Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 15 Manfaat Fokus Kerja

15 Manfaat Fokus Kerja


STUDILMU Users
by Studilmu Editor

Pengertian Fokus Kerja
Pertama-tama, kita perlu memahami apa makna “fokus”. Fokus adalah memberikan konsentrasi yang tinggi terhadap target dan tujuan yang sudah ditetapkan sebelumnya. Fokus kerja adalah konsentrasi yang tinggi terhadap apa yang sedang kita kerjakan. Ketika konsentrasi kita tidak teralihkan dengan hal-hal lain (yang tidak bersangkutan dengan pekerjaan), ini mengindikasikan bahwa kita telah memiliki fokus kerja yang baik. 
 
Dengan fokus kerja, kita bisa menyelesaikan banyak hal, terutama menyelesaikan tumpukan tugas-tugas kerja yang ada di atas meja kerja kita. Selain itu, fokus kerja akan membuat kita lebih bijak dalam menggunakan waktu. Kira-kira, ada lagi tidak ya manfaat yang akan kita dapatkan dari fokus kerja? 

15 Manfaat yang akan Kita Dapatkan dari Fokus Kerja
Ledakan komunikasi digital yang terjadi sekarang sukses membuat kita sulit untuk bisa fokus dalam mengerjakan suatu hal. 30 menit yang lalu saya bilang pada diri sendiri bahwa saya akan menyelesaikan materi presentasi untuk pertemuan penting besok. Baru sampai satu halaman, eh ponsel saya bordering. Ternyata, artis kesukaan saya lagi Live di Instagram. Akhirnya, saya coba untuk melihat Live tersebut sampai selesai. Tanpa terasa, saya sudah menghabiskan waktu 30 menit hanya untuk menonton Live artis dan melihat beberapa video tutorial make up di YouTube. Hmm kalau sudah begini, saya baru merasa rugi dengan waktu yang terbuang. Gangguan-gangguan digital yang terjadi di zaman modern seperti sekarang ini, benar-benar membuat kita tidak fokus. 
 
Nah, pada artikel kali ini kami telah merangkum 15 manfaat yang akan kita dapatkan jika kita berani untuk melawan gangguan-gangguan digital tersebut demi mendapatkan fokus kerja. Apa saja ya manfaat yang bisa kita dapatkan? Yuk, kita simak poin-poinnya berikut ini. 

1. Selamat Tinggal Kepada “Gangguan yang Tidak Penting”
Agar kita bisa bekerja dengan fokus, kita perlu menonaktifkan pemberitahuan yang ada pada semua media sosial yang kita miliki. Hasilnya? kita tidak akan diganggu lagi oleh gangguan-gangguan yang tidak penting. Sebagai contoh, obrolan whatsapp dari kolega yang mengatakan “Eh, barusan aku kirim email ke kamu ya, catatan hasil meeting kemarin”. 
 
Kebanyakan pemberitahuan yang kita dapatkan di whatsapp, sms, Instagram, dan sebagainya, biasanya adalah pemberitahuan yang tidak begitu darurat. Sehingga, tidak apa-apa kalau kita mengabaikannya dulu untuk sementara, jadi kita bisa fokus dengan pekerjaan yang harus kita selesaikan. Terlebih lagi, orang-orang yang memiliki keperluan ‘cepat’ dengan kita, biasanya akan menelpon. Jadi, kita tidak perlu khawatir lagi kalau harus mematikan pemberitahuan. 

2. Berpikir Lebih Tenang dan Perasaan yang Lebih Tentram
Saat semua gangguan yang ada kita persilahkan untuk mengganggu kerja kita, tentunya kita hanya memiliki sedikit waktu untuk berpikir. Nah, berpikir merupakan salah satu unsur penting agar kita bisa menghasilkan karya yang berkualitas baik. Dengan memberikan waktu khusus agar fokus kerja kita meningkat, kita berkesempatan untuk berpikir jernih dan mulai menghasilkan pekerjaan yang lebih berkualitas. Eits, tidak hanya itu, suasana hati kita juga akan lebih tentram loh!
 
3. Jumlah Kesalahan yang diperbuat Semakin Sedikit 
Tidak dapat disangkal lagi, kita akan lebih sering melakukan kesalahan apabila kita tidak fokus dalam bekerja. Bayangkan saat kita mengerjakan sesuatu, pikiran kita sedang memikirkan menu makan malam dengan teman-teman nanti, sedangkan raga kita ada di depan laptop. Wah, bisa-bisa salah ketik deh saat kita sedang bekerja. Berusahalah untuk lebih fokus, maka jumlah kesalahan akan semakin berkurang. 
 
4. Lebih Mudah untuk Memenuhi Tenggat Waktu 
Bukan hanya memiliki kesalahan yang semakin sedikit, jika kita bekerja dengan fokus, maka secara otomatis kita akan lebih cepat dalam menyelesaikan segala pekerjaan yang ada. Bekerja secara fokus juga membantu kita untuk merencanakan kapan kita akan mulai mengerjakan tugas dan kapan kita akan menyelesaikannya. Apalagi jika kita tidak terkecoh dengan gangguan digital. Hmm, pasti diri kita semakin yakin deh untuk menyelesaikan tugas lebih awal. 

5. Merasa Lebih Puas
Nah, karena pekerjaan yang diselesaikan dapat memenuhi tenggat waktu dengan tepat, maka tidak akan ada lagi deh yang namanya “kejar-kejaran sama waktu”. Hasilnya, kita akan merasa memiliki waktu yang lebih senggang. Nah, waktu senggang ini sebenarnya kita dapatkan dari sisa waktu yang telah kita gunakan untuk menyelesaikan pekerjaan yang sebelumnya. Fokus pada pekerjaan membuat kita menyelesaikan tugas dengan lebih cepat dari waktu yang ditentukan. Alhasil, kita juga akan merasa lebih puas dengan hasil pekerjaan yang ada, karena ada waktu lebih untuk mengecek hasil pekerjaan kembali. 
 
6. Kualitas Pekerjaan Semakin Meningkat
Setelah merasa puas karena memiliki sisa waktu untuk mengecek pekerjaan, memiliki sedikit kesalahan dan menyelesaikan pekerjaan dengan tepat waktu, bahkan mungkin lebih cepat dari tenggat waktu yang ditentukan. Kira-kira bagaimana hasil dari pekerjaan yang kita lakukan dengan segala pencapaian tersebut? Tentu saja, kualitas dari hasil pekerjaan kita akan semakin meningkat dari waktu ke waktu. 

7. Jumlah Pekerjaan yang Dikerjakan akan Semakin Meningkat
Kita akan memiliki waktu yang lebih banyak, karena semua pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat. Waktu tambahan yang kita miliki akan mengizinkan kita untuk menjadi pribadi yang lebih produktif. 
 
8. Stres akan Semakin Berkurang
Seringkali stres yang kita alami di tempat kerja disebabkan karena pekerjaan yang semakin menumpuk, namun tenggat waktu yang dimiliki semakin dekat. Nah apabila kita bekerja dengan fokus, maka tenggat waktu yang dimiliki akan mudah untuk kita kejar. Tidak hanya itu, stres pun akan semakin berkurang, karena tidak usah kejar-kejaran dengan waktu lagi. 
 
9. Disiplin Diri akan Semakin Meningkat
Manfaat tambahan lainnya dari mempraktikkan fokus dalam bekerja adalah kedisiplinan diri kita akan semakin meningkat. Disiplin diri adalah fondasi untuk mencapai begitu banyak hal dalam hidup, dari tujuan yang ingin kita raih hingga ke peningkatan kesehatan dan hubungan kita.
 
10. Efisiensi juga akan Semakin Meningkat
Gangguan-gangguan digital yang ada bisa dengan mudah menyeret kita untuk menunda-nunda pekerjaan. “Nanti dulu deh masaknya, cek Facebook dulu” atau “Nanti dulu deh lanjutin laporannya, kayaknya mau nonton drama korea dulu”, dan bentuk penundaan lainnya yang sering kita lakukan. Apabila kita melawan itu semua dengan fokus kerja yang baik, maka efisiensi kita akan semakin meningkat, dan sikap menunda-nunda pekerjaan akan semakin berkurang. 
 
Mempraktikkan kerja keras setiap hari memungkinkan kita untuk fokus pada satu hal yang mengarah pada efisiensi yang jauh lebih besar.
 
11. Kita akan Menerima Lebih Banyak Rasa Hormat
Fokus kerja akan membuat kita menyelesaikan pekerjaan dengan tepat waktu, produktivitas, disiplin dan efisiensi juga akan semakin meningkat. Hasilnya? Orang-orang akan lebih menghargai dan menghormati kita, termasuk rekan-rekan kerja dan manajer kita. 
 
12. Orang akan Lebih Menghargai Waktu Kita
Orang-orang bukan hanya akan menghargai kita karena dapat menyelesaikan pekerjaan dengan tepat waktu dan kualitas pekerjaan yang baik, namun mereka juga akan mulai menghargai waktu yang kita miliki. Mereka tidak akan mengganggu kita dengan gangguan-gangguan yang tidak penting, karena mereka tahu bahwa kita adalah seseorang yang sangat fokus dalam bekerja. 

13. Proyek yang diragukan, Ternyata dapat diselesaikan
Sebagai manusia, kita pasti pernah merasa ragu. Kita ragu apakah kita bisa menyelesaikan proyek yang kita anggap sulit di awal atau tidak. Namun, setelah kita mempraktikkan fokus kerja yang baik, nyatanya kita bisa menyelesaikan proyek-proyek besar dan sulit tersebut loh! 

14. Mempunyai Waktu Luang
Setelah menyelesaikan tugas-tugas yang harus segera diselesaikan, sisa waktu kita masih bisa kita gunakan untuk ‘melayani gangguan digital’. Dalam kata lain, kita masih punya waktu luang untuk bersantai-santai, main media sosial, dan hal-hal menyenangkan lainnya. Jadi, bekerja dengan fokus bukan berarti kita tidak punya waktu untuk bersantai-santai, bukan? 
 
15. Pekerjaan Penting dan Tidak Penting
Dari praktik fokus dalam bekerja yang kita terapkan, akhirnya kita dapat membedakan antara pekerjaan mana yang penting, sehingga harus kita dahulukan dan pekerjaan mana yang tidak penting, sehingga dapat kita tunda terlebih dahulu. 
 
Kemampuan untuk fokus adalah keterampilan yang sangat berharga jika kita ingin mencapai tujuan hidup dan menjadi orang yang sukses. Jadi, tunggu apalagi? Yuk, kita sama-sama tingkatkan fokus kerja dari sekarang. Semangat terus ya, rekan-rekan Career Advice. 
Featured Career Advice
Mengapa Anak-Anak Harus Diajarkan Pola Pikir Kewirausahaan?

Entrepreneurship

Mengapa Anak-Anak Harus Diajarkan Pola Pikir Kewirausahaan?

4 Cara Membangun Merek yang Menarik Perhatian Gen Z dan Milenial

Marketing & Sales

4 Cara Membangun Merek yang Menarik Perhatian Gen Z dan Milenial

Bagaimana Rasa Syukur dapat Memperbaiki Kondisi Finansial Anda?

Self Improvement

Bagaimana Rasa Syukur dapat Memperbaiki Kondisi Finansial Anda?

10 Cara Sederhana untuk Mencintai Pekerjaan yang Kita Miliki

Self Improvement

10 Cara Sederhana untuk Mencintai Pekerjaan yang Kita Miliki

7 Cara untuk Meningkatkan Motivasi Karyawan

Motivation

7 Cara untuk Meningkatkan Motivasi Karyawan

Bagaimana Cara Tetap Merasa Bahagia Walau Tanpa Uang Banyak?

Happiness

Bagaimana Cara Tetap Merasa Bahagia Walau Tanpa Uang Banyak?

5 Ide Bisnis Rumahan yang Cocok untuk Pensiunan

Entrepreneurship

5 Ide Bisnis Rumahan yang Cocok untuk Pensiunan

4 Cara Bertanggung Jawab terhadap Hidup yang Kita Miliki

Self Improvement

4 Cara Bertanggung Jawab terhadap Hidup yang Kita Miliki

Pengertian Creative Thinking dan Contoh Keterampilannya

Innovation

Pengertian Creative Thinking dan Contoh Keterampilannya

5 Tanda Bisnis Anda Memerlukan Staf Human Resource

Leadership

5 Tanda Bisnis Anda Memerlukan Staf Human Resource

5 Cara Merangkul Konsumen Generasi Millennial melalui Instagram

Generation Millennials & Z

5 Cara Merangkul Konsumen Generasi Millennial melalui Instagram

13 Tips Ampuh untuk Merekrut Karyawan yang Berkualitas Tinggi

Resume & Interviewing

13 Tips Ampuh untuk Merekrut Karyawan yang Berkualitas Tinggi

4 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menjadi Penulis Freelance

Self Improvement

4 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menjadi Penulis Freelance

4 Pertanyaan Penting dalam Memilih Ide Bisnis yang Tepat

Entrepreneurship

4 Pertanyaan Penting dalam Memilih Ide Bisnis yang Tepat

4 Tren Teratas Bidang Human Resource di Tahun 2020

Leadership

4 Tren Teratas Bidang Human Resource di Tahun 2020

3 Cara Memastikan Ide Bisnis Rumahan Kita adalah yang Terbaik

Entrepreneurship

3 Cara Memastikan Ide Bisnis Rumahan Kita adalah yang Terbaik

5 Alasan Pentingnya Rencana Bisnis Ketika Memulai Usaha

Entrepreneurship

5 Alasan Pentingnya Rencana Bisnis Ketika Memulai Usaha

8 Tips untuk Menyewa Kantor Anda Pertama Kalinya

Productivity

8 Tips untuk Menyewa Kantor Anda Pertama Kalinya

3 Hal yang Diperlukan untuk Customer Service yang Berkelanjutan

Customer Service

3 Hal yang Diperlukan untuk Customer Service yang Berkelanjutan

4 Cara Meningkatkan Creative Thinking untuk Meraih Kesuksesan

Innovation

4 Cara Meningkatkan Creative Thinking untuk Meraih Kesuksesan

8 Kecerdasan Emosional yang Membantu Kita Melupakan Masa Lalu

Emotional Intelligence

8 Kecerdasan Emosional yang Membantu Kita Melupakan Masa Lalu

7 Cara Membuat Presentasi Penjualan yang Hebat

Marketing & Sales

7 Cara Membuat Presentasi Penjualan yang Hebat

3 Cara Meraih Kebahagiaan dengan Menerima Diri Sendiri Apa Adanya

Happiness

3 Cara Meraih Kebahagiaan dengan Menerima Diri Sendiri Apa Adanya

7 Cara Menjadi Lebih Percaya Diri Ketika Bertemu Klien

Self Improvement

7 Cara Menjadi Lebih Percaya Diri Ketika Bertemu Klien

12 Pengembangan Diri Menjadi Pemimpin dan Individu yang Lebih Baik

Self Improvement

12 Pengembangan Diri Menjadi Pemimpin dan Individu yang Lebih Baik

15 Cara yang Perlu Dikuasai untuk Membangun Kredibilitas di Kantor

Self Improvement

15 Cara yang Perlu Dikuasai untuk Membangun Kredibilitas di Kantor

10 Kebiasaan yang Membantu Staf Human Resource Menjadi Sukses

Self Improvement

10 Kebiasaan yang Membantu Staf Human Resource Menjadi Sukses

10 Kebiasaan Milenial yang Berbeda dengan Baby Boomers

Generation Millennials & Z

10 Kebiasaan Milenial yang Berbeda dengan Baby Boomers

4 Pertanyaan yang Meyakinkan Pentingnya Inovasi bagi Bisnis Anda