×
STUDILMU Career Advice - 5 Cara Ampuh Belajar Lebih Cepat. Yang ke-3 Cara Sukses.
Self Improvement

5 Cara Ampuh Belajar Lebih Cepat. Yang ke-3 Cara Sukses.

STUDILMU Users By STUDiLMU Editor

 
Gunakan beberapa cara ilmiah ini untuk belajar dan Anda dapat belajar lebih cepat dalam hal apapun.
 
Sebagian orang mengatakan jika kita ingin mempelajari keterampilan baru, diperlukan waktu 416 hari untuk dapat menjadi ahli dalam hal tersebut. Namun jika Anda ingin menjadi ahli dalam bisnis dan menjadi seorang yang profesional di dalamnya, Anda tidak memiliki waktu yang banyak untuk itu. Anda harus menguasai tren industri dan persaingan dengan cepat dan tepat. 
 
Mari simak Lima cara ampuh yang akan kami bahas pada artikel ini untuk dapat belajar lebih cepat. 
 

1. Selalu Membawa Kertas dan Pena

Apa kalian pernah mendengar beberapa musisi terkenal selalu membawa kertas (buku catatan) dan pena kemanapun mereka pergi. Sebagai contoh, Freddie Mercury atau Raisa salah satu penyanyi terkenal di Indonesia. Mereka selalu membawa buku catatan dan pena, karena mereka tahu bahwa ide cemerlang bisa datang kapan saja. Jika mereka mendapatkan ide yang hebat untuk membuat lirik lagu yang indah, mereka dapat segera menuangkan ide tersebut di atas kertas. 
 
Hal ini juga efektif saat Anda sedang mempelajari sesuatu. Kemajuan teknologi telah membuat banyak orang menjadi malas untuk membawa buku catatan dan pena, sehingga mereka sangat bergantung kepada aplikasi pencatat di ponsel dan laptop seperti Evernote, OneNote dan aplikasi lainnya. Mungkin ini cara yang lebih nyaman untuk mencatat pemikiran dan ide-ide kita. Sayangnya, cara ini tidak cukup membantu Anda dalam mempertahankan apa yang telah Anda pelajari.
 
Di Negara Barat, dua peneliti yang bernama Pam Mueller dan Daniel Oppenheimer telah menunjukkan bahwa seseorang yang membuat catatan di atas kertas sebenarnya belajar lebih banyak daripada mereka yang membuat catatan di laptop atau perangkat lainnya. Sementara seseorang yang menggunakan laptop cenderung membuat catatan yang lebih banyak daripada mereka yang menggunakan kertas. Mereka yang menulis di atas kertas cenderung memiliki "pemahaman konseptual yang lebih kuat dan lebih sukses dalam menerapkan dan mengintegrasikan materi."
 
Jadi, jika sekarang Anda mempelajari suatu keterampilan baru, ada baiknya jika Anda mencatat apa yang Anda pelajari di atas kertas bukan di dalam laptop ya!
 

2. Menyampaikan Apa yang Anda Ketahui 

Jangan khawatir, kita tidak perlu menunggu sampai menjadi seorang yang ahli untuk mengajarkan orang lain tentang ilmu dan keterampilan yang sedang Anda pelajari. 
 
Saat kita menyampaikan ilmu yang telah pelajari kepada orang lain, sebenarnya aktivitas tersebut sedang melatih otak kita untuk terus mengulang dan mengingat kembali memori yang telah tersimpan di dalam otak sebelumnya. Dalam kata lain, ini adalah cara yang bagus dan efektif untuk belajar lebih cepat. 
 
Selain itu, Anda tidak perlu repot-repot untuk membuat sekelompok orang untuk menjadi peserta tutor Anda. Cukup ajak beberapa rekan kerja di kantor yang tertarik untuk bergabung dengan kelas yang diadakan. Ajari mereka apa yang telah kita pelajari sejauh ini. Bahkan mengajarkan pasangan atau teman dekat tentang keterampilan baru yang kita coba kuasai dapat membantu kita mempelajarinya lebih cepat.
 

3. Mencoba Fokus pada Satu Hal

Selama bertahun-tahun, multitasking telah disebut-sebut sebagai keterampilan yang hebat untuk dimiliki. Namun, fakta mengejutkan tentang multitasking adalah ini bukan sebuah keterampilan yang luar biasa namun sebenarnya memperlambat kita. Nah, saat kita sedang mencoba untuk mempelajari keterampilan baru, akankah jauh lebih baik untuk menerapkan monotask. 
 
Menurut para peneliti dari Universitas Connecticut, manusia memiliki keterbatasan pada kapasitas kognitif mereka, jadi saat kita sedang memperhatikan satu hal, maka otak kita secara otomatis akan jauh lebih sulit untuk memproses sesuatu yang lainnya.
 
Jika Anda ingin belajar lebih cepat, pastikan Anda fokus mempelajari subjek itu saja. Singkirkan gangguan-gangguan kecil lainnya dan jangan mencoba untuk menjawab email atau sambil mengerjakan laporan di laptop. 

4. Belajar dengan Cerdas bukan Belajar dengan Keras

Pasti kita sering mendengar nasihat bahwa “jika ingin menjadi anak yang pintar, kita harus belajar dengan keras” sehingga, ada banyak orang yang duduk belajar selama berjam-jam dan terus mencoba untuk menambahkan jam belajar mereka dengan tujuan semakin memahami dan mahir tentang apa yang mereka pelajari. 
 
Hmm, sebenarnya penerapan ini bukanlah strategi yang efektif untuk belajar lebih cepat. Belajar dengan menerapkan praktik terdistribusi jauh lebih baik daripada belajar selama berjam-jam. 
 
Apa itu praktik terdistribusi? 
Praktik terdistribusi adalah sesi belajar yang pendek dan berjarak selama periode waktu tertentu. 
 
Sean Kang, direktur laboratorium Kognisi & Pendidikan di Dartmouth College, telah menyatakan bahwa teknik ini telah terbukti meningkatkan pembelajaran siswa. Sekalipun total waktu yang dihabiskan untuk "menjejalkan" dan praktik yang dibagikan sama, jika sesi studi lebih berjarak daripada massa, pembelajaran jangka panjang akan lebih maju.
 
Jadi, coba untuk tidak terlalu kaku dalam proses belajar. Sebagai contoh, yang tadinya belajar keterampilan baru dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore (tanpa henti) diubah menjadi belajar bagian A dari jam 9 pagi sampai 12 siang, lalu belajar bagian B dari jam 2 siang sampai jam 5 sore, dan seterusnya. Dapat terlihat jelas bahwa kita mendistribusikan waktu yang kita miliki dengan tepat untuk setiap pembelajaran yang diperlukan. 
 

5. Belajar dari Berbagai Sumber

Daripada hanya belajar dalam satu cara, seperti membaca buku teks, akankah lebih baik jika kita dapat belajar dalam berbagai cara untuk menjadi pembelajar yang lebih cepat dan lebih efisien. 
 
Studi menunjukkan bahwa semakin banyak daerah otak yang menyimpan informasi tentang suatu subjek, semakin banyak interkoneksi yang ada. Ini berarti Anda akan memiliki lebih banyak peluang untuk mendapatkan informasi terkait dari berbagai area penyimpanan di pikiran Anda.
 
Jadi, jangan hanya terpaku pada membaca teks di buku. Kita bisa menambahkan sumber informasi lain seperti menonton video online, mengambil kelas kursus keterampilan yang diinginkan, mencari mentor pribadi, mendengarkan podcast dan lain sebagainya. Ketika kita belajar dari berbagai sumber informasi yang berbeda, maka otak kita akan menyimpan informasi itu dengan lebih baik.
 
Dengan tip-tip di atas, kita akan mampu untuk belajar lebih cepat, dan kita tidak perlu khawatir lagi dalam mendedikasikan waktu bertahun-tahun untuk mempelajari keterampilan baru. Kita semua bisa menjadi pakar di berbagai keterampilan dalam waktu yang lebih singkat hanya dengan menyesuaikan cara belajar yang lebih baik.

Featured Career Advice