Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 3 Kesalahan Saat Awal Menjalani Pekerjaan Pertama

3 Kesalahan Saat Awal Menjalani Pekerjaan Pertama


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Jan 27, 2019

 
Saat Anda mendapatkan pekerjaan pertama Anda, Anda akan merasa senang karena hal ini merupakan awal mula perjalanan karir Anda. Meskipun Anda telah melewati masa-masa sulit dan telah berhasil mendapatkan kontrak kerja Anda, Anda tetap harus bersiap menghadapi tantangan-tantangan yang akan muncul pada pekerjaan Anda dan Anda harus mengantisipasi kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi.
 
Berikut adalah kesalahan-kesalahan yang biasa terjadi saat seseorang menjalani pekerjaan pertamanya.
 
1. Menuntun diri sendiri
Anda tidak harus menjadi sempurna dalam menjalankan pekerjaan Anda, apalagi jika Anda adalah seseorang yang baru bekerja. Jadi, Anda tidak perlu merasa takut untuk meminta bantuan dari rekan kerja Anda lainnya. Mengembangkan kemampuan yang Anda miliki secara pribadi merupakan hal penting yang Anda dapat lakukan. Namun, Anda juga dapat belajar dari orang yang lebih berpengalaman. Hal ini merupakan langkah yang dapat Anda lakukan dalam mengembangkan diri Anda secara efektif. 
 
Melakukan bimbingan dengan rekan kerja yang terpercaya juga terbukti dapat bermanfaat bagi perkembangan karir Anda. Cara terbaik untuk melakukan ini adalah dengan mencari rekan kerja Anda (idealnya seseorang yang pernah memiliki posisi yang sama atau posisi serupa dengan Anda) dan mengajak mereka untuk menghabiskan waktu bersama dengan minum kopi saat selesai jam kerja atau di waktu istirahat. Pelajarilah tentang proses orang tersebut saat masuk ke perusahaan, cara mereka beradaptasi dengan pekerjaan mereka dan menyeimbangkan kehidupan mereka dengan pekerjaan sepertI kehidupan kerja yang Anda harapkan. 
 
Ketika hubungan Anda tumbuh dan berkembang, Anda dapat mengonsultasikan masa-masa sulit yang Anda hadapi dan meminta solusi dari masalah-masalah, atau bahkan dapat juga membantu Anda ketika Anda tidak memiliki gambaran yang jelas tentang suatu hal baru.
 
2. Meremehkan pentingnya sebuah pekerjaan sederhana
Karier baru Anda kemungkinan akan dimulai pada posisi awal, yang sayangnya datang dengan "pekerjaan sederhana" seperti pekerjaan yang berhubungan dengan angka-angka, menjalankan laporan dan tugas lain yang tidak dimiliki oleh atasan Anda yang tidak memiliki waktu. Meskipun pekerjaan sederhana bukanlah hal yang bisa Anda sombongkan dengan teman-teman Anda, ini adalah sebuah kesempatan luar biasa untuk mempelajari lebih dalam tentang perusahaan Anda sambil membuktikan kepada manajer Anda bahwa Anda dapat diAndalkan dan dapat dipercaya. Cara terbaik untuk memanfaatkan pekerjaan yang sederhana adalah menggali hal baik yang didapat dari pekerjaan tersebut dan menggunakan tugas-tugas itu untuk mengembangkan keahlian Anda. Misalnya, jika Anda membuat dan menjalankan laporan, sangatlah penting untuk memahami alasan yang menyebabkan laporan itu menjadi sebuah hal penting. Berusahalah untuk mencari tahu faktor dari setiap pekerjaan sederhana yang harus Anda kerjakan. Dengan hal ini, anada akan mampu untuk mencari kebaikan dari setiap pekerjaan yang Anda lakukan. 
 
Tips: Meskipun atasan atau rekan kerja Anda tampak seperti anggota senior tim yang hanya fokus pada tugas yang besar dan paling penting, kebenarannya adalah bahwa setiap posisi (termasuk posisi manajer Anda) melibatkan beberapa tingkat pekerjaan sederhana. Dengan menerima ini sebagai realitas kehidupan profesional dan memanfaatkan semuanya, Anda pasti akan mengesankan manajer Anda dan benar-benar berkembang dengan peran yang Anda jalani.

3. Mudah mengharapkan pujian dan promosi
Mendapatkan pujian atas sebuah pekerjaan yang berhasil dilakukan dengan baik adalah sesuatu yang kita semua inginkan. Kenyataannya adalah bahwa banyak hal yang akan Anda lakukan di pekerjaan pertama (atau pekerjaan apa pun) yang membutuhkan kesabaran dalam membuktikan kinerja diri Anda. Ini berarti Anda harus menerima setiap tugas baru dengan antusias, meminta umpan balik, dan tidak berkecil hati jika usaha pertama Anda di sebuah proyek tidak berjalan seperti yang direncanakan. Lakukanlah pekerjaan Anda dengan pola pikir yang lebih berkembang dan bersikaplah ramah saat Anda menerima pujian ataupun masukan. Dengan begini, Anda akan menunjukkan kepada manajer Anda bahwa Anda berada di perusahaan tersebut untuk belajar dan membuat tim Anda menjadi lebih berhasil. Hal ini merupakan hal yang lebih penting dari sekedar pujian karena hal ini memberikan Anda pengalaman dan memungkinkan Anda untuk mendapatkan promosi.
 
Kesalahan yang kemungkinan terjadi saat Anda melakukan pekerjaan pertama Anda adalah bagian alami dari membiasakan diri dengan dunia profesional dan kemungkinan besar Anda akan membuat beberapa kesalahan sekalipun Anda telah sangat berhati-hati. Namun, dengan mengantisipasi kesalahan umum dengan mencari tahu cara mengatasinya, Anda akan berhasil dalam melakukan pekerjaan baru Anda sehingga dapat memberikan sebuah kesan yang baik bagi manajer Anda. 
Featured Career Advices
5 Cara Meningkatkan Harga Diri

5 Cara Meningkatkan Harga Diri

Kebahagiaan adalah Kunci Kesuksesan

Kebahagiaan adalah Kunci Kesuksesan

Hubungan Pengaturan Waktu dan Produktivitas Kerja

Hubungan Pengaturan Waktu dan Produktivitas Kerja

5 Ciri-ciri Kepemimpinan yang Baik dan Menginspirasi

5 Ciri-ciri Kepemimpinan yang Baik dan Menginspirasi

5 Cara Menangani Kasus Nepotisme di Tempat Kerja

5 Cara Menangani Kasus Nepotisme di Tempat Kerja

10 Frasa Pasif-Agresif yang Dapat Menghancurkan Bisnis

10 Frasa Pasif-Agresif yang Dapat Menghancurkan Bisnis

3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Cara Meredakan Amarah

4 Cara Meredakan Amarah

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal