Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 3 Cara Menghadapi Masalah: Ketidakpuasan Kerja

3 Cara Menghadapi Masalah: Ketidakpuasan Kerja


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Apr 18, 2019

 
Halo rekan pembaca, untuk menemukan peran kerja yang terbaik, kita harus menjelajahi beberapa peran pekerjaan. Kita mengirim surat lamaran dan mendapatkan kabar untuk menghadiri sesi wawancara. Kita mendatangi wawancara pertama yang bisa saja berjalan dengan baik satu minggu kemuduian kita mendapatkan kabar bahwa kita diterima.
 
Di hari pertama kerja, kita ingin membuat kesan terbaik. Semuanya berjalan lancar tetapi mungkin tidak sesuai dengan yang diharapkan. Lalu kita berkata pada diri sendiri bahwa esok mungkin akan lebih baik. Lalu kita kembali datang pada hari kedua, namun semuanya tetap sama. Begitu juga dengan hari-hari selanjutnya.
 
Lalu, kita mulai memiliki keraguan. Kita bertanya pada diri sendiri, ‘Haruskah saya melanjutkan pekerjaan ini?’ ‘Apakah ini pekerjaan yang tepat untuk saya?’ ‘Dapatkah saya memberi dampak yang berarti?’ Kita memiliki keraguan yang mendalam. Ada satu permasalahan yang muncul dalam hal ini, ketidakpuasan kerja.
 
Lalu, apa yang dapat kita lakukan untuk menghadapi masalah ketidakpuasan kerja ini? berikut adalah 8 cara mengatasi masalah ketidakpuasan kerja yang dapat menjadi panduan bagi rekan pembaca, terutama jika Anda sedang memiliki keraguan akan peran Anda saat ini.
 
1. Berhenti mengeluh, kerjakan saja.
Cara mengatasi masalah ketidakpuasan kerja yang pertama adalah berhenti mengeluh dan kerjakan saja pekerjaan kita. Kita boleh saja merasa itu adalah pilihan yang tidak tepat. Tetapi, ketika kita menghabiskan seluruh waktu untuk mengeluh betapa kita tidak menyukai sesuatu, kita hanya mengeluarkan energi. Padahal energi tersebut dapat  kita gunakan untuk menghargai hal-hal baik dalam pekerjaan kita.
 
Tentu saja, tidak semua hal yang berkaitan dengan pekerjaan kita mengandung hal-hal yang buruk. Lagi pula, kita pasti memiliki alasan awal tertarik pada pekerjaan itu. Catat semua pro dan kontra. Kita mungkin akan terkejut ketika menemukan beberapa hal yang disukai dari pekerjaan itu. Mungkin ada cukup banyak hal yang dapat  membuat kita tetap terlibat dan produktif setidaknya untuk sedikit lebih lama, atau mungkin saja pekerjaan itu dapat menjadi jalur karier yang tepat bagi kita.
 
2. Lakukan suatu hal.
Cara mengatasi masalah ketidakpuasan kerja yang kedua adalah melakukan apapun yang dapat meningkatkan pekerjaan atau menciptakan lingkungan yang lebih nyaman. Setiap orang memiliki pendekatan yang berbeda untuk meningkatkan pekerjaan maupun lingkungan kerja. Nah, berikut adalah beberapa golongan dan tips untuk mengatasi permasalahan bagi tiap-tiap golongan. Jika Anda adalah orang yang:
 
- Extraversion, Anda cenderung bersemangat dengan lingkungan kerja yang dapat berinteraksi dengan orang lain. Jika Anda memiliki kesempatan untuk membicarakan hal-hal dengan orang lain, Anda akan merasa lelah pada akhir hari. Cobalah menjadi sukarelawan dalam beberapa proyek yang akan memungkinkan Anda lebih banyak interaksi dengan rekan kerja. Bergabung atau bentuk kelompok yang menawarkan peluang untuk mendiskusikan ide.
 
- Introversion, Anda lebih menikmati lingkungan kerja yang menyediakan ruang pribadi dan waktu refleksi. Jika Anda harus terus-menerus berbicara dengan orang lain sepanjang hari, Anda akan merasa lelah dan bahkan sedikit kesal. Jika pekerjaan Anda mengharuskan Anda berinteraksi dengan orang lain lebih dari yang diinginkan, cobalah bangun sedikit lebih awal di pagi hari untuk mendapatkan waktu yang Anda butuhkan untuk memproses hari yang akan datang. Gunakan istirahat makan siang untuk jalan-jalan atau berkendara sendirian. Jika Anda membutuhkan lebih banyak waktu refleksi, mintalah. Rekan kerja dan atasan Anda mungkin saja mengabulkannya.
 
- Sensing, Anda ingin mendapatkan informasi secara berurutan, langkah demi langkah, terutama ketika memulai pekerjaan baru. Jika Anda tidak mendapatkan informasi yang berurutan, Anda akan merasa bahwa terlalu banyak pertanyaan yang tidak terjawab. Luangkan waktu untuk meminta pakar materi menjelaskan informasi spesifik yang Anda butuhkan. Lakukan penelitian untuk menemukan jawaban yang dibutuhkan. Jika tidak ada pedoman atau manual, jadilah sukarelawan untuk menyusunnya. Berhati-hatilah untuk tidak mengambil tanggung jawab orang lain. Mereka akan berpikir bahwa Anda memandang rendah proses yang telah mereka lakukan.
 
- Intuisi, Anda lebih ingin informasi yang berorientasi pada gambar besar, daripada mendapatkan banyak detail. Jika Anda tidak mendapatkan informasi seperti ini, Anda mungkin merasa tidak punya tujuan umum untuk memulai sesuatu. Saat semua detail itu datang kepada Anda dalam satu waktu, tarik napas dalam-dalam dan hembuskan secara perlahan. Ini dapat membantu Anda untuk memulai pekerjaan.
 
- Thinking, Anda lebih suka berpikir mengatasi logika objektif yang berfokus pada tugas ketika membuat keputusan dalam pekerjaan Anda. Jika budaya tempat kerja Anda menganggap pendekatan ini terlalu impersonal, Anda akan merasa teralihkan dari tugas-tugas paling penting. fokuskan diri pada hasil logis sambil mempertimbangkan bahwa Anda membutuhkan orang lain untuk mewujudkan sesuatu. Anda mungkin ingin mengatur jadwal untuk mengingatkan diri sendiri.
 
- Feeling, Anda mungkin perlu fokus pada masalah orang-orang yang berpusat pada nilai saat membuat keputusan dalam pekerjaan baru Anda. Jika lingkungan kerja tidak menghargai dampak sebuah keputusan, Anda mungkin merasa telah memilih tempat kerja yang tidak menghargai hal yang sangat penting. Ingatlah untuk tetap setia pada nilai-nilai Anda. dan yang terpenting bahwa itu adalah pekerjaan yang menuntut Anda untuk menghasilkan sesuatu.
 
- Judgement, Anda mungkin perlu menyusun rencana dan jadwal yang juga disepakati dan dihormati oleh orang lain. Jika lingkungan kerja baru Anda tidak memungkinkan untuk ini, Anda mungkin akan merasa cemas dan khawatir bahwa proyek tidak akan selesai tepat waktu. Tanyakan pada diri sendiri, "Apakah saya benar-benar harus menyelesaikannya lebih awal, atau bisakah itu menunggu sebentar?" Pada saat yang sama, tunjukkan juga bukti yang jelas bahwa rencana yang Anda miliki merupakan rencana yang realistis dan akan menghasilkan hasil terbaik.
 
- Assumption, Anda mungkin perlu fleksibilitas untuk membuat opsi tetap terbuka ketika mengatur tugas kerja. Jika lingkungan kerja Anda tidak memungkinkan untuk ini, Anda mungkin mulai merasa terkurung dan tertekan untuk membuat keputusan yang belum siap Anda buat. Jika Anda dapat membuktikan bahwa pendekatan Anda masih dapat menghasilkan pekerjaan luar biasa yang selalu tepat waktu, mereka yang berada di lingkungan kerja mungkin akan lebih bersedia menerimanya. Namun, sebagian besar organisasi menjalankan prinsip penilaian, jadi Anda mungkin perlu berpikir tentang melenturkan lebih banyak dari yang mungkin Anda sukai. Hadiahi diri Anda untuk melenturkan diri dengan memastikan agar waktu henti Anda lebih terbuka.
 
3. Tinggalkan.
Cara mengatasi masalah ketidakpuasan kerja yang kedua adalah tinggalkan pekerjaan tersebut. Temukan pekerjaan yang benar-benar Anda sukai dan juga lingkungan yang menghormati Anda karena menjadi diri Anda sendiri. Banyak orang memiliki lingkungan kerja yang tidak menghargai kontribusi mereka. Ini dapat menyebabkan keterlibatan yang lebih rendah, kinerja yang buruk, dan bahkan harga diri yang rendah. Kita semua menghabiskan begitu banyak waktu di pekerjaan. Lalu, mengapa tidak menemukan tempat yang menghargai kontribusi kita sebagaimana mestinya?
 
Itulah 3 cara mengatasi masalah ketidakpuasan kerja. Saya harap artikel ini dapat memberikan rekan pembaca beberapa ide untuk dipertimbangkan jika Anda mempertanyakan apakah pekerjaan Anda saat ini benar-benar cocok atau tidak. Semoga rekan pembaca mendapatkan yang terbaik dalam perjalanan Anda untuk menemukan lingkungan kerja yang tepat, yang menghormati dan menghargai setiap pekerjaan yang Anda lakukan.
Featured Career Advices
5 Cara Meningkatkan Harga Diri

5 Cara Meningkatkan Harga Diri

Kebahagiaan adalah Kunci Kesuksesan

Kebahagiaan adalah Kunci Kesuksesan

Hubungan Pengaturan Waktu dan Produktivitas Kerja

Hubungan Pengaturan Waktu dan Produktivitas Kerja

5 Ciri-ciri Kepemimpinan yang Baik dan Menginspirasi

5 Ciri-ciri Kepemimpinan yang Baik dan Menginspirasi

5 Cara Menangani Kasus Nepotisme di Tempat Kerja

5 Cara Menangani Kasus Nepotisme di Tempat Kerja

10 Frasa Pasif-Agresif yang Dapat Menghancurkan Bisnis

10 Frasa Pasif-Agresif yang Dapat Menghancurkan Bisnis

3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Cara Meredakan Amarah

4 Cara Meredakan Amarah

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal