Logo STUDILMU Career Advice
STUDILMU Career Advice - 5 Tips Karier di Bidang Penjualan

5 Tips Karier di Bidang Penjualan


STUDILMU Users
by Studilmu Editor

 
Apakah bidang penjualan telah menarik perhatian Anda? Mungkin teman Anda telah membual tentang komisi, atau Anda merasa bosan dengan menghabiskan waktu di depan komputer dan tidak memiliki interaksi dengan orang lain. Namun, pernahkah Anda berpikir tentang keterampilan yang membantu Anda mendapatkan peran dalam bidang penjualan tersebut?
 
Tempat pertama untuk memulai adalah bertanya pada diri sendiri, "Apakah saya sudah melakukan sesuatu yang berhubungan dengan penjualan?" Sebagai contoh, saya adalah seorang rekan penjualan di sebuah toko pakaian selama tiga tahun. Tentu, saya telah menghabiskan karier dengan menulis, mengedit, dan membuat konten, dan pengalaman itu valid. Lagi pula, dibutuhkan orang tertentu untuk tetap tersenyum ketika berhadapan dengan pra-remaja yang tidak dapat memutuskan di antara 10 pasang jeans yang berbeda.
 
Dengan demikian, perusahaan memahami bahwa sebagian besar kandidat penjualan tingkat pemula datang dengan sedikit atau tanpa pengalaman sebelumnya. Bukan itu yang dipedulikan oleh perusahaan karena keberhasilan di bidang ini benar-benar membutuhkan latihan. Sebaliknya, perusahaan akan jauh lebih tertarik pada kemampuan interpersonal Anda. Jadi, jika Anda tidak yakin bahwa Anda memenuhi syarat untuk berkarir di bidang penjualan, lihatlah lima hal dibawah ini dan mungkin Anda telah memiliki itu semua.
 
1. Kesadaran Sosial
Ini seharusnya tidak mengejutkan, tetapi orang-orang penjualan terbaik adalah orang yang memiliki kesadaran sosial, ramah, dan disukai orang lain. Pada dasarnya, mereka adalah pembicara yang hebat. Tetapi kesadaran sosial bukan hanya tentang yang Anda katakan. Itu juga tentang empati, keterampilan mendengarkan yang baik, dan pemahaman tentang waktu yang tepat untuk berbicara. 

2. Kesadaran diri
Calon penjual yang hebat memiliki prestasi mereka tanpa ego. Yang lebih penting lagi, mereka harus dapat memberi tahu kesalahan tanpa mengubah kesalahan, tetapi berfokus pada pelajaran yang mereka dapat dari kesalahan itu. Mereka harus mampu bertanggung jawab dan tidak menyalahkan “produk”, “pasar”, atau “manajer” untuk hasil buruk yang mereka dapatkan.

3. Etos Kerja yang Kuat
Lebih dari jejak karier lainnya, berkarier di bidang penjualan mengharuskan Anda untuk benar-benar bersemangat. Bahkan ketika Anda mendapat arahan. Di lain waktu, Anda harus bekerja dengan klien yang sulit. Tentu ini membutuhkan perhatian yang konstan namun tetap dengan sikap yang lembut, tidak memaksa. 
 
Anda juga tetap harus bekerja keras karena penghasilan Anda pada dasarnya bergantung pada penyelesaian pekerjaan Anda. Jenis gaya bekerja inilah yang mungkin memotivasi beberapa orang untuk tidak berkarir di bidang penjualan.
 
Keindahan dari penjualan adalah bahwa Anda menerima peninjauan kinerja setiap hari. Anda mampu membuat kemajuan atau juga tidak. Dan orang-orang yang memiliki etos kerja yang kuat akan melakukan hal itu lebih baik karena ketangguhan mereka. 
 
4. Selalu Belajar dari Pengalaman
Karena sebagian besar rekan penjualan tingkat pemula datang dengan sedikit pengalaman sebelumnya, setiap manajer perekrutan ingin memastikan bahwa orang yang mereka rekrut akan mampu dan bersedia untuk mengambil keterampilan atau strategi baru, belajar dari kesalahan mereka, dan menjadi terbuka untuk umpan balik.
 
Anda tidak boleh hanya terbuka untuk umpan balik, Anda harus merindukannya. Anda diharapkan akan membuat kesalahan, dan kesalahan tersebut akan baik-baik saja, selama Anda mampu belajar dari kesalahan-kesalahan tersebut. Karyawan terbaik dapat menerapkan umpan balik dengan cepat dan efektif. 
 
5. Kemampuan Berorganisasi
Orang-orang penjualan yang hebat telah diatur dan dipersiapkan untuk memiliki kemampuan berorganisasi, kemampuan ini dapat berupa menghadiri rapat, memberikan tanggapan tertentu dari klien, bahkan menangani hal yang terburuk sekalipun. Mereka mencatat dengan teliti, mengatur tugas dengan tekun, dan memenuhi tujuan yang disepakati adalah landasan untuk karir yang sukses. 
 
Demikian juga ketika Anda bekerja dalam bidang penjualan, Anda harus menguasai organisasi perusahaan dan produk dengan baik. Siapapun yang tidak mempelajari keterampilan organisasi perusahaan lebih awal dan menahan diri untuk itu, harus mempersiapkan diri mereka untuk kehilangan peluang dan akhirnya kehilangan potensi penghasilan.
 
Keterampilan interpersonal adalah salah satu aspek terpenting sebelum Anda menekuni pekerjaan di bidang penjualan. Yang berarti jika Anda berasal dari industri atau bidang pengetahuan yang sepenuhnya berbeda dengan bidang penjualan, Anda mungkin jauh lebih berkualitas daripada yang Anda pikirkan. 
 
Kualitas-kualitas ini akan terlihat dengan nyata dalam aplikasi lamaran kerja yang Anda buat dan juga dari sesi wawancara Anda. Jadi Anda harus tahu cara yang benar untuk menjelaskan tentang diri Anda dan cara Anda mengatasi rintangan dalam pekerjaan Anda di masa lalu. Etos kerja yang Anda miliki akan terpancar dari surat lamaran yang Anda buat dan juga kesan yang Anda berikan saat wawancara. 
Featured Career Advice
Mengapa Anak-Anak Harus Diajarkan Pola Pikir Kewirausahaan?

Entrepreneurship

Mengapa Anak-Anak Harus Diajarkan Pola Pikir Kewirausahaan?

4 Cara Membangun Merek yang Menarik Perhatian Gen Z dan Milenial

Marketing & Sales

4 Cara Membangun Merek yang Menarik Perhatian Gen Z dan Milenial

Bagaimana Rasa Syukur dapat Memperbaiki Kondisi Finansial Anda?

Self Improvement

Bagaimana Rasa Syukur dapat Memperbaiki Kondisi Finansial Anda?

10 Cara Sederhana untuk Mencintai Pekerjaan yang Kita Miliki

Self Improvement

10 Cara Sederhana untuk Mencintai Pekerjaan yang Kita Miliki

7 Cara untuk Meningkatkan Motivasi Karyawan

Motivation

7 Cara untuk Meningkatkan Motivasi Karyawan

Bagaimana Cara Tetap Merasa Bahagia Walau Tanpa Uang Banyak?

Happiness

Bagaimana Cara Tetap Merasa Bahagia Walau Tanpa Uang Banyak?

5 Ide Bisnis Rumahan yang Cocok untuk Pensiunan

Entrepreneurship

5 Ide Bisnis Rumahan yang Cocok untuk Pensiunan

4 Cara Bertanggung Jawab terhadap Hidup yang Kita Miliki

Self Improvement

4 Cara Bertanggung Jawab terhadap Hidup yang Kita Miliki

Pengertian Creative Thinking dan Contoh Keterampilannya

Innovation

Pengertian Creative Thinking dan Contoh Keterampilannya

5 Tanda Bisnis Anda Memerlukan Staf Human Resource

Leadership

5 Tanda Bisnis Anda Memerlukan Staf Human Resource

5 Cara Merangkul Konsumen Generasi Millennial melalui Instagram

Generation Millennials & Z

5 Cara Merangkul Konsumen Generasi Millennial melalui Instagram

13 Tips Ampuh untuk Merekrut Karyawan yang Berkualitas Tinggi

Resume & Interviewing

13 Tips Ampuh untuk Merekrut Karyawan yang Berkualitas Tinggi

4 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menjadi Penulis Freelance

Self Improvement

4 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menjadi Penulis Freelance

4 Pertanyaan Penting dalam Memilih Ide Bisnis yang Tepat

Entrepreneurship

4 Pertanyaan Penting dalam Memilih Ide Bisnis yang Tepat

4 Tren Teratas Bidang Human Resource di Tahun 2020

Leadership

4 Tren Teratas Bidang Human Resource di Tahun 2020

3 Cara Memastikan Ide Bisnis Rumahan Kita adalah yang Terbaik

Entrepreneurship

3 Cara Memastikan Ide Bisnis Rumahan Kita adalah yang Terbaik

5 Alasan Pentingnya Rencana Bisnis Ketika Memulai Usaha

Entrepreneurship

5 Alasan Pentingnya Rencana Bisnis Ketika Memulai Usaha

8 Tips untuk Menyewa Kantor Anda Pertama Kalinya

Productivity

8 Tips untuk Menyewa Kantor Anda Pertama Kalinya

3 Hal yang Diperlukan untuk Customer Service yang Berkelanjutan

Customer Service

3 Hal yang Diperlukan untuk Customer Service yang Berkelanjutan

4 Cara Meningkatkan Creative Thinking untuk Meraih Kesuksesan

Innovation

4 Cara Meningkatkan Creative Thinking untuk Meraih Kesuksesan

8 Kecerdasan Emosional yang Membantu Kita Melupakan Masa Lalu

Emotional Intelligence

8 Kecerdasan Emosional yang Membantu Kita Melupakan Masa Lalu

7 Cara Membuat Presentasi Penjualan yang Hebat

Marketing & Sales

7 Cara Membuat Presentasi Penjualan yang Hebat

3 Cara Meraih Kebahagiaan dengan Menerima Diri Sendiri Apa Adanya

Happiness

3 Cara Meraih Kebahagiaan dengan Menerima Diri Sendiri Apa Adanya

7 Cara Menjadi Lebih Percaya Diri Ketika Bertemu Klien

Self Improvement

7 Cara Menjadi Lebih Percaya Diri Ketika Bertemu Klien

12 Pengembangan Diri Menjadi Pemimpin dan Individu yang Lebih Baik

Self Improvement

12 Pengembangan Diri Menjadi Pemimpin dan Individu yang Lebih Baik

15 Cara yang Perlu Dikuasai untuk Membangun Kredibilitas di Kantor

Self Improvement

15 Cara yang Perlu Dikuasai untuk Membangun Kredibilitas di Kantor

10 Kebiasaan yang Membantu Staf Human Resource Menjadi Sukses

Self Improvement

10 Kebiasaan yang Membantu Staf Human Resource Menjadi Sukses

10 Kebiasaan Milenial yang Berbeda dengan Baby Boomers

Generation Millennials & Z

10 Kebiasaan Milenial yang Berbeda dengan Baby Boomers

4 Pertanyaan yang Meyakinkan Pentingnya Inovasi bagi Bisnis Anda

Innovation

4 Pertanyaan yang Meyakinkan Pentingnya Inovasi bagi Bisnis Anda

7 Hal Penting yang Perlu Dipahami Ketika Bekerja dengan Gen Z

Generation Millennials & Z

7 Hal Penting yang Perlu Dipahami Ketika Bekerja dengan Gen Z

10 Alat SEO yang Sangat Berguna untuk Bisnis Anda

Entrepreneurship

10 Alat SEO yang Sangat Berguna untuk Bisnis Anda

6 Hal yang Mengganggu Produktivitas Karyawan dan Solusinya

Productivity

6 Hal yang Mengganggu Produktivitas Karyawan dan Solusinya