Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 3 Hal Menjawab Pertanyaan “Bagaimana Anda Melihat Diri Anda dalam 5 Tahun Kedepan?”

3 Hal Menjawab Pertanyaan “Bagaimana Anda Melihat Diri Anda dalam 5 Tahun Kedepan?”


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Jan 19, 2019

 
Kunci untuk menjawab "Bagaimana Anda melihat diri Anda dalam 5 tahun kedepan?" juga pertanyaan wawancara lainnya seperti "Apa pekerjaan impian Anda?" merupakan pertanyaan yang dilontarkan untuk menunjukkan kepada pewawancara bahwa Anda telah memiliki target dan gambaran tentang jalur karier Anda dan ambisi Anda di masa depan. Ketika pemberi kerja mengajukan pertanyaan ini, mereka ingin tahu bahwa Anda termotivasi oleh kesuksesan dan Anda akan bertahan.
 
Meskipun Anda tidak harus memiliki jawaban pasti tentang jalur karier yang Anda inginkan, jawaban Anda harus menyampaikan tentang hal yang Anda gemari dan hal yang Anda kuasai. Penting juga bahwa setidaknya terdapat satu komponen jawaban Anda terkait kembali dengan pekerjaan yang Anda lamar.
 
Berikut adalah beberapa hal yang perlu diingat ketika Anda menyiapkan jawaban Anda.
 
1. Jujur tetapi jangan terlalu rinci
Meskipun penting untuk jujur dalam setiap bagian dari proses wawancara, jika jawaban sebenarnya untuk pertanyaan ini adalah "Pada dasarnya, ini bukanlah pekerjaan yang saya impikan," atau "Saya ingin mendapatkan piala Oscar pertama saya," maka kami sarankan untuk berfokus pada hal yang dapat Anda pelajari dari posisi yang Anda lamar dan keterkaitan posisi tersebut terhadap tujuan karier jangka panjang Anda. Mulailah dengan menguraikan tujuan yang Anda tetapkan untuk diri sendiri dan kemudian jelaskan peranan yang Anda miliki. Dalam proses wawancara, hal ini merupakan bagian penting dari pertumbuhan pribadi Anda juga profesionalitas Anda.
 
2. Buat garis besar langkah-langkah yang Anda rencanakan untuk mencapai tujuan Anda.
Setelah Anda menetapkan jalur karier yang Anda inginkan, jelaskan secara singkat langkah-langkah yang ingin Anda ambil untuk sampai ke sana. Misalnya, jika sasaran Anda adalah menjadi manajer penjualan, jelaskan rencana-rencana yang telah Anda susun dimulai saat Anda menjadi seorang karyawan yang baru mulai bekerja sampai menjadi seorang karyawan yang lebih senior.
 
Tips: buatlah jawaban Anda tetap fokus dan ringkas - sebaiknya tidak lebih dari 1-2 kalimat.
 
3. Tunjukkan bahwa Anda berkomitmen untuk tetap bersama perusahaan.
Pewawancara yang merekrut untuk magang atau pekerjaan tingkat pemula sadar bahwa Anda tidak akan berada dalam posisi itu selamanya, tetapi mereka ingin tahu bahwa Anda berkomitmen untuk melakukan pekerjaan dengan baik saat Anda diterima disana. Cara terbaik untuk meyakinkan mereka tentang itu adalah dengan menjabarkan tentang posisi di sebuah perusahan akan selaras dengan tujuan Anda dan juga untuk menunjukkan bahwa Anda berkomitmen dan akan memanfaatkan pengalaman tersebut dengan sebaik mungkin dalam setiap cara yang memungkinkan.
 
Katakan sesuatu seperti: "Dalam lima tahun saya melihat diri saya dalam posisi manajer penjualan dan saya secara langsung bertanggung jawab untuk menyusun strategi dan menerapkan cara-cara untuk meningkatkan pendapatan tahunan perusahaan saya. Saya berencana untuk mulai dengan bekerja pada penjualan bisnis kecil dan kemudian mengembangkan diri saya ke penjualan pasar menengah dalam waktu dua tahun. Target saya dalam lima tahun kedepan adalah saya dapat pindah dan bekerja di sebuah perusahaan penjualan dan saya mengelola bisnis penjualan saya sendiri dengan bekerja sama dengan perusahaan besar. Yang paling penting adalah, saya ingin bekerja di perusahaan yang dapat menjadi tempat untuk membangun karier dan juga menjadi tempat belajar bagi saya. ”
 
Meskipun Anda mungkin tidak yakin dengan aspirasi profesional jangka panjang Anda, menjawab pertanyaan ini adalah peluang besar untuk menunjukkan bahwa Anda mempertimbangkan masa depan Anda dengan penuh pertimbangan dan mencari peran yang akan sejalan dengan tujuan Anda, hal ini juga membantu Anda dalam mencapai tujuan-tujuan tersebut.  Jenis perhatian semacam ini cenderung tidak hanya mengesankan pewawancara tetapi juga meyakinkan mereka bahwa Anda layak diinvestasikan sebagai karyawan.
Featured Career Advices
5 Cara Menangani Kasus Nepotisme di Tempat Kerja

5 Cara Menangani Kasus Nepotisme di Tempat Kerja

10 Frasa Pasif-Agresif yang Dapat Menghancurkan Bisnis

10 Frasa Pasif-Agresif yang Dapat Menghancurkan Bisnis

3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Cara Meredakan Amarah

4 Cara Meredakan Amarah

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

6 Tips Bekerja dengan Rekan yang Tidak Memiliki Kesadaran Diri

6 Tips Bekerja dengan Rekan yang Tidak Memiliki Kesadaran Diri