang membuat kita semakin kuat. Ganti strategi Anda, kembangkan metode-metode lainnya dan raih kesuksesan Anda. 
 
Saya telah gagal berulang kali dalam hidup saya, dan itulah yang membuat saya berhasil. (Michael Jordan)
Featured Career Advices
5 Cara Meningkatkan Harga Diri

5 Cara Meningkatkan Harga Diri

Kebahagiaan adalah Kunci Kesuksesan

Kebahagiaan adalah Kunci Kesuksesan

Hubungan Pengaturan Waktu dan Produktivitas Kerja

Hubungan Pengaturan Waktu dan Produktivitas Kerja

5 Ciri-ciri Kepemimpinan yang Baik dan Menginspirasi

5 Ciri-ciri Kepemimpinan yang Baik dan Menginspirasi

5 Cara Menangani Kasus Nepotisme di Tempat Kerja

5 Cara Menangani Kasus Nepotisme di Tempat Kerja

10 Frasa Pasif-Agresif yang Dapat Menghancurkan Bisnis

10 Frasa Pasif-Agresif yang Dapat Menghancurkan Bisnis

3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Cara Meredakan Amarah

4 Cara Meredakan Amarah

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal