Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 8 Tips Berjejaring bagi Orang Pendiam

8 Tips Berjejaring bagi Orang Pendiam


STUDILMU Users
by Studilmu Editor

 
Halo, rekan pembaca, apakah Anda termasuk dalam kumpulan orang pendiam, atau yang juga dikenal dengan istilah introvert? Berjejaring adalah langkah penting yang harus kita lakukan untuk mencapai tujuan. Namun, orang pendiam pastinya memiliki kesulitan tersendiri untuk berjejaring. Mereka lebih suka sesuatu yang personal dibandingkan dengan hubungan sosial. 
 
Untuk mencapai kesuksesan dibutuhkan kemampuan untuk menyelesaikan masalah dan membuat keputusan. Ini mengharuskan seseorang untuk berjejaring dan memiliki pertemanan yang luas dengan orang lain.  Sedangkan orang pendiam akan sulit melakukannya. Lalu, bagaimanakah orang pendiam dapat membangun jaringan sehingga mereka juga dapat bergerak maju untuk karier mereka? Jangan khawatir, berikut adalah 8 tips berjejaring bagi orang pendiam.
 
Tips yang pertama adalah menjadi diri sendiri. Ini mungkin terdengar klise, tetapi ini adalah kenyataan yang benar. Jika orang pendiam hanya menyalahkan diri karena tidak memiliki kepribadian yang keras dan terbuka, itu hanya akan hanya akan menahan Anda. Meskipun orang pendiam perlu belajar untuk menjadi orang yang lebih terbuka, memaksa diri untuk berperilaku seperti itu adalah hal yang sia-sia. Jadi, tetaplah menjadi diri sendiri dan tidak perlu menyalahkan diri. Jika Anda merasa lebih nyaman dalam kelompok kecil, itu bukanlah sebuah masalah. Kuncinya adalah memahami keunggulan Anda. Misalnya, sebagai seorang orang pendiam Anda mungkin bisa menciptakan hubungan yang lebih dekat dan lebih tahan lama. Anda dapat fokus pada hal-hal yang benar-benar penting. gunakanlah itu sebagai kekuatan Anda dalam berjejaring.
 
Tips yang kedua adalah menentukan cara pendekatan yang tepat. Cari waktu di mana Anda dapat bertemu dengan orang-orang dalam pertemuan intim. Undang orang lain ke grup kecil atau kegiatan yang lebih pribadi seperti bermain golf, bermain tenis, berlari atau minum kopi. Orang pendiam mungkin butuh lebih banyak waktu untuk berjejaring dengan orang lain, tetapi hubungan yang dimiliki akan jauh lebih dalam dan lebih signifikan. Hal pertama yang harus dilakukan adalah membuat orang menerima undangan Anda.
 
Tips yang ketiga adalah fokus pada hal-hal yang luar biasa. Penelitian telah menunjukkan bahwa otak kita dipersiapkan untuk memberikan respons tinggi terhadap situasi yang baru. Anda dapat menggunakan hal baru untuk menciptakan pengalaman yang tak terlupakan. Misalnya, saya punya teman yang memiliki perusahaan maskapai kecil. Ketika dia ingin berjejaring atau terhubung dengan orang-orang, dia mengundang sekelompok kecil itu untuk terbang bersama dia dan istrinya. Jika itu di luar anggaran yang Anda miliki, pikirkan hal yang lebih sederhana. Anda dapat melakukan pesta makan malam bersama 6 orang, sebuah kegiatan seni, atau mendaki bersama kelompok. Jika Anda dapat dikenal karena aktivitas, Anda akan mampu membentuk komunitas yang dapat menjadi wadah untuk berjejaring. 

Tips yang keempat adalah mengambil langkah kecil. Jika Anda merasa takut saat harus mendekati seseorang, lakukan satu langkah pada satu waktu. Orang-orang paling bahagia adalah orang-orang yang mampu melakukan sesuatu, sekalipun hal kecil, di luar zona nyaman mereka. Mulailah berjejaring dengan cara yang aman. Misalnya, berjalan ke orang asing dengan ditemani teman di belakangnya. Mulailah percakapan dan biarkan teman Anda mengambil alih. Memiliki teman bersama Anda dapat membantu Anda merasa lebih percaya diri dan santai untuk bergabung dalam percakapan dan bertemu orang-orang. Teman Anda dapat memperkenalkan Anda kepada orang lain dan memulai percakapan. Pastikan untuk tidak menggunakan teman secara keseluruhan. Ambil beberapa kesempatan untuk pergi sendiri dan dan membangun pembicaraan sendiri. 
 
Tips yang kelima adalah perkatakan hal-hal yang benar terhadap diri sendiri. Ketika orang mengatakan pada diri sendiri bahwa mereka senang berbicara, mereka akan dapat berbicara dengan lebih baik. Ketika mereka mengatakan pada diri sendiri bahwa mereka gugup, mereka akan gugup jadi perkatakan hal-hal baik dan benar, karena ini dapat memengaruhi kinerja Anda. Jika Anda merasa gugup dalam percakapan, Anda tidak perlu berbicara sepanjang waktu. Gunakan wawasan yang Anda miliki untuk menunjukkan kecerdasan dan keterampilan daripada berbicara terus menerus.

Tips yang keenam adalah fokus pada target dan rileks. Anda berkenalan dan memperkenalkan diri, membagikan serta mengumpulkan kartu nama dalam sebuah pertemuan, bukan? Tetapi, akan lebih baik jika Anda berfokus untuk berjejaring dengan orang-orang yang data memajukan nda. Jadi, fokuslah pada target Anda. bersikaplah rileks dalam membangun hubungan, berbagi cerita dan mendiskusikan hal-hal dengan orang baru. Komunikasi antarpribadi adalah tentang berbagi, jadi fokuslah.
 
Tips yang ketujuh adalah mengakhiri percakapan secara strategis. Akhiri percakapan Anda dengan nada yang baik dengan memberi tahu mereka betapa senangnya bertemu dengan mereka, dan bahwa Anda ingin mengejar ketinggalan. Coba dan atur pertemuan berikutnya, bertukar informasi kontak, dan ingat untuk berterima kasih kepada mereka atas waktu yang mereka sediakan untuk berjejaring dengan Anda. 
 
Tips yang kedelapan adalah mempraktikkannya. Latihan membuat segalanya sempurna, jadi jangan berhenti mencoba kiat ini sampai ini menjadi kebiasaan. Jika semuanya berjalan baik, ketegangan itu lenyap!
 
Itulah 8 tips berjejaring bagi orang pendiam. Tidak masalah untuk menjadi orang yang tertutup dan tidak suka keramaian. Anda dapat membangun komunitas yang penuh dengan teman, influencer, dan mentor yang tepat dengan menerapkan 8 tips ini. Nantinya, Anda akan mengerti apa yang paling baik untuk Anda dan menjadi lebih nyaman saat bertemu orang baru dan memulai percakapan. Selamat mencoba, rekan pembaca Career Advice.
Featured Career Advice
Mengapa Anak-Anak Harus Diajarkan Pola Pikir Kewirausahaan?

Entrepreneurship

Mengapa Anak-Anak Harus Diajarkan Pola Pikir Kewirausahaan?

4 Cara Membangun Merek yang Menarik Perhatian Gen Z dan Milenial

Marketing & Sales

4 Cara Membangun Merek yang Menarik Perhatian Gen Z dan Milenial

Bagaimana Rasa Syukur dapat Memperbaiki Kondisi Finansial Anda?

Self Improvement

Bagaimana Rasa Syukur dapat Memperbaiki Kondisi Finansial Anda?

10 Cara Sederhana untuk Mencintai Pekerjaan yang Kita Miliki

Self Improvement

10 Cara Sederhana untuk Mencintai Pekerjaan yang Kita Miliki

7 Cara untuk Meningkatkan Motivasi Karyawan

Motivation

7 Cara untuk Meningkatkan Motivasi Karyawan

Bagaimana Cara Tetap Merasa Bahagia Walau Tanpa Uang Banyak?

Happiness

Bagaimana Cara Tetap Merasa Bahagia Walau Tanpa Uang Banyak?

5 Ide Bisnis Rumahan yang Cocok untuk Pensiunan

Entrepreneurship

5 Ide Bisnis Rumahan yang Cocok untuk Pensiunan

4 Cara Bertanggung Jawab terhadap Hidup yang Kita Miliki

Self Improvement

4 Cara Bertanggung Jawab terhadap Hidup yang Kita Miliki

Pengertian Creative Thinking dan Contoh Keterampilannya

Innovation

Pengertian Creative Thinking dan Contoh Keterampilannya

5 Tanda Bisnis Anda Memerlukan Staf Human Resource

Leadership

5 Tanda Bisnis Anda Memerlukan Staf Human Resource

5 Cara Merangkul Konsumen Generasi Millennial melalui Instagram

Generation Millennials & Z

5 Cara Merangkul Konsumen Generasi Millennial melalui Instagram

13 Tips Ampuh untuk Merekrut Karyawan yang Berkualitas Tinggi

Resume & Interviewing

13 Tips Ampuh untuk Merekrut Karyawan yang Berkualitas Tinggi

4 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menjadi Penulis Freelance

Self Improvement

4 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menjadi Penulis Freelance

4 Pertanyaan Penting dalam Memilih Ide Bisnis yang Tepat

Entrepreneurship

4 Pertanyaan Penting dalam Memilih Ide Bisnis yang Tepat

4 Tren Teratas Bidang Human Resource di Tahun 2020

Leadership

4 Tren Teratas Bidang Human Resource di Tahun 2020

3 Cara Memastikan Ide Bisnis Rumahan Kita adalah yang Terbaik

Entrepreneurship

3 Cara Memastikan Ide Bisnis Rumahan Kita adalah yang Terbaik

5 Alasan Pentingnya Rencana Bisnis Ketika Memulai Usaha

Entrepreneurship

5 Alasan Pentingnya Rencana Bisnis Ketika Memulai Usaha

8 Tips untuk Menyewa Kantor Anda Pertama Kalinya

Productivity

8 Tips untuk Menyewa Kantor Anda Pertama Kalinya

3 Hal yang Diperlukan untuk Customer Service yang Berkelanjutan

Customer Service

3 Hal yang Diperlukan untuk Customer Service yang Berkelanjutan

4 Cara Meningkatkan Creative Thinking untuk Meraih Kesuksesan

Innovation

4 Cara Meningkatkan Creative Thinking untuk Meraih Kesuksesan

8 Kecerdasan Emosional yang Membantu Kita Melupakan Masa Lalu

Emotional Intelligence

8 Kecerdasan Emosional yang Membantu Kita Melupakan Masa Lalu

7 Cara Membuat Presentasi Penjualan yang Hebat

Marketing & Sales

7 Cara Membuat Presentasi Penjualan yang Hebat

3 Cara Meraih Kebahagiaan dengan Menerima Diri Sendiri Apa Adanya

Happiness

3 Cara Meraih Kebahagiaan dengan Menerima Diri Sendiri Apa Adanya

7 Cara Menjadi Lebih Percaya Diri Ketika Bertemu Klien

Self Improvement

7 Cara Menjadi Lebih Percaya Diri Ketika Bertemu Klien

12 Pengembangan Diri Menjadi Pemimpin dan Individu yang Lebih Baik

Self Improvement

12 Pengembangan Diri Menjadi Pemimpin dan Individu yang Lebih Baik

15 Cara yang Perlu Dikuasai untuk Membangun Kredibilitas di Kantor

Self Improvement

15 Cara yang Perlu Dikuasai untuk Membangun Kredibilitas di Kantor

10 Kebiasaan yang Membantu Staf Human Resource Menjadi Sukses

Self Improvement

10 Kebiasaan yang Membantu Staf Human Resource Menjadi Sukses

10 Kebiasaan Milenial yang Berbeda dengan Baby Boomers

Generation Millennials & Z

10 Kebiasaan Milenial yang Berbeda dengan Baby Boomers

4 Pertanyaan yang Meyakinkan Pentingnya Inovasi bagi Bisnis Anda

Innovation

4 Pertanyaan yang Meyakinkan Pentingnya Inovasi bagi Bisnis Anda

7 Hal Penting yang Perlu Dipahami Ketika Bekerja dengan Gen Z

Generation Millennials & Z

7 Hal Penting yang Perlu Dipahami Ketika Bekerja dengan Gen Z

10 Alat SEO yang Sangat Berguna untuk Bisnis Anda

Entrepreneurship

10 Alat SEO yang Sangat Berguna untuk Bisnis Anda

6 Hal yang Mengganggu Produktivitas Karyawan dan Solusinya

Productivity

6 Hal yang Mengganggu Produktivitas Karyawan dan Solusinya

4 Tren Marketing dari Kebiasaan Milenial yang Perlu Diterapkan

Marketing & Sales

4 Tren Marketing dari Kebiasaan Milenial yang Perlu Diterapkan

5 Cara Meningkatkan Kebahagiaan dalam Waktu 15 Menit

Happiness