Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 5 Cara Sederhana Agar Termotivasi

5 Cara Sederhana Agar Termotivasi


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Jan 23, 2019

 
Pernahkah Anda mencoba untuk "termotivasi" di kantor tetapi tidak ada satupun langkah yang berhasil? Anda mulai merasa tidak enak, seperti tertinggal dalam bisnis atau karier Anda. Anda bosan, lesu, dan tidak ingin bertemu dengan teman-teman karena Anda tidak ingin membicarakan apa yang telah Anda lakukan. (Atau, lebih tepatnya, apa yang belum Anda lakukan.)
 
Saya benar-benar pernah berada di sana, dan saya merasakan frustasi karena saya tidak memiliki motivasi di tempat kerja. Tetapi saya juga punya kabar baik. Ada beberapa hal penting yang berkontribusi dalam memotivasi pekerjaan. tanpa Anda ketahui, sebenarnya Anda memiliki kekuatan untuk mendesain ulang hari kerja dengan cara yang tepat untuk membuat Anda bergerak maju.
 
Berikut adalah lima hal yang harus Anda pastikan untuk keluar dari tugas sehari-hari dan membuat perubahan untuk memulai motivasi.
 
1. Kenali Tugas secara Rinci
Anda akan menjadi sangat termotivasi saat bekerja ketika Anda mengetahui dengan jelas sasaran yang ingin dicapai. Pikirkan tentang hal ini: Seberapa hebat rasanya ketika Anda tahu Anda meluncurkan sebuah produk pertama kali atau membuat kemajuan besar pada proyek besar?.
 
Daripada Anda hanya bertanya “Apa yang harus saya lakukan hari ini?”, cobalah untuk memutar roda. Pada akhir setiap hari atau minggu, buatlah daftar "Got Done" (kebalikan dari to-do list!). Disini Anda menguraikan semua tugas yang telah Anda selesaikan. Tulislah setiap hal yang telah berhasil diselesaikan dalam satu minggu dan buatlah ini menjadi motivasi Anda. tempelkan di tempat strategis yang dapat Anda lihat dengan sering, sehingga Anda akan terus termotivasi untuk menyelesaikan hal-hal lainnya dengan hasil yang memuaskan
 
2. Periksa Kemajuan Tugas
Kunci lain untuk tetap termotivasi adalah mengetahui bahwa pekerjaan yang Anda lakukan memiliki cara yang berbeda.  Anda harus mampu untuk mengenali setiap dampak yang Anda buat pada klien, perusahaan, atau kehidupan pribadi Anda. Jika Anda tidak dapat sepenuhnya melihat koneksi ini, cobalah menggali lebih dalam. 
 
Buatlah daftar tugas yang Anda lakukan dan temukan cara untuk fokus pada aspek-aspek pekerjaan Anda. Buat juga tolak ukur kemajuan Anda. Dan lakukan pengecekan setiap harinya. Sudahkah Anda berada di tempat yang seharusnya Anda disana? Periksa kemajuan Anda secara signifikan. Ketika Anda berhasil menjaga ritme ini, Anda akan berjalan sesuaI jalur yang dibuat dan tetap termotivasi setiap harinya. 

3. Gabungkan Berbagai Keahlian
Apakah Anda merasa bosan karena melakukan pekerjaan yang sama berulang-ulang, hari demi hari? Itu tanda bahwa Anda merasa pekerjaan-pekerjaan tersebut tidak memotivasi. Langkah ketiga yang dapat membuat Anda tetap termotivasi adalah melibatkan rangkaian keterampilan yang berbeda. Ini adalah cara yang fantastis untuk meningkatkan motivasi.
 
Cobalah untuk menyusun hari-hari sehingga Anda mengerjakan tugas yang berbeda (dan tentunya dengan memanfaatkan keterampilan yang berbeda) sepanjang hari. Misalnya, Anda biasanya membuat dan menyusun materi presentasi di hari Senin sepanjang hari kemudian melakukan presentasi dihadapan klien pada hari Selasa. Cobalah untuk melakukan keduanya dalam hari yang sama. Ini akan menjadi tantangan yang harus Anda hadapi. Anda akan berpikir dan menemukan cara untuk mengerjakannya. Tantangan akan merangsang bagian-bagian otak sehingga motivasi Anda akan terisi kembali.
 
4. Dapatkan Umpan Balik
Salah satu faktor paling memotivasi yang dapat dimiliki adalah mendapatkan umpan balik tentang pekerjaan Anda. Bukan untuk meningkatkan ego ketika Anda melakukan pekerjaan dengan baik, tetapi umpan balik yang tepat dapat membantu Anda mengasah keterampilan lebih jauh. Ini juga dapat membantu Anda melihat perbedaan yang dibuat oleh pekerjaan Anda. Sebaliknya, jika kita tidak mengetahui kinerja kita sendiri, kita akan menjadi mudah kehilangan tenaga dan motivasi itu sendiri.
 
Minta manajer Anda, atau bahkan seorang kolega, untuk mengadakan rapat pengecekan rutin. Beritahukan bahwa Anda ingin menggunakan waktunya untuk memeriksa proyek-proyek Anda, dan katakan bahwa Anda menyukai umpan balik yang jujur ??tentang hal-hal yang masih perlu ditingkatkan.
 
5. Miliki Otonomi
Inilah faktor terbesar untuk mendapatkan motivasi diri, memiliki otonomi dalam pekerjaan Anda. Anda tidak selalu dapat melakukan apa yang Anda inginkan. Artinya, Anda harus memutuskan pilihan saat melakukan apapun.  Tentunya, keputusan ini diambil berdasarkan faktor-faktor yang menjadi bahan pertimbangan. 
 
Misalnya, Anda harus meyakinkan tiga klien lagi untuk bulan tersebut. Agar Anda  semakin termotivasi, lakukanlah itu dengan cara sendiri.  Mungkin Anda ingin membangun secara online, atau mungkin Anda menikmati membangun hubungan offline. Tentu saja, di dunia perusahaan, ada banyak hal yang harus dilakukan dengan cara tertentu. Tetapi ada banyak  juga tempat dimana Anda dapat meminta lebih banyak otonomi kepada bos Anda. Tentunya, dengan pertimbangan yang matang tanpa melanggar nilai-nilai penting. 
 
Dan ini membawa kita ke poin terakhir yaitu: Anda mungkin tidak memiliki kekuatan untuk sepenuhnya menulis ulang deskripsi pekerjaan Anda, kecuali Anda bekerja untuk diri sendiri. Hal yang dapat Anda lakukan adalah berkomunikasi dengan manajer atau atasan Anda. Anda dapat mengidentifikasi keterampilan yang ingin Anda kembangkan, meminta umpan balik lebih sering, mengklarifikasi kejelasan tugas yang menjadi tanggung jawab Anda saat tugas tersebut tidak diidentifikasi secara jelas, atau meminta untuk mengambil tugas yang berbeda atau memiliki lebih banyak otonomi pada suatu proyek.
 
Dengan melakukan langkah-langkah ini, Anda akan dapat mengubah pandangan Anda tentang beban kerja. Dan Anda tidak hanya akan lebih termotivasi, bos Anda juga akan terkesan bahwa Anda telah mengambil inisiatif.
 
Jadi, apa yang menghalangi Anda termotivasi di tempat kerja? Cari tahu penyebabnya, lalu temukan solusinya.
Featured Career Advices
5 Cara Meningkatkan Harga Diri

5 Cara Meningkatkan Harga Diri

Kebahagiaan adalah Kunci Kesuksesan

Kebahagiaan adalah Kunci Kesuksesan

Hubungan Pengaturan Waktu dan Produktivitas Kerja

Hubungan Pengaturan Waktu dan Produktivitas Kerja

5 Ciri-ciri Kepemimpinan yang Baik dan Menginspirasi

5 Ciri-ciri Kepemimpinan yang Baik dan Menginspirasi

5 Cara Menangani Kasus Nepotisme di Tempat Kerja

5 Cara Menangani Kasus Nepotisme di Tempat Kerja

10 Frasa Pasif-Agresif yang Dapat Menghancurkan Bisnis

10 Frasa Pasif-Agresif yang Dapat Menghancurkan Bisnis

3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Cara Meredakan Amarah

4 Cara Meredakan Amarah

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal