Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 5 Tips Menemukan Pekerjaan yang Cocok dengan Kepribadian

5 Tips Menemukan Pekerjaan yang Cocok dengan Kepribadian


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Apr 29, 2019

 
Halo rekan pembaca Career Advice, bagaimana kabar Anda hari ini? Salah satu penyebab ketidakpuasan kerja terbesar adalah memiliki pekerjaan yang salah, atau dengan kata lain memiliki karier yang tidak sesuai dengan diri sendiri dan keinginan yang dimiliki. Apakah rekan pembaca telah memiliki karier yang sesuai dengan kepribadian Anda? Wah, tentunya ini adalah hal yang sangat bagus. Saya turut merasa senang. Pertahankan dan tetaplah lakukan yang terbaik.
 
Atau, apakah rekan pembaca merasa memiliki  pekerjaan yang tidak sesuai dengan Anda? Kalau begitu, artikel ini cocok untuk Anda. Artikel ini memberikan beberapa tips untuk membantu rekan pembaca memahami diri sendiri dan pilihan Anda. sehingga, rekan pembaca mampu untuk menempatkan diri pada jalur karier yang lebih baik. Mari kita simak 5 tips menemukan pekerjaan yang cocok dengan kepribadian.
 
1. Temukan aktivitas yang disukai. Tips menemukan pekerjaan yang cocok dengan kepribadian yang pertama adalah menemukan aktivitas yang disukai. Ketika kita mampu menemukan kegiatan yang kita sukai, kita akan menemukan hal yang mengejutkan. Coba rekan pembaca meninjau kembali semua kegiatan yang Anda sukai. Ini bisa saja hobi, kegiatan sukarela atau hal lain apapun yang membuat Anda tertarik untuk melakukannya. Misalnya, rekan pembaca sangat menikmati pekerjaan sukarela di dapur umum yang membuat Anda berjalan kaki di hutan dan membuat komunitas Anda semakin baik. Atau, rekan pembaca mungkin suka untuk berkenalan dan mengobrol banyak hal dengan orang baru. Anda menikmati setiap detik yang dihabiskan untuk berbincang-bincang di sebuah kedai kopi. Apapun itu, cobalah untuk menemukan hal yang sangat Anda sukai.
 
2. Temukan keterampilan yang disukai. Tips menemukan pekerjaan yang cocok dengan kepribadian yang kedua adalah menemukan keterampilan yang disukai. Cobalah untuk membuat daftar pekerjaan yang disukai serta daftar keterampilan yang yang disukai. Misalnya, rekan pembaca bekerja sebagai seorang akuntan, tetapi Anda sangat menyukai bidang pelatihan. Anda suka melatih orang lain dan membantu mereka memahami konsep-konsep baru yang sangat bermanfaat. Tentunya, bidang pelatihan tidak terlalu memberikan dampak yang signifikan dengan keterampilan yang Anda kuasai. Itu berarti bahwa bidang akuntansi bukanlah pekerjaan yang cocok. Karier yang cocok untuk Anda adalah bidang pelatihan atau pendidikan. Jadi, apa pekerjaan dan keterampilan yang rekan pembaca sukai? Cobalah untuk menemukannya.

3. Temukan bakat dan minat terpendam. Tips menemukan pekerjaan yang cocok dengan kepribadian yang ketiga adalah menemukan bakat dan minat terpendam yang kita miliki. Seringkali kita mengubur dalam-dalam bakat dan minat yang kita miliki. Kita tidak memiliki kepercayaan diri yang cukup untuk mengembangkannya. Kita tidak memberikan waktu bahkan ruang untuk mengemabnagkannya karena kita menganggapnya sebagai hal yang biasa atau bahkan hanya sebuah angan-angan seorang anak kecil. Misalnya, ketika masih kecil, rekan pembaca memiliki impian untuk menjadi seorang penjaga hutan. Namun, Anda menganggap itu hanya impian saat masih kecil. Anda terbuai dengan maraknya pebisnis yang muncul, sehingga Anda memutuskan untuk berada dalam bidang bisnis. Nah, minat inilah yang bisa saja membuat Anda menjelajahi industri hijau dan konservasi. Jadi apa bakat dan minat terpendam yang rekan pembaca miliki? Gunakanlah itu sebagai alat yang dapat membuat Anda menemukan kebahagiaan yang sesuai dengan diri sendiri.

4. Temukan nilai utama pekerjaan yang dapat menjadi permasalahan. Tips menemukan pekerjaan yang cocok dengan kepribadian yang keempat adalah menemukan nilai utama pekerjaan yang dapat menjadi permasalahan. Dalam dunia kerja, kita akan dihadapkan dengan banyak masalah yang perlu diselesaikan dan dampak yang akan dihasilkan dari sebuah keputusan. Periksa kembali masalah-masalah yang ada dalam pekerjaan, seperti kebutuhan untuk memiliki kesimbangan kehidupan kerja dengan kehidupan pribadi, lebih mengutamakan gaya kerja dibanding keuntungan yang didapatkan (gaji, lingkungan kerja, dll). Rekan pembaca mungkin berpikir bahwa Anda menginginkan karier konvensional yang mengharuskan Anda menghabiskan lebih banyak waktu untuk pekerjaan. Tetapi begitu Anda mencoba menganalisis nilai utama pekerjaan yang Anda inginkan, Anda menemukan bahwa Anda menilai bahwa kebebasan kerja dan memiliki waktu dengan orang lain adalah nilai yang penting dalam pekerjaan. Jadi nilai penting apa yang ingin rekan pembaca miliki dalam pekerjaan Anda? cobalah untuk menganalisisnya.
 
5. Lakukan penelitian. Tips menemukan pekerjaan yang cocok dengan kepribadian yang kelima adalah melakukan penelitian. Menemukan karier yang sesuai dengan kepribadian diri membutuhkan penelitian. Oleh karena itu, luangkan waktu untuk melakukannya. Identifikasi satu atau lebih jalur karier yang dapat memaksimalkan keterampilan yang Anda miliki, yang menarik perhatian dan menggairahkan Anda. Ini akan membantu Anda untuk menemukan pekerjaan yang menawarkan kondisi kerja yang paling Anda inginkan. Misalnya, Anda  memiliki keahlian dan ketertarikan dalam bidang penulisan. Maka, cobalah untuk melakukan penelitian pekerjaan seorang penulis atau editor.
 
Itulah 5 tips menemukan pekerjaan yang cocok dengan kepribadian. Beberapa orang beruntung karena berhasil berada dalam jalur karier yang sesuai dengan diri dan keinginnanya. Namun, sebagian lagi mungkin merasa tidak berada pada jalur karier yang tepat. Jika rekan pembaca juga sedang berjuang menemukan karier yang sesuai, jangan menyerah. Terapkan 5 tips ini untuk menemukan jalur karier terbaik untuk Anda. Jangan lupa untuk menghilangkan pikiran negatif dan pengaruh luar ketika merenungkan pilihan karir Anda. tetaplah berpikir positif dan maju terus sampai Anda benar-benar mendapatkan pekerjaan yang tepat.
Featured Career Advices
5 Mindset untuk Menjadi Pengusaha Kaya

5 Mindset untuk Menjadi Pengusaha Kaya

4 Kesalahan Branding Produk dari Bisnis Startup

4 Kesalahan Branding Produk dari Bisnis Startup

5 Alasan Musuh Terbesar adalah Diri Sendiri

5 Alasan Musuh Terbesar adalah Diri Sendiri

Benarkah Kebahagiaan adalah Mendapatkan Pekerjaan Impian?

Benarkah Kebahagiaan adalah Mendapatkan Pekerjaan Impian?

Strategi Pemasaran E-mail untuk Generasi Milenial

Strategi Pemasaran E-mail untuk Generasi Milenial

5 Strategi Pemasaran melalui E-mail

5 Strategi Pemasaran melalui E-mail

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang