Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 7 Rasa Penting untuk Pengembangan Diri

7 Rasa Penting untuk Pengembangan Diri


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on May 13, 2019

 
Ternyata, salah satu cara ampuh untuk mencapai kesuksesan di dalam hidup adalah melakukan pengembangan diri loh! Orang-orang yang sudah berhasil mendapatkan tujuan hidup mereka adalah para individu yang membenamkan diri dalam pengembangan diri, serta menggali minat mereka yang paling terdalam demi memaksimalkan segala kemampuan yang ada untuk meraih tujuan hidup. 
 
Ketika kita berusaha untuk mengembangkan diri kita sendiri, kita perlu memulainya dengan membuka diri dan pikiran. Mulai dengan perasaan untuk mengetahui banyak hal secara terbuka, terus belajar dan tidak pernah lelah untuk meningkatkan kualitas diri kita. Tanamkan sebuah prinsip baru di dalam diri “kita hanya akan bisa mempelajari sesuatu hal, jika kita berani mengambil risiko dan menghadapinya secara profesional”. 
 
Apabila rekan-rekan Career Advice benar-benar ingin mengembangkan diri dan meningkatkan kualitas diri, ada 7 rasa penting yang perlu dimiliki dalam diri setiap individu agar mereka dapat meraih kesuksesan yang diinginkan. Penasaran? Yuk, kita simak penjelasannya di bawah ini. 

1. Rasa Diri.
Rasa diri atau kesadaran diri (self-awareness) adalah rasa yang paling utama harus dimiliki oleh setiap orang. Segala bentuk perbaikan diri dan pengembangan diri perlu dimulai dengan kesadaran yang tajam tentang siapa diri kita, apa yang menjadi kelebihan kita dan kekurangan apa yang kita miliki, hal apa saja yang menjadi nilai-nilai penting bagi kita, tujuan apa yang benar-benar kita impikan, dan lain sebagainya. 
 
Maksimalkan kualitas diri kita dengan memiliki berbagai pengalaman yang bisa membawa kita kepada tangga kesuksesan yang lebih tinggi. Tidak ada pengalaman yang tidak akan berarti untuk kehidupan kita di masa mendatang. Inilah mengapa rekan-rekan pembaca harus bisa mengenali diri sendiri dengan sangat baik, dan melangkah maju untuk mendapatkan pengalaman sebanyak mungkin. 
 
2. Rasa Penasaran.
Tidak akan ada proses bertumbuh, berkembang atau meningkat, tanpa kehadiran ‘rasa penasaran’.  Coba kita ingat-ingat kembali ketika kita masih kecil dulu, kita selalu diliputi dengan rasa penasaran. Kita mencoba untuk menyentuh kucing, menarik-narik gorden, bahkan memegang kabel listrik sehingga ibu kita mencoba untuk menjauhkannya dari kita. Rasa penasaran yang kita miliki sangatlah tinggi, sehingga kita banyak belajar hal-hal yang baru. 
 
Dengan kata lain, penting untuk kita merasa ‘haus’ untuk terus belajar dan berpetualang. Rasa penasaran atau rasa ingin tahu akan selalu mendorong kita untuk mencoba sesuatu hal yang baru dan merasakan kesalahan atau kegagalan dari setiap percobaan yang dilakukan
 
3. Rasa Terarah. 
Semakin kita mencoba untuk mengembangkan diri, maka kita semakin berpikir secara jernih dan merasa terarah dalam mencapai apa yang kita inginkan. Kejelasan ini akan memudahkan kita dalam setiap pengambilan keputusan yang harus kita lakukan. Secara tidak langsung, kemampuan kita dalam menentukan prioritas kehidupan akan semakin tajam. Dengan rasa yang semakin terarah, pekerjaan kita juga akan semakin terfokus dan efektif. Fokus yang tinggi akan membawa kita kepada tangga kesuksesan yang lebih tinggi. 
 
4. Rasa Tindak Lanjut.
Rasa keempat ini masih memiliki keterkaitan dengan poin sebelumnya. Ketika kita sudah merasa terarah, kita akan tahu apa saja yang telah menjadi prioritas pekerjaan dan apa saja yang masih bisa kita kesampingkan. 
 
Dengan merasa terarah, maka kita akan berlanjut ke rasa selanjutnya yaitu, rasa tindak lanjut. Tujuan yang kita inginkan sudah dapat kita bayangkan, sekarang saatnya untuk kita mengeksekusi atau menindaklanjuti proses pengejaran tujuan hidup. 
 
Contoh sederhananya, kita sedang merasa haus dan mengantuk, tapi di satu sisi kita benar-benar harus minum terlebih dahulu, baru beranjak tidur. Dalam hal ini, kita sudah tau prioritas kita adalah minum. Setelah menentukan prioritas, maka rasa untuk bertindak lanjut akan datang ke dalam diri kita dengan pergi ke dapur dan mengambil minum untuk menghilangkan dahaga. 
 
Seseorang yang benar-benar berkomitmen untuk mengembangkan diri, mereka tidak akan berdiam diri tanpa melakukan eksekusi apapun.

5. Rasa Urgensi.
Mengapa rasa urgensi sangat penting? Karena tanpa rasa urgensi, kita akan menjalani kehidupan dengan santai dan berleha-leha. Tidak ada hal yang urgensi sehingga kita tidak perlu memikirkan hal-hal tersebut. 
 
Itulah mengapa rasa urgensi dapat mendorong kita dalam menemukan berbagai inspirasi baru, sehingga rasa ini akan menciptakan pola pikir agar kita dapat bekerja dengan cepat dan seolah-olah kita dapat bergantung padanya. Rasa urgensi akan membuat kita menjadi sangat aktif dan cepat dalam mengambil keputusan. Sehingga, tidak ada waktu bagi kita untuk berleha-leha atau santai tanpa melakukan pergerakan apapun. Secara tidak langsung, rasa urgensi dapat memotivasi semua orang untuk mendapatkan hasil dengan cepat dan efisien. 

6. Rasa Resiliensi.
Apa itu rasa resiliensi? Ini adalah kemampuan untuk beradaptasi dan tetap teguh dalam situasi apapun, meskipun situasi sulit sedang menghadang kita. Di dalam bisnis dan pekerjaan, tentunya kita akan menghadapi masa-masa yang sulit, disinilah rasa resiliensi sangat diperlukan. Dalam proses pengembangan diri, resiliensi akan membantu kita untuk tidak mudah menyerah dan tetap maju ke depan, meraih apa yang kita inginkan. 
 
Dengan pola pikir yang berlandaskan rasa resiliensi, tidak akan pernah ada hambatan apapun yang akan menghalangi kita untuk tetap meningkatkan kualitas diri.
 
7. Rasa Keterhubungan.
Rasa keterhubungan akan membantu kita dalam menjalin hubungan yang baik dengan rekan-rekan kerja, bos, klien atau mitra bisnis kita lainnya. Hubungan yang baik akan memudahkan kita untuk mencapai segala tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Mengapa demikian? Karena memiliki hubungan yang baik dan luas, akan mempermudah karier kita. Orang-orang di sekitar kita akan semakin memahami dan mengenal kinerja baik kita, sehingga kita bisa mendapatkan promosi atau tawaran-tawaran proyek yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.
 
Dari peluang emas yang bisa kita dapatkan itulah akan membantu kita untuk mengembangkan diri lebih baik lagi dan meningkatkan kualitas diri.
 
Dari 7 rasa di atas, kira-kira sudah ada berapa rasa yang rekan-rekan Career Advice miliki? Kalau rekan pembaca sudah memiliki 7 rasa penting di atas, maka kami ucapkan “Selamat!” dan pertahankan ya, kami yakin semua rekan-rekan pembaca pasti bisa menggapai kesuksesan hidup yang diinginkan. Tetap semangat ya!
Featured Career Advices
4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Cara Meredakan Amarah

4 Cara Meredakan Amarah

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

6 Tips Bekerja dengan Rekan yang Tidak Memiliki Kesadaran Diri

6 Tips Bekerja dengan Rekan yang Tidak Memiliki Kesadaran Diri

9 Cara Mendapatkan Kebahagiaan

9 Cara Mendapatkan Kebahagiaan

Apa yang dimaksud inovatif dalam Bisnis? 5 Cara Ini Dapat Membantu.

Apa yang dimaksud inovatif dalam Bisnis? 5 Cara Ini Dapat Membantu.

10 Cara Menjadi Kaya Raya ala Generasi Milenial

10 Cara Menjadi Kaya Raya ala Generasi Milenial

5 Faktor Internal yang Menghambat Kesuksesan Bisnis

5 Faktor Internal yang Menghambat Kesuksesan Bisnis