Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 4 Cara Menjadi Produktif di Hari Senin

4 Cara Menjadi Produktif di Hari Senin


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Jul 08, 2019

Apakah rekan pembaca merupakan salah satu bagian dari tim yang anti dengan hari Senin? Pastinya kita sudah akrab sekali dengan keluhan-keluhan yang muncul di minggu sore menjelang malam. Bisa dikatakan, kita juga pernah melakukannya “Aduh, besok sudah hari Senin aja”. Itulah ujaran yang kerap kali diucapkan. Ya, melepaskan diri dari istirahat akhir pekan rasanya sulit untuk dilakukan. 
 
Hari Senin adalah kali pertama dalam satu minggu untuk kembali memfokuskan diri. Ada banyak orang yang merasa berat untuk bangun di Senin pagi dan memulai hari. Bagaimana dengan rekan pembaca, apakah Anda juga mengalami hal yang sama? Ada pendapat yang mengatakan bahwa kita tidak perlu menjadi produktif pada hari Senin. Hmm, siapa bilang kita tidak dapat menjadi produktif pada hari Senin? Apa yang harus dilakukan agar kita dapat menjadi fokus dan produktif di hari Senin? Berikut adalah 4 cara menjadi produktif di hari Senin yang dapat menjadi panduan bagi rekan pembaca lakukan agar tetap bersemangat, fokus dan menghasilkan produktivitas tinggi yang menunjang kemajuan karier. 
 
1. Mempersiapkan diri dari hari Minggu.
Penting bagi kita untuk mempersiapkan diri sejak hari Minggu. Biarkan kita mendapatkan ketenangan dari malam sebelum tidur, sehingga dapat bangun pagi dengan perasaan yang tenang. Pastikan bahwa kita juga telah menyiapkan pakaian dan perlengkapan kerja yang dibutuhkan agar tidak merasa tergesa-gesa di hari Senin pagi. Dapatkan udara segar yang cukup untuk membangun kekuatan mental kita di pagi hari. Mulailah hari Senin pagi dengan hal-hal yang membuat kita bahagia, sehingga saat tiba di kantor dengan suasana hati yang baik. 
 
2. Ketahui waktu saat kita berada dalam produktivitas yang tinggi dan berpegang teguh dengan jadwal yang dibuat.
Menurut penelitian, hari Senin merupakan hari dimana setiap orang memiliki kebosanan dalam tingkat yang tinggi. Penelitian lainnya juga mengatakan bahwa hari Senin merupakan hari dimana kita memiliki tingkat fokus yang tinggi. Nah, itulah sebabnya, sekalipun hari Senin adalah awal memulai minggu kerja, kita tetap dapat menghasilkan produktivitas kerja yang tinggi. Lalu, bagaimana kita dapat tetap fokus tanpa harus merasa bosan? 
 
Penelitian mengatakan bahwa rasa bosan berada pada pukul 9 pagi hingga pukul 1 siang. Tingkat fokus yang tinggi berada pada pukul 11 siang hingga pukul 3 sore. Dengan mengetahui hal ini, kita dapat mengatur waktu untuk fokus pada pekerjaan. Jika telah memiliki pekerjaan yang menumpuk, tinjau ulang daftar pekerjaan yang kita miliki. Mulailah dari pekerjaan yang mudah dan menyenangkan. Pastikan bahwa pekerjaan yang sulit dan membutuhkan konsentrasi tinggi dikerjakan saat kita berada dalam tingkat fokus yang tinggi. Dengan begitu, kita benar-benar dapat menyelesaikan pekerjaan tersebut.
 
Pastikan juga bahwa kita berpegang teguh dengan jadwal yang dimiliki. Kita memulai hari dengan pekerjaan yang mudah dan menyenangkan, lalu memfokuskan diri dengan pekerjaan yang sulit. Jika masih memiliki waktu, kita dapat menyelesaikan pekerjaan lain. Pastikan bahwa setiap pekerjaan yang ada dalam daftar terselesaikan secara tuntas.
 
Berkonsentrasilah saat mengerjakan tugas dalam ‘waktu fokus’ yang dimiliki. Penelitian mengatakan bahwa jika konsentrasi terganggu, kita membutuhkan sekitar 20 menit untuk dapat fokus kembali. Nah, cukup lama, bukan? Jadi, kita akan membuang banyak waktu jika tidak berkonsentrasi penuh saat berada dalam titik fokus tertinggi. JIka kita berpegang teguh terhadap jadwal yang dimiliki, tidak akan ada tugas yang tertunda atau tugas yang harus dibawa ke rumah. Kita dapat pulang ke rumah dan menikmati waktu istirahat di malam hari. 

3. Menentukan ritme pekerjaan.
Hari Senin adalah hari pertama kita memulai pekerjaan dalam satu minggu. Jadi, wajar jika kita memulainya dengan cara yang santai dan lambat. Jika memiliki rapat di hari Senin, pastikan bahwa kita mengadakannya di pagi hari, setidaknya dalam waktu 20 menit. Itu adalah waktu maksimal yang dapat digunakan. Lalu, gunakan 10 menit berikutnya untuk mengevaluasi pekerjaan minggu lalu. 
 
Perhatikan penggunaan waktu yang kita miliki. Adakah waktu yang terbuang banyak atau apakah kita tidak memiliki waktu yang cukup? Dengan menganalisis hal ini, kita dapat menentukan bagaimana kita akan menjalani hari Senin. Kita dapat mengatur cara bekerja yang produktif, efektif dan efisien. Tentu saja ini akan membuat kita merasa lebih mudah untuk melewati hari Senin. 

4. Beristirahat untuk mengisi ulang energi.
Hari kerja akan terasa lebih cepat dan kita akan semakin produktif jika memiliki waktu untuk beristirahat di sela-sela kesibukan. Cobalah beristirahat paling tidak 10-20 menit untuk menikmati secangkir kopi dan memiliki obrolan singkat dengan rekan kerja. Waktu istirahat ini adalah kesempatan untuk mengisi ulang energi. Dengan begitu, kita akan kembali produktif dalam menjalani hari. Tanpa terasa, kita berada di akhir waktu dan bersiap untuk pulang. Dengan begitu, hari Senin berjalan dengan lebih cepat dan lebih menyenangkan dari apa yang dibayangkan.
 
Itulah 4 cara menjadi produktif di hari Senin. Jika rekan pembaca merasa bahwa hari Senin merupakan hari yang menakutkan dan mengerikan, lakukan 4 cara ini agar rekan pembaca memiliki hari Senin yang menyenangkan. Dengan begitu, rekan pembaca akan bekerja dengan semangat yang tinggi dan menghasilkan produktivitas yang tinggi.
Featured Career Advices
Benarkah Kebahagiaan adalah Mendapatkan Pekerjaan Impian?

Benarkah Kebahagiaan adalah Mendapatkan Pekerjaan Impian?

Strategi Pemasaran E-mail untuk Generasi Milenial

Strategi Pemasaran E-mail untuk Generasi Milenial

5 Strategi Pemasaran melalui E-mail

5 Strategi Pemasaran melalui E-mail

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Perencanaan Keuangan yang Salah di Umur 20-an

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Pentingnya Integritas dan Kejujuran Hati di Dunia Kerja

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Asumsi adalah Penyebab Kegagalan Wirausaha

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

Rapat Kerja dengan Keberagaman Suku Bangsa

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

5 Cara Membuat Logo Produk Menjadi Terkenal

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Cara Mengatasi Stress terhadap Finansial

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pengertian E-learning dan Lanskapnya pada 2019

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Pentingkah Memiliki Tujuan Bekerja?

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

Rapat Kerja dengan Komunikasi yang Efektif

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis