Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 3 Tips Menjalin hubungan Baik dengan Rekan Kerja

3 Tips Menjalin hubungan Baik dengan Rekan Kerja


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Feb 21, 2019

 
Hal yang sangat alami untuk memiliki hubungan dekat dengan rekan kerja Anda. Anda menghabiskan sebagian besar waktu Anda di tempat kerja, jadi sangatlah masuk akal untuk mencari teman dan mulai mulai mengajak rekan kerja untuk menghabiskan waktu di luar jam kantor. Tidak ada yang salah dengan itu, tetapi Anda harus mengingat beberapa hal. Inilah hal-hal yang harus dihindari saat memiliki “happy hour” bersama rekan kerja. 
 
1. Hindari menghabiskan waktu dengan alkohol.
Sebagai seorang pekerja setidaknya Anda telah berusia 21. Bersenang-senang adalah kegiatan yang populer, terutama setelah melewati seminggu yang panjang, atau selama istirahat tengah minggu. Namun, Anda harus berhati-hati tentang cara Anda berperilaku sendiri, terlepas dari siap atau tidaknya Anda. Orang-orang akan selalu menghakimi Anda, tidak peduli tempatnya, jadi pastikan Anda tidak terlalu banyak minum dan bertindak berlebihan, sehingga dapat menimbulkan pertanyaan yang akan disesalkan nantinya, seperti, "bukankah bos kita begitu tegang?" Atau, "Ya ampun, saya tidak sabar untuk segera meninggalkan pekerjaan ini”.
 
Jika memang mengharuskan untuk bersenang-senang dengan minum alkohol. Nikmatilah waktu bersama dengan terlibat dalam percakapan yang menyenangkan, tetapi sadarilah banyaknya alkohol yang Anda konsumsi. Anda pasti tidak ingin terlihat seperti orang bodoh, bukan?
 
2. Cobalah untuk Tidak Mengasingkan Orang Lain
Kadang-kadang, tempat kerja bisa seperti SMA. Setiap orang membentuk geng mereka sendiri berdasarkan minat yang sama. Namun, berhati-hatilah, berusahalah untuk tidak mengasingkan rekan kerja tertentu dari acara kerja di luar. Orang-orang yang tidak termasuk mungkin merasa ditinggalkan dan dapat menyebabkan ketegangan dan lingkungan kerja yang tidak nyaman. Saya tidak menyarankan untuk mengundang semua orang sepanjang waktu. Namun, Anda harus cerdas dalam memilih teman yang harus Anda ajak atau tidak. Berhati-hatilah dalam memilih. 
 
Misalnya, jika Anda pergi ke konser, Anda mungkin ingin mengundang beberapa teman-teman rekan kerja Anda, tetapi jika Anda pergi makan siang atau pergi berjalan-jalan sepulang kerja, apa salahnya menawarkan orang lain untuk bergabung dengan Anda? Ini menjadi sedikit rumit ketika harus mengajak supervisor Anda. Mereka mungkin tidak dapat secara objektif memberi penghargaan atau menghukum Anda dan beberapa tindakan dapat dilihat sebagai favoritisme oleh orang lain. Ini bisa membuat beberapa kecanggungan di tempat kerja juga. Selain itu, jika dua rekan kerja adalah lawan jenis, selalu ada baiknya jika ada orang ketiga yang bergabung untuk meniadakan gosip kantor apapun tentang hubungan Anda.
 
3. Hindari gosip kantor
Anda mungkin merasa lebih santai dan percaya dengan orang-orang tertentu, tetapi Anda harus selalu waspada. Jangan menikmati gosip kantor, karena itu hanya bisa menimbulkan masalah. Aturan praktis yang baik yang biasanya digunakan adalah topik terkait pekerjaan apa pun yang ada di luar pekerjaan. Dengan cara ini, Anda akan fokus untuk menikmati kebersamaan dengan orang-orang daripada mendiskusikan gosip terbaru di kantor. Anda tidak ingin terlibat dalam pertempuran "katanya, bukan itu kata dia".
 
Bergaul dengan rekan kerja setelah jam kerja adalah cara yang bagus untuk saling memahami dan membentuk hubungan yang langgeng. Selama Anda memperhatikan poin di atas, berusahalah untuk memiliki jaringan yang menyenangkan! Beberapa teman terdekat Anda mungkin saja Anda temukan di tempat kerja. Merupakan hal yang mungkin juga jika Anda dapat mempertahankan persahabatan sekalipun telah bekerja di perusahaan yang berbeda. Mereka  dapat menjadi pendengar yang baik ketika menghadapi tantangan kerja karena mereka tetap menjalin hubungan dengan Anda. Mantan rekan kerja dan supervisor dapat memberikan wawasan dan perspektif yang baik juga bagi Anda.
 
Saat Anda mengakhiri pekerjaan Anda, cobalah untuk menjaga pola pikir yang inklusif, sadar akan lingkungan Anda, dan yang paling penting, bersenang-senanglah!
Featured Career Advices
5 Cara Menangani Kasus Nepotisme di Tempat Kerja

5 Cara Menangani Kasus Nepotisme di Tempat Kerja

10 Frasa Pasif-Agresif yang Dapat Menghancurkan Bisnis

10 Frasa Pasif-Agresif yang Dapat Menghancurkan Bisnis

3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Cara Meredakan Amarah

4 Cara Meredakan Amarah

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

6 Tips Bekerja dengan Rekan yang Tidak Memiliki Kesadaran Diri

6 Tips Bekerja dengan Rekan yang Tidak Memiliki Kesadaran Diri