Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - Mahatma Gandhi: Cara Mempengaruhi Orang Lain

Mahatma Gandhi: Cara Mempengaruhi Orang Lain


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Feb 13, 2019

 
Jika Anda diminta menyebutkan tokoh ternama asal India, saya tidak akan heran jika nama yang pertama Anda sebut adalah Mahatma Gandhi. Ya, Gandhi merupakan salah satu tokoh yang disebut banyak orang sebagai sosok yang tak muncul satu diantara sejuta – alias begitu langkanya. Bahkan di negara asalnya sekalipun, tampaknya masih belum ada tokoh yang menyamai pamornya. Tapi apa yang membuatnya begitu termasyur, hingga mendunia?
 
Lahir pada 2 Oktober 1869, Gandhi merupakan putra seorang ketua menteri di Porbandar, India dan seorang ibu yang menghabiskan sebagian besar waktunya di kuil dan kerap berpuasa. Dengan keberuntungannya terlahir dalam keluarga yang terpandang, Gandhi muda berkesempatan belajar ilmu hukum ke Inggris, walau sekembalinya dari sana ia tak bisa mendapatkan pekerjaan tetap. Tahun 1893, Gandhi mendapat penugasan selama setahun di Afrika Selatan, yang waktu itu juga jajahan Inggris. Inilah masa dimulainya perjalan Gandhi sebagai influencer dunia. 
 
Setelah menjadi korban rasialisme dan aturan negeri itu yang membatasi hak-hak pekerja asal India, Gandhi memutuskan untuk mendirikan Natal Indian Congress yang melawan segregasi rasial. Bagaimana ia – karena warna kulit – dipaksa menyerahkan kursinya bagi warga Eropa hingga diusir dari gerbong kelas satu walau memiliki tiket, membekas mendalam baginya. Saat kontrak kerjanya di Afrika Selatan habis, dia memutuskan untuk tetap tinggal di negara itu dan menggelar kampanye menentang undang-undang yang membuat warga keturunan India tak memiliki hak memilih.
 
Selama 21 tahun ia belajar dan melatih kepemimpinannya di dunia politik. Gandhi menjadi tokoh politik terkemuka di Afrika Selatan yang mampu menyatukan orang India dari berbagai kasta dan agama dengan konsep Satyagraha – perlawanan tanpa kekerasan. Aktivitas Gandhi bersama kongresnya menarik perhatian internasional yang mulai memerhatikan perjuangan warga India di Afrika Selatan, selain juga membuat Gandhi harus merasakan kehidupan penjara. Ia pun mengucapkan sumpah brahmacharya, untuk hidup dalam kemiskinan, berpantang daging, selibat, dan mulai mengenakan dhoti atau pakaian tradisional India berwarna putih yang ia sebut 'jubah berkabung'. Pengorbanannya membuahkan hasil ketika ia akhirnya sukses menegosiasikan kesepakatan dengan pemerintah Afrika Selatan.
 
Kembali ke India, Gandhi yang sepak terjangnya di Afrika Selatan telah termasyur hingga tanah airnya, mengambil alih kepemimpinan Kongres Nasional India untuk memperjuangkan kesejahteraan orang India. Gandhi memimpin protes wajib militer bagi warga India, hingga melancarkan boikot masif terhadap semua produk, jasa, dan institusi Inggris di India. Ia berhasil meyakinkan komunitas Muslim untuk bergabung dengan gerakan pembangkangan sipil yang menempuh cara damai. Kala itu, nasionalisme India menguat. Gandhi menuntut pemerintah Inggris memberikan hak memerintah bagi bangsa India. Gandhi juga mengemukakan konsep pemerintahan sendiri atau 'Swaraj'. Merdeka penuh dari Inggris.
 
Pada tahun 1930 ia memprakarsai Salt March ke Dandi, menentang pajak garam yang diterapkan pemerintah kolonial karena mengakibatkan rakyat India dililit kemiskinan. Pengikutnya mendampinginya berjalan kaki menuju Laut Arab untuk membuat garam sendiri. Peristiwa itu menarik perhatian seluruh dunia saat Gandhi dan sekitar 60.000 pengikutnya dijebloskan ke penjara, dengan efek semangat untuk memerdekakan India yang semakin kuat.
 
Tak hanya menuntut kemerdekaan India, Gandhi kala itu juga melawan diskriminasi kasta, pemisahan agama antara Hindu dan Islam, juga bekerja untuk meningkatkan taraf hidup dan perekonomian warga miskin India. Memperjuangkan kaum miskin, sementara ia sendiri memilih hidup miskin dan sengsara, dengan ancaman penjara menanti setiap geriknya. Menjadi tokoh politik yang merendahkan dirinya sendiri demi mengangkat rakyatnya. Walau akhirnya ia harus tewas dibunuh seorang ekstrimis penentang apa yang ia perjuangkan.
 
Hingga kini, kedalaman pemikirannya masih terus menginspirasi banyak orang di dunia. Obama, mantan presiden Amerika Serikat bahkan menunjukkan penghargaannya atas Gandhi dengan mengatakan, "Ajaran dan cita-cita Gandhi, dibagikan dengan Martin Luther King Jr. tentang perjalanannya ke India tahun 1959, mengubah masyarakat Amerika melalui gerakan hak-hak sipil kita. Amerika hari ini memiliki akar di India Mahatma Gandhi dan gerakan aksi sosial tanpa kekerasan untuk kemerdekaan India yang dipimpinnya. Kita harus memperbarui komitmen kita untuk menjalankan cita-citanya dan merayakan martabat semua manusia."
 
Gandhi memberi pengaruh ke orang lain, bukan dengan menggelorakan emosi untuk menumpas penjajahan lewat peperangan, tdiak dengan cara menempatkan dirinya di posisi tertinggi dan menitah orang-orang di bawahnya, meskipun ia sangat bisa melakukan itu – mengingat betapa rakyat India memuja dan mendengarkan perkataannya. Gandhi memengaruhi dengan mengangkat orang lain, hal yang tak semua orang mau dan mampu lakukan. Apakah Anda merasa terinspirasi untuk memberi pengaruh ke orang lain dengan cara yang sama?
 
 
“Having influence is not about elevating self, but about lifting others.”
- Sheri Dew -
Featured Career Advices
5 Cara Menangani Kasus Nepotisme di Tempat Kerja

5 Cara Menangani Kasus Nepotisme di Tempat Kerja

10 Frasa Pasif-Agresif yang Dapat Menghancurkan Bisnis

10 Frasa Pasif-Agresif yang Dapat Menghancurkan Bisnis

3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

3 Tips Memiliki Kepercayaan Diri dalam Setiap Percakapan

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

12 Karakteristik Orang yang Memiliki Kesadaran Diri

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

4 Cara Mendapatkan Pengembangan Diri yang Baik

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Elemen Etos Kerja yang Sangat Penting

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

7 Cara Meningkatkan Kesehatan di Lingkungan Kerja

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Tanda Memiliki Hubungan Kerja dengan Klien yang Tidak Baik

4 Cara Meredakan Amarah

4 Cara Meredakan Amarah

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

5 Cara Mendorong Inovasi Terbaru di Perusahaan

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

8 Kunci Kebahagiaan dan Kesuksesan ala Richard Branson

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

6 Cara Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

8 Karakteristik Orang yang Menjadi Penghambat Kesuksesan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

5 Cara Mudah Memenangkan Hati Atasan

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

7 Sifat Negatif Pemimpin yang Menjadi Penghambat Kesuksesan Tim

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

3 Cara Mengatasi Emosi Negatif

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

Fungsi Moodle dalam Bidang Pendidikan

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

8 Cara Generasi Milenial Menjadi Jutawan dalam 5 Tahun

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

10 Cara Orang Sukses Berhenti Merendahkan Harga Diri Mereka

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

7 Cara Meningkatkan Kebahagiaan Sejati dan Produktivitas Para Karyawan

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

10 Rasa Takut yang Harus Diatasi Ketika Memulai Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

Pengertian Moodle dan 9 Fungsi Moodle di dalam Bisnis

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

10 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan di Tempat Kerja

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Prinsip Dasar yang Dapat Menciptakan Inovasi dan Kreativitas

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

6 Tips Membuat Rapat Tinjauan tentang Peningkatan Kinerja Karyawan

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Alasan Pentingnya Pelatihan untuk Menjadi Trainer Handal

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

5 Tips untuk Rapat Kerja yang Lebih Baik

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Training for Trainer, 7 Cara Pelatihan Menjadi Trainer Handal

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

Pertemanan adalah Hal yang Bermanfaat di Tempat Kerja

6 Tips Bekerja dengan Rekan yang Tidak Memiliki Kesadaran Diri

6 Tips Bekerja dengan Rekan yang Tidak Memiliki Kesadaran Diri