Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 7 Hal Penting Anda Lakukan Setelah Mengikuti Konferensi

7 Hal Penting Anda Lakukan Setelah Mengikuti Konferensi


STUDILMU Users
by Studilmu Editor
Posted on Jan 04, 2019

 
Merencanakan dan menghadiri konferensi itu rasanya kurang lebih seperti berlari maraton. Ada banyak persiapan pra-acara yang harus dipikirkan dan ada begitu banyak hal yang dilakukan saat kita mulai menapaki kaki di aula konferensi. Itulah mengapa kita memerlukan fokus mental yang lebih sebelum dan selama konferensi berlangsung agar mendapatkan manfaat yang maksimal dari acara tersebut. 
 
Namun, sadarkah kita bahwa sebenarnya manfaat dalam menghadiri konferensi akan didapatkan pada hari-hari setelah konferensi berlangsung. Padahal, kebanyakan orang berasumsi bahwa mereka akan mendapatkan manfaatnya saat konferensi sedang berlangsung. 
 
Yap! Pada artikel ini kita akan membahas tentang apa saja yang dapat kita lakukan agar manfaat konferensi tetap dapat dirasakan, walaupun konferensi sudah usai. 
 
1. Mengirim Pesan Singkat 
Setelah selesai menghadiri konferensi dan kembali ke kantor, pastinya kolega akan berusaha untuk “mengendalikan” waktu yang kita miliki dengan segudang pertanyaan dan tugas kerja lainnya.  Ini tidak berarti kita harus menjauhi mereka dan menghindar dari segala tanggung jawab yang ada, namun coba sisihkan sedikit waktu untuk melaksanakan semua daftar tugas dan menindaklanjuti hal yang harus dikerjakan setelah menghadiri konferensi, seperti mengontak kenalan Anda dengan mengirimkan pesan singkat di whatsapp,
 
“Hai Felicia, ini nomor whatsapp saya, Rina. Kita berkenalan saat konferensi ekonomi kemarin. Senang berkenalan dengan kamu, dan semoga kita bisa bertemu lain waktu di konferensi lainnya. Thank you!”.
 
Ini adalah salah satu langkah yang baik agar kita tetap terkoneksi dengan jaringan baru. Tapi, ingat ya bahwa kita tidak boleh terlalu berlebihan dalam menyapa orang-orang tersebut. Hal ini karena mereka masih terbilang sebagai seorang yang ‘baru’ dalam kehidupan kita, begitupun sebaliknya. Jadi, agar nomor telepon Anda tidak di blok oleh koneksi baru. 

2. Lakukan Apa yang Telah Dicatat
Pastinya sepanjang konferensi, kita akan sibuk mencatat segala hal yang disampaikan selama konferensi. Namun, jangan sampai segala yang kita catat menjadi hilang begitu saja setelah konferensi usai.
 
Biasanya setelah konferensi, saya selalu membuat catatan singkat tentang garis besar dari apa yang sudah saya catat selama konferensi berlangsung. Sehingga, saya tidak lupa untuk menindaklanjuti hal-hal penting yang harus saya lakukan pasca-konferensi. 
 
3. Menulis Konten Konferensi di Media Sosial Perusahaan
Yap, lanjut ke poin selanjutnya. Poin ini sangat baik bagi perusahaan yang ingin konten media sosialnya terlihat lebih profesional dan menarik. Kita dapat menulis garis besar pembahasan di konferensi di dalam LinkedIn atau Blog perusahaan, sehingga pengikut lainnya dapat merasakan manfaat dari informasi yang kita tuliskan. 
 
4. Menjaga jaringan
Tidak pernah ada cukup waktu untuk bertemu dengan semua orang yang kita anggap menarik. Namun, kita tetap harus berusaha untuk terus menjangkau pembicara, peserta lain serta orang-orang yang masuk ke dalam koneksi baru kita. Setelah mencoba untuk mengirim pesan singkat kepada kenalan baru, kita juga dapat mengikuti mereka di dalam LinkedIn. Ini adalah media sosial profesional yang sangat direkomendasikan untuk kita menjaga semua koneksi yang ada. 
 
Mungkin kita dapat sekedar menyukai status yang dibagikan oleh rekan-rekan profesional kita di LinkedIn. Bisa juga memberikan komentar positif yang membuat mereka semakin terpacu untuk membagikan hal-hal positif lainnya. Dengan begitu, mereka akan selalu mengingat kita dengan nilai-nilai yang positif.
 
Jadi, jangan lupa untuk menambahkan setiap kontak hebat yang kita temui di konferensi ke dalam jaringan LinkedIn, sehingga kita dapat mengikuti apa yang dilakukan dan dibagikan oleh para pemimpin dan rekan industri yang pernah kita jumpai.
 
5. Jangan Lupa untuk Ketik Tanda Pagar Nama Konferensi
Apa yang ada dipikiran Anda saat mendengar kata pagar atau #hashtag? Biasanya para peserta konferensi akan menelusuri tanda pagar dengan nama konferensi, selama acara berlangsung. Ini cara yang bagus untuk menemukan peserta lain yang mungkin tidak kita temui, melihat akun Instagram dari klien potensial, atau bahkan membaca informasi-informasi penting lainnya yang mungkin saja terlewatkan. 

6. Menyampaikan Ilmu dan Informasi yang didapat Kepada Rekan Kerja
Mungkin rekan-rekan kerja kita tidak sempat atau tidak memiliki peluang yang sama untuk dapat menghadiri konferensi tersebut. Dan tentunya, tidak masuk akal bagi semua karyawan di perusahaan untuk dapat menghadiri acara yang sama, bukan?.
 
Nah, ini adalah kesempatan yang mulia untuk kita menyampaikan apa saja hal-hal penting yang dapat kita bagikan kepada mereka. Cobalah untuk memberikan kelas singkat kepada mereka tentang hal ini, tidak perlu terlalu formal dan serius. Cukup ngobrol santai, tapi ilmu dapat sampai dengan baik. 
 
7. Meninjau Kembali Apa yang Telah Dilakukan
Coba letakkan pengingat pada kalender selama satu bulan dan tiga bulan setelah konferensi usai untuk melihat apakah ada catatan yang dapat dilihat dan ditinjau kembali untuk meningkatkan bisnis perusahaan Anda. Tindak lanjuti dengan seseorang yang Anda hubungi dan lihat keadaan mereka. Lihat ke belakang untuk melihat apakah ada klien potensial yang tidak dipikirkan dari awal, apakah itu sponsor, akomodasi, katering, atau tim pendukung konferensi.
Featured Career Advices
5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

5 Cara Pengusaha Sukses Tetap Bahagia

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

7 Cara Menjadi Tokoh Terkenal di Dunia Bisnis

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

10 Kesalahan Fatal yang Menghancurkan Bisnis Plan

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Etika Memuji Rekan Kerja di Lingkungan Kerja

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

Satu Pertanyaan yang Mengubah Hidup Lebih Baik

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

3 Alasan Cerita Singkat Baik untuk Bisnis

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

Menjual Produk dan Jasa melalui Cerita Singkat

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

4 Karakter Kepemimpinan yang Wajib Dimiliki

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

Peranan E-Learning dalam Pengembangan Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

3 Pikiran Negatif yang Menghambat Kebahagiaan dalam Karier

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

Bagaimana Cara Mengembangkan E-Learning atau Pembelajaran Online?

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

4 Karakteristik Manusia yang akan Sukses di Dunia Bisnis dan Kesehatan

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

6 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

5 Cara Menguji Strategi Bisnis yang Baru di Media Sosial

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

10 Cara Mencintai Diri Sendiri untuk Karier Cemerlang

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

5 Manfaat Menjaga Kebahagiaan Sejati Karyawan bagi Perusahaan

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

Bisakah Memasarkan Bisnis Startup Sendirian?

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

11 Cara Memiliki Pola Pikir untuk Berani Memulai Bisnis

7 Rahasia Menjadi Tangguh di Dunia Kerja

7 Rahasia Menjadi Tangguh di Dunia Kerja

10 Cara Membawa Rasa Bahagia di dalam Tim Kerja

10 Cara Membawa Rasa Bahagia di dalam Tim Kerja

4 Cara Menuju Pensiunan Dini di Umur 40 Tahun

4 Cara Menuju Pensiunan Dini di Umur 40 Tahun

5 Cara Meningkatkan Etika Kerja di Perusahaan Indonesia

5 Cara Meningkatkan Etika Kerja di Perusahaan Indonesia

5 Strategi untuk Menang dalam Presentasi Bisnis

5 Strategi untuk Menang dalam Presentasi Bisnis

3 Tingkat Kesadaran Diri

3 Tingkat Kesadaran Diri

10 Cara untuk Mulai Mengasah Strategi Pemasaran

10 Cara untuk Mulai Mengasah Strategi Pemasaran

3 Pertanyaan Sebelum Memulai Bisnis dan Menjadi Pengusaha

3 Pertanyaan Sebelum Memulai Bisnis dan Menjadi Pengusaha

5 Karakter Buruk Generasi Milenial yang Diperlukan dalam Bisnis

5 Karakter Buruk Generasi Milenial yang Diperlukan dalam Bisnis

11 Fakta Mengejutkan tentang Kepribadian Manusia

11 Fakta Mengejutkan tentang Kepribadian Manusia

35 Karakteristik Wirausaha

35 Karakteristik Wirausaha

5 Manajemen Krisis untuk Mengubahnya Menjadi Peluang

5 Manajemen Krisis untuk Mengubahnya Menjadi Peluang