Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 4 Cara Pemecahan Masalah

4 Cara Pemecahan Masalah


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Feb 17, 2019

 
Halo pembaca Career Advice, pernahkah Anda menemukan masalah? Pasti pernah. Bagaimana Anda dapat memecahkan masalah yang dihadapi? Pemecahan masalah merupakan cara ajaib untuk menemukan solusi yang terbaik atas suatu keadaan. Pemecahan masalah adalah proses yang menarik. Salah satu rahasia untuk menguasainya adalah dengan mengubah pola pikir.
 
Proses pemecahan masalah terdiri dari cara mengidentifikasi masalah, memahami pandangan yang ada dan juga menempatkan pemikiran terbaik untuk semua pihak melalui proses disiplin untuk memecahkan masalah itu dan bekerja sama dengan pemilik masalah.
 
Dalam dunia pekerjaan, masalah adalah makanan sehari-hari yang dikonsumsi setiap orang. Disinilah Anda dituntut untuk memiliki keterampilan dalam memecahkan masalah. Khususnya para pemimpin, mereka harus menguasai keterampilan ini dengan mahir. 
 
Sebelum Anda mengatur strategi untuk memecahkan sebuah masalah, Anda harus memastikan terlebih dahulu bahwa:
- Masalah adalah sesuatu yang nyata, material, dan dapat dipecahkan. Jadi, tidak ada masalah yang tidak dapat dipecahkan.
- Pemilik masalah harus cukup percaya diri untuk terbuka terhadap input sambil mempertahankan kepemilikan masalah (dan solusi.)
- Pemecahan masalah harus fokus pada masalah dan solusi, bukan pada pemilik masalah.
 
Lalu, bagaimanakah cara yang tepat untuk memecahkan sebuah masalah? Berikut adalah empat cara paling efektif untuk memecahkan masalah.
 
1. Komunikasi yang Transparan
Pemecahan masalah membutuhkan komunikasi yang transparan dimana semua orang peduli dan dapat mengekspresikan sudut pandang secara bebas. Akan sangat sulit untuk sampai ke akar masalah jika tidak ada orang yang berbicara.
 
Ya, komunikasi adalah kebutuhan mendasar. Itulah sebabnya ketika orang-orang yang terlibat dalam masalah tidak mengekspresikan diri mereka sendiri proses pemecahan masalah menjadi perburuan harta karun yang sulit untuk ditemukan. Ini biasanya karena merasa takut akan mengancam pekerjaan mereka atau bahkan takut untuk mengekspos kesalahan mereka sendiri atau orang lain.
 
Oleh karena itu Anda perlu memiliki keterampilan komunikasi yang efektif untuk melakukan penyelesaian masalah. Jika Anda adalah seorang pemimpin, baik pemimpin tim atau pemimpin perusahaan, ini adalah kemampuan yang mutlak untuk dimiliki. Mengapa? Anda adalah media untuk memfasilitasi dialog terbuka antara orang-orang yang memiliki permasalahan dan Anda harus memastikan bahwa mereka berada dalam lingkungan yang aman untuk berbagi tentang masalah itu.
 
Setelah semua orang telah menyampaikan pandangannya masing-masing, yang harus dilakukan selanjutnya adalah memetakan jalan menuju solusi yang berkelanjutan. 
 
2. Hancurkan Pemikiran Tertentu
Komunikasi yang transparan mengharuskan Anda untuk memecah pemikiran tertentu dan memungkinkan perbaikan keseluruhan yang lebih sehat. Pemikiran tertentu yang tidak perlu menghambat kolaborasi dan pemecahan masalah yang efisien.
 
Terkadang, pemikiran suatu organisasi tertentu adalah akar penyebab sebagian besar masalah di tempat kerja dan itulah sebabnya banyak dari mereka tidak pernah terselesaikan. Inilah sebabnya mengapa tempat kerja saat ini harus merangkul semangat kewirausahaan di mana karyawan dapat dengan bebas bernavigasi dan berkolaborasi lintas departemen untuk menghubungkan titik-titik penyelesaian masalah. 
 
Bagi para pemimpin, memecahkan pemikiran tertentu dalam suatu departemen maupun organisasi memungkinkan seorang pemimpin untuk lebih melibatkan karyawan mereka dan menyelesaikan masalah bersama. Ini akan mengurangi politik perusahaan dan organisasi akan menemukan resolusi yang membuat mereka jauh lebih kuat dari sebelumnya.
 
3. Memiliki Pemikiran yang Terbuka
Pemecahan masalah membutuhkan orang yang memiliki pemikiran yang terbuka. Memecahkan suatu pemikiran tertentu dan hambatan komunikasi mengharuskan orang-orang yang terlibat didalamnya untuk berpikiran terbuka. Pada akhirnya, pemecahan masalah adalah tentang orang-orang yang mau bekerja bersama untuk membuat organisasi dan orang-orang yang dilayaninya lebih baik. Karena itu, jika Anda terjebak dalam lingkungan pekerjaan yang terdiri dari orang-orang yang berpikiran tertutup, pemecahan masalah yang efektif merupakan hal yang sangat sulit dan ini justru menjadi sebuah jalan panjang yang penuh dengan kesengsaraan.
 
Ada banyak orang di tempat kerja yang menikmati menciptakan kekacauan yang tidak perlu sehingga ketidakefisienan mereka tidak pernah terekspos. Ini adalah tipe orang yang menyulitkan pemecahan masalah karena memperlambat proses sambil mencoba membuat diri mereka terlihat lebih penting. Temukan pemimpin yang berpotensi besar dalam organisasi yang memiliki pikiran yang terbuka. Anda akan melihat manfaat besar yang didapatkan dari sebuah pemikiran yang terbuka. Pemikiran yang mengarahkan Anda pada inovasi dan inisiatif.
 
Orang-orang yang berpikiran terbuka melihat hal lain di luar perincian dengan jelas dan memandang risiko sebagai sahabat mereka. Mereka menangani masalah secara langsung dan melanjutkan pekerjaan dengan mendorong pertumbuhan dan inovasi. Mereka juga membalikkan keadaan, mereka mengubah masalah menjadi peluang baru.
 
Bagaimana dengan pembaca Career Advice, sudahkah Anda memiliki pemikiran yang terbuka?
 
4. Mengatur Strategi Dasar yang Solid
Strategi yang solid harus diterapkan untuk menyelesaikan masalah apapun. Banyak orang berusaha untuk membedah masalah daripada mengidentifikasi strategi yang tepat dalam mengatasi masalah itu sendiri.
 
Seseorang yang memiliki kemampuan pemecahan masalah selalu tahu caranya mengumpulkan orang yang tepat, sumber daya, anggaran dan pengetahuan dari pengalaman masa lalu. Mereka menginspirasi orang dengan membuat proses penyelesaian masalah menjadi suatu hal yang sangat kolaboratif. Anda tidak akan mengetahui potensi dan karakter seseorang yang sebenarnya sampai Anda melihat cara mereka memecahkan masalah.
 
Para pemimpin yang menguasai keterampilan pemecahan masalah dapat menghubungkan titik-titik masalah secara efektif dan memetakan rencana tindakan yang realistis sebelumnya. Mereka memiliki strategi yang berfungsi sebagai landasan untuk bagaimana masalah akan didekati dan dikelola. Mereka mengantisipasi hal yang tak terduga dan memanfaatkan kekuatan orang-orang mereka untuk memastikan bahwa strategi yang diterapkan mengarah pada solusi yang berkelanjutan.
 
Untuk menentukan strategi yang tepat dalam memecahkan masalah, Anda perlu meluangkan cukup waktu untuk berpikir mundur dan menilai situasi dan peluang yang diwakili oleh setiap masalah. Anda tidak dapat menebaknya, Anda harus benar-benar merenungkannya. Setiap masalah memiliki nuansa tersendiri yang mungkin memerlukan strategi yang berbeda menuju pemecahan yang tepat.
 
Baik pembaca Career Advice, Anda harus tahu bahwa proses pemecahan masalah yang benar memungkinkan orang dan organisasi untuk tumbuh dan menjadi lebih baik, bukan menciptakan kekacauan. Pemecahan masalah adalah pemicu terbesar untuk pertumbuhan dan peluang. Jadilah pribadi yang menunjukkan kedewasaan, bertindak dengan berani, dan membutuhkan pertanggungjawaban. Menerapkan pelajaran ini dapat membantu Anda menjadi seorang pemecah masalah yang hebat. 
Featured Career Advices
4 Cara Meredakan Amarah

4 Cara Meredakan Amarah

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

6 Tips Bekerja dengan Rekan yang Tidak Memiliki Kesadaran Diri

6 Tips Bekerja dengan Rekan yang Tidak Memiliki Kesadaran Diri

9 Cara Mendapatkan Kebahagiaan

9 Cara Mendapatkan Kebahagiaan

Apa yang dimaksud inovatif dalam Bisnis? 5 Cara Ini Dapat Membantu.

Apa yang dimaksud inovatif dalam Bisnis? 5 Cara Ini Dapat Membantu.

10 Cara Menjadi Kaya Raya ala Generasi Milenial

10 Cara Menjadi Kaya Raya ala Generasi Milenial

5 Faktor Internal yang Menghambat Kesuksesan Bisnis

5 Faktor Internal yang Menghambat Kesuksesan Bisnis

8 Cara Pintar Bernegosiasi yang Harus Dipelajari Para Pengusaha

8 Cara Pintar Bernegosiasi yang Harus Dipelajari Para Pengusaha

3 Cara Mencegah Burnout dalam Tim

3 Cara Mencegah Burnout dalam Tim

7 Hal dari Ilmu Psikologi untuk Menyusun Strategi Negosiasi

7 Hal dari Ilmu Psikologi untuk Menyusun Strategi Negosiasi

5 Dampak Positif Kemarahan

5 Dampak Positif Kemarahan