Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 5 Hal Yang Perlu Diketahui Saat Menghadiri Wawancara Kerja

5 Hal Yang Perlu Diketahui Saat Menghadiri Wawancara Kerja


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Mar 23, 2019

 
Sudah berapa kali Anda mempersiapkan diri untuk wawancara (atau bahkan duduk dalam wawancara yang sebenarnya) dan berpikir, 'Bagaimana saya bisa membaca pikiran perekrut dan mencari tahu apa yang ingin mereka katakan?'
 
Salah satu perusahaan keuangan paling kompetitif di negeri ini telah mendengar keinginan Anda. Perusahaan manajemen aset global memberikan pandangan eksklusif tentang hal yang dicari oleh pewawancara selama beberapa menit Anda bersama mereka.
 
Berikut adalah lima hal yang perlu Anda ketahui saat menghadiri wawancara kerja.
 
1. Ketahuilah perusahaan Anda
Ini berarti ada banyak kesempatan bagi Anda untuk menunjukkan bahwa Anda memiliki pengetahuan tentang bisnis, dimana saja, dan Ada tahu jelas kemana tujuannya. Anda tidak perlu menulis buku tentang sebuah perusahaan. Tetapi pastikan Anda memeriksa situs webnya, membaca artikel terkait, dan membiasakan diri dengan sejarah perusahaan yang Anda lamar. Ketahuilah produk dan inisiatif baru dari perusahaan tersebut, dan pastikan Anda memahami industry perusahaan tersebut.
 
Lagi pula, jika Anda akan menambahkan nilai lebih bahwa Anda dapat bekerja dalam tim, Anda harus tahu arti sebuah tim itu. 
 
2. Bersiaplah untuk membahas keterkaitan posisi yang Anda lamar dengan tujuan masa depan Anda
Sebuah perusahaan yang memiliki pekerja sekitar 2.200 karyawan, memastikan bahwa perusahaan berinvestasi di setiap orang yang dipekerjakan, baik karyawan penuh waktu atau magang. Itulah yang membuat Anda harus yakin bahwa Anda dapat melihat posisi yang Anda lamar dapat menjadi sebuah hal berarti bagi karier Anda.
 
Tetapi jangan khawatir, itu tidak harus menjadi rencana 30 tahun (atau bahkan rencana 10 tahun). Jujur saja tentang bagaimana perusahaan dapat membantu Anda. Jika Anda tidak yakin tentang hal yang ingin Anda lakukan di masa depan, pikirkan dengan keras alasan yang membuat pekerjaan tersebut merupakan batu loncatan yang tepat bagi Anda. Misalnya, Anda dapat mengatakan, “Jika saya melamar di sebuah perusahaan keuangan, saya dapat mengatakan perusahaan ini akan sangat sesuai karena saya tertarik untuk membangun karier di keuangan publik. Mempelajari lebih banyak tentang dana infrastruktur perusahaan akan membantu saya memahami industri keuangan sambil memanfaatkan bakat investasi saya.”
 
Dengan cara ini, Anda akan memastikan bahwa ketika pewawancara menanyakan kepada Anda faktor yang membuat Anda menginginkan suatu posisi, Anda tidak hanya berkata, “karena saya butuh pekerjaan” atau “karena saya ingin bekerja di bidang keuangan.”
 
3. Tunjukkan bahwa keterampilan Anda dapat membantu perusahaan bertumbuh
Pekerjaan magang dan pekerjaan awal yang terbaik tidak hanya berguna untuk pengembangan Anda. Mereka juga berkontribusi pada misi perusahaan. Ini adalah berkah sekaligus beban, karena hal ini berarti bahwa Anda memiliki tanggung jawab nyata.
 
Untuk menunjukkan Anda siap akan hal ini, Anda perlu menunjukkan bahwa Anda memiliki keterampilan dan kemampuan untuk menangani pekerjaan itu. Pada tahap kehidupan Anda ini, Anda tidak akan dapat berbicara tentang pengalaman profesional Anda yang luas. Tetapi Anda dapat mengomunikasikan keterampilan interpersonal seperti komunikasi interpersonal, berorientasi pada hal-hal spesifik, dan pemecahan masalah secara analitis. Bersiaplah untuk memberikan contoh, baik contoh yang Anda ambil dari pengalaman magang Anda yang sebelumnya, pekerjaan paruh waktu, kelas, kegiatan ekstrakurikuler, atau bahkan dari minat Anda. Apapun itu, kaitkan pengalaman yang Anda miliki dengan permintaan keahlian yang ada. 
 
Jenis keterampilan luas ini menjadikan Anda kandidat yang fleksibel dan luar biasa untuk perusahaan, dan merupakan sebuah kesempatan untuk berinvestasi banyak untuk melatih dan mendidik karyawannya.
 
4. Tunjukkan bahwa Anda selalu belajar
Untuk bekerja di sebuah perusahaan yang dapat menjadi investasi Anda di masa depan, Anda harus benar-benar menerima sesuatu sebagai hal yang membuat Anda benar-benar bertumbuh. Anda harus memastikan pewawancara Anda tahu bahwa Anda belajar cepat dan Anda adalah seorang pelajar yang berdedikasi. Ini sangat penting untuk pekerjaan tingkat pemula atau magang karena, terlepas dari pencapaian Anda, Anda masih harus banyak belajar.
 
Pelajar cepat yang mengakui bahwa dia memiliki banyak hal untuk dipelajari selalu lebih menarik bagi pewawancara daripada seseorang yang sekalipun mengesankannya namun secara mengklaim dirinya sebagai seorang yang ahli.
 
5. Jangan bertanya terlalu spesifik
Semua hal ini penting jika Anda datang tepat waktu, berpakaian dengan tepat, menunjukkan pengalaman Anda, dan secara aktif terlibat dengan hal-hal yang dikatakan pewawancara.
 
Begitu banyak proses wawancara yang menunjukkan bahwa Anda adalah orang yang dapat mendengarkan, memahami, dan terlibat dengan orang dan tempat di sekitar Anda. Jangan memiliki pemikiran sendiri dan memaksa untuk memberi jawaban sekarang. Ini berarti bahwa sebagai kandidat, Anda tidak hanya harus menjawab dengan tepat, tetapi Anda juga harus mengajukan pertanyaan yang tepat. Pastikan Anda menanyakan hal-hal umum yang ingin Anda ketahui dari perusahaan tersebut,. Hindari pertanyaan yang terlalu spesifik yang justru membuat perekrut tidak terkesan oleh Anda.
 
Itulah 5 hal yang perlu Anda ketahui saat menghadiri wawancara kerja. Selamat mencoba dan semoga sukses, rekan-rekan. 
Featured Career Advices
5 Mindset untuk Menjadi Pengusaha Kaya

5 Mindset untuk Menjadi Pengusaha Kaya

4 Kesalahan Branding Produk dari Bisnis Startup

4 Kesalahan Branding Produk dari Bisnis Startup

5 Alasan Musuh Terbesar adalah Diri Sendiri

5 Alasan Musuh Terbesar adalah Diri Sendiri

Benarkah Kebahagiaan adalah Mendapatkan Pekerjaan Impian?

Benarkah Kebahagiaan adalah Mendapatkan Pekerjaan Impian?

Strategi Pemasaran E-mail untuk Generasi Milenial

Strategi Pemasaran E-mail untuk Generasi Milenial

5 Strategi Pemasaran melalui E-mail

5 Strategi Pemasaran melalui E-mail

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang