Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on May 17, 2019

Ada begitu banyak artikel yang menjelaskan tentang bagaimana kita seharusnya mencari kebahagiaan di dalam hidup. Kata orang-orang sih, kebahagiaan itu hanya dapat diciptakan oleh diri sendiri. Itu memang benar loh! Bahagia itu kita yang rasa, bukan kebahagiaan yang diberikan oleh orang lain, semuanya datang dari diri kita sendiri. Hmm, tapi bagaimana jika kita tidak mendapatkan kebahagiaan di kantor? Karena kehidupan di kantor secara tidak langsung berkaitan dengan orang banyak, entah itu bos atau kolega kita. Sehingga, untuk mendapatkan kebahagiaan dari dalam diri mungkin agak sulit. Faktor kebahagiaan kita sering dipengaruhi oleh orang-orang di sekitar kita, terutama manajer dan rekan-rekan kerja. 
 
Apabila rekan pembaca adalah seorang pemimpin, bos atau manajer. Inilah saat yang terbaik untuk mempertimbangkan kebahagiaan para karyawan rekan pembaca. Karyawan yang bahagia tidak hanya akan menciptakan lingkungan kerja yang positif dan menggembirakan loh! Namun produktivitas mereka juga bisa meningkat karena perasaan bahagia yang sedang dirasakan. 
 
Jadi, apakah rekan pembaca sudah siap untuk mengetahui cara-cara hebat untuk meningkatkan kebahagiaan sejati dan produktivitas para karyawan?  

1. Memiliki Visi dan Misi yang Jelas dari Perusahaan. 
Psikolog mengatakan bahwa visi dan misi yang jelas akan menghasilkan etos kerja yang lebih disiplin dari para karyawan. Coba sekarang kita bayangkan, apabila seorang karyawan bekerja di sebuah perusahaan yang tidak memiliki kejelasan pada visi dan misi, maka karyawan akan merasa terombang-ambing pada ketidakjelasan dari perusahaan tempat mereka bekerja. 
 
Mereka seperti buta arah, tidak tahu apa yang benar dan apa yang salah di dalam pekerjaan mereka, karena nilai-nilai perusahaan yang tidak dinyatakan dengan jelas. 
 
Selain itu, karyawan juga akan merasa malas untuk bekerja lebih dan memberikan etos kerja yang tinggi. Mengapa? Karena mereka tidak tahu apakah kerja keras mereka akan dihargai atau tidak, dan apakah kerja keras mereka telah sejalan dengan visi & misi perusahaan atau tidak? 
 
Dengan memiliki visi misi yang sangat jelas dan rinci, karyawan akan merasa bahagia dan nyaman dalam bekerja, serta mereka juga bisa meningkatkan produktivitas dengan sangat baik. 
 
2. Memiliki Transparansi.
Transparansi dari manajer dan perusahaan adalah hal yang sangat penting. Seperti yang sudah dibahas di poin sebelumnya, tidak akan ada karyawan yang suka bekerja di tempat kerja yang tidak jelas. Mereka tidak akan merasa aman dan selalu dihantui dengan perasaan khawatir dan was-was. Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh TinyPulse dengan spesifikasi karyawan, “karyawan tidak pernah merasa bahagia dengan tempat kerja yang selalu menutupi hal-hal penting kepada karyawannya, terlebih lagi suatu hal yang sangat penting untuk diketahui oleh para karyawan”. 
 
Misalnya, menekankan desas-desus PHK atau kekhawatiran atas penurunan ekonomi. Itu semua hanya akan mengganggu fokus kerja karyawan. Meskipun kita perlu menyampaikan berita yang buruk kepada karyawan, sampaikanlah, tidak perlu berbohong. Hasilnya akan jauh lebih baik daripada kecemasan dan agresi pasif yang kemungkinan timbul dari para karyawan yang tidak tahu apa-apa dan merasa takut.
 
3. Membimbing Karyawan untuk Mencapai Karier yang Mereka Inginkan. 
Para karyawan muda cenderung memiliki semangat kerja yang sangat tinggi. Semangat kerja mereka masing sangat bergelora, sehingga mereka memiliki mobilitas yang sangat tinggi. Lalu, bagaimana caranya membuat para karyawan muda yang bersemangat ini menjadi bahagia dan lebih produktif? Caranya adalah dengan membimbing mereka untuk mencapai tujuan karier yang mereka inginkan. 
 
Coba tanyakan karyawan rekan pembaca dengan pertanyaan seperti, “bagaimana rencana Anda untuk lima tahun ke depan?” dengan bertanya seperti itu, karyawan akan merasa bahwa pihak manajemen memberikan perhatian kepada mereka. 
 
Apalagi jika pihak manajemen mampu menawarkan bantuan untuk membimbing peningkatan karier mereka di kantor. Kami yakin bahwa para karyawan akan merasa sangat bahagia dan menjadi lebih produktif karena pertanyaan tulus seperti itu.  
 
4. Mengizinkan Jadwal yang Fleksibel untuk Karyawan. 
Tidak semua karyawan adalah pekerja di pagi hari. Beberapa orang akan merasa lebih semangat, produktif dan kreatif jika mereka bisa bekerja di malam hari. Perasaan tersebut akan membuat mereka lebih bahagia karena merasa nyaman dengan waktu kerja yang mereka pilih sendiri. Terlebih lagi, kebanyakan pekerja juga sudah mulai merasa bosan dengan rutinitas jam kerja dari 9 pagi – 5 sore, sehingga tidak sedikit dari mereka yang menginginkan suatu perubahan. 
 
Apabila perusahaan rekan pembaca memungkinkan untuk memberlakukan jam kerja yang fleksibel kepada karyawan Anda, ini bisa menjadi salah satu cara ampuh untuk membuat mereka bahagia dan lebih produktif. 
 
5. Memberi Pilihan untuk Bekerja dari Rumah. 
Ada banyak karyawan wanita yang memiliki potensi yang sangat tinggi, namun mereka kewalahan untuk membagi waktu dalam menjaga anak di rumah dan bekerja. 
 
Dalam hal ini, perusahaan bisa mencoba untuk membuat para karyawan wanita menjadi lebih bahagia dan produktif dengan memberikan pilihan untuk bekerja dari rumah. Misalnya, selama 2 kali dalam sebulan mereka bisa bekerja dari rumah, pastinya ini akan sangat memudahkan mereka. 
 
6. Mengurangi Jumlah Rapat Kerja. 
Rapat kerja memang menjadi bagian yang sangat vital pada organisasi atau perusahaan apapun. Sayangnya, jumlah rapat kerja yang terlalu banyak hanya akan menurunkan tingkat kebahagiaan dan produktivitas dari seorang karyawan. Rapat kerja yang berlebihan hanya akan menyita waktu, apalagi jika rapat-rapat yang berlangsung sama sekali tidak efisien dan efektif. Ini hanya akan membuat waktu mereka semakin berkurang untuk menyelesaikan tugas-tugas kerja. Mengurangi jumlah rapat kerja akan memberi waktu lebih bagi para karyawan untuk menjadi lebih rileks dan fokus terhadap pekerjaan mereka. Sehingga, kebahagiaan dan produktivitas akan semakin meningkat. 
 
7. Memberlakukan Peraturan Kode Pakaian Kasual. 
Terakhir yang tidak kalah penting, cara lain untuk membuat karyawan menjadi bahagia dan lebih produktif adalah dengan mengizinkan mereka memakai pakaian kasual ke kantor. Memakai pakaian yang terlalu formal hanya akan membuat mereka bosan dan kaku. 
 
Apalagi pakaian formal identik dengan berat pakaian yang cukup berat (jas atau celana formal). Untuk para karyawan yang memiliki kesibukan tingkat tinggi, mereka akan kesulitan untuk mencari waktu mencuci pakaian-pakaian formal tersebut. 
 
Belum lagi kalau sedang musim hujan, duh cucian pakaian pasti akan susah untuk cepat kering. Sedangkan, pakaian yang kasual akan lebih ringan untuk dicuci dan cepat kering, dan juga karyawan tidak akan merasa monoton dalam memakai pakaian-pakaian kasual, sehingga hari-hari mereka akan menjadi lebih berwarna. 
 
Itulah 7 cara yang bisa kita terapkan untuk meningkatkan kebahagiaan sejati dan produktivitas para karyawan di kantor. Loyalitas yang kita berikan untuk karyawan akan menghasilkan loyalitas dari mereka untuk kita juga. Sama halnya seperti kita berusaha membuat karyawan bahagia, karyawan pun akan merasakannya dan memberikan produktivitas yang lebih tinggi untuk perusahaan. Selamat mencoba ya, rekan-rekan Career Advice.
Featured Career Advices
Benarkah Kebahagiaan adalah Mendapatkan Pekerjaan Impian?

Benarkah Kebahagiaan adalah Mendapatkan Pekerjaan Impian?

Strategi Pemasaran E-mail untuk Generasi Milenial

Strategi Pemasaran E-mail untuk Generasi Milenial

5 Strategi Pemasaran melalui E-mail

5 Strategi Pemasaran melalui E-mail

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis